Kebijakan Nasional

Program Imunisasi &
Eradikasi Polio
dr. MUHAMMAD ANDI MARDIANSYAH
UPT. PUSKESMAS DARUL IHSAN

Pertemuan Advokasi &
Sosialisasi PIN & Introduksi
IPV
Darul Ihsan, 4 Maret 2016

GAMBARAN UMUM
PROVINSI ACEH
Saban
DATA DEMOGRAFI : g
B.Aceh

Luas Wilayah : 61.237 Km² A.Besar
Pidie Lhokse
Jml Penduduk : 5.001.953 Jiwa umawe
Ace Pijay Bireuen Aceh
h Utara
Jaya Bener
Terdiri dari : Meriah
Aceh
Timur
• 289 Kecamatan Aceh
Barat Aceh Tengah Langsa
• 6.526 Desa/kelurahan Nagan
Aceh
Tamiang
Raya
Gayo Lues
Abdya
DATA SARANA KESEHATAN :
• RSUD/ RS Swasta : 56
Aceh
Agara
• Puskesmas : 339 Selatan

• Pustu : 420
• Poskesdes : 1982
Ssala
• Posyandu : 7.152 m
Si
m
eu Aceh Singkil
lu
e
TENAGA KESEHATAN
YG DIBUTUHKAN PADA PIN :
Total
• Tenaga Kesehatan : 10.105 SASARAN PIN POLIO 0-
• Keder : 22.182
565.567
59 BULAN
Indonesia Siap Bebas Polio balita

www.childmortality.org 198 countries

61/1000 LB (SDKI 1991)
Infant cause of
death (BHR 2007)

55,2% kematian bayi
karena pneumonia
dan diare

MDG target 2015 23/1,000 LB o 34/1000 (SDKI th 2007)
26/1,000 LB (SDKI th 2012)

2015

Imunisasi suatu upaya yang sudah lama dilakukan .

mental. tumbuh & A berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan & diskriminasi.D UUD 1945 A S Pasal 28B ayat 2: Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup.” N A A N UU Kesehatan No.35 tahun 2014 K S “Setiap anak berhak memperoleh pelayanan kesehatan dan jaminan sosial A sesuai dengan kebutuhan fisik. bertempat tinggal & mendapatkan lingkungan hidup yang baik. sehat serta berhak memperoleh P E pelayanan kesehatan L A UU Perlindungan Anak No. 36 Tahun 2009 •Setiap anak berhak memperoleh imunisasi dasar sesuai dg ketentuan utk I mencegah terjadinya penyakit yg dapat dihindari melalui imunisasi M U •Pemerintah wajib memberikan imunisasi lengkap kepada setiap bayi dan anak N I S A S MENJADI SEHAT ADALAH “HAK ANAK” I “ANAK SEHAT” ADALAH INVESTASI Indonesia Siap Bebas Polio . spiritual dan sosial. R Pasal 28 H ayat 1:Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir & batin.

4. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT .

Dasar Penyelenggaraan Program Imunisasi .

STRATEGI OPERASIONAL IMUNISASI CAKUPAN TINGGI DAN Outbreak response immunizatio MERATA VAKSIN BARU NATIONAL CAMPAIGN REDUKS ELIMIN I ASI ERADIK ASI .

Kebijakan & Strategi .

tahun 1980  Imunisasi Stop Eliminasi Maternal dan Neonatal Tetanus di 3 regional (Jawa. Sumatera. 27 Maret 2014 . Kalimantan dan Nusa Tenggara) Menurunnya angka kematian campak (reduksi campak) Tidak dijumpainya lagi kasus polio sejak tahun 2006 (tahapan eradikasi polio)  Sertifikasi BEBAS POLIO. Sulawesi. Keberhasilan Imunisasi Eradikasi penyakit cacar.

KITA SUDAH BERHASIL Menghilangkan Penyakit Cacar ( Eradikasi 25 April 1974) .

POLIO penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi P2 P3 P3 P1 P1 .

Wild Poliovirus*. 04 May 2004 to 03 May 2005 AFGAN EGYPT SAUDI ARABIA (Nov & Dec 04) PAKISTAN INDIA MALI NIGER CHAD YEMEN (11April 05) SUDAN GUINEA NIGERIA PANTAI GADING BENIN BUKINA INDONESIA Country or territory 2005 (13April 05) Yemen* 220 Indonesia* 20 India 18 Wild virus type 1 Afghanistan 2 Wild virus type 3 Nigeria 144 3 Wild virus type 1 & 3 Pakistan 7 Sudan 25 Endemic Ethiopia** 10 countries Re-established transmission countries Niger 1 Case or outbreak following Cameroun* 1 importation Total 448 *Excludes viruses detected from environmental No. of countries 10 surveillance and vaccine derived polio No. of endemic countries Data in WHO HQ as of 03 May 2005 .

