You are on page 1of 72

PENDIDIKAN

KEWARGANEGARAAN
VISI
• Pendidikan Kewarganegaraan di PT
Menjadi sumber nilai & pedoman penyelenggaraan
Program Studi dalam mengantarkan Mahasiswa11
mengembangkan kepribadiannya selaku WN yang
berperan aktif menegakkan demokrasi menuju
masyarakat madani.

1

MISI
• Membantu Mahasiswa selaku WNI
Agar mampu mewujudkan nilai’s dasar perjuangan
bangsa Indonesia serta kesadaran berbangsa,
bernegara dalam menerapkan ilmunya secara
bertanggungjawab terhadap kemanusiaan.

2

KOMPETENSI
• Bertujuan untuk membekali kemampuan berfikir
• Bersikap rasional & dinamis
• Berpandangan luas sbg intelektual
• Mengantarkan Mhs selaku WNRI agar memiliki :
– Wawasan kesadaran Bela Negara dengan
perilaku Cinta Tanah Air
– Wawasan kebangsaan, kesadaran berbangsa demi
Ketahanan Nasional
– Pola pikir, sikap yg komprehensif Integral pd
seluruh aspek kehidupan nasional

3

harkat dan martabat bangsa – Mewujudkan manusia serta masyarakat11. berkualitas mandiri – Berjiwa pembangunan dan bertg. – Tingkatkan kualitas manusia Indonesia. DASAR PEMIKIRAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Rakyat Indonesia melalui Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Pendidikan Nasional diarahkan untuk : – Tingkatkan kecerdasan.jawab atas Pemb. Bangsa. bertaqwa. Indonesia beriman. 4 .

– Menumbuhkan jiwa Patriotik dan mempertebal rasa cinta tanah air – Meningkatkan semangat kebangsaan dan kesetiakawanan sosial serta kesadaran pada sejarah bangsa dan sikap mengahargai jasa para pahlawan serta berorientasi ke masa depan – Mengebangkan kehidupan Kampus (PT) sebagai lingkungan ilmiah yang dinamis. bermoral keagamaan dan berkepribadian Indonesia. 5 . berwawasan berbudaya bangsa.

PROSES BANGSA YG MENEGARA 4. NEGARA & WARGA NEGARA DLM SISTEM KENEGARAAN INDONESIA 3. HAK & KEWAJIBAN WARGA NEGARA 5. HUBUNGAN WARGA NEGARA & NEGARA 6 . POKOK-POKOK MATERI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN 1. PEMAHAMAN TENTANG BANGSA & NEGARA 2.

DEMOKRASI 8. WAWASAN NUSANTARA 9. KETAHANAN NASIONAL 10. POLITIK STRATEGI NASIONAL 7 .6. HAK ASASI MANUSIA (HAM) 7.

bahasa dan sejarah serta berpemerintahan sendiri. adat. 8 . BANGSA • Bangsa : – Orang-orang yang memiliki kesamaan asal keturunan. • Bangsa Indonesia : – Sekelompok manusia yang mempunyai kepentingan yang sama dan menyatakan dirinya sebagai satu bangsa serta berproses di dalam satu wilayah : Nusantara/Indonesia. – Kumpulan manusia yang biasanya terikat karena kesatuan bahasa dari wilayah tertentu dimuka bumi.

9 . NEGARA • Negara : – Suatu organisasi dari sekelompok atau beberapa kelompok manusia yang bersama-sama mendiami satu wilayah tertentu dan mengaku adanya satu pemerintahan yang mengurus tata tertib serta keselamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia tersebut. – Satu perserikatan yang melaksanakan satu pemerintahan melalui hukum yang mengikat masyarakat dengan kekuatan guna memaksa untuk ketertiban sosial dan masyarakat ini berada dalam satu wilayah tertentu yang membedakannya dari kondisi masyarakat lain di luarnya.

NEGARA DAN WARGA NEGARA ( SISTEM KENEGARAAN DI INDONESIA ) NKRI sudah memenuhi persyaratan dasar suatu negara – Wilayah – Pemerintahan Konstitusi – Penduduk sbg WN – Tujuan negara – UUD Deklaratif – Pengakuan 10 .

