You are on page 1of 13

TEKNIK

PEMERIKSAAN
SPECIMEN BTA
(SKIN SMEAR)

Oleh :
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Memberi petunjuk potensi penularan 4. Membantu tegaknya diagnosa 2.PEMERIKSAAN BTA KUSTA Penting di laksanakan untuk : 1. Menilai/evaluasi hasil pengobatan . Membantu menentukan klasifikasi 3.

LANGKAH PEMERIKSAAN 1. Cara Pewarnaan 4. Persiapan 2. Cara Pengambilan 3. Cara Penilaian / Evaluasi . Cara Pembacaan 5.

Pemeriksaan Lab • Kapas • Pewarnaan • Pembuka pisau • Sarung tangan . 1. 3 • Obyek gelas (kaca • Pisau B. PERSIAPAN Yang perlu di persiapkan : • Skalpel No. 515 benda/preparat) • Lampu spiritus • Pensil / spidol • Alkohol 70 % • Form.

2. tekan sampai pucat / anemis  Buat luka sayatan dgn ujung pisau skalpel. CARA PENGAMBILAN : a. Putar 90 o  Kerok  Diangkat . Tempat Pengambilan  Cuping telinga (kanan/kiri)  Makula / tanda di kulit  Leprom / nodul b. dalam 2 mm.5 – 1 cm. panjang 0. Pengambilan Preparat  Lokasi yg akan diambil di bersihkan dgn kapas alkohol  Di jepit dengan ibu jari.

3. bilas dgn air. keringkan di udara  siap diperiksa . CARA PEWARNAAN (ZN):  Tuangkan larutan carbol fuchsin  Dipanaskan sampai keluar uap  Bilas dengan air  Lunturkan warna c. fuchsin dgn asam alkohol  Bilas dengan air  Tuangkan larutan methylin blue 1 %.

 Bubur jaringan oleskan pada obyek gelas. putar dari dalam keluar (diameter 1 cm)  Fiksasi di atas nyala api spirtus  Preparat siap diperiksa .

Z method . CARA PEMBACAAN : a. Half circle method .4. Cari lapangan pandang yg baik dgn methode : . Quarter circle method . Zig zag method .

b. Bentuk BTA :  Bentuk Solid / utuh / viable  Bentuk fragmented (pecah)  Bentuk granulair (titik-titik)  Bentuk globus  Bentuk clumps .

5+ = 1 lp ditemukan 100-1000 BTA 7. Penilaian : 1. 2+ = 10 lp ditemukan 1-10 BTA 4. (-) = 100 lp tdk ada BTA 2. 3+ = 1 lp ditemukan 1-10 BTA 5. 6+ = 1 lp ditemukan > 1000 BTA . 4+ = 1 lp ditemukan 10-100 BTA 6.c. 1+ = 100 lp ditemukan 1-10 BTA 3.

Makula :2+ .I.B.Cuping telinga kanan : 3 + . = 8/3 = 2 2/3 . Index bakteri (IB) = Jumlah derajat positif Jumlah Lokasi diperiksa Contoh : Sediaan “A” diperiksa : .5. CARA PENILAIAN Untuk mengevaluasi digunakan : a.Cuping telinga kiri : 3 + .

Index Morfologi (IM) = Jumlah BTA utuh (solid) X 100 % Jumlah Seluruh BTA Contoh : Sediaan “B” diperiksa : Solid Fragm/granular  Cuping telinga kiri :5+ 30 70  Cuping telinga kanan : 4 + 27 73  Makula :2+ 0 100  I.b.M. = 57 X 100 % 57 + 243 = 19 % .

TERIMA KASIH .