You are on page 1of 50

KETAHANAN NASIONAL

(TANNAS)
A. LATAR BELAKANG
• Sejak Proklamasi Kemerdekaan 17-8-1945, bangsa Indonesia tdk
luput dari berbagai gejolak & ancaman dari Dalam/Luar negeri, yg
nyaris membahayakan kelangsungan hidup bangsa & negara.

• NKRI
- Negara Hukum
- Memiliki UUD 1945
- Sistem negara bersifat demokratis  tercermin dlm
proses pengambilan keputusan yg bersumber &
mengacu kpd kepentingan serta aspirasi rakyat.
• Kondisi kehidupan nasional mrpk pencerminan Ketahanan
Nasional.
• Ketahanan Nasional  kondisi yg harus dimiliki dlm semua aspek
kehidupan
1

B. POKOK-POKOK FIKIRAN
1. Manusia berbudaya, akan selalu mengadakan hubungan :
• Tuhan  Agama
• Cita-cita  Ideologi
• Kekuatan/kekuasaan  Politik
• Pemenuhan kebutuhan  Ekonomi
• Manusia  Sosial
• Rasa keindahan  Seni/Budaya
• Pemanfaatan Alam  IPTEK
• Rasa Aman  Hankam

2. Tujuan Nasional  Akan selalu berhadapan dgn masalah’s
• Suatu Organisasi  Internal & eksternal
 Dlm proses pencapaian tujuan yg tlh
ditetapkan 2

3. Falsafah & Ideologi negara  Pembukaan UUD-1945
• Alinea pertama  Kemerdekaan adalah hak semua bangsa
 Penjajahan bertentangan dgn HAM

• Alinea kedua  Adanya masa depan yg harus diraih
 Bila negara ingin mencapai cita-cita
• Alinea ketiga  kehidupan berbangsa & bernegara
 hrs mendapat Ridho Allah SWT
 dorongan spiritual

 Cita-cita yang harus dicapai
 melalui wadah NKRI

• Alinea keempat
3

KETAHANAN NASIONAL INDONESIA

• Pengertian  Kondisi dinamis bangsa Indonesia
 yg meliputi segenap aspek kehidupan nasional yg
terintegrasi
 Berisi keuletan dan ketangguhan
 yang mengandung kemampuan utk mengembangkan
kekuatan nasional
 dlm menghadapi dan mengatasi
 segala tantangan, ancaman, hambatan & gangguan
 yg datang dari luar maupun dari dalam
 utk menjamin identitas, integrasi, kelangsungan hidup
bangsa dan negara, serta perjuangan mencapai
tujuan nasional.

4

• T A N N A S  Kondisi kehidupan nasional yg hrs diwujudkan
 sejak dini dibina secara terus-menerus & sinergis
 mulai dari pribadi—keluarga—lingkungan—daerah
—internasional
 dilakukan berdasarkan pemikiran geostrategi

 Konsepsi yang dirancang & dirumuskan
• Geostrategi  dengan memperhatikan kondisi bangsa &
konstelasi gegorafis Indonesia
 merupakan konsepsi Ketahanan Nasional

5

nasional  Melalui pengaturan & penyelenggaraan kesejahteraan & keamanan  yg seimbang. UUD’45 & Wawasan Nusantara  kemampuan bangsa dlm menumbuhkan & • Kesejahteraan mengembangkan nilai’s nasionalnya demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat secara adil & merata. menyeluruh & terpadu  berlandaskan Pancasila.• Konsepsi TANNAS Indonesia  Konsepsi pengembangan kek.  Kemampuan bangsa untuk melindungi nilai’s nasionalnya thd ancaman dr luar maupun dr dlm • Keamanan negeri 6 . serasi dan selaras  dlm seluruh aspek kehidupan secara utuh.

7 .HAKEKAT KETAHANAN NASIONAL INDONESIA – Keuletan dan ketangguhan bangsa yg mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional untuk dapat menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara dalam mencapai tujuan nasional KAKEKAT KONSEPSI KETAHANAN NASIONAL INDONESIA – Pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan & keamanan secara seimbang. serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan nasional.