Kewajiban Negara thd Warga Negaranya • Memberikan kesejahteraan • Keamanan lahir batin • Melindungi Hak Asasi Warganya (HAM) berdasarkan : – Ketentuan Internasional – Agama – Etika Moral – Budaya 11 .

dimana sekelompok manusia yg berada di dlmnya merasa sebagai bagian dari bangsa. sikap dan tindak/perilaku bangsa yg berbudaya sehingga memotivasi keinginan utk bela negara 12 . – Tumbuhlah kesadaran untuk mempertahankan tetap tegak & utuhnya negara melalui Bela Negara • Upaya ini dpt terlaksana dgn baik apabila tercipta pola pikir. PROSES BANGSA YANG MENEGARA • Memberikan gambaran ttg bgmn terbentuknya bangsa. • Negara mrpk organisasi yg mewadahi bangsa dan bangsa tsb merasakan pentingnya keberadaan negara.

berdaulat. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. UNDANG-UNDANG DASAR 1945 (PEMBUKAAN) • Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. adil dan makmur. • Dan perjuangan pergerakan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia yang merdeka. maka rakyat indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. 13 . • Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorong oleh keinginan yang luhur.

dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. perdamaian abadi dan keadilan sosial. 14 .• Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Kemanusiaan yang adil dan beradab. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan itu dalam susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dan berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa. mencerdaskan kehidupan bangsa. Persatuan Indonesia.

• Alinea kedua Pembukaan UUD 1945  B.Indonesia beranggapan bahwa terjadinya negara mrpk proses/tahap’s : – Perjuangan pergerakan Kemerdekaan Indonesia – Proklamasi/pintu gerbang kemerdekaan – Keadaan bernegara dgn nilai dasar : • Merdeka • Bersatu • Berdaulat • Adil • Makmur 15 .

• Proses bangsa yg menegara di Indonesia diawali dgn adanya pengakuan bersama atas kebenaran yang hakiki dan kesejarahan (Faktual & Otentik) – Kebenaran yang berasal dari Tuhan Pencipta Alam Semesta – Sejarah. 16 . sebagai bukti otentik proses terbentuknya NKRI.

– Kesamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan (wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya) 17 .HAK DAN KEWAJIBAN SERTA HUBUNGAN WARGA NEGARA DAN NEGARA • UUD 1945 : – WNI adalah Orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang bertempat tinggal di Indonesia mengakui Indonesia sbg tanah airnya. bersifat setia kpd NKRI dan disahkan oleh UU sbg WNI.

18 . dsb ditetapkan dgn UU – Hak dan kewajiban WN utk ikut serta dlm pembelaan negara & pengaturan lebih lanjut diatur dgn UU – Kemerdekaan memeluk agama – Hak mendapat pengajaran – Kebudayaan Nasional Indonesia – Kesejahteraan Sosial.– Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan – Kemerdekaan berserikat dan berkumpul. mengeluarkan pikiran secara lisan ataupun tulisan.

– Penduduk yang ada di Nusantara menyatakan dirinya sebagai Bangsa Indonesia sejak tanggal 28 Oktober 1928 (Hari Sumpah pemuda) – Sila-sila dalam Pancasila menjadi falsafah bagi bangsa Indonesia. 19 . KERANGKA DASAR KEHIDUPAN NASIONAL • Konsepsi hubungan antara Pancasila dan Bangsa Indonesia. – Yang menjadi cita-cita dalam setiap upaya melakukan pekerjaan dan kebenaran yang dituju oleh bangsa Indonesia adalah seperti yang tercantum dalam Pancasila.

Pergaulannya dengan bangsa- • Politik bebas aktif bangsa lain 20 .• Pancasila sebagai Landasan Idiil Negara – Pancasila merupakan landasan Idealisme NKRI – NKRI mengggunakan pola • Bersahabat .dalam hubungan Internasionalnya • Damai • Hidup berdampingan .

• Bebas aktif terhadap paham – paham ideologi bangsa- bangsa lain : – Paham Komunisme – Paham Liberalisme – Paham Islam Fundamentalis 21 .

