You are on page 1of 129

Materi 4 Bioenergetik

Energi, anabolisme,
katabolisme

BIOENERGETIKA , OKSIDASI BIOLOGI
DAN RANTAI RESPIRASI
Bioenergetika dan ATP
Bioenergetika atau termodinamika
biokimia adalah ilmu pengetahuan
mengenai perubahan energi yang
menyertai reaksi biokimia. Sistem
nonbiologik dapat menggunakan energi
panas untuk melangsungkan kerjanya.
Sedangkan sistem biologik bersifat
isotermik dan menggunakan energi
kimia untuk memberikan tenaga bagi
proses kehidupan.

Kaidah Termodinamika
• Kaidah termodinamika dalam sistem
biologik
• Kaidah pertama termodinamika:
• Kaidah pertama ini merupakan hukum
penyimpanan energi, yang berbunyi:
energi total sebuah sistem, termasuk
energi sekitarnya adalah konstan. Ini
berarti bahwa saat terjadi perubahan di
dalam sistem tidak ada energi yang hilang
atau diperoleh. Namun energi dapat
dialihkan antar bagian sistem atau dapat
diubah menjadi energi bentuk lain.
Contohnya energi kimia dapat diubah
menjadi energi listrik, panas, mekanik dan

dengan perubahan entropi (ΔS). Entropi adalah derajat ketidakteraturan atau keteracakan sistem. Entropi akan mencapai taraf maksimal di dalam sistem seiring sistem mendekati keadaan seimbang yang sejati. Dalam kondisi suhu dan tekanan konstan.lanjutan • Kaidah kedua termodinamika: • Kaidah kedua berbunyi: entropi total sebuah sistem harus meningkat bila proses ingin berlangsung spontan. hubungan antara perubahan energi bebas (ΔG) pada sebuah sistem yang bereaksi. diungkapkan dalam persamaan: • ΔG = ΔH – TΔS • Keterangan: ΔH adalah perubahan entalpi (panas) dan T adalah suhu absolut. .

hubungan di atas dapat diungkapkan dengan persamaan: • ΔG = ΔE – TΔS • Jika ΔG bertanda negatif. . reaksi berlangsung hanya jika memperoleh energi bebas (reaksi endergonik). reaksi benar- benar berlangsung sampai selesai dan tidak bisa membalik (irreversibel). reaksi berlangsung spontan dengan kehilangan energi bebas (reaksi eksergonik). Bila ΔG sangat besar. perubahan total energi internal di dalam reaksi.lanjutan • Di dalam kondisi reaksi biokimia. Jika ΔG sangat besar. sistem akan stabil tanpa kecenderungan untuk terjadi reaksi. mengingat ΔH kurang lebih sama dengan ΔE. • Jika ΔG bertanda positif.

memperoleh energi bebasnya dengan melakukan metabolisme yaitu pemecahan molekul organik kompleks. semua organisme harus mendapatkan pasokan energi bebas dari lingkungannya. Sebaliknya organisme heterotrofik. misalnya tumbuhan hijau menggunakan energi cahaya matahari. Organisme autotrofik melakukan metabolisme dengan proses eksergonik sederhana. bakteri tertentu menggunakan reaksi Fe2+  Fe3+. .lanjutan • Peran senyawa fosfat berenergi tinggi dalam penangkapan dan pengalihan energi • Untuk mempertahankan kehidupan.

lanjutan • Mg2+ • Adenosin trifosfat (ATP) berperan sentral dalam pemindahan energi bebas dari proses eksergonik ke proses endergonik.1). ATP berfungsi sebagai kompleks Mg2+ • Gambar 3. ATP adalah nukleotida trifosfat yang mengandung adenin.1 ATP diperlihatkan sebagai kompleks magnesium . Dalam reaksinya di dalam sel. ribosa dan 3 gugus fosfat (lihat Gambar 3.

.

1. fosfat berenergi rendah yang memiliki ΔG lebih rendah dari pada ΔG0 pada ATP. Terlihat bahwa nilai hidrolisis gugus terminal fosfat pada ATP terbagi menjadi 2 kelompok.lanjutan • Energi bebas baku hasil hidrolisis senyawa-senyawa fosfat penting dalam biokimia tertera pada Tabel 3. ATP dan ADP. . kreatin fosfat. termasuk di dalamnya. fosfat berenergi tinggi yang memiliki nilai ΔG lebih tinggi daripada ΔG0 pada ATP. fosfoenol piruvat dan sebagainya. Pertama. Kedua.

