‫الرحمن‬ ‫ل‬ ‫بسم‬

‫بسم ل الرحمن‬
‫الرحيم‬
‫الرحيم‬

‫‪SKIZOFRENIA‬‬
‫‪dr. Erna Herawati, Sp.K.J.‬‬

PSIKOTIK ?
HALUSINA
WAHAM
SI

INKOHERE KATATONI
NSI A

BELUM TENTU
SKIZOFRENIA

Sindrom
Psikosis.

Ada hendaya berat dalam:

Fungsi Fungsi
RTA mental
kehidupan
sehari-hari

GEJALA GEJALA
POSITIF: NEGATIF:
awareness
, tidak
inkoherensi, afek tumpul, mampu
waham, apatis, pasif, bekerja,
judgement halusinasi, menarik diri, menjalin
, gangguan abulia, hub sosial,
perasaan, remming, dan
perilaku aneh blocking, isi melakukan
insight (disorganized) pikir stereotipi, kegiatan
dan tak ada inisiatif rutin

rutan Hirarki Blok Diagnosis / Ciri kha
Urutan Ciri khas
(F00-F09) GMO & Simtomatik E/ Organik/ fisik jelas, primer/sekunder
(F10-F19) Gg Mtl & Prilaku Akibat Zat Psikoaktif E/ akibat penggunaan NAPZA
(F20-F29) Skizofrenia, Gg Skizotipal & Gg Waham G/ Psikotik, E/ Organik tak jelas
(F30-F39) Gg Suasana Perasaan Mood/Afektif G/ Gg Afek (Psikotik /non-psikotik)
(F40-F48) Gg. Neurotik, Somatoform & Gg Stres G/ Non-psikotik, E/ Non-organik
(F50-F59) Sindrom Perilaku Yang Berhubungan G/ Disfungsi Fisiologis, E/ Non-organik
dengan Gg Fisiologis & faktor Fisik
(F60-F69) Gg Keprib & Perilaku Masa Dewasa G/ Perilaku, E/ Non-organik
(F70-F79) Retardasi Mental G Perkemb IQ, Onset masa kanak
(F80-F89) Gg Perkembangan Psikologis G/ Perk khusus, onset masa kanak
(F90-F98) Gg Perilaku & Emosional Onset masa G/ Perilaku/ emosional, onset masa
kanak & Remaja kanak
(Kode Z) Kondisi lain Yang menjadi Fokus Tak tergolong Gangguan Jiwa
Perhatian Klinis

manik / depresi  kode F1 di PPDGJ III Skizofrenia. Psikosis pd GMO • bentuk psikosisnya bermacam-macam  kode F0 • Bentuknya psikosisnya bermacam-macam • bisa menyerupai skizofrenia. Macam-macam Psikosis • akibat kelainan di otak. polimorfik. Psikosis akibat NAPZA predominan halusinasi. ggn waham. • Yang disertai gejala psikotik Gangguan mood/afek • Kode F3 . • kode F2 di PPDGJ III skizoafektif.

KLASIFIKASI F2 PPDGJ III F20 • SKIZOFRENIA F21 • GANGGUAN SKIZOTIPAL F22 • GANGGUAN WAHAM F23 • GANGGUAN PSIKOTIK AKUT F24 • GANGGUAN WAHAM TERINDUKSI F25 • GANGGUAN SKIZOAFEKTIF F28 • GG PSIKOTIK NONORGANIK LAINNYA F29 • PSIKOSIS NONORGANIK YTT .

1 SKIZOFRENIA HEBEFRENIK F20. 0 SKIZOFRENIA PARANOID F20. KLASIFIKASI F20 F20. 9 SKIZOFRENIA YTT . 8 SKIZOFRENIA LAINNYA F20. 5 SKIZOFRENIA RESIDUAL F20. 3 SKIZOFRENIA TAK TERINCI F20 F20. 6 SKIZOFRENIA SIMPLEKS F20. 4 DEPRESI PASCA-SKIZOFRENIA SKIZOFRENIA F20. 2 SKIZOFRENIA KATATONIK F20.

