KONSEP DASAR

ANATOMI
Ani wiji lestari

PENGERTIAN ANATOMI DAN FISIOLOGI
• Anatomi berasal dari bahasa Yunani
• Ana  memisah-misahkan / mengurai
• Tomos  memotong-motong
• Anatomi :
• ilmu mempelajari struktur tubuh/ susunan tubuh dan hubungan
bagian-bagiannya satu sama lain.
• Fisiologi :
• Ilmu yang mempelajari faal, fungsi atau kerja tubuh manusia dalam
keadaan normal.
• Fisiologi didasarkan pada fungsi seluler dan molekuler tubuh dan
berhubungan dengan ilmu dasar fisika dan kimia.

SISTEM REPRODUKSI
PRIA

ANI WIJI LESTARI

Interna : . Genitalia Masculina 1.Saluran keluar testis .Kelenjar aksesoris . Eksterna : .Scrotum 2.Testis dan Epididimis .Penis .

Insisi transversal .

GENITALIA EKSTERNA • SKROTUM • Kantung yang berisi testis • Terdiri dari lapisan luar kulit yang tebal dengan sejumlah kelenjar lemak dan keringat • Fungsi : • sebagai penyangga bagi testis • Regulasi temperatur .

REPRODUKSI PRIA PENIS YG DPT MENGALAMI EREKSI  PD PENIS TERDAPAT KORPUS CAVERNOSUM & KORPUS SPONGIOSUM (JARINGAN BUNGA KARANG = SPONS) YG BERFUNGSI DPT TERISI DARAH SEHINGGA TERJADINYA EREKSI • EREKSI  KARENA ALIRAN DARAH YANG MASUK KE DLM PENIS KONSTAN TAPI YG KELUAR TIDAK KONS- TAN SHG JARINGAN BUNGA PENUH OLEH DARAH • EJAKULASI  KELUARNYA SEMEN (SPERMA + GETAH KELENJAR ASESORIS PRIA) SETELAH MENGALAMI EREKSI .

TERUTAMA DLM TUBULUS SEMINIFERUS • KELUARNYA SPERMA DARI TUBUH MELALUI  Testis  Epididimis (kaput. YG AKAN MEMPRODUKSI SPERMA PD SUHU DI BAWAH SUHU TUBUH (LBH KRG 35 DERAJAD) • PEMBENTUKAN SERTA PEMATANGAN SPERMA TERJADI DLM TESTIS.LANJUTAN REPRODUKSI PRIA • BAGIAN DEPAN DARI PENIS (PREPUTIUM (KULUB) BG ALAT KELAMIN PRIA YG DI KHITAN (SUNAT) AGAR TERJAMIN KEBERSIH-AN & KESEHATAN • KEPALA & BAGIAN BWH DARI PENIS SANGAT PEKA • ADA SEPASANG TESTES (TESTIS. SELAPUT PENGGANTUNG TESTIS  MESORCHIUM) DLM KAN- TUNG SKROTUM. trunkus. Asesoris  URETHRA  keluar tubuh . kauda)  VAS DEFERENS  kel.

Penis 10.• 1. Foreskin 5. Frenulum 6. Corpus spongiosum 9. Testicles 2. Scrotum . Urethral opening 7. Glans penis 8. Corpus cavernosa 4. Epididymis 3.

LANJUTAN REPRODUKSI PRIA • SETIAP TESTIS MELALUI TUBULUS SEMINIFERUS AKAN MENGHASILKAN 200 – 250 JUTA SPERMATOZOA • SETIAP 3 TUBULUS SEMINIFERUS AKAN MENGHASIL-KAN HORMON TESTOSTERON (LIBIDO)  MKNYA PRIA JARANG TERJADI ANDROPAUSE • SALURAN PENGELUARAN SPERMA DAN URIN  SAMA YAITU URETHRA DAN PANJANGNYA TERGANTUNG DARI PANJANGNYA PENIS INDIVIDU • PANJANG NORMAL PENIS (INDONESIA)  5 – 14 CM SELAGI TIDUR (TDK LG EREKSI) • MAKIN PENDEK PENIS DAYA EREKSI MAKIN TINGGI. MAKIN PANJANG PENIS. DAYA EREKSI MAKIN RENDAH .

spermin.spermidin.Fungsi-Fungsi Kelenjar Aksesoris 1. IgA dan IgG (menstimulasi kehidupan spermatozoa) 3. . Kelenjar Bulbouretra ( Kelenjar Cowperi) dan 4. Sekret Glandula Prostata  asam sitrat (proses likuifikasi ejakulat dan memelihara keseimbangan osmotik plasma semen). Kelenjar Littre ( kelenjar uretra) : membasahi bagian pangkal uretra. Sekret Vesikula Seminalis  fruktosa (sumber energi spermatozoa) untuk motilitas dan Flavin (forensik) mendeteksi adanya semen 2.

