‫بسم الله الرحمن‬

‫الرحيم‬
KLASIFIKASI
GANGGUAN JIWA

dr. Erna Herawati,
Sp.K.J.

MANFAAT
KLASIFIKASI
Mempermudah komunikasi antar
ahli
• meningkatkan pelayanan
kesehatan
Mempermudah pendidikan

Memungkinkan penelitian multi
center

Klasifikasi Gangguan
Jiwa
•Internasional/Dunia •Amerika Serikat
•WHO •Tidak semua negara
•International •Diagnostic and
Classification of Disease Statistical Manual

Indones
ia

DSM-
ICD-10 PPDGJ-III IV
Saat ini DSM V
Saat 2013
ini DSM V
2013

Multiaxial = symptom diagnosis evaluation saja .Culture bound .317 : culture diagnostik diagnostik bound . penyesuaian . (CHAPTER F).Multiaxial evaluation . .Monoaxial .Kriteria ..Numerik : 290 DSM III DSM IV – 315 . PPDGJ III- 1973 1983 1993 .Culture bound pusat (exotic dihapus perhatian syndrome) . ICD 9 ..Numerik : 290 . .PERKEMBANGAN PPDGJ PPDGJ I. DSM . ICD 10 II (CHAPTER V).Kode V : phenomen .Alfa numerik : . ICD 8 .Pedoman . PPDGJ II.316 : gg – 319 F.

Klasifikasi Gangguan Jiwa Diagnosi Diagnosi s s Multiaksi Multiaksi al al • ICD-10 • PPDGJ-III • DSM-IV .

Diagnosis Multiaksial Ada 5 aksis Setiap Gangguan jiwa ada 5 aksis yang harus dicantumkan Setiap aksis mengandung makna • diagnosis • prognosis .

(Kec F 6… & F7.... .7…) II Aksis • Kondisi medik umum • Etiologi III • Berhubungan dg terapi Aksis • Masalah psikososial dan lingkungan • Faktor presipitasi ggn jiwa IV Aksis • Penilaian fungsi secara global (GAF) • Current GAF V • HLPY GAF . .) Aksis I • Kondisi lain yang menjadi fokus perhatian klinis Aksis • Gangguan kepribadian (F6…) • Retardasi mental (F. .F9.. . DIAGNOSIS MULTIAKSIAL • Gangguan klinis : F0.

pendidikan & penelitian . TUJUAN TUJUAN DIAGNOSIS DIAGNOSIS MULTIAKSIAL MULTIAKSIAL • Mencakup informasi yg komprehensif sehingga dapat 1. 3. membantu dalam perencanaan terapi & meramalkan prognosis • Format yg mudah & sistematis 2. • Memacu penggunaan model “Biopsikososial“ dalam klinis.

Masalah Masalah terminologi terminologi Disorder Impairmen t (Ganggua (Hendaya) n) Disability Handicap (Disabilita (Cacat) s) .

Disorder (gangguan) Disorder (gangguan) Suatu kelompok gejala atau perilaku yang dapat ditemukan secara klinis. yang disertai dengan penderitaan (distres) pada kebanyakan kasus dan berkaitan dengan terganggunya fungsi seseorang .

perhatian. dll . fungsi emosi. Impairment Impairment (hendaya) (hendaya) Suatu kehilangan atau abnormalitas dari struktur atau fungsi Manifestasi psikologis : • gangguan fungsi mental seperti daya ingat.

Mandi. diri & diri & berpakaian. pertahanan pertahanan makan makan hidup hidup . Disability (Disabilitas) Keterbatasan / kekurangan Keterbatasan / kekurangan kemampuan kemampuanmelakukan melakukansuatu suatu aktivitas dalam batas yang aktivitas dalam batas yang dianggap dianggapnormal normaluntuk untuk manusia manusia Perawatan Perawatan Mandi. berpakaian.

Handicap (cacat) yang yang Kerugian Kerugian menghalangi dari suatu menghalangi dari suatu bagi bagi atau atau peran yang peran yang seseorang seseorang membatasi membatasi normal normal kinerja kinerja .

• Gangguan mental & perilaku F19 akibat penggunaan zat psikoaktif F20. • Skizofrenia. gangguan skizotipal F29 & gangguan waham F30. somatoform & gangguan yang 48 berkaitan dg stres .Daftar Kategori Diagnosis di PPDGJ III • Gangguan Mental Organik F00. • Gangguan suasana perasaan F39 (mood / afektif) • Gangguan neurotik. • Termasuk gangguan mental F09 simptomatik F10. gangguan F40.

• Retardasi mental F79 F80.Daftar Kategori Diagnosis di PPDGJ III • Sindrom perilaku yg F50.• Gangguan kepribadian & F69 perilaku masa dewasa F70. berhubungan dg gangguan F59 fisiologis & faktor fisik F60.• Gangguan perkembangan F89 psikologis • Gangguan perilaku emosional F90. dg onset biasanya pd masa 99 kanak & remaja .

JENIS GANGGUAN JIWA MENURUT PPDGJI III .

.

.

