You are on page 1of 54

WAWASAN NUSANTARA

• Wawasan
– Wawas : melihat/memandang
– Cara penglihatan/cara tinjau/cara pandang
• Wawasan Nasional suatu Bangsa  Karena ada keaneka
ragaman dalam kehidupan manusia
– Perbedaan :
• Pendapat
• Kehidupan
• Kepercayaan dlm hubungan dengan
– Pencipta
– Sesama
– Cara melihat dan memahami sesuatu.
1

Memerlukan perekat, agar bangsa yang bersangkutan
bersatu memelihara keutuhan Negaranya.
– Untuk menjamin
• Kelangsungan hidup
• Keutuhan wilayah
• Jati diri bangsa

2

• Wawasan Nasional
– Cara pandang suatu bangsa yang telah menegara
– Tentang diri dan lingkungannya
– Dalam eksistensinya yang serba terhubung (melalui interaksi
dan interelasi)
– Dalam pengembangannya di lingkungan
• Nasional
• Regional
• Global
• Untuk wujudkan Aspirasi & Perjuangannya  3 faktor utama
– Bumi/ruang dimana bangsa tersebut hidup
– Jiwa, tekad, semangat manusia/rakyatnya
– Lingkungan sekitarnya.

3

TEORI-TEORI KEKUASAAN
• Paham-paham kekuasaan
– Wawasan nasional suatu bangsa dibentuk dan dijiwai oleh
paham kekuasaan dan geopolitik yang diantaranya :
1. Paham Machiavelli (abad XVII)
• Sebuah Negara akan bertahan apabila menerapkan dalil-
dalil :
a. Segala cara dihalalkan dalam merebut &
mempertahankan kekuasaan
b. Untuk menjaga kekuasaan suatu rezim politik adu
domba “devide et impera” sah
c. Dalam dunia politik  yang kuat pasti dapat bertahan/
menang
• Buku “The Prince” pernah dilarang beredar  dianggap
amoral
4

2. Paham Kaisar Nepoleon Bonaparte (abad XVIII)
– Tokoh Revolusioner  penganut yang baik dari
Machiavelli
– Perang dimasa depan  perang total
– Kekuasaan politik harus didampingi kekuatan logistik &
Ekonomi Nasional
– Didukung kondisi sosial budaya/Iptek  kekuatan
Hankam  menduduki dan menjajah negara’s disekitar
Perancis
• Tersandung di Rusia
• Dibuang ke P. Ellba

5

6 . – Peperangan adalah sah’s saja untuk mencapai tujuan militer suatu bangsa – Pemikiran ini • Prusia berekspansi  PD-I • Prusia/kekaisaran Jerman  kalah. Paham Jenderal Clausewitz (abad XVIII) – Penasehat militer staf umum kekaisaran Rusia – Kepala sekolah staf dan komando Rusia – Menulis buku tentang perang “Vorm Kriege” – Perang adalah kelanjutan politik dengan cara lain.3.

4.5 Abad 5. Paham Feuerbach & Hegel – Paham materialisme Feuerbach & teori Sintesis Hegel • Aliran Kapitalisme • Aliran Komunisme – Aliran Kapitalisme • Belanda melakukan perdagangan (VOC) • Menjajah Indonesia/Nusantara ± 3. Paham Lenin (abad XIX) – Memodifikasi paham Clausewitz – Perang  Kelanjutan politik dgn cara kekerasan – Leninisme/komunisme • Perang • Pertumpahan darah diseluruh Utk Sah mengkomuniskan • Revolusi dunia dunia – Rusia & RRC berlomba mengekspor Paham Komunis 7 .

tetapi juga subyektif dan psikologis. Pye & Sidney -. – Kemantapan sistem politik dpt dicapai apabila berakar pd kebudayaan politik bangsa ybs. – Proyeksi eksistensi kebudayaan politik tidak hanya ditentukan kondisi obyektif. 8 .Political Culture and political development (Princeton University Press 1972) – Terdapat unsur subyektivitas & psikologis dlm tatanan kehidupan politik suatu bangsa. Paham Lucian W.6.

