You are on page 1of 26

EFEK IMUNOMODULATOR EKSTRAK JANTUNG PISANG BATU (MUSA BALBISIANA COLLA) TERHADAP

MENCIT PUTIH JANTAN DENGAN METODE BERSIHAN KARBON (CARBON CLEARANCE)

Kariman Juniansyah

12.01.01.081

DOSEN PEMBIMBING :
Sari Meisyayati, M.si., Apt
Drs. Yasmin Hamdani , Apt

I. latar Belakang

Akibat invasi berbagai mikroorganisme patogen (bakteri, virus, jamur, dan kuman)
sel-sel yang berperan dalam sistem imun tidak mampu menjaga kondisi tubuh
sehingga tubuh rentan terhadap penyakit


Imunomodulator adalah zat tertentu yang dapat memodulasi sistem imun tubuh
menjadi kearah normal.

Salah satu tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai imunomodulator
yaitu jantung pisang batu (Musa balbisiana colla)

Apakah ekstrak jantung pisang batu (Musa balbisiana colla) yang mengandung senyawa flavonoid memberikan efek imunomodulator terhadap mencit jantan? 2. Pada dosis berapa yang menunjukan efek imunomodulator dari ekstrak jantung pisang batu (Musa balbisiana colla)? . II. PERUMUSAN MASALAH  1.

Untuk mengetahui pada dosis berapa ekstrak jantung pisang batu (Musa balbisiana colla) yang memberikan efek imunomodulator . III. TUJUAN PENELITIAN  1. 2. Untuk mengetahui apakah ekstrak jantung pisang batu (Musa balbisiana colla) memberikan efek imunomodulator pada mencit jantan.

. IV. MANFAAT PENELITIAN  Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan informasi ilmiah kepada masyarakat dan kalangan medis tentang manfaat jantung pisang batu (Musa balbisiana colla) sebagai imunomodulator yang baik bagi tubuh manusia.

V. HIPOTESIS  Efek imunomodulator Ekstrak Etil Asetat Jantung Pisang Batu (Musa Balbisiana Colla) terhadap mencit putih jantan dengan metode bersihan karbon (Carbon Clearance)  H0 : Ekstrak etil asetat jantung pisang batu tidak memiliki efek imunomodulator terhadap mencit putih jantan.  H1 : Ekstrak etil asetat jantung pisang batu memiliki efek imunomodulator terhadap mencit putih jantan. .

TINJAUAN PUSTAKA  Klasifikasi  Kingdom: Plantae  Division : Magnoliophyta  Class : Liliopsida  Ordo : Zingiberales  Family : Musaceae  Genus : Musa  Species : Musa balbisiana colla . VI.

VII. bertempat di Laboratorium Farmakologi. . PELAKSANAAN PENELITIAN  Penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret sampai selesai. Laboratorium kimia bahan alam Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFI) Bhakti Pertiwi Palembang dan Laboratorium Badan Lingkungan Hidup Banyuasin.

alat suntik. Natrium karbonat 1%. tinta karbon. dengan berat rentang 20- kandang mencit.Alat dan Bahan Bahan Bahan-bahan yang digunakan pada penelitian ini antara lain: jantung pisang batu. tween 80 1%. etil asetat. labu takar. Hewan Percobaan gelas ukur. pipa kapiler. tabung 40 gram reaksi. NaCl fisiologis. mencit putih jantan berumur 2-3 jarum oral. Alat Alat yang digunakan  dalam penelitian ini adalah seperangkat alat maserasi . timbangan analitik. corong kaca. . aquadest. beker gelas. pipet tetes. spektrofotometri UV-Vis. bulan.

timbang 1kg .Di cuci. Dikering anginkan .Di rajang halus .Saring  Ekstrak Etil asetat Ampas -Di destilasi vakum dan .Di Maserasi dengan etil asetat . Skema proses maserasi Jantung pisang segar .Di rotary evaporator Ekstrak Kental Etil Asetat .

Selama 6 hari Kontrol Negatif Kelompok II dosis Kelompok III dosis Kelompok IV Kontrol Positif 175mg/Kgbb 350mg/Kgbb dosis 700mg/Kgbb Kelompok I Kelompok V  Injeksi dengan suspensi karbon Pengambilan darah pada retro vena orbital -Darah diambil sebanyak 50µL setelah menit ke 5 dan 15 dilisis dengan natrium karbonat 1% 4 ml -ukur serapanya Spektrofotometri UV-Vis serapan 765nm Analisa fagositosis secara stasistik dengan ANOVA .Berumur 2-3 bulan. Pemberian sediaan uji . dengan berat 20-40 gram . Skema Kerja Pengujian Efek Imunomodulator Mencit putih jantan .Secara oral .Dikondisikan selama 1 minggu dalam kandang untuk penyesuaiaan lingkungan.