ASAS-ASAS KETAHANAN NASIONAL INDONESIA 1. Asas Kesejahteraan & Keamanan • Kesejahteraan & keamanan  dpt dibedakan tetapi tidak dpt dipisahkan  mrpk kebutuhan manusia yang mendasar & esensial  mrpk nilai intrinsik yg ada pada sistem kehidupan nasional  mrpk tolok ukur Ketahanan Nasional 2. Asas Komprehensif Integral/menyeluruh terpadu • TANNAS mencakup ketahanan segenap aspek kehidupan bangsa  secara utuh  menyeluruh  terpadu (Komprehensif Integral) 8 .

gotong royong. Asas Kekeluargaan • Mengandung keadilan.3. kearifan. Asas Mawas ke Dalam & Mawas ke Luar • Mawas ke Dalam  utk menumbuhkan hakikat. • Mawas ke Luar  utk dpt mengantisipasi & berperan serta mengatasi dampak lingkungan strategis LN & menerima kenyataan adanya interaksi & ketergantungan dgn dunia Internasional. kebersamaan.  kehidupan nasional hrs memberikan dampak ke LN dlm bentuk daya tangkal & daya tawar. berbangsa dan bernegara. 9 . 4. sifat dan kondisi kehidupan nasional berdasarkan nilai’s kemandirian yg proporsional  utk meningkatkan kualitas derajat kemandirian bangsa yg ulet & tangguh. kesamaan. jawab dlm kehidupan bermasyarakat. tenggang rasa & tg.

integritas & kepribadian Bangsa  Mrpk prasarat utk menjalin kerjasama yg saling menguntungkan dlm perkembangan global. 10 . Mandiri  TANNAS percaya pd kemampuan & kekuatan sendiri  Tidak mudah menyerah  Bertumpu pd identitas. negara serta lingkungan strategisnya. 2. Dinamis  TANNAS tidaklah tetap  Dpt meningkat atau manurun  Tergantung pd situasi & kondisi bangsa. SIFAT KETAHANAN NASIONAL INDONESIA 1.

saling menghargai  Mengandalkan kekuatan moral & kepribadian bangsa.3. tidak mengutamakan sikap konfrontatif & antagonitis  Tdk mengandalkan kekuasaan & kekuatan fisik semata  Lebih mengutamakan sikap konsultatif. 11 . Konsultasi & Kerjasama  Konsepsi TANNAS Indonesia. Wibawa  Makin tinggi tingkat TANNAS Indonesia  Makin tinggi pula nilai kewibawaan & daya tangkal yg dimiliki oleh bangsa & negara Indonesia 4. kerjasama.

Aspek yg berkaitan dgn alam. bersifat dinamis • Aspek Ideologi • Aspek Politik • Aspek Ekonomi • Aspek Sosial Budaya • Aspek Hankam 12 . PENGARUH ASPEK KETAHANAN NASIONAL THD KEHIDUPAN BERBANGSA & BERNEGARA 1. Aspek yg berkaitan dgn sosial. bersifat statis • Aspek geografi • Aspek kependudukan/demografi • Aspek sumber kekayaan alam 2.

Liberalisme » Aliran fikiran perseorangan/individualistik » Kepentingan harkat & martabat individu dijunjung tinggi » Bertitik tolak dari Hak Asasi yg melekat pd manusia sejak lahir & tdk dapat diganggugugat oleh siapapun termasuk Penguasa. kecuali atas persetujuan ybs. PENGARUH ASPEK IDEOLOGI Ideologi  Suatu sistem nilai sekaligus kebulatan ajaran yang memberikan motivasi  Mengandung konsep dasar ttg kehidupan yg dicita- citakan oleh suatu bangsa Ideologi Dunia 1. 13 .

Laski 14 . » Kebebasan mengejar kebahagiaan hidup ditengah-tengah kekayaan materiil yg melimpah & dicapai dgn bebas.» Menuntut kebebasan individu secara mutlak. • Thomas Hobbes » Diajarkan • John Locke • Jean Jaques Rousseau • Herbert Spencer • Harold J.

2. » Diajarkan • Karl Marx • Frederick Engels • Lenin 15 . » Karl Marx menganjurkan agar kaum buruh mengadakan revolusi politik utk merebut kekuasaan negara dari golongan kaya/kapitalis/borjuis. Komunisme » Aliran fikiran golongan (Class theory) » Berawal dari kritik Karl Marx atas kehidupan Sosial Ekonomi masyarakat pd awal revolusi industri. agar kaum buruh dpt ganti berkuasa & mengatur negara.