. senyawa-senyawa ester asam amino yang terlibat dalam sintesis protein.lanjutan • Senyawa biologik penting lain yang berenergi tinggi adalah tiol ester yang mencakup koenzim A (misal asetil-KoA). protein pembawa asil. S-adenosilmetionin (metionin aktif). uridin difosfat glukosa dan 5- fosforibosil-1-pirofosfat.

lanjutan • Tabel 3. pada saat peralihan pada suatu akseptor yang tepat. . Oleh karena itulah sebagian ahli biokimia lebih menyukai istilah potensial pemindahan gugus daripada ikatan berenergi tinggi. akan mengakibatkan pemindahan kuantitas energi bebas yang lebih besar. Simbol ini menunjukkan bahwa gugus yang melekat pada ikatan.1 Energi bebas baku hasil hidrolisis beberapa senyawa • organofosfat yang memiliki peran penting dalam biokimia • Gugus fosfat berenergi tinggi oleh Lipmann dilambangkan dengan ~℗.

Dengan demikian ATP terus dikonsumsi dan terus diproduksi. Proses terjadi dengan kecepatan sangat tinggi.lanjutan • Berdasarkan posisi ATP pada Tabel 3. Akibatnya siklus ATP/ADP menghubungkan proses-proses yang menghasilkan ~℗ dan proses-proses yang menggunakan ~℗. karena depot ATP/ADP sangat kecil dan hanya cukup untuk mempertahankan jaringan aktif dalam beberapa detik saja. .1. ADP dapat menerima fosfat berenergi tinggi untuk membentuk ATP dari senyawa yang berada di atas ATP dalam tabel. Di sisi lain. maka ATP merupakan donor fosfat berenergi tinggi (donor energi bebas) bagi senyawa-senyawa di bawahnya.

1. . Energi bebas untuk menggerakkan proses ini berasal dari oksidasi rantai respirasi di dalam mitokondria dengan menggunakan oksigen. Fosforilasi oksidatif • Fosforilasi oksidatif adalah sumber ~℗ terbesar dalam organisme aerobik. Glikolisis • Dalam glikolisis terjadi pembentukan netto dua ~℗ yang terjadi akibat pembentukan laktat 3.lanjutan • Ada 3 sumber utama ~℗ yang berperan dalam konservasi atau penangkapan energi. Siklus asam sitrat/Siklus Krebs/Siklus Asam Tri Karboksilat • Dalam siklus asam sitrat satu ~℗ dihasilkan langsung pada tahap suksinil tiokinase. 2.

Dengan demikian oksidasi akan selalu disertai reduksi akseptor elektron. Sebagai contoh adalah oksidasi ion fero menjadi feri yang dilukiskan pada Gambar 3.3.e- (elektron) • Fe2+ Fe3+ • Gambar 3. Oksidasi biologi • Oksidasi adalah pengeluaran elektron dan reduksi adalah pemerolehan elektron.3 Oksidasi ion fero menjadi feri .lanjutan 4.

dehidrogenase. . Terdapat 4 kelompok enzim oksidoreduktase yaitu: oksidase.lanjutan • Enzim-enzim penting dalam oksidasi biologi • Enzim-enzim yang terlibat dalam reaksi reduksi dan oksidasi dinamakan enzim oksidoreduktase. hidroperoksidase dan oksigenase.

lanjutan • Oksidase • Enzim oksidase mengkatalisis pengeluaran hidrogen dari substrat dengan menggunakan oksigen sebagai akseptor hidrogen. Contoh peran enzim tersebut dilukiskan pada Gambar 3.4 . Enzim- enzim tersebut membentuk air atau hidrogen peroksida.

lanjutan .

glukosa oksidase. xantin oksidase. .lanjutan • Gambar 3.4 Oksidasi metabolit yang dikatalisis oleh enzim oksidase • Termasuk sebagai oksidase antara lain sitokrom oksidase. oksidase asam L-amino.