Teori terbentuknya negara • Terori Hukum alam (Plato & Aristoteles) – Kondisi alam – Tumbuh manusia – Berkembangnya negara • Teori Ketuhanan (Islam & Kristen) – Segala seuatu adalah Ciptaan Tuhan YME • Teori Perjanjian (Thomas Hobbes) – Manusia menghadapi kondisi alam  timbul kekerasan – Manusia akan musnah bila tidak merubah cara-caranya – Manusia bersatu untuk mengatasi tantangan dan bersatu demi kebutuhan bersama 22 .

• Proses terbentuknya negara (zaman modern)
– Penaklukan
– Pembubaran (Fusi)
– Pemisahan diri
– Pendudukan negara/wilayah yang belum ada
pemerintahan sebelumnya.
• Unsur negara
– Bersifat konstitutif (wilayah, Rakyat/masyarakat,
Pemerintahan/berdaulat).
– Bersifat Deklaratif (tujuan negara, pengakuan,
perhimpunan/PBB)

23

• Bentuk negara
– Negara kesatuan (Unitary State)
– Negara Serikat (Federation)

24

LANDASAN HUBUNGAN
UUD 1945 DGN NKRI
UUD 1945 sebagai Landasan Konstitusi
– 17 Agustus 1945 mrpk hari Proklamasi Kemerdekaan
Bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda dan
Jepang
– PPKI membentuk KNIP yang bertugas membuat UUD
dan pd 18 Agustus 1945 diterima sbg UU negara/UUD
1945.
– 18 Agustus 1945 secara resmi berdiri NKRI

25

I KDH TK-II DPRD-I DPRD-II PEMILU ORMAS ORSOSPOL RAKYAT 26 . Proses Terbentuknya Supra dan Infrastruktur Pemerintahan Republik Indonesia MPR DPR BPK Presiden DPA MA DPD Wapres MENKO Departemen Gubernur Bupati/Walikota KDH TK .

Thn 1945 sejak NKRI diproklamasikan—thn 1965 Periode Lama/Orde Lama • Hakikat/Bentuk ancaman yang dihadapi  “Ancaman fisik” – Pemberontakan dari dalam maupun Ancaman fisik dari luar. kolonial Belanda. PERKEMBANGAN PENDIDIKAN PENDAHULUAN BELA NEGARA (PPBN) Periode-periode NKRI yg berkaitan dgn sejarah perkembangan PPBN 1. (tentara Sekutu. Dai Nipon) 27 .

29/1954 ttg Pokok- pokok Perlawanan Rakyat (PPPR) – Menghasilkan Organisasi’s Perlawanan Rakyat di Pemerintahan Desa (OPR)  berkembang menjadi  Organisasi Keamanan Desa (OKD) – Di Sekolah’s  Organisasi Keamanan Sekolah (OKS) – Pola pendidikan terarah » Fisik » Teknik kemiliteran » Taktik » Strategi 28 .– Menumbuhkan pemikiran mengenai cara menghadapinya – Thn 1954  terbit UU No.

Periode/Orde Baru dan Periode/Orde Reformaasi • Hakikat/Bentuk Ancaman/tantangan yg dihadapi . yang dapat mengikat dan menjadi perekat bangsa dlm satu Kesatuan yang utuh 29 . berbangsa dan bernegara  perlu membuat Rumusan Tujuan Bela Negara .Tujuan Bela Negara  menumbuhkan rasa cinta  Tanah Air  Bangsa  Negara  Perlu memahami sifat Ketahanan Bangsa/ Ketahanan Nasional.Utk Wujudkan Bela Negara berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.2.

Kerja – Lingk.• Ketetapan MPR Nomor : V/MPR/1973 ttg GBHN.I  diselenggarakan PPBN  melalui Objek & Sasaran – Lingk. terdapat muatan – Wawasan Nusantara (Wanus) – Ketahanan Nasional (Tahnas) • UU Nomor : 29/1954 ttg Pokok-Pokok Perlawanan Rakyat (PPPR) tidak dpt menjawab lagi kondisi yang diinginkan  dicabut/diganti • UU Nomor : 20/1982 ttg Ketentuan-Ketentuan Pokok Pertahanan Keamanan R. Pendidikan 30 . Pemerintahan – Lingk.