3. Paham Agama » Ideologi bersumber dari falsafah Agama yang termuat dalam Kitab Suci Agama » Negara membina kehidupan keagamaan Umat » Negara bersifat spiritual religius » Negara melaksanakan hukum agama dalam kehidupannya » Negara berdasarkan agama 16 .

17 .Ideologi Pancasila • Merupakan tata nilai yang digali dari nilai’s dasar budaya bangsa Indonesia yang sudah sejak ratusan tahun lalu tumbuh berkembang di Indonesia (Ir. Soekarno 1 Juni 1945) • Sila-sila Pancasila • Kelima sila dalam Pancasila merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.

» Pencapaian Ketahanan Ideologi memerlukan penghayatan & pengamalan Pancasila secara murni & konsekuen. terbuka terhadap perkembangan yang terjadi » Keterbukaan ideologi Pancasila sesuai dengan idealisme yang terkandung di dlm nya 18 . obyektif maupun subyektif. » Pancasila mengandung sifat idealistik.C. KETAHANAN PADA ASPEK IDEOLOGI • Konsepsi ttg Ketahanan Ideologi Pancasila » Ideologi mengandung konsep dasar ttg kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa » Perwujudan ketahanan ideologi memerlukan kondisi mental bangsa yang berlandaskan keyakinan akan kebenaran ideologi Pancasila sbg ideologi bangsa dan negara serta berlandaskan pengamalan Pancasila secara konsisten & berlanjut. realistik & fleksibel.

19 . Budi Pekerti. » Pendidikan Moral Pancasila ditanamkan pd diri anak didik dgn mengintegrasikannya ke dalam mata pelajaran lain (Pend. » Pancasila sbg ideologi terbuka perlu terus direlevansikan & diaktualisasikan nilai instrumentalnya. » Sesanti Bhineka Tunggal Ika & Konsep Wawasan Nusantara yang bersumber dari Pancasila harus terus dikembangkan & ditanamkan dalam masyarakat yang majemuk. untuk menghindari tumbuhnya materialisme & sekuralisme.• Pembinaan Ketahanan Ideologi Pancasila » Pengamalan Pancasila secara obyektif & subyektif terus dikembangkan/ditingkatkan. » Pembangunan sbg pengamalan Pancasila hrs menunjukan keseimbangan antara fisik meterial dengan mental spiritual. PSPB. Indonesia & kepramukaan). Bhs.

Politik Dalam Negeri » Politik DN • Kehidupan politik & kenegaraan berdasarkan Pancasila & UUD’45. 20 . PENGARUH ASPEK POLITIK POLITIK SECARA UMUM • Politik » Dari kata Politics Kekuasaan/Pemerintahan » Policy  Kebijaksanaan » Di Indonesia  tidak memisahkan antara • Politics • Policy POLITIK DI INDONESIA • Dalam Konsteks Ketahanan Nasional 1. yang mampu menyerap aspirasi & dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam satu sistem.

sekaligus wadah pengkaderan pimpinan nasional PROSES POLITIK » merupakan rangkaian pengambilan keputusan BUDAYA POLITIK » merupakan pencerminan dari aktualisasi hak & kewajiban rakyat dalam kehidupan bermasyarakat. • Unsur-unsurnya » Struktur Politik » Proses Politik » Budaya Politik » Komunikasi Politik » Partisipasi Politik STRUKTUR POLITIK » merupakan wadah penyaluran kepentingan masy. berbangsa & bernegara yang dilakasanakan secara sadar & rasional 21 .

berbangsa dan bernegara.• KOMUNIKASI POLITIK » Merupakan suatu hubungan timbal balik dalam kehidupan bermasyarakat. 22 . berbangsa dan bernegara. » Rakyat merupakan sumber aspirasi & sumber Pimpinan nasional • PARTISIPASI POLITIK » Merupakan kegiatan/tanggapan masyarakat terhadap kehidupan bermasyarakat.

2. » melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan • kemerdekaan. • perdamaian abadi. • keadilan sosial. POLITIK LUAR NEGERI – Politik LN adalah salah satu sarana pencapaian kepentingan nasional dalam pergaulan antar bangsa – Politik LN Indonesia » berlandaskan pada pembukaan UUD’45. 23 . • anti penjajahan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan & peri keadilan.