. sebagai komponen dalam rantai respirasi pengangkutan elektron dari substrat ke oksigen. berperan dalam pemindahan hidrogen dari substrat yang satu ke substrat yang lain dalam reaksi reduksi- oksidasi berpasangan. • Kedua. Enzim-enzim ini memiliki 2 fungsi utama yaitu: • Pertama.lanjutan • Dehidrogenase • Dehidrogenase tidak dapat menggunakan oksigen sebagai akseptor hidrogen.

Reaksi Oksidasi Reduksi .

gliserol-3-fosfat dehidrogenase. asil- KoA dehidrogenase. semua sitokrom kecuali sitokrom oksidase. .5 Oksidasi suatu metabolit yang dikatalisis oleh enzim-enzim dehidrogenase • Contoh dari enzim dehidrogenase adalah suksinat dehidrogenase.lanjutan • Gambar 3.

Ada 2 tipe enzim yang masuk ke dalam kategori ini yaitu peroksidase dan katalase. Penumpukan peroksida menghasilkan radikal bebas yang dapat merusak membran sel dan menimbulkan kanker serta aterosklerosis. Enzim hidroperoksidase melindungi tubuh terhadap senyawa-senyawa peroksida yang berbahaya.lanjutan • Hidroperoksidase • Enzim hidroperoksidase menggunakan hidrogen peroksida atau peroksida organik sebagai substrat. .

Enzim hidroperoksidase melindungi tubuh terhadap senyawa-senyawa peroksida yang berbahaya. Ada 2 tipe enzim yang masuk ke dalam kategori ini yaitu peroksidase dan katalase.lanjutan • Hidroperoksidase • Enzim hidroperoksidase menggunakan hidrogen peroksida atau peroksida organik sebagai substrat. Penumpukan peroksida menghasilkan radikal bebas yang dapat merusak membran sel dan menimbulkan kanker serta aterosklerosis. .

lanjutan • Oksigenase • Oksigenase mengkatalisis pemindahan langsung dan inkorporasi oksigen ke dalam molekul substrat. . Enzim ini dikelompokkan menjadi 2 yaitu monooksigenase dan dioksigenase.

Di dalam mitokondria inilah sebagian besar peristiwa penangkapan energi yang berasal dari oksidasi respiratorik berlangsung. Sistem respirasi dengan proses pembentukan intermediat berenergi tinggi (ATP) ini dinamakan fosforilasi oksidatif. Fosforilasi oksidatif memungkinkan organisme aerob menangkap energi bebas dari substrat respiratorik dalam proporsi jauh lebih besar daripada organisme anaerob. .Rantai Respirasi • Rantai respirasi dan fosforilasi oksidatif • Rantai respirasi terjadi di dalam mitokondria sebagai pusat tenaga.

akseptor elektron terakhir adalah oksigen. misalnya glukosa dan asam lemak. melainkan dipindah ke pengemban-pengemban khusus antara lain nikotinamida adenin dinukleotida ( .Fosforilasi Oksidatif • Proses fosforilasi oksidatif • Organisme kemotrop memperoleh energi bebas dari oksidasi molekul bahan bakar. Namun elektron tidak langsung ditransfer langsung ke oksigen. Pada organisme aerob.

7). • Pengemban tereduksi ini selanjutnya memindahkan elektron ke oksigen melalui rantai transport elektron yang terdapat pada sisi dalam membran mitokondria (Gambar 3. Dalam hal ini energi dipindahkan dari rantai transport elektron ke ATP sintase oleh perpindahan proton melintasi membran. Gradien proton yang terbentuk sebagai hasil aliran elektron ini kemudian mendorong sintesis ATP dari ADP dan Pi dengan bantuan enzim ATP sintase. .Fosforilasi oksidatif di Mitokhondria • NAD+) dan flavin adenin dinukleotida (FAD). Proses ini dinamakan kemiosmosis. Proses tersebut dinamakan fosforilasi oksidatif.

.

.

.