• Penegasan secara Hukum PPBN – UU Nomor : 2/1989 (Sisdiknas) – UU Nomor : 20/2003 (Sisdiknas) • UU Nomor : 2/1989  Nomor : 20/2003 ttg Sisdiknas – Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan 31 . Pendidikan – Tahap Awal PPBN  TKK – SMU – Tahap Lanjutan  Mahasiswa.• PPBN di lingk.

• UU Nomor : 20/2003 psl 37. antara lain tentang Kurikulum PT – Pendidikan Kewarganegaraan  Kurikulum Wajib – Agar para Alumni memiliki • Semangat Juang • Kesadaran Bela Negara – Sesuai profesi masing’s demi tetap tegak & utuhnya NKRI 32 .

DEMOKRASI Demos (Rakyat) Demokrasi Kratein (Kekuasaan) 33 .

BENTUK DEMOKRASI Setiap Negara mempunyai ciri khas dalam pelaksanaan kedaulatan Rakyat /Demokrasi – Ditentukan oleh • Sejarah • Kebudayaan Negara ybs • Pandangan hidup • Tujuan yang ingin dicapai – Bentuk Demokrasi • Pemerintah monarki • Mutlak • Konstituonal • Parlementer – Pemerintahan Republik-Pemerintahan oleh/utk Rakyat 34 .

Legislatif Kekuasaan Negara Eksekutif Yudikatif 35 .

PEMAHAMAN DEMOKRASI DI INDONESIA • Sistem Kepartaian • Sistem pengisian jabatan pemegang kekuasaan negara • Hubungan antar pemegang kekuasaan negara – Eksekutif – Legislatif – Yudikatif 36 .

PRINSIP DASAR PEMERINTAHAN REPUBLIK INDONESIA • PANCASILA – Landasan Idiil Bangsa Indonesia • Dasar negara • Pandangan hidup.jiwa & kepribadian bangsa • Tujuan & cita-cita bangsa • Cita-cita hukum bangsa & negara – Sebagai sumber dari segala sumber hukum 37 .

– Tata urut peraturan perundangan RI • UUD 1945 • TAP MPR • Undang-Undang • Perpu • PP • Kepres • Peraturan Pelaksanaan lainnya 38 .

Batang tubuh. Penjelasan) • Hukum Dasar tidak tertulis (Konvensi) 39 .UUD 1945 sebagai sumber pokok sistem Pemerintahan RI – Terdiri : • Hukum Dasar tertulis (Pembukaan.

Persatuan Indonesia 4.Rumusan Pancasila  dalam pembukaan UUD 1945 1. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia 40 . Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan 5. Ketuhanan Yang Maha Esa 2.

Nagari.HAZAIRIN.Dr.Demokrasi Indonesia .Indonesia sejak dahulu kala dan masih di jumpai hingga sekarang ini (dlm masyarakat hukum adat) seperti :  Desa. 41 . DEMOKRASI PANCASILA ( Prof.milik nasional. Wanua  Telah ditingkatkan ke taraf urusan negara - Demokrasi Pancasila .SH) • Demokrasi sebagai mana telah dipraktekan oleh b.

Sri Soemantri) • Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijak sanaan dalam permusyawaratan/perwakilan  Mengandung semangat :  Ketuhanan Yang Maha Esa  Kemanusiaan yg adil dan beradab  Persatuan Indonesia  Keadilan Sosial  Kunci pemahaman pada “Kerakyatan/Kedaulatan/Kekuasaan tertinggi di tangan rakyat 42 .Dr. Demokrasi Indonesia (Prof.

Drs.Berkeadilan Sosial • Demokrasi Indonesia (Prof.Sri Soemantri & Drs.Berkutahanan Yang Maha Esa . mempelajari sumber yang sama : Prof. MPA) • Kerakyatan yg dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dlm permusyawaratan/perwakilan yang : . Demokrasi Indonesia (Drs. . Pamudji. MPA). SH 43 .Berperikemanusiaan yg adil dan beradab.Berpersatuan Indonesia .Dr. Pamudji. Notonegoro.