TEORI-TEORI GEO POLITIK Geo — bumi Menentukan alternatif Geopolitik kebijaksanaan nasional utk mewujudkan Politik — Kekuasaan tujuan nasional 9 .

bangsa tersebut akan mencari pemenuhan kebutuhan kekayaan alam diluar wilayahnya (Ekspansi). Pandangan ajaran Frederich Ratzel (abad-19) • Pertumbuhan negara dapat dianalogikan dengan pertumbuhan organisme • Negara identik dengan suatu ruang yang ditempati oleh kelompok politik/kekuasaan • Suatu bangsa dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya tidak terlepas dari hukum alam • Semakin tinggi budaya suatu bangsa. 10 . semakin besar kebutuhan akan sumber daya alam • Apabila wilayah/ruang hidup tidak mendukung.1.

Ratzel tentang teori Organisme sebagai “Prinsip Dasar”. Pandangan ajaran Rudolf Kjellen • Melanjutkan ajaran F. • Negara merupakan suatu biologis.2. suatu organisme hidup yang memiliki intelektual • Negara merupakan suatu sistem politik/pemerintahan – Geopolitik – Ekonomi politik – Demo politik – Sosial politik – Krato politik/politik memerintah • Ke dalam-untuk mencapai persatuan & kesatuan yg harmonis • Ke luar-untuk memperoleh batas-batas negara yg lebih baik 11 .

Afrika. • Geopolitik adalah landasan bagi tindakan politik dalam perjuangan mendapatkan ruang hidup. 12 . Asia Barat (Jerman & Italia) dan Jepang – Asia Timur Raya. Pandangan ajaran Karl Haushofer. • Berkembang – Di Jerman – di bawah kekuasaan Adolf Hitler – Di Jepang – dalam ajaran Hako Ichiu ( dilandasi semangat militerisme & Fasisme) • Pada dasarnya menganut teori R. Kjellen • Kekuasaan Imperium Daratan dpt mengejar kekuasaan Imferium Maritim/pengawasan di laut • Timbul beberapa negara besar di dunia menguasai Erofa.3.

Pandangan ajaran Sir Halford Mackinder • Teori Ahli Geopolitik pada dasarnya menganut “Konsep Kekuatan “ & wawasan benua/kekuatan didarat. • Barang siapa yang menguasai “Daerah Jantung” (Eropa & Asia) akan dapat menguasai “Pulau Dunia” (Eropa. Asia.4. Afrika). • Barang siapa yang dapat menguasai “Pulau Dunia” akhirnya dapat menguasai dunia. 13 .

Mitchel  A.Soversky  Giulio Doubet  John Frederik Charles Fuller • Wawasan “Dirgantara”kekuatan udaraharus dapat diandalkan • Untuk menangkis. Pandangan ajaran  W. 6.5. melumpuhkan dan menghancurkan kekuatan lawan di kandang/negaranya sendiri. Pandangan ajaran Sir Walter Raleigh & Alfred Thyer Mahan • Gagasan Wawasan Bahari  kekuatan di lautan • Barang siapa menguasai lautan  akan menguasai perdagangan • Mengusai perdagangan  menguasai “Kekayaan Dunia”  Dunia. 14 .

7. Pandangan ajaran Nicholas J. Spykman • Teori daerah Batas (Rimland) • Teori Wawasan kombinasi – Kekuatan Darat Sesuai kebutuhan – Kekuatan Laut & kondisi suatu negara – Kekuatan Udara 15 .

16 . AJARAN WAWASAN NASIONAL INDONESIA • Wawasan Nasional Indonesia : – Teori Wawasan Nasional secara Universal – Dibentuk & di jiwai oleh paham kekuasaan bangsa Indonesia & geopolitik Indonesia.

Paham Kekuasaan Bangsa Indonesia • Bangsa Indonesia – Berfalsafah Pancasila – Beridiologi • Menganut paham tentang perang dan damai • Bangsa Indonesia Cinta damai.1. akan tetapi lebih cinta kemerdekaan • Agar bangsa Indonesia dapat menjamin kepentingan bangsa dan negara ditengah’s perkembangan dunia 17 .

18 .2. Geopolitik Indonesia • Pemahaman tentang negara Indonesia  menganut paham negara kepulauan • Asas Archipelago (Indonesia) berbeda Archipelago negara’s barat • Paham Barat  Laut  “Pemisah” • Paham Indonesia  Laut  “Penghubung” • Seluruh wilayah negara Indonesia – Menjadi satu kesatuan yang utuh – Tanah air Indonesia – Negara Kepulauan.