– Garis politik Luar Negeri » Politik LN Indonesia adalah bebas aktif 24 . ditujukan pada kepentingan nasional/pembangunan nasional.– Sebagai bagian integral dari strategi nasional » Merupakan proyeksi kepentingan nasional dalam kehidupan antar bangsa » Politik LN Indonesia.

dinamis dan mampu memelihara stabilitas politik. secara langsung maupun tidak langsung. untuk menjamin kelangsungan hidup politik bangsa dan negara RI berdasarkan Pancasila & UUD’45 » Perwujudannya » kehidupan politik bangsa yg sehat. 25 .– Ketahanan pada Aspek Politik » Sebagai kondisi dinamik kehidupan politik bangsa yang berisi kuletan. ancaman. ketangguhan dalam menghadapi dan mengatasi tantangan. hambatan serta gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam.

UUD’45 & Wawasan Nusantara » Terjalinnya komunikasi politik yang timbal balik antara pemerintah dan masyarakat serta antar kelompok/golongan dalam rangka mencapai tujuan & kepentingan nasional. 26 .KETAHANAN PADA ASPEK POLITIK DALAM NEGERI » Sistem pemerintahan yang berdasarkan Hukum » Mekanisme politik yang memungkinkan adanya perbedaan pendapat. » Kepemimpinan nasional mampu mengakomodasikan aspirasi yang hidup dalam masyarakat & tetap berada dalam lingkup Pancasila.

perubahan & gejolak dunia terus diikuti & dikaji secara seksama » Langkah bersama negara berkembang dengan negara industri maju untuk memperkecil ketimpangan & mengurangi ketidak adilan 27 .KETAHANAN PADA ASPEK POLITIK LUAR NEGERI » Hubungan LN ditujukan untuk meningkatkan kerjasama Internasional » Politik LN terus dikembangkan menurut prioritas dalam rangka meningkatkan persahabatan & kerjasama antar negara » Citra positif Indonesia terus ditingkatkan dan diperluas » Perkembangan.

» Perjuangan mewujudkan tatanan dunia baru dan ketertiban dunia berdasarkan • Kemerdekaan Melalui penggalangan. pemupukan • Perdamaian abadi solidaritas. kesamaan sikap. kerjasama Internasional dalam forum regional & • Keadilan sosial global » Peningkatan kualitas sumber daya manusia yang terkait dengan politik LN » Perjuangan bangsa Indonesia yang menyangkut kepentingan nasional • Melindungi kepentingan Indonesia dengan kegiatan diplomasi (-) negara lain • Melindungi hak-hak WNI di LN 28 .

PENGARUH ASPEK EKONOMI • Salah satu aspek kehidupan nasional yg PEREKONOMIAN berkaitan dengan SECARA UMUM – Pemenuhan kebutuhan masyarakat – meliputi » Produksi » Distribusi barang & jasa » Konsumsi • Dengan usaha’s utk meningkatkan taraf hidup masyarakat. 29 .

• Secara makro.PEREKONOMIAN INDONESIA • Sistem perekonomian b. • Bumi. • Cabang’s produksi yg penting bagi negara & menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. APEC menunjukan kemauan Indonesia utk menjadi bagian integral dr sistem pasar Internasional 30 . suatu negara tidak mungkin menutup diri dari sistem perekonomian dunia (termasuk Indonesia). • Dlm Era Globalisasi. sistem Perekonomian Indonesia  Sistem Perekonomian Kerakyatan. AFTA. air & kekayaan alam yg terkandung didlmnya dikuasai oleh negara & dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. • Tingkat Integrasi antara ekonomi nasional dgn ekonomi global sangat penting. Indonesia mengacu pd pasal 33 UUD’45. • Sistem perekonomian Indonesia disusun sbg usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. • Keberanian Indonesia utk menyetujui GATT.

hambatan & gangguan yg datang dr luar maupun dr dlm.l. » Sistem Etatisme » Pemusatan kekuatan Ekonomi pd satu kelompok dlm bentuk monopoli yg merugikan masy.  Sistem Ekonomi Indonesia. • Utk mencapai tingkat Ketahanan Ekonomi. a. diarahkan utk dpt mewujudkan kemakmuran & kesejahteraan yg adil & merata diseluruh wilayah Nusantara melalui Ekonomi kerakyatan. 31 .  Ekonomi kerakyatan hrs terhindar dari : » Sistem free fight liberalism. ancaman.KETAHANAN PD ASPEK EKONOMI • Ketahanan Ekonomi  Kondisi dinamik kehidupan perekonomian bangsa yg berisi keuletan & ketangguhan dlm menghadapi & mengatasi segala tantangan. perlu pembinaan. secara langsung maupun tdk langsung utk menjamin kelangsungan hidup perekonomian bangsa & negara RI berdasarkan Pancasila & UUD’45. & tdk sesuai dgn keadilan sosial.