Gangguan Kepribadian & Perilaku Masa Dewasa (F60 – F69) Ciri khas: gejala perilaku. awitan masa kanak . Gangguan Perkembangan Psikologis (F80 – F89) Ciri khas: gejala perkembangan khusus.6. etiologi non-organik 7. awitan masa anak 8. Retardasi Mental (F70 – 79) Ciri khas: gejala perkembangan inteligensi.

Gangguan Perilaku & Emosional dengan awitan masa kanak & Remaja (F90 – F99) Ciri khas: gejala perilaku / emosional.9. awitan masa kanak 10. Kondisi Lain yang Menjadi Fokus Perhatian Klinis (kode z) Ciri khas: tidak tergolong gangguan jiwa .

F00-F09 F00 • Demensia pd penyakit alzheimer F01 • Demensia vaskular F02 • Demensia pd penyakit lain YDK F03 • Demensia YTT • Sindrom amnestik organik bukan akibat F04 alkohol & zat psikoaktif lainnya • Delirium bukan akibat alkohol & zat F05 psikoaktif lainnya • Gangguan mental lainnya akibat F06 kerusakan & disfungsi otak dan penyakit fisik • gangguan kepribadian & perilaku akibat F07 penyakit. kerusakan & disfungsi otak • gangguan mental organik atau F09 simptomatik YTT .

F10-F19 • gangguan mental & perilaku F10 akibat penggunaan alkohol • Gangguan mental & perilaku F11 akibat penggunaan opioid • Gangguan mental & perilaku F12 akibat penggunaan kanabiniod • Gangguan mental & perilaku F13 akibat penggunaan sedativa atau hipnotik • Gangguan mental & perilaku F14 akibat penggunaan kokain .

F10-F19 • Gangguan mental & perilaku akibat F15 penggunaan stimulansia termasuk kafein F16 • Gangguan mental & perilaku akibat penggunaan halusinogenika • Gangguan mental & perilaku akibat F17 penggunaan tembakau • Gangguan mental & perilaku akibat F18 penggunaan pelarut yg mudah menguap • Gangguan mental & perilaku akibat F19 penggunaan zat multiple & zat psikoaktif lainnya .

F20 F20-F29 • Skizofrenia F21 • Gangguan skizotipal F22 • Gangguan waham menetap • Gangguan psikotik akut & F23 sementara F24 • Gangguan waham terinduksi F25 • Gangguan skizoafektif • Gangguan psikotik non organik F28 lainnya F29 • Psikosis non organik YTT .

F30-F39 F30 • Episode manik F31 • gangguan afektif bipolar F32 • Episode depresif F33 • gangguan depresif berulang • Gangguan suasana perasaan F34 menetap • Gangguan suasana perasaan F38 lainnya F39 • Gangguan suasana perasaan YTT .

F40-F48 F40 • Gangguan anxietas fobik F41 • Gangguan anxietas lainnya F42 • gangguan obsesif kompulsif • Reaksi thd stres berat & F43 gangguan penyesuaian • Gangguan disosiatif F44 (konversi) F45 • Gangguan somatoform F48 • Gangguan neurotik lainnya .

F50-F59 F50 • Gangguan makan F51 • gangguan tidur organik • Disfungsi seksual bukan disebabkan oleh F52 gangguan atau penyakit organik • Gangguan jiwa & perilaku yg berhubungan F53 dg masa nifas • Faktor psikologis & perilaku yg berhubungan F54 dg gangguan/penyakit YDK • penyalahgunaan zat yg tdk menyebabkaan F55 ketergantungan • sindrom perilaku YTT yg berhubungan dg F59 ggn fisiologis & faktor fisik .

F60-F69 F60 • gangguan kepribadian khas • gangguan kepribadian campuran F61 7 lainnya • Perubahan kepribadian yg berlangsung lama yg tidak F62 diakibatkan oleh kerusakan/ penyakit otak F63 • Gangguan kebiasaan & impuls F64 • gangguan identitas jenis kelamin .

F60-F69 F65 • Gangguan preferensi seksual • Gangguan psikologis & perilaku F66 yg berhubungan dg perkembangan & orientasi seksual F68 • Gangguan kepribadian & perilaku masa dewasa lainnya F69 • gangguan kepribadian & perilaku masa dewasa YTT .

F70-F79 F70 • RM ringan F71 • RM sedang F72 • RM berat F73 • RM sangat berat F78 • RM lainnya F79 • RM YTT .

F80-F89 • Gangguan perkembangan khas berbicara & F80 berbahasa F81 • Gangguan perkembangan belajar khas F82 • Gangguan perkembangan motorik kasar F83 • Gangguan perkembangan khas campuran F84 • Gangguan perkembangan pervasif F88 • Gangguan perkembangn psikologis lainnya F89 • Gangguan perkembangan psikologis YTT .

F90-F98 F90 • Gangguan hiperkinetik F91 • Gangguan tingkah laku F92 • Gangguan campuran tingkah laku & emosi • Gangguan emosional dg onset khas pd F93 masa kanak • Gangguan fungsi sosial dg onset khas pd F94 masa kanak & remaja F95 • Gangguan “tic” • Gangguan perilaku & emosional lainnya dg F98 onset biasanya pada masa kanak & remaja .

‫الحمد لله رب العلمين‬ ‫‪TERIMA KASIH‬‬ .