SKIZOFRENIA Gangguan skizofrenik Sekelompok gangguan jiwa berat yang umumnya ditandai kemampuan distorsi alam intelektual proses pikir perasaan Tetapi pasien biasanya & persepsi yang menjadi sadar penuh dapat yang tumpul dan (CM) dipertahankan mendasar. tidak serasi. . .

berubah-ubah.GANGGUAN • Menonjol ke hal-hal yang PROSES kecil dan tidak relevan PIKIR : HALUSINASI • Pendengaran SUASANA • dangkal. PERASAAN : tak serasi Ambivalensi dan gangguan kemauan Gejala skizofrenia meliputi gejala positif dan negatip .

seperti : • kurang motivasi. dan mempertahankan aktivitas yang • asosiasi bertujuan) longgar. • halusinasi. • penarikan diri. • waham. • Bloking inkoherensi • katatonia • Defisit kognitif • Defisit perhatian • Ketidak mampuan merawat diri . GEJALA POSITIF & NEGATIF SKIZOFRENIA GEJALA GEJALA NEGATIF POSITIF • Peningkatan • Pengurangan /kehilangan fungsi /distorsi normal seperti : fungsi • ekspresi afektif tumpul atau datar. • Ekspresi afektif yang datar • peningkatan • Alogia (kemiskinan pembicaraan) pembicaraan • Avolition (ketidakmampuan memulai . normal • anhedonia.

EPIDEMIOLOGI SKIZOFRENIA Prevalensi • 1% • pria 15-25 th Puncak onset • wanita 25 – 35 th Gejala negatif • pria > wanita Fungsi sosial memburuk • pria > wanita Lebih sering lahir • pada musim dingin dan awal semi • 50 % pernah mencoba bunuh diri. . Bunuh diri dan 10 % meninggal • pada sosial ekonomi lemah. Lebih banyak • dan penduduk perkotaan.

15-25% penggunaan ganja • .5-10% penggunaan kokain .Lanjutan… ¾ penderita adalah: perokok sigaret • meningkatkan metabolisme obat-obat antipsikotik (dosis meningkat) • menurunkan parkinsonisme yg berhubungan dgn obat AP (aktivitas neuron dopamin yg tergantung pd nikotine) Komorbiditas dengan gg terkait zat : • .30-50% penggunaan alkohol • .

serotonin. integrasi interaksi faktor Melibatkan dengan biologis. biologik: Psikologik : diathesis: Satu model untuk Maladaptif. (dopamine. terdekatnya. asam amino) . ggl basalis. lingkungan Bagian otak (sistim Neurotransmiter limbik. lobus frontal) norephineprine. Etiologi Skizofrenia Terdapat 3 teori : Model Faktor Faktor stress. orang-orang psikososial.

termasuk paling tidak satu bulan mengalami gejala-gejala aktif yaitu pembicaraan kacau. Gangguan yang berlangsung minimal 6 bulan halusinasi. 2/lbh gejala berikut: perilaku kacau /perilaku katatonik. gejala negatif . Gejala dan Diagnosis Skizofrenia (DSM V) waham.