Politik . meliputi bidang’s : .Dalam menyelesaikan masalah’s nasional. sejauh mungkin menempuh jalan permusyawaratan utk mencapai mufakat.Sosial . 44 .Ekonomi . Demokrasi Indonesia (Ensiklopedia Indonesia) • Demokrasi Indonesia adalah Demokrasi Pancasila.

– Pemerintahan Demokratis utk menjamin kesejahteraan rakyat secara adil dan merata. membawa akibat buruk pada rakyat a. 45 .Pemahaman : – Demokrasi lahir sbg hasil ciptaan manusia – Sistem pemerintahan rakyat karena adanya pemerintahan Diktator/Otoriter.l : • Penindasan dan eksploitasi thd rakyat • Timbul konflik dengan korban  di pihak rakyat • Rakyat dibiarkan hidup melarat.

merata secara material & spiritual. 46 . yang adil & makmur.Demokrasi Indonesia – Suatu sistem pemerintahan – Berdasarkan kedaulatan rakyat – Dalam bentuk musyawarah utk mufakat dlm memecahkan masalah’s kehidupan berbangsa dan bernegara – Demi terwujudnya suatu kehidupan masy.

Penyelenggara kekuasaan sistem kenegaraan R. penasehat/saran kpd Pemerintahan (Konsultatif) 5. Mahkamah Agung (MA). Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). peradilan & penguji UU (Yudikatif) 6. Kekuasaan tertinggi diberikan oleh rakyat kpd MPR (Konstitutif) 2. mengaudit keuangan negara (Auditatif) 47 . Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sbg pembuat UU (Legislatif) 3. Dewan Pertimbangan Agung (DPA).I 1. Presiden sbg penyelenggara pemerintahan (Eksekutif) 4.

48 . keadilan dan perdamaian di dunia. Mengabaikan dan memandang rendah Hak’s Asasi Manusia tlh mengakibatkan perbuatan’s bengis yang menimbulkan rasa kemarahan dalam hati nurani umat manusia dan bahwa terbentuknya suatu dunia dimana manusia akan menyerap kenikmatan kebebasan berbicara. agama dan kebebasan dari rasa takut dan kekurangan. 2. – Terdapat pertimbangan’s : 1. Pengakuan atas martabat yang melekat dan hak’s yang sama dan tidak terasingkan dr semua anggota keluarga kemanusiaan. 217 A tgl 10 Desember 1948. HAK ASASI MANUSIA ( HAM ) Mukadimah Deklarasi Universal ttg HAM yg tlh disetujui & diumumkan oleh Resolusi MU PBB No. telah dinyatakan sebagai aspirasi tertinggi dari rakyat jelata.

martabat serta penghargaan seorang manusia. Persahabatan antara negara’s perlu dianjurkan. 5. 49 . HAM perlu dilindungi oleh peraturan hukum. dan hak’s yang sama bagi laki’s maupun perempuan dan telah memutuskan akan meningkatkan kemajuan Sosial & tingkat kehidupan yang lebih baik dalam kemerdekaan yang lebih luas. supaya orang tidak akan terpaksa memilih pemberontakan sebagai usaha yang terakhir guna menentang kelaliman dan penjajahan.3. 4. Bangsa-bangsa dari anggota PBB dalam Piagam PBB telah menyatakan kepercayaan mereka atas hak’s dasar dari manusia.

7. Negara’s anggota telah berjanji akan mencapai perbaikan penghargaan umum terhadap pelaksanaan Hak-hak Asasi Manusia dan kebebasan-kebebasan asas dalam kerjasama dengan PBB. 50 . Pengertian umum terhadap Hak-hak dan kebebasan- kebebasan ini adalah penting sekali untuk pelaksanaan Janji ini secara benar.6.