Data hasil penelitian dianalisis secara statistik menggunakan metode Anova One Way dan dilanjutkan dengan uji Duncan .  . Analisa Data Pengolahan data hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel.

 VIII. HASIL PENELITIAN .

Ekstrak etil asetat jantung pisang batu  %Rendemen = Massa ekstrak x 100% Berat sampel Berat sampel = 30. Rendemen a.03 % b/b .3 g X 100% 1000g = 3.

5394   Mencit 4 0.5083 0.8763 0.5548 2 Dosis 175mg/KgBB       Mencit 1 0.8743 0.8295 0.1742 0.3642   Mencit 5 0.9269   Mencit 3 0.2116   Mencit 2 0.6947 0.6165 0.3861   Mencit 2 0.2942 .8731 0.7231 0.6173 4 Dosis 700mg/KgBB       Mencit 1 0.4734   Mencit 2 0.7203 0.3586    Mencit 4 0.2961   Mencit 3 0.1813   Mencit 2 1. Tabel Hasil Absorban no kelompok Absorban menit ke 5 Absorban menit ke 15 1 kontrol negatif       Mencit 1 0.3917   Mencit 5 0.1851   Mencit 4 0.6812 0.8381 0.6299   Mencit 5 0.4672 5 Kontrol positif       Mencit 1 0.5744 0.5727 0.2551 0.4836   Mencit 2 0.7651 0.5217   Mencit 4 0.3957   Mencit 5 0.7892 0.8313 0.4608 0.8421 0.3782   Mencit 5 0.8562 0.5991   Mencit 3 0.5813 3 Dosis 350mg/KgBB       Mencit 1 0.9038 0.3986   Mencit 3 0.9153 0.8158 0.3781   Mencit 4 0.7193 0.4185   Mencit 3 0.

0082469 Dosis 175 mg/KgBB 0.0179842 .0085596 Dosis 700mg/KgBB 0.0111675 Kontrol Positif 0.0017430 Dosis 350 mg/KgBB 0.067180 ± 0.034620 ± 0.091320 ± 0.Rata-rata jumlah konstanta fagosit pada semua kelompok perlakuan Kelompok perlakuan  Rerata ± SD Konstanta fagositosis Kontrol Negatif 0.051080 ± 0.035540 ± 0.

Gambar Diagram Rata-Rata Konstanta Fagositosis   0.09 Rerata SD konstanta fagositosit 0.04 0.09 0. dosis 175mg/KgBB dosis 350mg/KgBB dosis 700mg/KgBB kontrol + .02 0.08 0.05 0.1  0.07 0.05 0.04 0.06 0.01 0 kontrol .07 0.03 0.03 0.

Rata-rata jumlah waktu paruh pada semua kelompok perlakuan  Kelompok perlakuan Waktu Paruh (Menit) Kontrol Negatif 20.908340 ± 2.7145356 700mg/KgBB Kontrol Positif 7.970100 ± 5.5050907 350mg/KgBB Ekstrak jantung pisang 10.9661117 175mg/kgbb Ekstrak jantung pisang 13.9043240± 2.550000± 0.2360411 Ekstrak jantung pisang 19.0354071 .544340 ± 1.

Dosis 175mg/KgBB Dosis 350mg/KgBB Dosis 700mg/KgBB kontrol + .55  20 15 13.98 5 0 Kontrol .54 10 7. Diagram Batang Rata –Rata Waktu Paruh Pada Semua Kelompok Uji. Rerata SD waktu paruh   25 20.97 19.9 Waktu paruh (Menit) 10.