TESTIS dan EPIDIDYMIS TESTIS • Organ primer untuk reproduksi pria • Mengalami penurunan dari daerah asalnya. melalui kanalis inguinalis ke dalam skrotum • Fungsi & struktur diatur o/ hormon gonadotropin • Fungsi : • Kelenjar endokrin : hormon testosteron • Kelenjar eksokrin : penghasil sel sperma • Tidak terdapat dalam tubuh • Struktur : alat ini tersusun atas kerangka bungkus & Struktur dalam . GENITALIA INTERNA A.

corpus dan cauda • Mempunyai 4 fungsi : • 1) Transpor sperma Transport • 2) konsentrasi sperma • 3) Penyimpanan sperma • 4) Maturasi/pematangan sperma (khususnya di daerah cauda) . Epididymis • Saluran transport sperma pertama • caput.

IgA dan IgG (menstimulasi kehidupan spermatozoa) 3. Sekret Vesikula Seminalis  fruktosa (sumber energi spermatozoa) untuk motilitas dan Flavin (forensik) mendeteksi adanya semen 2. Kelenjar Littre ( kelenjar uretra) : membasahi bagian pangkal uretra. Kelenjar Bulbouretra ( Kelenjar Cowperi) dan 4.Fungsi-Fungsi Kelenjar Aksesoris 1. spermin. .spermidin. Sekret Glandula Prostata  asam sitrat (proses likuifikasi ejakulat dan memelihara keseimbangan osmotik plasma semen).

REPRODUKSI WANITA • TERDIRI DARI: • KLITORIS  TERLETAK PALING ATAS  EKIVALEN DGN PENIS  DPT MENGALAMI EREKSI  TAPI TERTARIK KE DALAM SEHINGGA TDK TERLIHAT • DI BAWAH KLITORIS TERDAPAT LUBANG TEMPAT KELUARNYA URINE • VAGINA  TEMPAT COITUS & MELAHIRKAN BAYI • KELENJAR ASESORIS WANITA  SEPASANG KELEN- JAR BARTHOLIN YG BERHUBUNGAN ERAT DGN STIMULI KLITORIS .

GENITALIA EXTERNA .

000 – 450. TERDIRI DARI MULUT RAHIM & ENDOMETRIUM  TEMPAT IMPLANTASI TELUR YG SDH DIBUAHI SPERMA .LANJUTAN REPRODUKSI WANITA • ADANYA LABIUM (BIBIR) MINOR (KECIL) • SELAPUT DARA • SEPASANG OVARI  DI KIRI KANAN RONGGA PERUT  SEBESAR KENARI DAN DILINDUNGI SELAPUT MESOVARIUM • DI DALAM OVARIUM TERDAPAT BAKAL TELUR (OOGONIUM) YG SDH JENUH PD SAAT BAYI WANITA DI LAHIRKAN  JUMLAH ANTARA 100.000 • SEPASANG SALURAN TELUR (TUBA FALOPII) TEMPAT MASUKNYA TELUR • RAHIM.

Genitalia Interna .

FERTILISASI (PEMBUAHAN) • PERTEMUAN ANTARA SEL TELUR DGN SEL SPERMA TERJADI DI SEPERTIGA SALURAN TELUR (TUBA FALOPII)  FERTILISASI • HASIL PERTEMUAN SEL TELUR DGN SEL SPERMA  ZIGOTE • PERTEMUAN ANTARA SEL TELUR DGN SEL SPERMA DI STIMULI OLEH HORMON ESTROGEN • TELUR DI OVULASI MELALUI OVARI MASUK KE SALUR-AN MELALUI JARINGAN FIMBRIAE .

PREGNANSI (KEHAMILAN) • DIMULAI DGN TERBENTUKNYA ZIGOTE  INTI SEL TELUR KETEMU DGN INTI SEL SPERMA • SETELAH SEL SPERMA SATU MASUK. 30 % ABNORMAL.5 %  DIBUTUHKAN HANYA 1 SPERMA UNTUK MEMBUAHI . MAKA SEL TE- LUR AKAN MEMBENTUK MEMBRAN (SELAPUT) PROTEKSI (PERLINDUNGAN) AGAR SPERMA-2 BERIKUT TDK DPT MENEMBUS SEL TELUR • PERSAINGAN (KOMPETISI) SANGAT SPORTIF  40 % MATI. 30 % BERSAING ANTARA 15 % KE KANAN/KIRI  AKHIRNYA TINGGAL 2.

