You are on page 1of 11

Reengineering an Approach

to Model Driven
Development of Business
Apps
OLEH :
E KA I N TA N L E S TA R I S U D I BYO ( 1 6 0 5 5 1 8 0 1 3 6 6 )
V I V I E KA M A R I A N A (160551800290)

pedoman desain. frameworks. namun juga dapat membantu proses bisnis. Namun platform-platform tersebut telah memfasilitasi adopsi komputasi mobile untuk meningkatkan proses bisnis. dan standar pengembangan untuk platform Android. dan Windows Phone.PENDAHULUAN Perkembangan perangkat mobile dalam beberapa tahun ini semakin cepat. bahasa pemograman. Pengembangan software development kit (SDK). iOS. . sangat berbeda. Perangkat mobile ini diharapkan tidak hanya dapat membantu komunikasi.

Tingkat abstraksi tiap platform berbeda .PENDAHULUAN (1) Masalah :  Pengembangan platform harus mendukung pengembangan aplikasi Pengembangan aplikasi tergantung pada app utilizes dan tingkat abstraksi.

Model MD2 menggambarkan entitas yang relevan (model). tampilan.Latar Belakang apabila platform yang digunakan berbeda stakeholder dihadapkan dengan berbagai pendekatan yang bervariasi MD2 menyediakan DSL yang mengatur elemen seperti pola desain Model View Controller (MVC). dan perilaku .

.Latar Belakang (1) MD2 DSL tidak spesifik untuk platform apapun dan juga tidak mengandalkan teknologi web yang menyerupai pendekatan generatif. Aplikasi tersebut telah memenuhi elemen umum yang diperlukan pada aplikasi bisnis. Atas dasar itu. MD2 juga tidak dibatasi untuk elemen Web dalam hal meningkatkan namespace mereka aplikasi platform yang dipilih (iOS dan Android) telah dikembangkan dari awal. Bahasa pendekatan generatif adalah Xtext. kesamaan platform diidentifikasi dan juga masalah karena pendekatan platform yang berbeda.

(2) menentukan tujuan untuk solusi. Reliasasi MD2 mengikuti proses penelitian ilmu desain. Langkah tersebut adalah (1) mengidentifikasi masalah dan motivasi. Sehingga langkah-langkah yang diterapkan pun hampir sama. .Metodologi Metode MD2 adalah pendekatan umum diikuti dalam pengembangan prototipe dalam computer science (SC). (3) identikasi tujuan desain dan pengembangan. dan (4) demonstrasi MD2 dalam berbagai cara.

Xbase dapat menyediakan sarana baru untuk memperpanjang MD2. Efftinge. .Rekayasa Ulang Reengineering mungkin dapat melampaui ide sketsa yang telah dibuat tersebut. dll mengusulkan cara untuk memasukkan aspek perilaku dalam DSL. Dengan Xbase. Idenya adalah untuk menjaga tingginya level abstraksi DSL.

Artikel ini juga membahas tentang rekayasa ulang dari MD 2.Kesimpulan Artikel ini menyajikan latar belakang dari MD2 prototipe akademik untuk pengembangan aplikasi cross platform menggunakan model driven. sehingga menunjukkan proses dan memberikan kotribusi untuk teori MDSD dalam komputasi mobile. Artikel ini menggaris bawahi proses pengembangan dan mengusulkan kesesuaian untuk proyek MDSD dalam penelitian sistem informasi. .

Artikel pembanding Judul: Domain Spesific Language Approach on Model Driven Development of Web Servis Penulis: Viet-Cuong Nguyen. Xhevi Qafmolla. Karel Richta Department of Computer Science and Engineering Faculty of Electrical Engineering Czech Technical University in Prague Tahun: 2014 .

Keuntungan lain dari SWSM untuk pemodelan adalah kemampuan untuk menghasilkan lebih banyak verifikasi pada sintaks dan semantik dari bahasa pemodelan umum. SWSM memungkinkan pengguna tanpa pengalaman dalam pemrograman pada tingkat yang lebih tinggi untuk fokus hanya pada pengetahuan domain yang bersangkutan mereka. Hal ini dapat mengurangi kesalahan pada proses pengujian atau debugging. . memungkinkan bagi para pemangku kepentingan yang berbeda seperti pakar bisnis dan ahli IT untuk model layanan web selama tahap-tahap awal desain layanan web.Kesimpulan (artikel pembanding) Pendekatan MDD dapat diterapkan untuk layanan web dalam rangka meningkatkan ketahanan implementasi. Hasil penelitian ini membawa pada teori desain dan metodologi untuk melaksanakan dan memanfaatkan bahasa tertentu domain untuk pengembangan model-driven development web. sebagai teknologi layanan web berubah dan berkembang. Oleh karena itu di bawah pendekatan ini.

TERIMAKASIH……… .