You are on page 1of 20

LAPORAN

KASUS

Identitas Korban
• Nama : MR
• Jenis Kelamin: Laki-laki
• Usia : 29 tahun
• Pekerjaan : Mahasiswa
• Agama : Islam
• Alamat : Ie Masen Kayee Adang
Kec. Syiah Kuala Kota Banda Aceh

korban mengalami ruda paksa tajam dan tumpul. Salah satu pegawai menganiaya korban dengan menggunakan pisau dan mengenai dahi korban dan pegawai lainnya memukul korban. Zainoel Abidin Banda Aceh. Kejadian tersebut disebabkan karena korban meminta tukang parkir di rumah makan Lem Bakrie agar tidak memarkirkan mobil pelanggannya di depan toko korban. Kejadian tersebut berlangsung pada 03 Januari 2017.30WIB bertempat di samping Lem Bakrie. Jalan Pango Raya. sekitar pukul 14. Kecamatan Ulee Kareng. Menurut keterangan korban. Banda Aceh . Hal tersebut memancing emosi dari tukang parkir dan para pegawai rumah makan tersebut.Kronologi Kejadian • Korban diantar oleh warga ke Instalasi Gawat Darurat RSUD dr.

rambut lurus tipis.6o C Mentis mmHg menit menit . penampilan korban sesuai usia dengan kulit sawo matang. Compos 140/90 150x / 20x / 36. pakaian kaus lengan pendek bewarna merah tua.Pemeriksaan Umum Pada saat pemeriksaan.

• Dijumpai luka memar pada rahang sebelah kanan. Pemeriksaan Umum Wajah • Ditemukan luka sayat pada dahi sebelah kiri berjarak tiga sentimeter dari alis mata sebelah kiri dengan tepi luka teratur. sekitar luka bersih. berwarna merah kebiruan. berbatas tegas. tepi luka tidak teratur. berwarna kemerahan. sudut tumpul. permukaan tidak rata. dasar luka bersih. dasar luka bersih. dengan ukuran panjang luka tiga sentimeter dan lebar nol koma dua sentimeter. . sekitar luka bersih. dengan ukuran panjang luka tiga koma lima sentimeter dan lebar tiga koma lima sentimeter. sudut tajam. berbatas tidak tegas. permukaan rata.

Foto Klinis Korban .

tepi luka tidak teratur. dengan ukuran panjang luka nol koma tiga sentimeter dan lebar nol koma empat sentimeter. berbatas tegas. berwarna kemerahan. sudut tajam.Telinga Kiri • Dijumpai luka robek pada daun telinga kiri. berwarna kemerahan. . • Dijumpai dua luka robek pada kulit di belakang daun telinga kiri. sudut tumpul. dengan ukuran panjang luka nol koma lima sentimeter. sekitar luka bersih. dasar luka bersih. permukaan tidak rata. dan panjang nol koma delapan sentimeter. sekitar luka bersih.berbatas tegas. tepi luka tidak teratur. lebar nol koma satu sentimeter. lebar nol koma satu sentimeter. dasar luka bersih. permukaan tidak rata.

Foto Klinis Korban .

permukaan tidak rata.Dada • Dijumpai luka memar pada dada bagian depan sebelah kiri. dengan ukuran panjang luka sepuluh koma lima sentimeter dan delapan sentimeter. sudut tumpul. tepi luka tidak teratur. . sekitar luka bersih. berbatas tidak tegas. berwarna kuning kebiruan. dasar luka bersih.

berbatas tegas. dasar luka bersih. • Dijumpai luka robek pada kaki kanan berjarak dua belas sentimeter dari bawah lutut kanan. berwarna kemerahan. dengan ukuran panjang luka tujuh sentimeter dan lebar sembilan sentimeter. permukaan tidak rata. tepi luka tidak teratur. sekitar luka bersih. berbatas tidak tegas. tepi luka tidak teratur. dengan ukuran panjang luka nol koma lima sentimeter dan nol koma tiga sentimeter . sekitar luka bersih. sudut tumpul. berwarna merah kebiruan. permukaan tidak rata. sudut tumpul. dasar luka bersih.Kaki kanan • Dijumpai luka memar pada kaki kanan berjarak sembilan sentimeter dari bawah lutut kanan.

Foto Klinis Korban .

Luka-luka tersebut disebabkan oleh ruda paksa tajam dan tumpul yang dapat mengakibatkan keterbatasan aktivitas fisik korban sehari-hari sebagai mahasisiwa . umur dua puluh sembilan tahun. luka robek pada daun telinga kiri.Kesimpulan VeR Telah diperiksa seorang korban laki-laki bernama Muhammad Raji dalam keadaan sadar. luka memar pada dada bagian depan sebelah kiri. luka robek pada belakang daun telinga kiri. Dari hasil pemeriksaan fisik dijumpai luka sayat pada dahi sebelah kiri. luka memar pada kaki kanan. luka memar pada rahang sebelah kanan. dan luka robek pada kaki kanan.