DASAR-DASAR PEMIKIRAN WAWASAN NASIONAL INDONESIA • Wawasan Nasional Indonesia – Dibentuk dan dijiwai oleh pemahaman – Kekuasaan bangsa indonesia yang berlandaskan falsafah Pancasila & pandangan geopolitik Indonesia – Yang berlandaskan pemikiran kewilayahan & kehidupan bangsa Indonesia • Dasar pemikiran pembinaan & pengembangan Wawasan Nasional Indonesia – Falsafah Pancasila – Aspek kewilayahan bangsa Indonesia. – Aspek Kesejarahan bangsa indonesia 19 . – Aspek Sosial Budaya bangsa Indonesia.

Indonesia yg memberikan kebebasan dlm mengekspresikan HAM dgn mengingat & menghormati hak orang lain. sehingga menumbuhkan toleransi & kerjasama 20 . – Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab • Sikap tersebut mewarnai Wawasan Nasional yg dianut dan dikembangkan b. Pemikiran berdasarkan Falsafah Pancasila – Sila Ketuhanan Yang Maha Esa • Sikap tersebut mewarnai Wawasan Nasional yg dianut bangsa Indonesia yg menghendaki keutuhan & kebersamaan dgn tetap menghormati & memberikan kebebasan dlm menganut & mengamalkan agamanya masing’s. LATAR BELAKANG FILOSOFIS WAWASAN NUSANTARA 1.

dgn tetap memperhatikan.Indonesia yg mengutamakan keutuhan bangsa & negara.Indonesia yg melakukan musyawarah utk mencapai mufakat. suku bangsa ataupun perorangan. • Sikap tersebut mewarnai wawasan kebangsaan/wawasan nasional yang dianut & dikembangkan oleh b. menghormati & menampung kepentingan golongan. dgn tetap menghargai & menghormati perbedaan pendapat. – Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dlm permusyawaratan/perwakilan.– Sila Persatuan Indonesia • Sikap tersebut mewarnai wawasan kebangsaan/wawasan nasional yg dianut dan dikembangkan oleh b. 21 .

sehingga tercapai kemakmuran yg memenuhi persyaratan kebutuhan minimal.Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia .– Sila Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia • Sikap tersebut mewarnai wawasan kebangsaan/wawasan nasional yg dianut & dikembangkan oleh b. dengan memperhatikan keadilan bagi daerah penghasil. daerah lain dan orang lain.Merupakan pancaran dasar dari Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia 22 . .Indonesia yg memberikan kebebasan utk mencapai kesejahteraan yg setinggi-tingginya bagi setiap orang.

23 . UNCLOS 82 (United Nation Convention on the Low of the Sea/Konvensi PBB tentang Hukum Laut). – Kondisi & Konstelasi geografi Indonesia hrs dicermati secara utuh menyeluruh dlm kebijaksanaan politik (geopolitik Indonesia) – Setiap perumus kebijaksanaan nasional hrs memiliki wawasan kewilayahan/ruang hidup bangsa yg di atur oleh politik kewilayahan. karakter serta keunggulan & kelemahan masing’s daerah & mengupayakan pemanfaatan nilai lebih dari geografi Indonesia. – Wawasan nasional Indonesia yg memperhatikan & mempertimbangkan kondisi & konstelasi geografi Indonesia mengharuskan tetap terpeliharanya keutuhan dan kekompakan wilayah. – Geografi Indonesia mengandung keunggulan dan kelemahan/kerawanan. Pemikiran berdasarkan Aspek kewilayahan Nusantara – Kondisi & konstelasi geografi Indonesia  Negara Kepulauan. menghargai & menjaga ciri.2. – Batasan laut teritorial negara kepulauan (Indonesia)12 mil. – Konfrensi PBB tentang Hukum Laut Internasional III/1982.

3. kebudayaan masyarakat yg heterogen mempunyai unsur’s penting : • Sistem religi & upacara keagamaan • Sistem masyarakat & organisasi kemasyarakatan • Sistem pengetahuan • Sistem bahasa • Sistem mata pencaharian • Sistem teknologi & peralatan • Keserasian 24 . Pemikiran berdasarkan aspek Sosial Budaya – Kebudayaan  cita. perasaan dan kehendak) – Sosial budaya. – Secara universal. sbg salah satu aspek kehidupan nasional adalah faktor dinamik masyarakat yg terbentuk oleh keseluruhan pola tingkahlaku lahir batin yg memungkinkan berlangsungnya hubungan sosial diantara anggotanya. rasa dan karsa (budi.

