Oleh : Lia Natalia, S.Si.

T,
M.Kes

KUNJUNGAN
ANTENATAL
PERTAMA
TUJUAN

Mendeteksi komplikasi2
dan menyiapkan kelahiran
dgn mempelajari keadaan
kehamilan ibu skrg,
keadaan kehamilan
terdahulu, kesehatan
umum, kondisi sosek
PELAYANAN ANTENATAL
TERINTEGRASI (TERPADU)
STANDAR PELAYANAN
10
ANTENATAL T
1 Timbang Badan dan Ukur Tinggi Badan
2 Ukur Tekanan Darah
3 Nilai Status Gizi (ukur LiLA)
4 (ukur) Tinggi Fundus Uteri
5 Tentukan Presentasi Janin dan Denyut Jantung
Janin
6 Skrining Status Imunisasi TT (dan Pemberian
Imunisasi TT)
7 Pemberian Tablet Besi (90 Tablet selama
kehamilan)
8 Test Lab Sederhana (Gol Darah, Hb, Glukoprotein
Urin) dan atau berdasarkan indikasi (HBsAg,
Sifilis, HIV, Malaria, TBC )
9 Tata Laksana Kasus
10 Temu Wicara (Konseling) termasuk P4K serta KB
Pelayanan asuhan standar
minimal 7 T
1. Timbng berat badan
2. Ukur tekanan darah
3. Ukur tinggi fundus uteri
4. Pemberian imunisasi
5. Pemberian tablet zat besi
6. Tes terhadap penyakit menular
7. Temuwicara dalam rangka rujukan
PELAYANAN ANTENATAL terintegrasi / TERPADU

Pelayanan antenatal terintegrasi / terpadu adalah
pelayanan antenatal komprehensif dan berkualitas yang
diberikan kepada semua ibu hamil serta terpadu dengan
program lain yang memerlukan intervensi selama
kehamilannya

 Maternal Neonatal Tetanus Elimination (MNTE)
 Antisipasi Defisiensi Gizi dalam Kehamilan (Anemia dan KEK)
 Pencegahan Malaria Dalam Kehamilan (PMDK)
 Pencegahan Penularan HIV dari ibu ke bayi (PPIA)
 Pencegahan dan Pengobatan IMS/ISK dalam kehamilan
 Eliminasi Sifilis Kongenital (ESK/CSE)
 Penatalaksanaan TB dalam kehamilan (TB-ANC)
 Pelayanan Kesehatan Jiwa pada Ibu Hamil
PELAYANAN ANTENATAL TERPADU
Ibu

Note : Walaupun dirujuk,
bidan penanggung jawab
wilayah tetap melakukan
pemantauan
PELAYANAN ANTENATAL
TERPADU DENGAN IMUNISASI

 Pada kunjungan pertama ANC, dilakukan skrining
status imunisasi TT ibu hamil, apabila diperlukan,
diberikan imunisasi pada saat pelayanan antenatal

Tujuan :
 Untuk mencegah terjadinya tetanus pada bayi baru lahir
 Melengkapi status imunisasi TT
PELAYANAN ANTENATAL TERPADU DENGAN
GIZI
 Pencegahan dan penatalaksanaan Anemia pada Kehamilan
 Skrining anemi melalui pemeriksaan Hb darah pada ANC K1
 Pemberian tablet Fe minimal 90 tablet selama kehamilan, dimulai
pada Trimester-1 kehamilan
 Pemeriksaan Hb darah ulang pada Trimester-3 kehamilan
 Kurang Energi Kronis (KEK) pada Kehamilan
 Pengukuran LiLA pada ANC K1 -- > Bumil KEK
 Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ibu hamil KEK
4
INTEGRASI HIV-AIDS (PPIA) DALAM

Pr
PELAYANAN ANTENATAL TERPADU 1 2 3

4

on
1. Mencegah terjadinya penularan HIV pada perempuan usia reproduksi
2. Mencegah kehamilan yang tidak direncanakan pada ibu dengan HIV
3. Mencegah terjadinya penularan HIV dari ibu hamil dengan HIV ke

g
bayi yang dikandungnya
4. Memberikan dukungan psikologis, sosial dan perawatan kepada ibu
dengan HIV beserta bayi & keluarganya