51 .MU PBB : Deklarasi Universal ttg HAM merupakan – Pelaksanaan Umum yang baku bagi semua bangsa & negara – Setiap orang/badan dalam masyarakat perlu senantiasa mengingat persyaratan ini – Berusaha dengan cara mengajar/mendidik. untuk mempertinggi penghargaan terhadap hak’s & kebebasan’s ini melalui tindakan secara progresif secara Nasional/Internasional. – Menjamin pengakuan dan pelaksanaaan hak’s & kebebasan’s secara umum & efektif oleh bangsa’s dari negara’s anggota maupun daerah’s yang berada di bawah kekuasaan hukum negara ybs.

kelahiran atau status lainnya. Pasal 2 Setiap orang berhak atas semua hak dan kebebasan yang tercantum dalam pernyataan ini tanpa pengecualian apapun. Pasal 1 Semua orang dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak’s yang sama. dan status internasional negara atau wilayah dari mana seseorang berasal. Selanjutnya. asal usul kebangsaan atau sosial. yang tidak berpemerintahan sendiri maupun yang berada di bawah pembatasan kedaulatan lainnya. 52 . yang berbentuk trust. tidak ada perbedaan status politik. baik dari negara yang tidak merdeka. status hukum. Mereka dikaruniai akal. budi dan hendaknya bergaul satu sama lain dalam persaudaraan. bahasa. milik. agama. mis : bangsa. jenis kelamin. warna kulit. politik atau pendapat lain.

Pasal 5 Tidak seorang pun boleh dianiaya atau diperlakukan secara kejam tanpa mengingat kemanusiaan atau dengan perlakuan atau hukuman yang menghinakan. Pasal 4 Tidak seorang pun boleh diperbudak atau diperhambakan . Pasal 3 Setiap orang berhak atas penghidupan. dan keselamatan seseorang. 53 . kemerdekaan. perhambaan dan perdagangan budak dalam bentuk apa pun harus dilarang.

54 . Pasal 7 Semua orang adalah sama di hadapan undang’s dan berhak atas perlindungan yang sama dari setiap perbedaan yang memperkosa pernyataan ini dan dari segala hasutan yang ditujukan kepada perbedaan semacam ini. Pasal 6 Setiap orang berhak atas pengakuan sebagai manusia pribadi di hapan undang’s di mana saja ia berada. Pasal 8 Setiap orang berhak atas pengadilan yang efektif oleh hakim’s nasional yang berkuasa mengadili perkosaan hak’s dasar yang diberikan kepadanya oleh undang’s dasar negara atau undang’s.

Pasal 10 Setiap orang berhak memperoleh perlakuan yang sama dan suaranya didengarkan sepenuhnya di muka umum secara adil oleh pengadilan yang merdeka dan tidak memihak dalam menetapkan hak’s dan kewajiban’s nya dalam setiap tuntutan pidana yang ditunjukan kepadanya. ditahan atau dibuang secara sewenang-wenang. 55 . Pasal 9 Tidak seorang pun boleh ditangkap.

Ayat 2 Tidak seorang pun boleh dipersalahkan melakukan pelanggaran pidana karena perbuatan atau kelalaian yang tidak merupakan suatu pelanggaran pidana menurut undang’s nasional atau internasional ketika perbuatan tersebut dilakukan. Juga tidak diperkenankan menjatuhkan hukuman yang lebih berat daripada hukuman yang seharusnya ketika pelanggaran pidana itu dilakukan. Pasal 11 Ayat 1 Setiap orang yang dituntut karena disangka melakukan suatu pelanggaran pidana dianggap tidak bersalah sampai dibuktikan kesalahannya menurut undang’s dalam suatu sidang pengadilan yang terbuka di mana segala jaminan yang perlu untuk pembelaannya diberikan. 56 .

keluarganya. dan berhak kembali ke negerinya. termasuk negerinya sendiri. dan nama baiknya. Pasal 13 Ayat 1 Setiap orang berhak atas kebebasan bergerak dan berdiam di dalam batas’s lingkungan tiap negara. Setiap orang berhak mendapat perlindungan undang’s terhadap gangguan’s atau pelanggaran’s demikian. hubungan surat-menyuratnya. 57 . rumah tangganya. Ayat 2 Setiap orang berhak meninggalkan suatu negeri. Pasal 12 Tidak seorang pun dapat diganggu secara sewenang-wenang dalam urusan perseorangannya.