memotivasi dan mendorong peranserta masyarakat secara aktif.Pertanian .  Pemerataan pembangunan dan pemanfaatan hasil-hasilnya.Jasa  Pembangunan ekonomi yang merupakan usaha bersama atas asas kekeluargaan dibawah pengawasan anggota masyarakat.Perindustrian . dalam keselarasan dan keterpaduan antara sektor . Struktur Ekonomi dimantapkan secara seimbang dan saling menguntungkan. 32 .  Kemampuan bersaing harus ditumbuhkan secara sehat & dinamis untuk mempertahankan & meningkatkan eksistensi & kemandirian perekonomian nasional.

sepenanggungan dan solidaritas yang merupakan unsur pemersatu • BUDAYA  sistem nilai yang merupakan hasil » Cipta manusia » Rasa » Karsa yang menumbuhkan gagasan’s utama & menjadi kekuatan pendukung dalam menegakan kehidupan. PENGARUH ASPEK SOSIAL BUDAYA • SOSIAL  pergaulan hidup manusia dlm bermasyarakat yang mengandung nilai’s kebersamaan. 33 . senasib.

• Kehidupan masyarakat berdasarkan struktur peran & profesi melahirkan bentuk hubungan & ikatan antar manusia yang dapat menggantikan hubungan kekeluargaan. • Hubungan antar teman seprofesi atau antara Pemimpin & anak buah terkadang lebih erat ketimbang hubungan antar saudara sekandung.STRUKTUR SOSIAL DI INDONESIA • Kehidupan masyarakat terstruktur berdasarkan peran & fungsi masing’s anggota masyarakat. 34 .

KONDISI BUDAYA DI INDONESIA  KEBUDAYAAN DAERAH • Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa & sub etnis masing’s memiliki kebudayaan sendiri. • Local genius  pangkal segala kemampuan budaya daerah untuk menetralisir pengaruh negatif budaya asing 35 . • setiap kebudayaan daerah terdapat nilai’s budaya yang tidak dapat dipengaruhi oleh budaya asing (local genius).

kemudian juga diterima sbg nilai bersama seluruh bangsa. kemudian diterima sbg nilai bersama seluruh bangsa. • Kebudayaan nasional mrpk identitas & menjadi kebanggaan Indonesia. KEBUDAYAAN NASIONAL • Bangsa Indonesia dibentuk dari suku’s bangsa yg mendiami bumi Nusantara. kebudayaan B. • Kebudayaan nasional juga mrpk hasil interaksi dr nilai’s budaya yg tlh ada dgn budaya luar (asing). • Gambaran identitas B. 36 .Indonesia berdasarkan tuntunan Pancasila » Bersifat religius » Bersifat kekeluargaan » Bersifat serba selaras » Bersifat kerakyatan. Indonesia (kebudayaan nasional) mrpk hasil interaksi budaya’s suku bangsa (budaya daerah).

37 . budaya melestarikan alam harus ditumbuhkan.INTEGRASI NASIONAL – Komunikasi & interaksi suku’s bangsa yg mendiami bumi Nusantara. manusia pun akan rusak – Demi kepentingan masa depan. Apabila alam lingkungan rusak. pd tahun 1928 tlh menghasilkan aspirasi bersama untuk hidup bersama sebagai satu bangsa di satu tanah air – Aspirasi ini terwujud secara sah & diakui oleh bangsa’s lain di dunia melalui Proklamasi 17 Agustus 1945 KEBUDAYAAN & ALAM LINGKUNGAN – Bangsa Indonesia hrs disadarkan bahwa mereka adalah bagian dari alam & mereka tdk boleh memanfaatkan alam tanpa batas.

hambatan dan gangguan dari luar maupun dari dalam.KETAHANAN ASPEK SOSIAL BUDAYA • Ketahanan dibidang sosial budaya. sebagai kondisi dinamik budaya bangsa Indonesia yang berisi keuletan. ancaman. semangat dan jiwa yang menjadi ciri elemen-elemen sosial budaya bangsa & negara RI 38 . • Nilai’s yang terkandung dalam Pancasila yang akan diwujudkan sebagai ukuran tuntutan sikap & tingkah laku bangsa & negara Indonesia akan memberikan landasan. ketangguhan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi & mengatasi segala tantangan. yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan sosial budaya bangsa dan negara RI.