• Kompleks INADH + H+FMNFe2+SCoQNAD+FMNH2Fe3+SCoQH2Kompleks IISuccinateFADFe2+SCoQFumarateFADH2Fe3+SCoQH2Kom pleks IIICoQH2cyt b oxFe2+Scyt c1 oxcyt c redCoQcyt b redFe3+Scyt c1 redcyt c oxKompleks IVcyt c redcyt a oxcyt a3 redO2cyt c oxcyt a redcyt a3 ox2 H2OGambar 3. • Tabel 3. terdiri atas 5 proses dengan dikatalisis oleh kompleks enzim.• Gambar 3. kompleks IV dan kompleks V (Tabel 3.8 Tahap-tahap proses fosforilasi oksidatifSecara ringkas fosforilasi oksidatif. memindahkan elektron dari donor ke akseptor dan mengangkut proton melalui membran. kompleks II.7 Ringkasan proses fosforilasi oksidatif di dalam mitokondriaRantai transport elektron membawa proton dan elektron.2).2 Informasi tentang enzim yang berperan dalam fosforilasi oksidatif . kompleks III. masing- masing kompleks I.

Singkatan- singkatan diuraikan sebagai berikut: FMN: flavin mononukleotida. cyt: sitokrom. Fe2+S: besi tereduksi-sulfur. kotak biru (gelap) di bawah menunjukkan reaksi oksidasi-reduksi yang terjadi pada masing-masing kompleks enzim.8.coenzyme Q oxidoreductase2509-10Kompleks IVCytochrome oxidase17013Kompleks VATP synthase38012-14 • Pada Gambar 3.• NamaPenyusun   kDa   PolypeptidesKompleks INADH dehydrogenase (or) NADH-coenzyme Q reductase80025Kompleks IISuccinate dehydrogenase (or) Succinate-coenzyme Q reductase1404Kompleks IIICytochrome C . Fe3+S: besi teroksidasi-sulfur. CoQ: koenzim Q. .

masing-masing molekul NADH memindahkan 2 elektron berenergi tinggi ke FMN. kemudian ke protein besi-sulfur dan terakhir ke koenzim Q (ubiquinon) • .lanjutan • Kompleks I • Pada tahap ini.

memindahkan elektron ke CoQ melalui kompleks II.lanjutan • Kompleks II • FADH2 dihasilkan oleh suksinat dehidrogenase dalam siklus asam sitrat. FADH2 dihasilkan oleh asil KoA dehidrogenase dalam oksidasi beta asam lemak. memindahkan elektron ke CoQ melalui kompleks yang sama. .

lanjutan .

Sitokrom terdiri atas kelompok heme seperti hemoglobin dan besi dengan heme menerima elektron. .lanjutan • Kompleks III • CoQ memindahkan elektron ke serangkaian sitokrom dan protein besi-sulfur.

lanjutan .

lanjutan .

lanjutan • Kompleks III • CoQ memindahkan elektron ke serangkaian sitokrom dan protein besi-sulfur. Sitokrom terdiri atas kelompok heme seperti hemoglobin dan besi dengan heme menerima elektron. .

.lanjutan • Kompleks IV • Penerima terakhir dari rantai transport elektron adalah kompleks besar terdiri atas 2 heme dan 2 atom tembaga.

lanjutan .

. protein kompleks yang mengkatalisis konversi ADP menjadi ATP. diisikan oleh gradien kemiosmotik.lanjutan • Kompleks V • Pada tahap ini. Proton mengalir kembali ke matriks mitokondria melalui kompleks ATP sintase dan energi berasal dari penurunan gradien pH digunakan untuk membentuk ATP.

lanjutan .

lanjutan
• Pada fosforilasi oksidatif, pelibatan
NADH menghasilkan pembentukan 3
molekul ATP, sedangkan pelibatan
FADH2 menghasilkan pembentukan
2 molekul ATP.

Metabolisme

Metabolisme – semua proses kimia dan
reaksi kimia yang terjadi dalam sel
• 1. Katabolisme ( Katabolik )
– Pemecahan molekul organik kompleks
menjadi senyawa sederhana
– Melepaskan ENERGI
• 2. Anabolisme ( Anabolik)
– Pembentukan / Pembangunan molekul
organik kompleks dari senyawa
sederhana
– Membutuhkan ENERGI

Enzym yg kerjanya spesifik – Lipase Lemak / Lipida – Sukrase Sukrose – Urease Urea – Protease Protein – Dnase DNA . enzym sendiri tidak ikut dalam reaksi • A. adalah katalis yang mempercepat dan langsung terlibat mempercepat reaksi kimia. Enzymes .