Sudah ada Surat Edaran Menteri Kesehatan
No.GK/MENKES/001/I/2013, tentang Layanan
Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA)
1.Daerah epidemi meluas dan terkonsentrasi: tes HIV dan sifilis
dilakukan untuk semua ibu hamil bersamaan dgn pem rutin lainnya
pada layanan antenatal terpadu, di setiap kunjungan, mulai K1 hingga
menjelang persalinan.
2.Daerah epidemi rendah: tes HIV dan sifilis dilakukan untuk ibu hamil
dengan indikasi adanya perilaku berisiko, keluhan/gejala IMS
atau infeksi oportunistik (khususnya TBC), bersama pem rutin
lainnya pada layanan antenatal terpadu, di setiap kunjungan mulai K1
Pengkajian
1. Nama dan usia ibu
 IDENTITAS (SUBYEKTIF)
• Nama Ibu : Nama Suami:
• Umur : Umur :
• Agama : Agama :
• Penddkn Terakhir:
PenddknTerakhir:
• Suku Bangsa : Suku Bangsa :
• Pekerjaan : Pekerjaan :
• Alamat : Alamat :
2. Riwayat kehamilan sekarang:

 HPHT
 Gerakan janin
 Tanda2 bahaya atau penyulit
 keluhan umum
 Penggunaan obat2an
 kekhawatiran2 yg dirasakan.
 imunisasi TT
Next
3. Riwayat kehamilan yang lalu :
• Brp kali hamil, anak yg lahir hidup,
persalinan tepat wkt, persalinan
prematur, Ab, persalinan dg tx.
• Riwayat perdarahan pd persalinan,
kelahiran/pasca terdahulu.
• Persalinan dengan tindakan
• HT disebabkan kehamilan pd
kehamilan terdahulu
• Bayi <2,5 kg atau 4 kg
• Masalah2 lain yg dialami
Next
4. Rwyt kesehatan tmsk penyakit2 yg
diidap dahulu dan skrng :
cardiovaskuler, DM, HT, Malaria,
penyakit kelamin/HIV/AIDS, ginjal,
asma
5. Riwayat sosek : status perkawinan,
reaksi ortu dan klrg thd kehamilan
ini, Rwyt KB, Dukungan keluarga,
Pengambilan keputusan dlm
keluarga, gizi yang dikonsumsi dan
kebiasaan makan, vitamin A,
kebiasaan hidup sehat, beban kerja
dan kegiatan sehari-hari, tempat
dan petugas kesehatan untuk
membantu persalinan.
Pemeriksaan Fisik

 Memperhatikan tingkat energi
ibu, emosi dan posturnya
selama dilakukan pemeriksaan
 Menjelaskan seluruh prosedur
sambil melakukan
pemeriksaan.
PEMERIKSAAN FISIK IBU
HAMIL
a. Head to toe/sistem
b. Penampilan umum klien
c. Tinggi dan berat badan
d. Tanda-tanda vital
Kepala dan leher
• Kepala : kebersihan, dan
warna rambut
• Muka : chloasma
• Mata : konjungtiva,
sklera, pandangan kabur
• Hidung, mulut dan telinga
• Leher : pembesaran
thyroid dan kelenjar limfe
PALPASI KELENJAR THYROID

• Penderita diminta duduk, pemeriksa
berada di belakang penderita,
kemudian raba dengan pulpa jari-jari
kedua tangan. Amati gerakannya
saat menelan, simetris, ireguler.
Dalam kondisi normal : tidak terlihat
atau teraba
DADA
• PARU :
– Respirasi rate
– Irama
• JAN TUNG :
– Bunyi jantung
– Bunyi tambahan
dada
• Paru dan jantung
• Pemeriksaan pada payudara
– Kebersihan
– Putting
– Massa
– colostrum
ABDOMEN
• Inspeksi :
a. Striae c. Luka bekas operasi

b. linea nigra dan luka bekas operasi
Pemeriksaan leopold
• Jelaskan maksud dan tujuan serta & cara
pemeriksaan palpasi yang dilakukan
• Posisi klien tidur terlentang
• Kaki tekukan sedikit
• Bagian perut klien dibuka seperlunya
• Palpasi kandung kemih
• Pemeriksa menghadap ke muka klien saat
melakukan pemeriksaan leopold I sampai
III sedangkan saat melakukan pemeriksaan
leopod IV pemeriksa menghdap kekaki
Leopold I
– Kedua telapak tangan pemeriksa diletakkan pada
puncak fundus uteri.
– Tentukan tinggi fundus uteri untuk menentukan
usia kehamilan.
– Rasakan bagian janin yang berada pada bagian
fundus ( bokong atau kepala atau kosong ).
Lab
Pemeriksaan Leopold I
• Mengukur TFU
• Usia Kehamilan
• TBBJ : (TFU-12) x 155 = ...gram
dikurangi 12 bila belum masuk pap,
dikurangi 11 bila sudah masuk pap

