You are on page 1of 7

ASAM KARBOKSILAT

 Gugus karboksil. Umumnya bersifat asam. . Asam aromatic memiliki gugus aril.  Asam karboksilat.PENDAHULUAN Gabungan gugus karbonil dan gugus hidroksil pada atom C yang sama. Asam alifatik memiliki gugus alkil yang terikat pada gugus karboksil.

. CH3(CH2)2CO2H (butyrum) Asam karboksilat tersubstitusi dapat diberi nama dengan menggunakan nama umum. CH3CO2H (asetum = cuka) Asam butirat.PENAMAAN Nama Umum Berasal dari asal/riwayat penemuannya. HCO2H (formika = semut) Asam asetat. Huruf Yunani digunakan untuk menunjukkan posisi substituent. Asam Format.

Diawali dengan kata asam. C6H5-CO2H atau Ph-CO2H . alkuna dengan –oat. alkena.Nama Resmi Mengganti akhiran –a pada alkana. Asam aromatic.

Titik Didih Titik didih asam karboksilat lebih tinggi dari alcohol.SIFAT FISIKA Kelarutan Larut dalam air Asam alkil karboksilat dengan atom C≤ 4 larut sempurna dalam air. serta adanya struktur dimerik. . Titik didih lebih tinggi disebabkan gugus C=O dan OH bersifat polar. keton dan aldehid pada BM yang setara.

keasamannya menurun. Contoh asam-2-metil propanoat dan asam-2. Contoh asam asetat dan asam kloroasetat. Contoh asam-3- klorobutanoat dan asam-4-klorobutanoat. Makin jauh substituent terikat pada atom C α.KEASAMAN ASAM KARBOKSILAT Nilai pKa = 4 – 5 Dipengaruhi substituent Atom-atom yang bersifat elektronegatif meningkatkan keasaman. Makin banyak gugus alkil.2-dimetil propanoat. keasamannya menurun. .

Alkena + KMnO4 3. Pereaksi Grignard 4. Oksidasi Alkohol 2.PEMBUATAN ASAM KARBOKSILAT 1. Hidrolisis Nitril .