mutisme passivity) h. Waham menetap lain  yang hilang minat.dikendalikan (delusion of control) g. inkoheren. Halusinasi Auditorik berkomentar. Gejala negatif: apatis. SKIZOFRENIA (PPDGJ III) Ada 1 atau 2 gejala nyata dari Paling sedikit 2 harus ada a. b. flexibelitas cerea.terjadi setiap hari  minggu-bulan . penarikan diri dari sosial .dipengaruhi (delusion of influence) posturing.disisipi/ ditarik (thought insertion/ . tak menurut budaya tidak wajar/mustahil berbuat sesuatu.pasrah pd kekuatan luar (delusion of negatisme. • Waktu  1 bulan atau lebih halusinasi lain yang berasal dari salah • Perubahan konsisten dan bermakna satu bagian tubuh menyeluruh aspek perilaku pribadi  d. hidup tak bertujuan. Arus pikiran : interpolasi. afek tumpul/ tak wajar. Waham: irrelevan.disertai waham tak lengkap . neologisme . excitement. F20. Halusinasi menetap jenis apa saja yang: . larut dalam dirinya sendiri. (mistik) (delusional perception) penarikan diri c.disiarkan (thought broadcasting) f. . stupor . miskin . mendiskusikan pasien. Isi Pikiran: e. Perilaku katatonik.pengalaman indrawi tak wajar pembicaraan.disertai ide berlebihan withdrawl) .bergema (thought echo) .

Thought • Siar pikir • (isi pikirannya tersiar keluar broadcasti sehingga orang lain atau ng umum mengetahuinya) . • Sisip pikir / sedot pikir Thought • (isi pikiran yang asing dari insertion luar masuk ke dalam or pikirannya atau isi pikirannya withdrawal diambil /ditarik/disedot keluar oleh sesuatu dari luar dirinya. • Pikiran bergema Thought • (isi pikiran dirinya sendiri yang echo berulang atau bergema dalam kepalanya).

biasanya bersifat mistik atau mukzizat). • Waham dikendalikan Delusion of being • (waham tentang dirinya control dikendalikan oleh sesuatu kekuatan tertentu dari luar) • Waham dipengaruhi Delusion of • (waham tentang dirinya influence dipengaruhi oleh suatu kekuatan tertentu dari luar) • (waham tentang dirinya tidak Delusion of berdaya atau pasrah terhadap passivity suatu kekuatan dari luar) • (pengalaman inderawi yang tidak Delusion wajar. yang bermakna sangat khas perception bagi dirinya. .

. Halusinasi • (suara halusinasi auditorik yang berkomentar bersifat secara terus commenting menerus terhadap perilaku pasien. atau atau menyuruh-nyuruh commanding pasien) Waham – • yang menurut waham budaya setempat menetap jenis dianggap tidak wajar dan sesuatu yang lainnya. mustahil.

memberi perintah. . keyakinan dikejar-kejar yang beraneka ragam adalah yang paling khas. atau passivity.Skizofrenia Paranoid (F20. • (a) suara halusinasi mengancam. pengecapan rasa. seksual. halusinasi auditorik tanpa bentuk verbal • (b) Halusinasi pembauan. perasaan tubuh. 0) Memenuhi kriteria umum diagnosis skizofrenia Sebagai tambahan : halusinasi dan/ atau waham harus menonjol. dipengaruhi. visual • (c) Waham hampir setiap jenis tetapi waham dikendalikan.

gejala katatonik secara relatif tidak nyata/menonjol .Lanjutan… Skizofrenia paranoid ggn afektif. dorongan kehendak. pembicaraan.

Kepribadian premorbid menunjukkan ciri khas: • pemalu dan senang menyendiri (solitary). 1) Memenuhi kriteria umum diagnosis skizofrenia Diagnosis hebefrenia untuk pertama kali • hanya ditegakkan pada usia remaja atau dewasa muda (onset biasanya mulai 15-25 tahun). namun tidak harus demikian untuk menentukan diagnosis.Skizofrenia Hebefrenik (F20. .

perilaku yang ada tidak bertanggung dan perilaku kecenderungan jawab dan tidak menunjukkan untuk selalu dapat diramalkan. untuk memastikan bahwa gambaran yang khas berikut ini memang benar bertahan : . hampa tujuan dan menyendiri serta hampa perasaan: (solitary).Lanjutan… Untuk diagnosis hebefrenik yang meyakinkan umumnya diperlukan pengamatan kontinu selama 2 atau 3 bulan lamanya. mannerisme: .