• Ikatan budaya yg emosional sangat sensitif dan mengandung potensi konflik yang sangat besar. • Wawasan kebangsaan/wawasan nasional Indonesia diwarnai oleh keinginan utk menumbuh suburkan faktor’s positif. mewujudkan persatuan & kesatuan bangsa. Yang bersangkutan. mengurangi/menghilangkan pengaruh negatif dari faktor’s yg dpt menimbulkan disintegrasi bangsa. 25 . • Keteguhan setiap warga/kelompok masy/suku bangsa thd ikrar/kesepakatan bersama akan sangat menentukan kelangsungan hidup negara & bangsa Indonesia. • Bangsa Indonesia yg menegara sejak 17 Agustus 1945 sbg hasil perjuangan sejak pergerakan Boedi Oetomo 1908 serta usaha bersama berupa ikrar bersama/sumpah pemuda 28 Oktober 1928 hrs terus menerus dipelihara nilai persatuan & kesatuan bangsa Indonesia.• Kebudayaan mrpk warisan yg bersifat memaksa bagi masy.

Pemikiran berdasarkan aspek kesejarahan – Perjuangan suatu bangsa dlm meraih cita’s. tumbuh dan berkembang dari latar belakang sejarahnya – Sejarah Indonesia diawali dari negara’s kerajaan tradisional diwilayah Nusantara • Kedatuan Sriwijaya • Kerajaan Majapahit – Kaidah negara modern : • Rumusan Falsafah negara • Konsepsi cara pandang – Slogan-slogan (Mpu Tantular) Bhineka Tungal Ika Tanhana Dharma Mangrova 26 .4.

– Perjuangan berikutnya menghasilkan Proklamasi 17 Agustus 1945 – Proklamasi Kemerdekaan hrs dipertahankan dgn semangat persatuan. berbangsa & bernegara. – Awal semangat kebangsaan diawali dalam Boedi Oetomo/ Kebangkitan Nasional/20 Mei 1908.– Bhineka Tunggal Ika  diangkat sebagai sasanti dlm kehidupan bermasyarakat. 27 . – Wawasan Kebangsaan dicetuskan dlm sumpah pemuda 28 Oktober 1928 • Satu Nusa • Satu Bangsa • Menjunjung Tinggi Bahasa Nasional Indonesia.

– Mempertahankan persatuan Bangsa Indonesia & menjaga kesatuan wilayah Negara RI – “Konsepsi Nusantara” sebagaimana Deklarasi Djuanda – Nusantara • Nusa (Pulau) & Antara • Pulau-pulau yang terletak antara dua benua (Asia & Australia) serta dua samudra (Pasifik & Hindia) 28 .

4/Prp th 1960 • Konstelasi geografi RI – Perairan Indonesia • Laut wilayah Indonesia • Perairan pedalaman Indonesia – Laut wilayah Indonesia jalur laut 12 mil laut – Perairan pedalaman Indonesia : semua perairan yang terletak pd sisi dalam garis dasar.• Konsepsi Nusantara • Semangat kekompakan UU No. • Konsepsi Nusantara – Mengilhami masing’s Angkatan 29 .

– Mengembangkan wawasan • AD–Wawasan Benua • AL–Wawasan Bahari Wawasan Hankamnas 1966 • AU–Wawasan Dirgantara • 1967 (Raker Hankam) – Wawasan Hankamnas  Wawasan Nusantara • 1972 (Lemhannas) – Meneliti & mengkaji wawasan Nusantara – Agar dapat tegak sbg wawasan Nasional • 1973 Wawasan Nusantara (TAP MPR RI Nomor : IV/MPR/1973  masuk dalam GBHN) 30 .

• Wawasan kebangsaan/Nasional Indonesia – Diwarnai oleh pengalaman sejarah – Tidak menginginkan terulangnya perpecahan dalam lingkungan bangsa & negara Indonesia yang akan melemahkan perjuangan mengisi kemerdekaan – Untuk mewujudkan cita-cita & tujuan Nasional sebagai hasil kesepakatan bersama – Agar bangsa Indonesia setara dengan bangsa lain. 31 .