58 . Ayat 2 Tidak seorang pun dengan semena-mena dapat dikeluarkan dari kewarganegaraannya atau ditolak haknya untuk mengganti kewarganegaraannya. Pasal 14 Ayat 1 Setiap orang berhak mencari dan mendapat suaka di negeri’s lain untuk menjauhi pengejaran. Pasal 15 Ayat 1 Setiap orang berhak atas suatu kewarganegaraan. Ayat 2 Hak ini tidak dapat dipergunakan dalam pengejaran yang benar’s timbul dari kejahatan’s yang tak berhubungan dengan politik atau dari perbuatan’s yang bertentangan dengan tujuan dan dasar’s PBB.

kewarganegaraan atau agama. Ayat 2 Perkawinan harus dilakukan hanya dengan cara suka sama suka dari kedua mempelai. Pasal 16 Ayat 1 Orang’s dewasa baik laki’s maupun perempuan. berhak untuk mencari jodoh dan untuk membentuk keluarga tanpa dibatasi oleh kebangsaan. dan di kala perceraian. Mereka mempunyai hak yang sama dalam soal perkawinan. 59 . Ayat 3 Keluarga adalah kesatuan yang sewajarnya serta bersifat pokok dari masyarakat dan berhak mendapat perlindungan dari masyarakat dan negara.

60 . dan agama. termasuk kebebasan berganti agama atau kepercayaan dan kebebasan untuk menyatakan agama atau kepercayaannya dengan cara sendiri maupun bersama- sama orang lain di tempat umum maupun di tempat tersendiri. hati nurani. Pasal 17 Ayat 1 Setiap orang berhak mempunyai milik baik sendiri maupun bersama-sama dengan orang lain Ayat 2 Tidak seorang pun boleh dirampas miliknya dengan semena- mena Pasal 18 Setiap orang berhak atas kebebasan pikiran.

Pasal 20 Ayat 1 Setiap orang mempunyai hak atas kebebasan berkumpul dan berapat. termasuk kebebasan mempunyai pendapat tanpa mendapat gangguan dan untuk mencari. Ayat 2 Tidak seorang pun dapat dipaksa memasuki salah satu perkumpulan. 61 . menerima serta menyampaikan keterangan’s dan pendapat’s dengan cara apa pun tanpa memandang batas’s. Pasal 19 Setiap orang berhak atas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat.

Pasal 21 Ayat 1 Setiap orang berhak turut serta dalam pemerintahan negerinya sendiri baik secara langsung maupun dengan perantara wakil’s yang dipilih secara bebas. Ayat 3 Kemauan rakyat harus menjadi dasar kekuasaan pemerintah . Ayat 2 Setiap orang berhak atas kesempatan yang sama untuk diangkat dalam jabatan pemerintahan negerinya. 62 . kemauan ini harusnya dinyatakan dalam pemilihan’s berkala yang jujur yang dilakukan menurut hak pilih yang bersifat umum dan berkesamaan serta melalui pemungutan suara yang rahasia atau cara’s lain yang juga menjamin kebebasan mengeluarka suara.

Pasal 22 Setiap orang sebagai anggota masyarakat berhak atas jaminan sosial dan berhak melaksanakan hak’s ekonomi. sosial dan budaya yang perlu untuk martabatnya dan untuk perkembangan bebas pribadinya dengan perantaran usaha’s nasional dan kerjasama internasional yang sesuai dengan sumber’s kekayaan setiap negara. 63 .

Ayat 2 Setiap orang. berhak atas syarat’s perburuhan yang adil dan baik serta atas perlindungan terhadap pengangguran. Ayat 3 Setiap orang yang melakukan pekerjaan berhak atas pengupahan yang adil dan baik yang menjamin penghidupannya bersama dengan keluarganya sepadan dengan martabat manusia dan apabila perlu ditambah dengan bantuan’s lainnya. Pasal 23 Ayat 1 Setiap orang berhak atas pekerjaan. Ayat 4 Setiap orang berhak mendirikan dan memasuki serikat sekerja untuk melindungi kepentingan’s nya. tanpa ada perbedaan. berhak memilih pekerjaan dengan bebas. berhak atas pengupahan yang sama untuk pekerjaan yang sama. 64 .

Pasal 24 • Setiap orang berhak atas istirahat dan liburan. 65 . termasuk pembatasan’s jam kerja yang layak dan hari’s liburan berkala dengan menerima upah.

