You are on page 1of 18

PERSAMAAN ENERGI PADA ALIRAN TERBUKA

NAMA : ILHAM SETIAWAN
NIM : H1A115055
MATA KULIAH : MEKANIKA FLUIDA

SALURAN TERBUKA • SALURAN TERBUKA MERUPAKAN SALURAN YANG MENGALIRKAN AIR DENGAN PERMUKAAN BEBAS SEHINGGA MEMILIKI TEKANAN UDARA WALAUPUN BERADA DALAM SALURAN TERTUTUP. . • ENERGI YANG TERDAPAT PADA ALIRAN TERBUKA DAPAT DINYATAKAN DALAM PERSAMAAN DI BAWAH.

.

GARIS PERMUKAAN AIR (IW) DAN DASAR SALURAN (IB) ADALAH SAMA ATAU : IF= IW = IB . DAN DEBIT ALIRAN PADA SETIAP PENAMPANG DARI SUATU PANJANG ALIRAN ADALAH TETAP. 2. KEDALAMAAN ALIRAN LUAS PENAMPANG. DAN SASAR SALURAN SEJAJAR. KUALIFIKASI UNTUK ALIRAN SERAGAM • TERDAPAT DUA KRITERIA UTAMA UNTUK ALIRAN SERAGAM YAITU : 1. DAN INI BERARTI BAHWA KEMIRINGAN GARIS ENERGI (IF). GARIS ENERGI GARIS PERMUKAAN ALIRAN. PENAMPANG BASAH.

KLASIFIKASI SALURAN TERBUKA Berdasarkan Asal .Usul Berdasaran Bentuk Penampang Dan Kemiringannya Berdasarkan Brntuk Geometri Permanen Dan Tidak Permanen Seragam Dan Berubah Laminer Dan Turbulen Subkritis. Kritis. Dan Superkritis .

BERDASARKAN ASAL .USUL • SALURAN ALAMI CONTOHNYA : SUNGAI • SALURAN BUATAN CONTOHNYA : KANAL .

• SALURAN NON PRISMATIK YAITU SALURAN YANG BENTUK PENAMPANG MELINTANG DAN KEMIRINGAN DASARNYA BERUBAH .UBAH . BERDASARKAN BENTUK PENAMPANG DAN KEMIRINGAN • SALURAN PRISMATIK YAITU SALURAN YANG BENTUK PENAMPANG MELINTANG DAN KEMIRINGAN DASARNYA TETAP.

BERDASAR BENTUK GEOMETRI • SALURAN BERPENAMPANG SEGI EMPAT • SALURAN BERPENAMPANG TRAPESIUM • SALURAN BERPENAMPANG SEGI TIGA • SALURAN BERPENAMPANG LINGKARAN • SALURAN BERPENAMPANG PARABOLA .

MAKA ALIRAN TERSEBUT DISEBUT ALIRAN PERMANEN (STEADY FLOW) • JIKA KECEPATAN ALIRAN PADA SUATU TITIK BERUBAH TERHADAP WAKTU. MAKA ALIRAN TERSEBUT DISEBUT ALIRAN PERMANEN (UNSTEADY FLOW) . ALIRAN PERMANEN DAN TIDAK • PERMANEN JIKA KECEPATAN ALIRAN PADA SUATU TITIK TIDAK BERUBAH TERHADAP WAKTU.

ALIRAN SERAGAM DAN BERUBAH • JIKA KECEPATAN ALIRAN PADA SUATU WAKTU TERTENTU TIDAK BERUBAH SEPANJANG SALURAN YANG DITINJAU. JIKA KECEPATAN ALIRAN PADA SUATU WAKTU TERTENTU BERUBAH SEPANJANG SALURAN YANG DITINJAU. MAKA ALIRAN DISEBUT ALIRAN SERAGAM (UNIFORM FLOW) . MAKA ALIRAN DISEBUT ALIRAN SERAGAM (UNIFORM FLOW) • NAMUN.

ANTARA LAIN : Persamaan Saluran Persamaan/Rumus Chezy Rumus Manning . MENENTUKAN KECEPATAN ALIRAN SERAGAM UNTUK MENGHITUNG KECEPATAN ALIRAN PADA ALIRAN YANG SERAGAM DAPAT DILAKUKAN DENGAN BEBERAPA CARA.

9) DIMANA : • V = KECEPATAN RATA–RATA • C = FAKTOR HAMBATAN ALIRAN • R = JARI–JARI HIDROLIK • IF = KEMIRINGAN GARIS ENERGI . PERSAMAAN SALURAN • PERSAMAAN YANG PALING PRAKTIS DAPAT DINYATAKAN DALAM BENTUK SEBAGAI BERIKUT: V = C RX IF (3.

PERSAMAAN/RUMUS CHEZY • PADA AWAL TAHUN 1769 SEORANG INSINYUR PERANCIS BERNAMA ANTONIUS CHEZY MENGEMBANGKAN MUNGKIN UNTUK PERTAMA KALI PERUMUSAN KECEPATAN ALIRAN YANG KEMUDIAN DIKENAL DENGAN RUMUS CHEZY YAITU : V = C √R IF • V = KECEPATAN RATA–RATA (M/DET) • R = JARI – JARI HIDROLIK (M) • IF = KEMIRINGAN GARIS ENERGI (M/M) • C = SUATU FAKTOR TAHANAN ALIRAN YANG DISEBUT KOEFISIEN CHEZY (M2/DET) .

RUMUS MANNING • MANNING MENGEMBANGKAN RUMUS : atau V = kecepatan aliran (m/det) n = angka kekasaran Manning R = Jari – jari hidrolik (m) if = kemiringan garis energi (m/m) .

ALIRAN LAMINER DAN TURBULEN • JIKA PARTIKEL ZAT CAIR YANG BERGERAK MENGIKUTI ALUR TERTENTU DAN ALIRAN TAMPAK SEPERTI GERAKAN SERAT – SERAT. . MAKA ALIRANNYA DISEBUT ALIRAN TURBULEN. JIKA PARTIKEL ZAT CAIR YANG BERGERAK MENGIKUTI ALUR YANG TIDAK BERATURAN. MAKA ALIRANNYA DISEBUT ALIRAN LAMINER. • SEBALIKNYA.

KRITIS. • ALIRAN SUPERKRITIS (FR>1). • ALIRAN SUBKRITIS (FR<1). APABILA KECEPATAN ALIRAN LEBIH KECIL DARI PADA KECEPATAN KRITIS. APABILA KECEPATAN ALIRAN LEBIH BESAR DARI PADA KECEPATAN KRITIS. ALIRAN SUBKRITIS. DAN SUPERKRITIS • ALIRAN KRITIS (FR=1). . APABILA KECEPATAN ALIRAN SAMA DENGAN KECEPATAN GELOMBANG GRAVITASI DENGAN AMPLITUDO KECIL.

DAN SUPERKRITIS DIMANA : FR = BILANGAN FROUDE V = KECEPATAN ALIRAN (M/DT) H = KEDALAMAN ALIRAN (M) G = PERCEPATAN GRAVITASI ( /DT) . KRITIS. ALIRAN SUBKRITIS.

TERIMA KASIH .