satisfied).Lanjutan… sering disertai oleh afek pasien dangkal cekikikan (giggling) atau (shallow) dan tidak wajar perasaan puas diri (self (inapropriate). sikap tinggi tertawa senyum sendiri. disorganisasi serta inkoheren. mengibuli secara keluhan mannerisme. dan dan ungkapan Proses pikir pembicaraan kata yang mengalami tak menentu diulang-ulang. bersenda hipokondrial. . gurau. hati. menyeringai.

makin mempersukar orang memahami jalan pikiran pasien. . Halusinasi dan waham mungkin ada tetapi biasanya tidak menonjol. Dorongan kehendak dan yang bertujuan hilang serta sasaran ditinggalkan. filsafat dan tema abstrak lainnya. Lanjutan… Gangguan afektif dan dorongan kehendak. serta gangguan proses pikir umumnya menonjol. sehingga perilaku tanpa tujuan dan tanpa maksud. Adanya suatu preokupasi yang dangkal dan bersifat dibuat-buat terhadap agama.

Satu atau lebih dari perilaku berikut ini harus mendominasi gambaran klinisnya: • a) stupor • b) gaduh gelisah • c) menampilkan posisi tubuh tertentu • d) negativisme • e) rigiditas • f) fleksibilitas cerea • g) gejala lain: command automatism dan pengulangan kata-kata serta kalimat . 2) Memenuhi kriteria umum untuk diagnosis skizofrenia.Skizofrenia Katatonik (F20.

. atau alkohol dan obat-obatan. Gejala katatonik dapat dicetuskan oleh penyakit otak. gangguan metabolik.Lanjutan… Pada pasien yang tidak komunikatif dgn manifestasi perilaku dari gangguan katatonik. diagnosis skizofrenia mungkin harus ditunda sampai diperoleh bukti yang memadai tentang adanya gejala-gejala lain. seta dapat juga terjadi pada gangguan afektif.

Tidak memenuhi kriteria untuk diagnosis • skizofrenia paranoid. . Skizofrenia Tak Terinci (Undifferentiated) (F20. 3) Memenuhi kriteria umum untuk diagnosis skizofrenia. hebefrenik. atau katatonik. Tidak memenuhi kriteria untuk • skizofrenia residual atau depresi pasca- skizofrenia.

. 4) Diagnosis harus ditegakkan hanya kalau: (a) pasien (c) gejala-gejala telah (b) beberapa depresif menonjol menderita gejala dan mengganggu. ini. skizofrenia skizofrenia memenuhi paling (yang masih tetap sedikit kriteria memenuhi ada (tetapi untuk episode kriteria umum tidak lagi depresif dan telah skizofrenia) mendominasi ada dalam kurun selama 12 gambaran waktu paling bulan terakhir klinisnya).Depresi Pasca-skizofrenia (F20.dan sedikit 2 minggu.

0-F20. 3) . skizofrenia yang sesuai (F20. diagnosis harus tetap diagnosis menjadi salah satu dari subtipe Episode Depresif.Lanjutan… Depresi pasca skizorenia Apabila pasien tidak lagi Bila gejala skizofrenia menunjukkan gejala masih jelas dan skizofrenia menonjol.

tersebut . Skizofrenia Residual (F20. /gg otak satu episode intensitas dan organik lain. persyaratan berikut ini harus di penuhi semua: c) sedikitnya d) tidak sudah melampaui terdapat b) sedikitnya kurun waktu satu dementia atau ada riwayat tahun dimana peny. 5) Untuk suatu diagnosis yang meyakinkan. sindrom “negatif” negatif dari skizofrenia. memenuhi halusinasi telah si yang dapat kriteria untuk sangat berkurang menjelaskan diagnosis dan telah timbul disabilitas skizofrenia. a) psikotik yang frekuensi gejala depresi kronis gejala jelas dimasa yang nyata seperti atau negatif lampau yang waham dan institusionalisa .