minggu 28 – 40 ( 13 mg ) . minggu ke 13 – mg 27 ( 15 mg ) Trimester III.LANJUTAN PREGNANSI (KEHAMILAN) KEHAMILAN DIMULAI DARI IMPLANTASI HASIL KONSEPSI HINGGA JANIN USIA 9 BLN. 2 MINGGU Trimester I 12 mg pertama Trimester II.

tanpa tindakan atau pertolongan buatan dan tanpa komplikasi.jang dan presentasi belakang kepala. Persalinan biasa atau normal (eutosia) adalah proses kelahiran janin pada kehamilan cukup bulan (aterm 40 minggu). PERSALINAN NORMAL Persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup dari dalam uterus melalui vagina ke dunia luar. . pada janin letak meman. yang dususul dengan pengeluaran plasenta dan seluruh proses kelahiran itu berakhir dalam waktu kurang dari 24 jam.

• Tanda-tanda dan gejala inpartu : • 1.Proses Persalinan • Kala I Pembukaan serviks.kuensi minimal 2 kali dalam 10 menit ). • 5.Cairan lender bercampur darah (show) melalui vagina. • 4.Adanya HIS .Penipisan dan pembukaan serviks. • 2.Kontraksi uterus yang mengakibatkan perubahan serviks (fre- • 3.

Berlangsung hingga serviks membuka kurang dari 4 cm.Dimulai sejak awal berkontraksi yang menyebabkan penipisan dan pembukaan serviks. . akan terjadi dengan kecepatan rata-rata 1 cm per jam (nulipara atau primigravida) atau lebih dari 1 cm hingga 2 cm (multipara) . memadai jika terjadi tiga kali atau lebih dalam waktu 10 menit dan berlangsung selama 40 detik atau lebih).Pada umumnya fase laten berlangsung hampir atau hingga 8 jam. .Frekuensi dan lama kontraksi uterus akan meningkat secara bertahap (kontraksi dianggap adekuat. Fase-fase dalam persalinan 1.Dari pembukaan 4 cm hingga mencaspai pembukaan lengkap atau 10 cm. Fase Aktif . 2. . Fase Laten .

-Keluar darah lendir.Makin lama makin sering. .Tidak ada perubahan.Nyeri dimulai dari belakang menjalar ke depan . . -Berjalan menambah nyeri.Makin lama makin nyeri dan ma- kin lama.Tidak ada perubahan.Nyeri terutama di depan. -Kepala tidak dapat digerakkan pada waktu mules. .Kala II pengeluaran janin Belum bersalin . -Berhubungan dengan pengeras- an uterus. . .Tidak teratur. .Mules-mules teratur(1jam 5 kali). -Serviks mendatar dan membuka -Bagian terbawah sudah turun.

1 JAM. ½ JAM.KELAHIRAN (NATALIA) • DIMULAI DGN DATANGNYA MULES-MULES YG TERA-TUR SETIAP 3 JAM SEKALI. BAGIAN LAIN AKAN MENNGIKUTI DGN MUDAH • SECARA ALAMIAH PLACENTA / ARI-2 AKAN KELUAR  DIJAHIT KARENA PERINEUM & VAGINA TERJADI ROBEKAN . 15 MENIT. 1.5 JAM. 2 JAM. 10 MENIT SEKALI  MULESNYA HANYA SEKIAN DETIK • PECAHNYA SELAPUT AMNION (KETUBAN)  CAIRAN KETUBAN KELUAR  BAYI DGN SEGERA AKAN DILAHIRKAN • UMUMNYA KALAU KEPALA BAYI SUDAH KELUAR. 2.5 JAM.

SETELAH KELAHIRAN (POST NATAL) • NIFAS ADALAH MASA SETELAH PLASENTA LAHIR SAMPAI 40 HARI • SETELAH KELAHIRAN SEMUA HARUS DILAKUKAN OLEH BAYI SENDIRI SEPERTI ORANG DEWASA  SIRKULASI DARAH SDH LANCAR. BIASA-NYA DOKTER AKAN MENGANGKAT KAKI BAYI KE ATAS ATAU MENEPUK BOKONG (PANTAT) BAYI SHG MEREKA AKAN NANGIS KRN OKSIGEN SECARA TIBA- 2 MASUK PARU-2 (TDK SPONTAN) . RESPIRASI  OKSIGEN SECARA TIBA-2 MASUK KE DALAM PARU-2  MENYEBABKAN BAYI SAKIT  NANGIS (SEPONTAN). SEKAT SEMPURNA. BILA TIDAK.