Tabel Hasil Perhitungan Konstanta fagositosis dan waktu paruh no kelompok Konstanta fagositosit Waktu paruh 1 kontrol negatif       Mencit 1 0.8228   Mencit 3 0.0236 29.4404 5 Kontrol positif       Mencit 1 0.3027   Mencit 3 0.4906 3 Dosis 350mg/KgBB       Mencit 1 0.0999 6.0622 11.0429   Mencit 2 0.7626   Mencit 3 0.2791   Mencit 5 0.0330 20.8379   Mencit 3 0.1013 6.1039 6.0468 14.0550 12.0608 11.0796 8.0785 8.5934 4 Dosis 700mg/KgBB       Mencit 1 0.5981   Mencit 4 0.1382   Mencit 2 0.0333 20.0606 11.0555 12.7878   Mencit 5 0.0912 7.4946   Mencit 2 0.6716 .0377 18.4004   Mencit 3 0.0342 20.6645 2 Dosis 175mg/KgBB       Mencit 1 0.0543 12.9906   Mencit 5 0.0364 19.8255   Mencit 4 0.2927    Mencit 2 0.0352 19.4946   Mencit 5 0.0350 19.7092   Mencit 5 0.3920   Mencit 4 0.0356 19.9395   Mencit 2 0.6111   Mencit 4 0.0394 17.0603 11.8028   Mencit 4 0.0454 15.

0047840 .1039 Total 25 .0354071 .0239199 .7145356 .1203106 10.0049942 .3416288 14.3920 17.468696 27.0017430 .350414 20.0082469 .037704 .191090 16.113650 .749586 18.046074 .8028 29.035540 .067180 .014821 11.053314 .4946 Total 25 14.0038280 .091320 .908340 2.7092 12.544340 1.959758 6.1039 waktu_paruh kontrol - 5 20.904340 2.9661117 .040452 .9906 dosis 350 5 13.415463 12.471504 14.4320583 18. Tabel Uji Anova 95% Confidence Interval Std.0111675 .6716 11.6716 29.065822 .044860 .0377 dosis 350 5 .0330 .051080 .034620 .0468 pagositosit dosis 175 5 .381048 10.7667636 8.0603 .7762856 1.0394 .061708 .0236 . for Mean N Mean Std.081046 .055948 .024380 .068990 .9102617 5.0080428 .575424 5.1552571 12.793859 17.3027 dosis 175 5 19.2360411 2.0007795 .0550 .0236 .673217 8. Error Minimum Maximum Deviation Lower Upper     bound bound  konstanta_ kontrol - 5 .970100 5.0036881 .0608 dosis 700 5 .5934 dosis 700 5 10.5050907 1.0179842 .4004 20.0085596 .435632 6.3027 .033376 .6111 kontrol + 5 7.0796 kontrol + 5 .550000 .

000 Groups Within 166.941 4 158.086 it waktu_paruh 1. Test homogenity Levene  Statistic df1 df2 Sig.830 20 8.000 .341 Groups Total 800.000 t Groups Within .383 4 20 .014 24 waktu_paruh Between 633.771 24 .258 ANOVA Sum of Squares df Mean Square F Sig.000 Groups Total .485 19.002 20 .003 23.972 .011 4 . konstanta_pagositosi Between .439 4 20 . konstanta_pagositos 2.

Post Hoc Tests   Homogeneous Subsets perlakuan KONSTANTA FAGOSITOSIT N Subset for alpha = .091320 Sig.164 .904340 5 .908340 kontrol - dosis 700 5 .05  WAKTU PARUH N Subset for alpha = .05 perlakuan 1 2 3 1 kontrol + 1 2 3 4 1 5 7.000 1.000 .895 1.034620 5 10.544340 10.550000 5 .035540 dosis 175 dosis 350 5 19.446 .970100 kontrol + 5 .544340 dosis 175 dosis 350 5 13.081 .000 1.067180 5 20. Sig. .051080 dosis 700 kontrol - 5 .

 Ekstrak etil asetat jantung pisang batu (Musa balbisiana colla) pada dosis 700 mg/Kgbb menunjukan efek imunomodulator lebih besar dan berbeda nyata dibandingkan dosis 350 mg/Kgbb. . IX. KESIMPULAN DAN SARAN  KESIMPULAN  Ekstrak Etil Asetat Jantung Pisang Batu (Musa balbisiana colla) pada dosis 350mg/Kgbb dan dosis 700 mg/Kgbb memberikan efek imunomodulator pada mencit putih jantan.

.  Saran  Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai imunomodulator dengan menggunakan metode lainya seperti metode hapusan darah dengan jumlah mencit yang lebih banyak  Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai senyawa kimia yang terkandung didalam ekstrak etil asetat jantung pisang batu yang bertanggung jawab sebagai imunomodulator.

 TERIMA KASIH  .