IMPLEMENTASI WAWASAN NUSANTARA DLM KEHIDUPAN NASIONAL Wawasan Nusantara dlm kehidupan Nasional yg mencakup – Kehidupan politik Pola pikir Hrs – Kehidupan Ekonomi tercermin Pola sikap – Kehidupan Sosial budaya dlm – Kehidupan Hankam Pola tindak Yang senantiasa mengutamakan kepentingan Bangsa & NKRI diatas kepentingan pribadi/golongan • Wawasan Nusantara menjadi nilai yang menjiwai segenap peraturan per-UU-an yang berlaku disetiap strata diseluruh wilayah NKRI 32 .

PENGERTIAN WAWASAN NUSANTARA 1. TAP MPR 1993 & 1998 (GBHN) – Wawasan Nusantara mrpk wawasan nasional yang bersumber pada Pancasila dan berdasarkan UUD’45 • Cara pandang dan sikap bangsa indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat. 33 . berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional.

Wan Usman (Tua Program S-2 PKN-UI) – Cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam – Merupakan geopolitik indonesia 3. berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. Dr. 34 . Cara pandang dan sikap bangsa indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis. dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat.2. Prof. Kelompok kerja Wawasan Nusantara Lemhanas 1999.  diusulkan menjadi TAP MPR.

WAWASAN NUSANTARA SBG WAWASAN NASIONAL INDONESIA • Gagasan utk menjamin persatuan & kesatuan dlm kebhinekaan. • Mrpk cara pandang bangsa Indonesia ttg diri dan lingkungannya. • Ttp menghargai dan menghormati kebhinekaan • Dlm setiap aspek kehidupan Nasional • Utk mencapai tujuan Nasional 35 . AJARAN DASAR WAWASAN NUSANTARA 1. • Sbg Wawasan Kebangsaan/Wawasan Nasional  Wawasan Nusantara (Wasantara) – Wawasan Nusantara sbg Geopolitik Indonesia • Cara pandang & sikap bangsa Indonesia • Mengenai diri & lingkungannya • Yang serba beragam & bernilai strategis • Dgn mengutamakan persatuan & kesatuan Wilayah.

PANCASILA – Pancasila mencerminkan nilai : • Keseimbangan • Keserasian • Keselarasan Mampu mewadahi Dlm membina • Persatuan & kesatuan Kehidupan kebhinekaan slrh aspirasi bangsa • Kekeluargaan nasional Indonesia • Kebersamaan • Kearifan – Pancasila • Falsafah Mempunyai kekuatan hukum yg mengikat : Bangsa • Penyelenggara negara • Ideologi • Pemimpin pemerintahan • Dasar negara • Seluruh rakyat Indonesia 36 .2. LANDASAN IDIIL .

37 . – Pancasila • Sudah seharusnya/sewajarnya • menjadi Landasan Idiil Wawasan Nusantara.– Wawasan Nusantara • Merupakan pancaran dari Falsafah Pancasila • diterapkan dalam kondisi nyata Indonesia.

air dan dirgantara diatasnya serta kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasi oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. – UUD’45 • Sudah seharusnya/sudah sewajarnya • Menjadi landasan konstitusional Wawasan Nusantara. LANDASAN KONSTITUSIONAL : UUD 1945 – UUD’45 merupakan konstitusi yang menjadi pedoman pokok dalam kehidupan bermasyarakat. kelompok perseorangan serta menghendaki persatuan dan kesatuan dlm segenap aspek dan dimensi kehidupan nasional – Bangsa Indonesia menyadari bahwa bumi. berbangsa dan bernegara. – Negara mengatasi segala paham golongan.3. 38 .

ISI (CONTENT) • Aspirasi bangsa yang berkembang di masy.Bermsayarakat Seluruh wilayah Indonesia .Isi – Tatalaku lahiriah & batiniah 39 . – Isi • Cita-cita • Tujuan nasional Dlm pembukaan UUD’45 – Isi  Realisasi aspirasi bangsa sbg kesepakatan bersama serta pencapaian cita-cita & tujuan Nasional  Persatuan & kesatuan dlm kebhinekaan meliputi semua aspek kehidupan bangsa 3. WADAH (CONTOUR) – Wadah kehidupan .Bernegara • Penduduk dgn aneka ragam budaya 2.Wadah . UNSUR DASAR KONSEPSI WAWASAN NUSANTARA 1. TATA LAKU (CONDUCT) – Merupakan hasil interaksi antara .Berbangsa • Memiliki kekayaan alam .