Penjelasan tentang spesifitas Enzym yang diterangkan dengan teori Lock and Key Theory E + S -----> ES ------> E + P .

Pemberian Nama Enzym – adalah memberikan tambahan “ase” pada substrat • Sukrosa Sukrase • Lemak Lipase • DNA DNase • Protein Protease • Pemindahan Hydrogen Dehydrogenase • Pemindahan fofat Phosphotase .

Penggolongan Enzym berdasarkan aktivitasnya • Juga berdasarkan proses yang dikatalisa • 1. Hydrolase hydrolysis • 3. Ligase synthesis . Oxidoreductase oxidation & reduction • 2.

keseluruhan enzim - .Komponen Enzyme Ada 2 bagian 1. Koenzym (Kofaktor) . Apoenzym .senyawa. zat non-protein Holoenzym .senyawa protein 2.

Asam Pantantotenat (Pantothenic Acid) – CoEnzyme A . Koenzym • Babarapa diperoleh dari vitamin • 1. Niasin – NAD (Nikotinamid adenin dinukleotida) • 2. Riboflavin – FAD (Flavin adenin dinucleotida) • 3.

Faktor2 yg berpengaruh terhadap Aktivitas Enzymatik Denaturasi Protein .

.

.

.

Penghambat Kompetitif 2.Penghambat yang berpengaruh thdp aktivitas enzimatik 1. Penghambat Nonkompetitif .

Sulfanilamid ( Obat2 Sulfa ) – memblok sisi aktif pada enzym yg mengkorvensi PABA menjadi Asam Folat • Folic Acid . Penghambat Kompetitif – memblok sisi aktif • 1.required for the synthesis of DNA and RNA Selective Toxicity . Penisilin – Memblok sisi aktif enzim sehingga terjadi penghambatan karena adanya jembatan silang pentaglisin • 2.

Non-competitive Inhibitors - attach to an allosteric site .

.

Produksi Energi • 1. Reduksi – Penangkapan/Penggabungan Hidrogen dan/atau elektron NAD Cycle . Oksidasi – Menunjuk pada lepasnya / hilangnya Hidrogen dan atau elektron • 2.

Katabolisme Karbohidrat • Mikroorganisme mengoksidasi karbohidrat sebagai sumber energi primer • Glukosa – secara umum dapat menjadi sumber energi • Energi dapat dihasilkan dari Glucosa dengan cara : – Respirasi – Fermentasi .

Respirasi Selular secara Aerobik • Elektron dilepaskan dari oksidasi melalui cara Sistem Transport Elektron ( Electron Transport System ) dengan oksigen sebagai penerima elektron (Final Electron Acceptor) • Persamaan Umum : • Glukosa + oksigen----> Karbon dioksida + air • • ATP .

Persamaan Kimia • C6H12O6 + 6 O2 -------> 6 CO2 + 6 H2O • • 38 ADP + 38 P 38 ATP .

Reaksi Transisi • 3. Respirasi Seluler Aerobik • 4 subpathway • 1. Siklus Kreb • 4. Glikolisis • 2. Sistem Transport Elektron (Electron Transport System) .

1. Glikolisis (pemecahan gula ) • Oksidasi Glukosa menjadi 2 molekul Asam Piruvat • Siklus Embden-Meyerhof • Hasil akhir Glycolisis: – 2 Asam Piruvat – 2 NADH2 – 2 ATP .

2. Reaksi Transisi • Menghubungkan Glikolisis ke Siklus Kreb • Hasil akhir : – 2 Asetyl KoEnzym A – 2 CO2 – 2 NADH2 .

Silus Krebs (Siklus Asam Sitrat ) • Urutan reaksi kimia awal dan akhirnya asam sitrat • Hasil akhir: –2 ATP –6 NADH2 –2 FADH2 –4 CO2 .3.

Sistem Transport Elektron (Electron Transport System) • Terjadi dalam membran sel bakteri • Model Khemiosomosa Mitchell – 34 ATP . 4.