Gg ini kurang jelas gejala psikotiknya dibandingkan sub tipe skizofrenia lainnya.disertai dgn perubahan-perubahan perilaku pribadi yang bermakna. 6) Diagnosis skizofrenia simplek sulit dibuat secara meyakinkan karena tergantung pada pemantapan perkembangan yang berjalan perlahan dan progresif dari: • . dan penarikan diri secara sosial. dan • . bermanifestasi sebagai kehilangan minat yang mencolok. atau manifestasi lain dari episode psikotik. tanpa tujuan hidup. waham.gejala “negatif” yang khas dari skizofrenia residual tanpa didahului riwayat halusinasi. . tidak berbuat sesuatu. Skizofrenia Simplek (F20.

Gangguan Kepribadian. Gangguan Psikotik yang lain.Diagnosis Banding Gangguan Psikotik Sekunder. . Malingering dan Factitious Disorder. Gangguan Mood.

hampa c.W/H tak menonjol . inkoheren .Jenis Skizofrenia SKIZO. Afek dangkal. solitary. PARANOID SKIZO. alkohol. otak. pembicaraan. Halusinasi muda(15-25 th) -Stupor/mutisme memenuhi mengancam. Bukan patognomonik atau Depresi delusion of influence inapropriate.Gg Afektif.Pengamatan 2-3 bln: -Negativisme b. pemalu. HEBEFRENIK SKIZO. laughing . Halusinasi olfaktorik. drive. bertanggung-jawab. KATATONIK SKIZO. obat-obatan. Lainnya. gigling.Tak -Rigiditas pengecapan. tak kriteria Dx jarang menonjol -Comand automatism Skizo bertujuan. memenuhi seksual. -Posisi aneh humming. YTT . Skizofrenia . gg afektif katatonik relatif  proses pikir tak nyata disorganisasi. grimace. Perilaku tak . whistling. . hipokondriakal metabolik. puas u/ skizofrenia pasca delusion of passivity diri. visual -Flexibilitas cerea manerisme.Kepribadian premorbid : -Gaduh-gelisah kriteria Dx perintah. Waham khas :.Tambahan: .Onset remaja/dewasa Ada 1 atau lebih G/ : -Tak a. perasaan Hati-hati men-DX residual delusion of control. peny.

didahului riwayat H. Perilaku pribadi negatif mengganggu. Tidak tdp dementia. Skizofrenia tapi tak dominan atau lainnya dari episode c. penarikan disi Episode Depresi secara sosial . G/ “S” masih ada.Perub. Riw. W. memenuhi krit. kehilangan minat penyakit organik episode depresi 2 mencolok. depresi kronis mgg sesuatu. hidup. Bila “S” menonjol   g/ psikotiknya < jelas tetap Subtipe “S” dibanding subtipe “S” lain . Melampaui 1 th  c. G/ negatif “S” a. Jenis Skizofrenia CONT’D Skizofrenia Residual Depresi pasca Skizofrenia Simplex Skizofrenia a. G/ depresif psikotik H/W ↓↓↓  G/ menonjol & . yang bermakna  d. tanpa tujuan Bila G/ “S” (-)  . b. tak berbuat lain. Skizofrenia 12 bln -G/ negatif “S” tanpa menonjol b.

waham. pergerakan stereotipik. tanpa katatonia Tipe Imobil. aktivitas motorik ↑. Katatonik posturing. perilaku kacau atau kataton. ekolalia ekopraksia Tipe Residual 2 G/ negatif. total episode < m 6 bln Gg Periode tak terpisah 1 bulan episode Skizoafektif psikotik dg major depresive atau manik bukan krn Zat Gg. G/ (-)1 bl & disfungsi sosial & pekerjaan Tipe Paranoid Waham atau halusinasi Tipe Bicara dan perilaku kacau. dengan afek Hebefrenik inappropriate. mutisme. waham/ halusinasi tidak menonjol Skozofrenifor Episode psikotik 1 bulan.Skizofrenia Halusinasi. Waham Waham tanpa halusinasi bukan krn Zat I . bicara.