PEMBAHASA N .

6 % laki laki dan 35% perempuan menjadi korban dalam kekerasan. 3 .seorang laki-laki Penganiayaan paling banyak berinisial tuan terjadi pada usia muda. MR berusia 29 Penganiayaan fisik terjadi 65 tahun dengan % dari seluruh penganiayaan. kasus penganiayaan Dalam suatu penelitian yang dilakukan di Amerika pada 8000 perempuan dan laki- laki 43.

yakni luka tusuk. pedang. luka sayat toko korban. Luka memar adalah pegawai rumah makan luka akibat perdarahan dibawah kulit tersebut. Hal dan luka bacok. kampak. memarkirkan mobil Luka akibat kekerasan tajam terbagi pelanggannya di depan atas tiga.Dari hasil anamnesis Luka akibat kekerasan tajam adalah korban penganiayaan kelainan pada tubuh yang disebabkan terjadi disebabkan karena tertusuk atau tergores dengan karena korban benda atau alat yang bermata tajam atau meminta tukang parkir berujung runcing. silet. Bakrie agar tidak gunting. 1 tersebut memancing emosi dari tukang Luka memar disebabkan akibat parkir dan para kekerasan tumpul. bayonet dan lain-lain. korban dan pegawai lainnya memukul korban. . Salah satu atau dibawah permukaan organ akibat pegawai menganiaya pecahnya pembuluh darah kecil atau korban dengan kapiler tanpa menyebabkan luka menggunakan pisau dipermukaan kulit atau membran dan mengenai dahi mukosa. Kekerasan tajam di rumah makan Lem disebabkan oleh pisau.

luka berat harus disesuaikan dengan ketentuan dalam undang-undang yang diatur dalam KUHP pasal 90. selama perawatan. 1 . Sedangkan.Pasien langsung Dokter dapat membantu dalam melarikan diri ke menilai berat dan ringannya luka yang dialami korban waktu atau IGD RSUDZA.

Republik Indonesia dan pejabat pegawai negeri sipil tertentu yang diberi wewenang khusus oleh undang-undang (KUHAP Pasal 6). VeR yang baik harus mampu membuat terang perkara tindak pidana yang terjadi dengan melibatkan bukti-bukti forensik yang cukup. . tetapi juga harus memenuhi hal-hal yang disyaratkan dalam sistem peradilan. korban tersebut melalui surat Penyidik adalah pejabat polisi negara kepolisian. VeR merupakan alat bukti dalam proses peradilan yang tidak hanya memenuhi standar penulisan rekam medik.Pihak polisi segera Permintaan Visum et Repertum guna meminta Visum pada membuat terang suatu perkara pidana Dokter terhadap hanya dapat dilakukan oleh penyidik (KUHAP Pasal 133).

karakteristik serta ukurannya. mulai dari letak anatomisnya. jenis luka atau cedera.Pada korban Pemeriksaan dilakukan secara dilakukan sistematis dari atas ke bawah pemeriksaan untuk menghindari menyeluruh ketertinggalan bagian yang diamati. secara sistematis. koordinatnya. Rincian tersebut sangat dibutuhkan terutama pada pemeriksaan subjek mati yang tidak dapat dihadirkan kembali pada persidangan . Deskripsinya tertentu.

luka secara ilmiah. luka robek pada Hal pokok yang wajib tercantum pula belakang daun telinga kiri. bersifat subjektif. tidak sebagai mahasiswa dalam keadaan sadar. . luka memar pada dada bagian depan adalah jenis luka. pemeriksaan dijumpai adanya namun dapat dipertanggungjawabkan luka sayat pada dahi kiri. memar pada rahang sebelah kanan. korban. jenis kekerasan dan sebelah kiri. kaki kanan. Luka tersebut disebabkan oleh penganiayaan Kesimpulan menjadi jembatan dengan kekerasan tajam dan temuan ilmiah dengan manfaatnya tumpul dan menggangu aktivitas korban sehari-hari sebagai pendukung penegakan serta menganggu estetika hukum. dan luka robek pada kaki kanan. Visum dari hasil pemeriksaan terhadap korban.Dari fakta yang didapatkan Pada bagian kesimpulan. maka dapat memuat inti sari dari bagian disimpulkan bahwa telah pemberitaan atau hasil pemeriksaan. luka robek pada daun telinga kiri. Dari hasil terikat oleh pengaruh pihak tertentu. luka memar pada kualifikasi luka. diperiksa seorang laki-laki berusia dua puluh sembilan berupa opini pribadi dokter tahun dengan pekerjaan pemeriksa.