? 3 ATP for each NADH2 2 ATP for each FADH2 • NADH2 • FADH2 • Glicolisis 2 • Glicolisis 0 • R.S.T. Transisi 0 • Siklus Kreb 6 • Siklus Kreb 2 • Total 10 • Total 2 • 10 x 3 = 30 ATP • 2 x 2 = 4 ATP .Bagaimana penjelasan 34 ATP dari E. Tansisi 2 • R.

34 • Total 38 ATP . ATP Total yg dihasilkan dari oksidasi sempurna 1 molekul glukosa pada Resprasi Aerobik • ATP • Glycolysis 2 • Transition Reaction 0 • Krebs Cycle 2 • E.S.T.

S.. Respirasi Anaerob • Elektron yg dihasilkan melalui oksidasi melalui E.T. tetapi oksygen tidak sebagai elektron aseptor terakhir • Nitrat (NO3-) ----> Nitrit (NO2-) • Sulfat (SO24-) ----> Hidrogen Diulfida (H2S) • Karbonat (CO24-) -----> Metan (CH4) .

T. Umumnya melibatkan oksidasi yang tidak sempurna dari karbohidrat sehingga dapat menjadikan oksigen sebagai aseptor elektron terakhir . Fermentasi • Proses Anaerob yg tidak memlaui E.S. • Glicolisis – ditambah tahapan tambahan .

Substrat Original 3.Fermentasi dapat menghasilkan sejumlah hasil akhir 1. Kandungan Enzym yg sedang ada dan aktif . Jenis mikroorganisme 2.

Asam Laktat • Makanan Busuk • Produksi Makanan – Yogurt .Susu/Milk – “Pickles” .1. Fermentasi Asam Laktat • Hanya 2 ATP • Hasil akhir .timun/Cucumbers – “Sauerkraut” .Kubis • 2 Genera: – Streptococcus – Lactobacillus .

Fermentasi Alcohol • Hanya 2 ATP • Hasil akhir : – alcohol – CO2 • Minuman Beralkohol • Roti yang sudah beralkohol • Buah2an sudah beralkohol • Saccharomyces cerevisiae (Yeast) . 2.

3. Fermentasi Asam Campuran • Hanya 2 ATP • Hasil akhir .“Tidak Jelas” • Escherichia coli dan beberapa mikroorganisme enteric .

Fermentasi Asam Propionat • Hanya 2 ATP • Hasil akhir : – Asam Propionat – CO2 • Propionibacterium sp. .

Hasil akhir fermentasi .

Katabilisme Lemak .

Katabolisme Protein .

Fotosintesis .Konversi of energi dari sinar matahari menjadi energi kimia • Energi kimia digunakan untuk mereduksi CO2 menjadi gula (CH2O) • Fiksasi Karbon – siklus karbon di lingkungan (Kehidupan sangat tergantung dari hal tersebut ) • Photosynthesis – Tanaman Hijau – Algae/Ganggang – Bakteri fotosintesis (Cyanobacteria) .

Reaksi Gelap . Reaksi Terang – 2. Persamaan Reaksi • 6 CO2 + 6 H2O + sinar matahari -----> C6H12O6 + 6 O2 • 2 Bagian : – 1.

Reaksi Terang • Fotofofosforilasi Non-Siklis – O2 – ATP – NADPH2 • Reaksi Terang (disederhanakan ) .

Reaksi Gelap .2.

PowerPoint to accompany Foundations in Microbiology Fifth Edition Talaro Chapter 8 Copyright The McGraw-Hill Companies. . Inc. Permission required for reproduction or display.

Microbial Metabolism: The Chemical Crossroads of Life Chapter 8 .

Metabolism The sum total of all chemical reactions & physical workings occurring in a cell .

2 types of metabolism • Anabolism .degradation – breaking down complex molecules into simple ones – generates energy (ATP) 89 .biosynthesis – building complex molecules from simple ones – requires energy (ATP) • Catabolism .

90 .

91 .

92 .

magnesium • coenzymes -organic molecules .vitamins 93 . copper. Enzyme structure • Simple enzymes – consist of protein alone • Conjugated enzymes or holoenzymes – contain protein and nonprotein molecules – apoenzyme –protein portion – cofactors – nonprotein portion • metallic cofactors – iron.

94 .