Menentukan apa yang ada di fundus
Leopold II
– Kedua telapak tangan pemeriksa
bergeser turun kebawah sampai
disamping kiri dan kanan umbilikus.
– Tentukan bagian punggung janin untuk
menentukan lokasi auskultasi denyut
jantung janin nantinya.
– Tentukan bagian-bagian kecil janin.
Leopold III
– Pemeriksaan ini dilakukan
dengan hati-hati oleh karena
dapat menyebabkan perasaan
tak nyaman bagi pasien.
– Bagian terendah janin dicekap
diantara ibu jari dan telunjuk
tangan kanan.
– Ditentukan apa yang menjadi
bagian terendah janin dan
ditentukan apakah sudah
mengalami engagemen atau
belum.
Leopold IV
– Pemeriksa merubah posisinya sehingga
menghadap ke arah kaki pasien.
– Kedua telapak tangan ditempatkan
disisi kiri dan kanan bagian terendah
janin.
• Digunakan untuk menentukan
sampai seberapa jauh presentasi
masuk PAP :
– Konvergen
– Sejajar
– Divergen
Menentukan tinggi fundus uteri untuk memperkirakan usia kehamilan berdasarkan
parameter tertentu ( umbilikus, prosesus xyphoideus dan tepi atas simfisis pubis)
• Taksiran berat badan janin:
……………………….gr
• Rumus I : (Ukuran TFU 12) x 155
Jika bagian terbawah belum masuk
PAP
(Ukuran TFU 11) x155
Jika bagian terbawah sudah masuk
PAP
31 11
Contoh 2: kunjungan :4 – 5 - 2008
HPHT : 7 – 9 – 2007
28 7 X41/3
28 Hr 28 mgg 2 hari
28 + 4 mg = 32 mgg2hari
• Menurut McDonald
Jarak Fundus – Sympisis = Tuanya
kehamilan
3,5
• Menentukan taksiran Persalinan
hari+7, bulan – 3, Tahun + 1
tahun
Jika bulan pada HPHT tidak dapat
dikurangi 3 maka rumusnya menjadi
hari+7, bulan+9
 Genetalia Luar
• Kebersihan vulva : bersih/kotor
Varises :ada/tidak ada
Hematoma:ada/tidak ada
Flour albus:ada/tidak ada
Bau :ada/tidak ada
Luka : ada/ tidak ada
• Pembesaran kelenjar bartolini
:ada/tidak
• Lain-lain, jelaskan :
…………………………………………
………………………..
 Ekstremitas atas dan bawah
• Edema : kanan/kiriada/tidak ada
• Varises : kanan/kiriada/tidak ada
• Reflex patella : kanan/kiri
positif/negative
• Pucat pada kuku tangan dan kaki :
ada/tidak
 CVAT (costo Vertebra Angel
Tendemes) : nyeri ketuk ada/tidak
Pemeriksaan panggul
 Distansia spinarum
Yaitu jarak antara spina iliaka
anterior superior kanan dan
kiri, dengan ukuran normal 23-
26 cm
 Distansia kristarum
Yaitu jarak antara Krista iliaka
terjauh kanan dan kiri dengan
 Konjugata eksterna (Boudeloge)
yaitu jarak antar tepi atas simfisis dan
prosesus spinosus lumbal V, dengan
ukuran normal sekitar 18-20 cm. bila
diameter bouldelogue kurang dari 16 cm,
kemungkinan besar terdapat kesempitan
panggul.
Pemeriksaan penunjang
 HB…….gr%
 Protein urin :………………………..
 Glukosa :……………………….
 Radiologi :…………………………
 USG :………………………..
ALAT PEMERIKSAAN
HEMOGLOBIN
HB Meter

HB Sahli
(Haemometer)