Hrs berfikir. golongan & perorangan) 40 . bersikap & bertindak .secara utuh menyeluruh .demi kepentingan bangsa & negara Indonesia • Produk yang dihasilkan oleh lembaga negara harus dlm lingkup & demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia. tanpa menghilangkan kepentingan lain (daerah.demi kepentingan Nasional • Setiap warga bangsa & aparatur negara : .Cara pandang yang selalu utuh & menyeluruh .dalam lingkup Nusantara . HAKIKAT WAWASAN NUSANTARA • Keutuhan Nusantara .

KEADILAN – Kesesuaian pembagian hasil dengan andil.HAM  Adu domba & pecah belah bangsa . 3. golongan. ASAS WAWASAN NUSANTARA 1.Demokrasi . berkata & bertindak sesuai realita & ketentuan yang benar. 41 .Lingkungan Hidup – Tujuan yang sama  Kesejahteraan  Rasa aman 2. KEJUJURAN – Keberanian berfikir. kelompok maupun daerah. KEPENTINGAN YANG SAMA – Ketika menegakkan & merebut kemerdekaan  menghadapi penjajahan secara phisik – Sekarang  Menghadapi tekanan & paksaan  Secara halus/kasar Dgn dalih . jerih payah usaha & kegiatan orang perorangan.

SOLIDARITAS – Rasa setiakawan – Mau memberi & berkorban bagi orang lain tanpa meninggalkan ciri & karakter budaya masing-masing 5.4. KERJASAMA – Koordinasi. saling pengertian – Demi tercapainya sinergi yang lebih baik 6. KESETIAAN – Menjadi bangsa & mendirikan negara Indonesia (Kesepakatan bersama) • Boedi Oetomo (1908) • Sumpah Pemuda (1928) • Proklamasi Kemerdekaan (1945) – Kesetiaan terhadap kesepakatan bersama sangat penting & sbg tonggak utama terciptanya persatuan & kesatuan dlm kebhinekaan 42 .

Ke luar – Lingkungan strategis • Arah Pandang Ke Dalam – Bangsa Indonesia hrs peka & berusaha utk mencegah & mengatasi sedini mungkin faktor’s penyebab timbulnya disintegrasi & hrs mengupayakan tetap terbina & terpeliharanya persatuan & kesatuan dlm kebhinekaan. • Arah Pandang Ke Luar – Dlm kehidupan internasionalnya bangsa indonesia harus berusaha mengamankan kepentingan nasionalnya dlm semua aspek kehidupan.Ke dalam – Kondisi & Konstelasi geografi . ARAH PANDANG WAWASAN NUSANTARA • Dengan latar belakang – Budaya – Sejarah Arah pandang WANUS . demi tercapainya tujuan nasional 43 .

PANCASILA Landasan Idiil (Falsafah/Ideologi. KEDUDUKAN – Wawasan Nusantara sbg Wawasan Naional B. KEDUDUKAN. dasar negara ) UUD'45 Landasan (Konstitusi Negara ) Konstitusional WAWASAN NUSANTARA Landasan (Visi Bangsa/Negara ) Visional KETAHANAN NASIONAL Landasan (Konsepsi Bangsa/Negara ) Konsepsional GARIS-GARIS BESAR HALUAN NEGARA (GBHN ) Landasan (Kebijakan Dasar Bangsa/Negara ) Operasional 44 . Indonesia merupakan ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh rakyat – Wawasan Nusantara dlm paradigma nasional. FUNGSI DAN TUJUAN 1.

45 . TUJUAN – Wawasan Nusantara bertujuan mewujudkan nasionalisme yg tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia – Lebih mengutamakan kepentingan nasional – dp kepentingan • Individu • Kelompok • Golongan • Suku bangsa • Daerah.2. • Motivasi keputusan. FUNGSI – Wawasan Nusantara berfungsi sebagai • Pedoman Dlm menentukan kebijakasanaan. tindakan dan perbuatan • Dorongan bagi Penyelenggara Negara • Rambu-rambu 3.

 Hrs tercermin pada pola pikir. Tuntunan  Bagi Individu Bangsa Indonesia dalam membangun/memelihara tuntutan bangsa dan NKRI. Arahan . Acuan . pola sikap dan pola tindak yang senantiasa mendahulukan kepentingan bangsa & NKRI dp kepentingan pribadi/kelompok sendiri 46 . Pedoman . SASARAN IMPLEMENTASI WAWASAN NUSANTARA DLM KEHIDUPAN NASIONAL  Wawasan Nusantara harus dijadikan .