Ayat 2 Ibu dan anak’s berhak mendapat perawatan dan bantuan khusus. dan berhak atas jaminan di waktu mengalami pengangguran. lanjut usia. harus mendapat perlindungan sosial. Semua anak. Pasal 25 Ayat 1 Setiap orang berhak atas tingkat hidup yangmenjamin kesehatan. perumahan. pakaian. baik yang dilahirkan di dalam maupun di luar perkawinan. 66 . termasuk soal makanan. keadaan yang baik untuk dirinya dan keluarganya. atau mengalami kekurangan nafkah atau ketiadaan mata pencaharian yang lain di luar penguasaannya. kematian suami. perawatan kesehatannya serta usaha’s sosial yang diperlukan.

golongan kebangsaan atau kelompok agama. Pasal 26 Ayat 1 Setiap orang berhak mendapat pengajaran. Pengajaran harus meningkatkan saling pengertian. dan harus memajukan kegiatan’s Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam memelihara perdamaian. Ayat 3 Ibu–bapak mempunyai hak utama untuk memilih jenis pengajaran yang akan diberikan kepada anak’s mereka. rasa saling menerima. Pengajaran teknik dan vak harus terbuka bagi semua orang dan pengajaran tinggi harus dapat dimasuki dengan cara yang sama oleh semua orang berdasarkan kecerdasan. 67 . Pengajaran harus dengan percuma. persahabatan antara semua bangsa. Ayat 2 Pengajaran harus ditujukan ke arah perkembangan pribadi yang seluas- luasnya serta upaya memperkokoh rasa pernghargaan terhadap hak’s asasi manusia dan kebebasan dasar. setidak-tidaknya dalam tingkat rendah dan tingkat dasar.pengajaran sekolah rendah diwajibkan.

Pasal 27 Ayat 1 Setiap orang berhak untuk turut serta secara bebas dalam kehidupan berbudaya masyarakat. untuk mengecap kenikmatan kesenian. 68 . dan untuk turut serta dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan dalam mendapat manfaatnya. kesusastraan. Ayat 2 Setiap orang berhak mendapat perlindungan atas kepentingan’s moril dan materiil yang didapatnya sebagai hasil dari lapangan ilmu pengetahuan. atau kesenian yang diciptakannya sendiri.

Pasal 28 • Setiap orang berhak atas susunan sosial internasional di mana hak-hak dan kebebasan-kebebasan yang termaktub dalam pernyataan ini dapat dilaksanakan sepenuhnya. 69 .

setiap orang tunduk hanya pada pembatasan’s yang ditetapkan oleh Undang’s semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan yang layak bagi hak’s dan kebebasan’s orang lain dan untuk memenuhi syarat’s benar kesusilaan. tata tertib umum dalam suatu masyarakat demokratis. 70 . Ayat 2 Di dalam menjalankan hak’s dan kebebasan’s nya. Ayat 3 Hak’s dan kebebasan’s ini tidak boleh dijalankan dengan cara yang bertentangan dengan tujuan’s dan dasar’s PBB. Pasal 29 Ayat 1 Setiap orang mempunyai kewajiban terhadap masyarakat di mana ia mendapat kemungkinan untuk mengembangkan pribadinya sepenuhnya dan seutuhnya.

71 . Pasal 30 Tidak sesuatu pun dalam pernyataan ini boleh diartikan sebagai pemberian hak kepada salah satu negara. golongan atau seseorang untuk melakukan kegiatan atau perbuatan yang bertujuan merusak salah satu hak dan kebebasan yang termaktub dalam pernyataan ini.

• Sebagai warga negara. 72 .• Masing-masing individu dan semua orang yang beragama akan sependapat dengan ketiga puluh pasal Deklarasi Universal tentang Hak Asasi Manusia (HAM) tersebut. • Pemberian hak sebagai warga negara ini diatur dalam mekanisme kenegaraan. • Namun manakala manusia telah memproklamasikan diri menjadi suatu kaum atau bangsa dalam suatu negara. status manusia individu akan menjadi status warga negara. masing-masing individu tidak hanya memperoleh hak tetapi juga kewajiban.