• Tujuannya adalah utk menciptakan keamanan bangsa & negara dlm rangka mewujudkan Ketahanan Nasional Indonesia. PENGARUH ASPEK PERTAHANAN DAN KEAMANAN (HANKAM) POKOK’S PENGETAHUAN HANKAM • HANKAM (INDONESIA) Kesemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia dlm mempertahankan dan mengamankan negara demi kelangsungan hidup bangsa dan NKRI. 39 . • Penyelenggaraan HANKAM secara nasional mrpk salah satu fungsi utama Pemerintah & Negara RI dgn TNI & Polri sbg intinya.

yang secara langsung maupun tidak langsung membahayakan identitas. ketangguhan & kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dlm menghadapi & mengatasi segala tantangan. 40 . mengamankan pembangunan & hasil-hasilnya serta mempertahankan kedaulatan negara dan menangkal segala bentuk ancaman. ancaman. • Wujud ketahanan HANKAM tercermin dlm kondisi daya tangkal bangsa yang dilandasi oleh kesadaran bela negara seluruh rakyat. • Kekuatan HANKAM pd hakekatnya adalah keuletan & ketangguhan bangsa dlm memelihara stabilitas HANKAM negara. Integritas dan kelangsungan hidup bangsa & NKRI. hambatan dan gangguan yg datang dr luar maupun dr dalam.• Ketahanan HANKAM Sbg kondisi dinamik kehidupan pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia yang mengandung keuletan.

terintegrasi & terkoordinasi utk menjamin penyelenggaraan sistem keamanan nasional & menjamin kesinambungan pembangunan nasional serta kelangsungan hidup bangsa & negara berdasarkan Pancasila & UUD’45. dimana seluruh potensi & kekuatan ideologi. militer & kepolisian disusun & dikerahkan secara terpimpin. sosial budaya. politik. yg ditandai sbb :  Pandangan Bangsa Indonesia ttg perang & damai  Penyelenggaraan HANKAM NKRI  HANKAM Negara mrpk upaya nasional terpadu (dirumuskan dlm doktrin HANKAM Negara RI)  HANKAM Negara RI diselenggarakan dgn SISKAMNAS (SISHANKAMRATA)  Segenap kekuatan & kemampuan HANKAMRATA diorganisasikan dlm satu wadah tunggal yg dinamakan TNI dan POLRI 41 .• Mrpk perjuangan rakyat semesta. ekonomi.

POSTUR KEKUATAN HANKAM • Mencakup struktur kekuatan.  Terdapat 4 pendekatan utk membangun Postur kekuatan HANKAM. tingkat kemampuan & gelar kekuatan. • Ancaman • Misi • Kewilayahan • Politik • Pertahanan  Difokuskan utk menghadapi ancaman dr LN  menjadi tanggungjawab TNI  Difokuskan utk menghadapi ancaman dr DN • Keamanan  menjadi tanggungjawab POLRI 42 .

Udara & Darat  Termasuk pulau besar & kecil • Perlu mengantisipasi prediksi ancaman dari LUAR sejalan dgn pesatnya perkembangan IPTEK militer. • Pembangunan postur kekuatan HANKAM masa depan perlu diarahkan secara proporsional dan seimbang antara unsur- unsur utama kekuatan pertahanan (TNI AD. TNI AU & POLRI) 43 .PEMBANGUNAN KEKUATAN HANKAM • Mengacu pd Konsep Wawasan Nusantara • HANKAM mengarah pd upaya pertahanan seluruh Wilayah Kedaulatan NKRI  Meliputi Wilayah Laut. TNI AL.

di balik kepentingan nasional mereka. tidak menutup kemungkinan munculnya campur tangan asing dengan alasan  Menegakkan nilai’s HAM.HAKIKAT ANCAMAN • Akan mempengaruhi kebijaksanaan & strategi pembangunan kekuatan HANKAM • Perlu mempertimbangkan konstelasi geografi Indonesia & kemajuan IPTEK • Ancaman masa depan yg perllu diwaspadai serangan langsung lewat udara & laut oleh kekuatan asing yg memiliki kepentingan thd Indonesia GEJOLAK DALAM NEGERI • Di dlm Era Globalisasi saat ini & masa mendatang. penegakan Hukum dan lingkungan hidup. Demokrasi. 44 .