dpt berlangsung beberapa hari sampai beberapa tahun Fase Aktif : • episode munculnya gejala-gejala psikotik (gejala positif) Fase Remisi/Eksaserbasi/Residual Eksaserbasi antar episode mengakibatkan perburukan (deteriorasi) fungsi peran pasien . PERJALANAN PENYAKIT Fase Prodromal : • merupakan episode pra-psikotik.

Konvensional / contoh: tipikal (dopamin Chlorpromazine. Terapi kelompok. . APG- A. antagonis. Terapi perilaku. risperidon II) B. II. Terapi Psikologik. Terapi individual. reseptor Haloperidol antagonis. Terapi dopamin clozapine. Terapi Kejang Listrik / ECT 1. Terapi 1. Atipikal (serotonin contoh: I. 4. APG. Terapi berorientasi keluarga. Psikofarmaka 1)  Antipsikotik: 2. 2. 3. Organobiologik.

8. INDIKASI MASUK RUMAH SAKIT Tujuan untuk diagnosis Menstabilkan dosis obat Keamanan pasien (suicide/homicide) Perilaku yang sangat kacau Perawatan diri yang buruk .

lingkungan mengatasi karena gangguan yang masalah- skizofrenia adalah mendukung masalah suatu gangguan pasien nonbiologik yang kompleks .9. PENGOBATAN YANG EFEKTIF Terdapat 3 hal penting yang harus diperhatikan dalam penanganan penderita skizofrenia adalah Terapi tunggal Terapi harus Strategis jarang memberi disesuaikan nonfarmakolo hasil yang dengan gik harus memuaskan.

b. Antipsikotik Tentukan “target symtomps” terlebih dahulu Antipsikotik yang telah berhasil dengan baik pada masa lampau sebaiknya tetap dipergunakan Terdapat 5 pedoman dalam penggunaan Pengganti jenis antipsikotik baru antipsikotik pada dilakukan setelah jenis antipsikotik penderita skizofrenia sebelumnya telah dipergunakan 4 . yaitu : – 6 minggu Hindari polifarmasi Dosis maintenans adalah dosis efektif terendah .

Terdapat 3 kelompok besar antipsikotik yang dipergunakan masa kini. yaitu : (II) (I)Dopamin Risperindo (III) Reseptor n Clozapine Antagonis (Risperidal ) .

50 % penderita tetap tidak banyak perbaikan Kekurangannya : Efek samping yang cukup serius (tardive diskinesia dam neuroleptik malignan sindrom) Dopamin Reseptor Antagonis Chlorpromazine (100) Trifluoperazine Beberapa kelompok ( 5) obat yang sering dipergunakan : Haloperidol (2- 5) Thionidazine (100) .

Lebih efektif (II) Efek samping neurologik Risperindon sangat berkurang (Risperidal) Dapat mengatasi “poitif” dan “negatif symtomps” Kekurangan agranulositosis dan : harganya mahal (III) Clozapine Kelebihann tidak menyebabkan ya : tardive diskinesia .

meningkatkan daya nilai realitas Terapi Individual : • psikoterapi suportif dan psikoterapi berorientasi tilikan . role playing Terapi Keluarga : • meningkatkan dukungan keluarga. meningkatkan rasa persatuan. Terapi Psikososial Terapi Perilaku : • melatih hubungan interpersonal dalam situasi sosial • Misal :Social skills therapy. menurunkan ekspresi emosi keluarga Terapi Kelompok : • menurunkan isolasi sosial.

PROGNOSIS .X.

Diagnosis Banding .

‫الحمد لله رب‬ ‫العالمين‬ .