500 gr 14 hari(2 mg) symp 350 gr 42 hari(6 mg) Tak teraba di atas 50 gr 56 hari(8 mg) symp 30 gr . INVOLUSI IALAH KEMBALINYA UTERUS KEBENTUK SEBELUM HAMIL Berat Involusi Tinggi Fundus Utrs Bayi lahir Sepusat 1000 Plasenta lahir 2 jari bawah pusat 750 gr 7 hari(1 mg) Pertengahan pst.

cairan tidak berdarah lagi 4) Lochia Alba :  cairan putih. 1) Lochia Rubra(cruenta) :  1-2 hari. dan sisa mekoneum. lanugo. setelah 2 minggu . berwarna merah kuning berisi darah dan lendir. 3) Lochia Serosa :  hari ke 7-14 pasca persalinan. berwarna merah kehitaman Berisi sisa – sisa selaput ketuban. sel-sel desidua. berwarna kuning. 2) Lochia Sanguinolenta :  hari ke 3-7 . verniks kaseosa.LANJUTAN SETELAH KELAHIRAN (POST NATAL) • Lochia adl cairan sekret yg berasal dari kavum uteri dan vagina pd masa nifas.

panjang. plg pjg uterus (rahim wanita/betina) .JENIS-JENIS OTOT • 1. ter- gantung lokasi: plg pendek pembuluh darah. pipih dan langsing • Setiap otot memiliki 1 inti (nukleus) di tengah (center) • Sitoplasmanya tdd sarkoplasma yang mengandung miofibril (elemen yang mampu berkontraksi sehingga dpt bergerak) • Panjang otot polos bervariasi antara 15-500 mikron. ramping. OTOT POLOS • Bentuk: seperti gelendong.

sedangkan penghambatan kerja otot polos dilakukan oleh syaraf simpatis • AKSI: kontraksi lambat. uterus (rahim). usus kasar). batang tenggorokan. lambung. esophagus. kantung urine. berlangsung lama. usus halus. kantung empedu. pulmo. kadang-kadang ritmis . bronkus.LANJUTAN OTOT POLOS • LOKASI: terdapat pada alat atau daerah organ yang berongga  saluran pencernaan makanan (batang kerongkongan. pembuluh darah • Untuk otot polos  peningkatan kerja otot polos seperti gerak peristaltik dilakukan oleh syaraf parasimpatis.

intinya di tengah (center).LANJUTAN JANIS-JENIS OTOT • 2. pd interval tertentu terdapat keping-keping interkalar (intercalar disc). sedangkan penguragan denyut jantung sangat dipengaruhi oleh syaraf parasimpatis • LOKASI: hanya ada di jantung • AKSI: kontraksi otomatis & ritmis . mempunyai garis gelap dan terang (tdk sejelas pd otot rangka). OTOT JANTUNG • BENTUK: tdd beberapa serabut otot yg bercabang & bersatu dg serabut di sebelahnya  anastomosoma atau sinsitium. pd intercalar disc terdapat jaringan Purkinye yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls (kecepatan 4 m/detik) • Untuk otot jantung: peningkatan denyut jatung sangat dipengaruhi oleh syaraf simpatis.

sedangkan tebalnya antara 10-100 mikron.LANJUTAN JENIS-JENIS OTOT • 3. intinya terletak di tepi (pinggir). Masing-masing endomisium dilapisi lagi oleh epimisium. panjang otot rangka bervariasi antara 1-40 mm. Dalam otot rangka terdapat mioglobin  pigmen yang disebut mioglobin . terdapat garis gelap dan terang (sangat jelas). serabut otot yang masing-masing dilapisi sarkolema berkelopok membentuk 15-30 serabut otot dan dilapisi fasiculus.setiap serabut otot rangka dilapisi oleh sarkolema (di dlm sarkolema terdapat miofibril = elemen yang dapat berkontraksi). Masing-masing fasikulus dilapisi oleh jaringan ikat perimisium. Jaringan ikat yang meliputi serabut otot rangka disebut endomisium. OTOT RANGKA = OTOT SADAR = OTOT LURIK = OTOT SERAN LINTANG • BENTUK: tdd banyak serabut.

LANJUTAN OTOT RANGKA • LOKASI : semua otot yang melekat pada tulang. pharing. berlangsung sebentar . langit-langi (palatinum). ujung esophagus • INNERVASI : sistem syaraf kraniospinal  bekerja menurut kehendak individu • AKSI: kontraksi cepat. otot lidah.

Otot polos Otot rangka Otot jantung .