GEO POLITIK KEARAH GEO EKONOMI • Semakin canggih upaya diplomasi guna mencapai tujuan Politik & Ekonomi • Sebelum melakukan tindakan agresi. pihak Asing yang berkepentingan terhadap Indonesia akan menggunakan wahana diplomasi dan membangun Opini untuk mencari dukungan Internasional • Kemajuan IPTEK Informasi sangat memungkinkan untuk itu (dunia Internasional sedang unbalance of power) 45 .

Laut & Udara  Pemeliharaan & penegakan keamanan DN  Pembinaan potensi & kekuatan wilayah  Pemeliharaan stabilitas nasional & TANNAS 46 .PERKEMBANGAN LINGKUNGAN STRATEGIS • Mengisyaratkan bahwa pergeseran Geopolitik ke arah Geoekonomi membawa perubahan besar dlm penerapan kebijaksanaan & strategi dlm mewujudkan kepentingan nasional masing’s negara • Eskalasi Konflik Regional & konflik DN mendororng keterlibatan negara super power. • Perlu membangun postur kekuatan Hankam yg profesionalisme tinggi  Kegiatan Intel strategis  Upaya pertahanan Darat.

MEWUJUDKAN POSTUR KEKUATAN HANKAM • Postur kekuatan Hankam dgn daya bendung & daya tangkal tinggi membutuhkan Anggaran yang sangat besar. • Konsep standing Armed Forces secara proporsional & seimbang perlu dikembangkan • Konsep susunan kekuatan HANKAMNEG  Perlawanan bersenjata/bala nyata (TNI)  Kekuatan cadangan & bala potensial • Polri • Ratih sbg wanra  Kekuatan perlawanan tidak bersenjata • Ratih  Tibum  Linra  Kamra  Linmas • Sesuai profesi masing’s  Komponen pendukung perlawanan • Dgn memanfaatkan bersenjata sumber daya nasional. tidak bersenjata prasana & perlindungan masyarakat thd bencana perang/lainnya 47 .&sarana.

akan tetapi lebih cinta kemerdekaan & kedaulatan. KETAHANAN PD ASPEK PERTAHAPAN DAN KEAMANAN  Pertahanan dan keamanan hrs dpt mewujudkan kesiapsiagaan serta upaya Bela Negara yg berisi ketangguhan.  Perlengkapan & peralatan utk mendukung pembangunan kekuatan & kemampuan HANKAM sedpt mungkin dihasilkan oleh Industri DN 48 .  Pembangunan kekuatan & kemampuan HANKAM dimanfaatkan utk menjamin perdamaian & stabilitas keamanan.  Potensi nasional & hasil’s pembangunan yg tlh dicapai hrs dilindungi dr segala ancaman & gangguan. kemampuan & kekuatan melalui penyelenggaraan Sistem Kemanan Nasional (Sishankamrata) untuk menjamin pembangunan nasional & kelangsungan hidup bangsa & negara RI  Bangsa Indonesia Cinta damai.

thd Hukum perlu terus-menerus ditingkatkan. • Berbudi luhur • Arif.  Kondisi daya tangkal bangsa yg dilandasi Kesadaran Bela Negara seluruh rakyat. 49 . Pembangunan & penggunaan kekuatan & kemampuan HANKAM hrs diselenggarakan oleh manusia Indonesia. tentara pejuang & tentara nasional berpedoman pd Sapta Marga sbg penjabaran Pancasila  Polri sbg kekuatan inti Kamtibnas berpedoman kpd Tri Brata dan Catur Prasetya. bijaksana • Menghormati HAM • Menghayati nilai & hakikat perang/damai  TNI sbg tentara rakyat.  Kesadaran & ketaatan masy.

Ekonomi. tangguh dan tidak kenal menyerah. KEBERHASILAN KETAHANAN NASIONAL INDONESIA • Kondisi Kehidupan Nasional mrpk pencerminan Ketahanan Nasional yg mencakup aspek  Ideologi  Politik  Ekonomi  Sosial Budaya  HANKAM • Utk keberhasilan Ketahanan Nasional setiap WNI perlu :  Memiliki semangat perjuangan bangsa dlm bentuk perjuangan Non Fisik. ulet. Politik. 50 . Sosial Budaya dan HANKAM.  Sadar dan peduli akan pengaruh’s yang timbul pada aspek Ideologi.