spektrofotometer
Protein urin
• Isi tabung reaksi dg urine 2-3 cc
• Panaskan di atas lampu spirtus
jarak± 2-3cm sambil di goyang2
hingga mendidih
• Kalau urine keruh tambahkan 4 tetes
asam asetat
• Kalau tetap keruh panaskan sekali
lagi
• Kalau masih tetap keruh berarti ada
protein urine
Glukosa urine
• Isilah 2 tabung dg benedict masing2
2,5 cc
• Masukan urine pada salah satu
tabung tersebut sebanyak 4 tetes
• Panaskan di atas lampu spirtus
sampai mendidih, biarkan dingin
• Bandingkan dg tabung lain, liat
perbedaan warnanya
• Biru/hijau keruh : (-)
• Hijau/kuning hijau : (+)
• Kuning/ kuning kehijauan : (++)
• Jingga : (+++)
• Merah Bata : (++++)
21. Penkes
• Beritahu ibu hasil temuan dlm
pemeriksaan
• Menghitung umur kehamilan
• Mengajari ibu mengenai
ketidaknyamanan yg
kemungkinan akan dialami ibu
• Ajari ibu mengenai (ssi dg UK) :
* Nutrisi
* Olah raga ringan
• Istirahat
• Kebersihan
• Pemberian ASI
• KB Pasca salin
• Tanda2 bahaya
• Kegiatan sex
• Kegiatan sehari2 dan pekerjaan
• Obat2an dan merokok
• Body mekanik
• Pakaian
22. Promkes
• Memberikan immunisasi TT, jk
dibutuhkan
• Memberikan tambahan zat besi
dan menjelaskan bagaimana
mengkonsumsinya serta
kemungkinan efek samping.
• Memberikan tambahan vit A, jk
dibutuhkan.
23. Persiapan
kelahiran/kegawatdaruratan

• Memulai membicarakan mengenai
persiapan kelahiran :
* Siapa yg akan membantu pd wkt
kelahiran
* Tempat melahirkan
* Sediaan yg dibutuhkan oleh ibu dan
bayi
* Persiapan akhir
NEXT

• Mengawali membicarakan mengenai
persiapan kegawatdaruratan
* Sarana transportasi
* Persiapan biaya
* Pembuat keputusan dalam keluarga
* Pendonor darah
24. Kesimpulan Kunjungan
• Menjadwalkan kunjungan ulang
• Mencatat hasil2 kunjungan pada
catatan SOAP
ASUHAN KEHAMILAN
KUNJUNGAN ULANG
PENGERTIAN

• Waktu yg tepat u/ memperbaharui
kembali ikatan dg klien,
mengevaluasi data dan menentukan
apakah kehamilan berkembang
normal.

• Wanita hamil seharusnya melakukan
minimal 4 kali kunjungan kehamilan.
LANGKAH-LANGKAH PERSIAPAN
KUNJUNGAN ULANG

1. Sediakan selembar kertas kosong
2. Catat informasi demografi
3. Tinjau kembali data obstetri
* Informasi yg menempatkan klien
pada
kondisi beresiko
* Apakah informasi sudah
tercamtum
dalam daftar masalah informasi yg
belum diperoleh.
4. Tinjau kembali rwyt medis & klrg
- Catat rwyt penganiayaan fisik, emosional,
seksual atau penggunaan obat terlarang
juga alkohol dalam keluarga.
5. Tinjau kembali hasil temuan pemeriksaan
Fisik
- Apakah ada sesuatu yang perlu ditindak
lanjuti
6 Tinjau kembali hasil pemeriksaan
laboratorium
- Apakah ada tes yang perlu ditindak lanjuti
7. Tinjau kembali tapsiran partus
-Pertimbangkan tentang periode
menstruasi
terakhir, durasi, frekuensi & keteraturan
siklus, tanggal tes kehamilan.
8. Catat apakah lien terlibat dalam program
berhenti merokok
9. Catat indeks masa tubuh
10. Tinjau kembali daftar masalah
- apakah semua masalah sudah tercakup
dlm
daftar.
11. Tinjau kembali catatan kemajuan
terdahulu
12. Tinjau kembali setiap hasil tes-tes terbaru
sejak kunjungan terakhir.
13. Tinjau kembali data penting dan saa-saat
penting
* Pedoman ini meringkas data yang harus
diperoleh & waktu yang dianjurkan
untuk mengenalkan topik pendidikan
kesehatan.
14. Catat data hari ini
a. bandingkan TD hari ini dengan yang lalu
b. Catat usia kehamilan
c. Catat jg pe BB sampai hari ini &
peningkatannya sejak kunjungan terakhir
ELEMEN-ELEMEN PENTING DARI
RIWAYAT SERTA PEMERIKSAAN FISIK
SELAMA KUNJUNGAN ULANG
ANTENATAL

1. Riwayat kehamilan sekarang ;
a. Gerakan janin
b. Masalah atau tanda bahaya
c. Keluhan2 lazim dalam
kehamilan
d. Kekhawatiran2 lain
2. Pemeriksaan fisik
a. BB
b. TD
c. Pengukuran TFU
d. Palpasi abdominal  kehamilan
ganda
e. Manuver leopol  kelainan letak
f. DJJ setelah 18 minggu
3. Pemeriksaan laboratorium
- Pemeriksaan urine
hasil penelitian bahwa penapisan rutin
protein urine mrpkn cara efektif
mendeteksi pre eklampsi