 Implementasi Wawasan Nusantara (Berorientasi kepada kepentingan rakyat & Wilayah tanah air secara utuh & menyeluruh.  Dalam kehidupan Politik  Dalam kehidupan Ekonomi  Dalam kehidupan Sosial Budaya  Dalam kehidupan Hankam 47 .

PEMASYARAKATAN/SOSIALISASI WAWASAN NUSANTARA  Sifat/cara penyampaian • Langsung • Tidak langsung  Metoda penyampaian • Keteladanan • Edukasi  pendidikan formal/informal • Komunikasi  Hubungan komunikatif secara baik • Integrasi  terjalinnya persatuan dan kesatuan 48 .

TANTANGAN IMPLEMENTASI WAWASAN NUSANTARA  PERUBAHAN  Sebagai nilai-nilai kehidupan baru  yang dibawa oleh negara’s maju  dengan kekuatan penetrasi global  TANTANGAN • Pemberdayaan rakyat yang optimal • Dunia tanpa batas • Era baru Kapitalisme • Kesadaran warga negara 49 .

GLOBAL PARADOX sebesar-besarnya kpd rakyat 2. PROSPEK IMPLEMENTASI WAWASAN NUSANTARA  Negara hrs mampu memberikan peranan 1. antara : • Kepentingan individu (klp) dan masyarakat • negara maju dan negara berkembang 50 . Borderless World dan The Eud of Nation State • Batas wilayah geografi relatif tetap • Kekuatan ekonomi & budaya global akan menembus batas tersebut • Pemerintah daerah perlu di beri peranan yang lebih berarti 3. Lester Thurow (The Future of Capitalism) • Strategi baru Kapitalisme  Mengupayakan keseimbangan.

menjadi  Masy. konsumen dan tehnologi baru. yang lebih besar  yang membantu terwujudnya masyarakat baru • Diantara pesan’s yg disampaikan dlm nilai yg berkekuatan global di atas • Kesimpulan : • Tidak satu pun yang menyatakan tentang perlunya persatuan bangsa untuk menghindari konflik antar bangsa yang timbul karena kepentingan nasionalnya tidak terpenuhi. 51 . Hazel Handerson (Building Win Win World) • Perlu ada perubahan nuansa perang ekonomi. dunia yang bekerja sama  Memanfaatkan Tehnologi yang bersih lingkungan 5.4. Juan Marison (The second Curve) • Dlm era baru timbul adanya peran pasar.

 Prospek Wawasan Nusantara dlm era mendatang masih tetap relevan dgn norma-norma global. sbg visi nasional yang mengutamakan persatuan & kesatuan bangsa. Wawasan Nusantara sbg cara pandang bangsa Indonesia.  Faktor-faktor Dominan • Keteladanan kepemimpinan nasional • Pendidikan yang berkualitas & bermoral kebangsaan • Media massa yang mampu memberikan informasi & kesan yang positip. masih tetap valid baik untuk saat sekarang maupun masa mendatang. • Keadilan dalam penegakan Hukum (Penyelenggara pemerintahan yang bersih & berwibawa dlm wadah NKRI) 52 .

53 . KEBERHASILAN IMPLEMENTASI WAWASAN NUSANTARA • Setiap Warga negara Indonesia perlu memiliki kesadaran  Mengerti. negara memerlukan Konsepsi Wawasan Nusantara  Guna mencapai cita-cita dan tujuan nasional. UUD’45 dan Wawasan Nusantara).  Mengerti. memahami & menghayati bahwa di dalam menyelenggarakan kehidupannya. memahami & menghayati hak & kewajiban warga negara serta hubungan warga negara dgn negara (B.Indonesia yang cinta tanah air berdasarkan Pancasila.

berbangsa & bernegara  Diperlukan pendekatan dgn program yg teratur. terjadwal & terarah.• Utk mengetuk Hati Nurani setiap WNI agar sadar bermasyarakat.  Akan mewujudkan keberhasilan dari Implementasi Wawasan Nusantara • Degan demikian Wawasan Nusantara dpt terimplementasi dlm kehidupan nasional  guna mewujudkan Ketahanan Nasional 54 .