Enzyme-substrate interactions 95 .

penicillinase • Endoenzymes – retained intracellularly & function there 96 . cellulase. amylase. where they break down large food molecules or harmful chemicals.• Exoenzymes – transported extracellularly.

97 .

enzymes involved in glucose metabolism • Induced enzymes – not constantly present. prevents cell from wasting resources 98 .• Constitutive enzymes – always present. always produced in equal amounts or at equal rates. regardless of amount of substrate. produced only when substrate is present.

99

• Synthesis or condensation
reactions – anabolic reactions to
form covalent bonds between smaller
substrate molecules, require ATP,
release one molecule of water for
each bond
• Hydrolysis reactions– catabolic
reactions that break down substrates
into small molecules, requires the
input of water 100

101

Aminotransferases – convert one type of amino acid to another by transferring an amino group 3. Transfer reactions by enzymes 1. Oxidation-reduction reactions – transfer of electrons 2. Decarboxylases – remove carbon dioxide from organic acids 102 . Methyltransferases – move methyl groups from one molecule to another 5. Phosphotransferases – transfer phosphate groups. involved in energy transfer 4.

Metabolic pathways 103 .

Control of enzyme activity 1. Feedback inhibition – concentration of product at the end of a pathway blocks the action of a key enzyme 3. Enzyme induction – enzymes are made only when suitable substrates are present 104 . Competitive inhibition – substance that resembles normal substrate competes with substrate for active site 2. Feedback repression – inhibits at the genetic level by controlling synthesis of key enzymes 4.

Competitive inhibition 105 .

Energy –capacity to do work or cause change • Endergonic reactions – consume energy • Exergonic reactions – release energy 106 .

Redox reactions
• always occur in pairs
• There is an electron donor and
electron acceptor which constitute a
redox pair
• The process salvages electrons &
their energy.
• released energy can be captured to
phosphorylate ADP or another
compound
107

Electron carriers
• resemble shuttles that are loaded
and unloaded with electrons and
hydrogen
• most carriers are coenzymes, NAD,
FAD, NADP, coenzyme A &
compounds of the respiratory chain

108

NAD reduction

109

Electron carriers 110 .

ATP • 3 part molecule consisting of – adenine – a nitrogenous base – ribose – a 5-carbon sugar – 3 phosphate groups • Removal of the terminal phosphate releases energy 111 .

ATP 112 .

Phosphorylation of glucose by ATP 113 .

oxidative phosphorylation 3. photophosphorylation 114 . substrate-level phosphorylation 2. Formation of ATP 1.

substrate-level phosphorylation 115 .

Catabolism of glucose 1. Respiratory chain. Kreb’s cycle 3. Tricarboxylic acid cycle. Glycolysis 2. electron transport 116 .

ET Anaerobic Glycolysis. Metabolic strategies Pathways Final e- involved acceptor ATP yield Aerobic Glycolysis. O2 38 respiration TCA. So4-2. NO3-. variable respiration TCA. ET CO3-3 Fermentation Glycolysis Organic 2 molecules 117 .

Overview of aerobic respiration 118 .

Overview of aerobic respiration • Glycolysis – glucose (6C) is oxidized and split into 2 molecules of pyruvic acid (3C) • TCA – processes pyruvic acid and generates 3 CO2 molecules • Electron transport chain – accepts electrons NADH & FADH. generates energy through sequential redox reactions called oxidative phosphorylation 119 .

Glycolysis 120 .

TCA cycle 121 .

Electron transport system 122 .

Chemiosmosis 123 .

gas & other products by the action of various bacteria on pyruvic acid 124 . Fermentation • Incomplete oxidation of glucose or other carbohydrates in the absence of oxygen • Uses organic compounds as terminal electron acceptors • Yields a small amount of ATP • Production of ethyl alcohol by yeasts acting on glucose • Formation of acid.

Fermentation 125 .

Products of fermentation 126 .

carbohydrates and fats 127 .• Many pathways of metabolism are bi- directional or amphibolic • Metabolites can serve as building blocks or sources of energy – Pyruvic acid can be converted into amino acids through amination – Amino acids can be converted into energy sources through deamination – Glyceraldehyde-3-phosphate can be converted into precursors for amino acids.

128 .

129 .