Wild Polio and Compatible Cases by Week of Onset Indonesia 2005-2006 Mop Up PIN PIN PIN Detek si kasus indeks Daerah Mop Up Viru Viru Luar Daerah Mop s s Viru Up s .

implantasi di pharynx dan gastrointestinal. lifelong Pencegahan: IPV (1955. flaccid paralysis. type 2..VAPP intestinal and humoral immunity (95%) tOPV. berkembang biak di usus manusia type 1. unilateral.. type 3. Salk): virus mati. tahan alcohol mati dengan sinar UV. fecal-oral.. tahan asam. iron . keluar melalui tinja Pathophysiology: Invasi ke kelenjar lymphe . hanya hidup. humoral immunity (99%) DIY 2007 OPV (Sabin) : virus hidup dilemahkan. POLIO Virus polio: entero virus. replikasi di cell motoric cornu anterior medulla spinalis sampai brain stem Klinis: Masa inkubasi 3 – 6 hari Paralytic polio < 1 %. panas dan formaldehyde chlorine Epidemiology: penularan person to person. bOPV California 1950s. peredaran darah. Susunan Polio virus Syaraf Pusat. multiplikasi di usus.

Konsep & Dasar ERAPO .

Timeline Strategi Eradikasi Polio di Indonesia 202 0 Juli 2016 April 2016 Introduksi Maret IPV 2016 Penguatan Imunisasi Polio rutin dg cakupan >95% .

Target & Indikator .

PIN POLIO 2016 .

Waktu Pelaksanaan : 8 – 15 Maret 2016 Hitung mundur 8 Maret 2016 – H – 5 hari kerja 18 Februari 2016 – H – 7 hari kerja Total Sisa Waktu ± 12 Hari Kerja .

Dasar & Tujuan PIN 2016 Dasar Pelaksanan : Kondisi Epidemiologis & Erapo Tujuan 1. Memastikan tkt imunitas thdp polio khususnya P2 di populasi (herd immunity) cukup tinggi dgn cakupan ≥ 95% 3. Memberikan perlindungan secara optimal & merata pd klpk umur 0-59 bln thdp kemungkinan munculnya kasus polio yg disebabkan oleh virus polio Sabin . Mengurangi risiko penularan thdp importasi virus polio tipe 2 & CVDPV type 2 2.

Latar Belakang & Dasar Pelaksanaan PIN 2016 .

Cakupan Imunisasi Polio .

Langkah – langkah menuju PIN 2016 .

terminal. Poskesdes. pelabuhan. Puskesmas pembantu.d 59 bulan. pasar. Polindes. bandara dll). Puskesmas. . Sasaran dan Lokasi • Waktu : 8-15 Maret 2016 • Sasaran : anak usia 0 s. kecuali di DI Yogyakarta (karena DIY tidak lagi menggunakan vaksin polio tetes) • Pemberian imunisasi polio dilaksanakan di Posyandu. termasuk pendatang • Lokasi : di seluruh wilayah Indonesia. dan Rumah Sakit serta pos pelayanan imunisasi lainnya di bawah koordinasi Dinas Kesehatan setempat (mis di sekolah. PIN Polio 2016 Waktu.

ZZZ ZZZ sasaran. sumber daya.Pelatihan semua level. Anggaran (APBN Logistik 26 . Renc Penanganan KIPI.Lokasi. KIE . Vaccine PELAKSANAAN carier. Pokja PERSIAPAN. Juknis Pelaksanaan. sasaran . strategi pelaksanaan) . ERAPO Microplanning. RR.PEKAN IMUNISASI NASIONAL (PIN) POLIO 2016 Target Minimal 95% Anak yang tidak datang dan belum mendapatkan imunisasi pasa saat hari “H “H” harus dikunjungi (sweeping) dan diberikan imunisasi polio dalam EVALUASI kurun waktu maksimal 3 hari SEMUA BALITA SUDAH PEMANTAUAN MENDAPATKAN IMUNISASI TAMBAHAN > 95% (sweeping dll) Jadual . (Mapping waktu. Petugas dan kader serta kebutuhan logistik (vaksin. Advokasi & Sosialisasi LP/LS. kebutuhan & PERENCANAAN Distribusi Logistik . Penanganan KIPI) .

.. Rangkaian Kegiatan PIN 2016 Output Sasaran Kegiatan • Persiapan Advoka – Dukungan Politis dan anggaran: Pimpinan Wilayah si – Dukungan tenaga dan anggaran: Lintas Sektor LSM. Swasta Sosialisa – Dukungan tenaga terlatih: Kader PKK si. Relawan pelatihan • Pelaksanaan – Pencanangan – Pelaksanaan tgl 8 -15 Maret – 16 – 18 Maret..sweeping .

Membentuk Kelompok Kerja (POKJA) Nasional Eradikasi Polio • SK POKJA sudah ditandatangi oleh Menkes • Pengukuhan POKJA oleh Menkes tanggal 27 November 2015 .

Dukungan Kemendagri .

Telegram TelegramDukungan Kapolri Dukungan Kapolri .

Dukungan Bappenas .

Surat permohonan dukungan MUI Surat permohonan dukungan Tim Penggerak PKK dalam sosialisasi dan mobilisasi dalam sosialisasi dan mobilisasi .

4 Tahun 2016 tentang Imunisasi •Pemerintah wajib menjamin pemeliharaan kesehatan masyarakat. kuratif. termasuk dengan memberikan dukungan pelaksanaan imunisasi. Fatwa MUI No. baik melalui pendekatan promotif. •Pemerintah bersama tokoh agama dan masyarakat wajib melakukan sosialisasi pelaksanaan imunisasi. •Orang tua dan masyarakat wajib berpartisipasi menjaga kesehatan. preventif. maupun rehabilitatif. .

Surat Edaran Dirjen P2P ke KKP .

KIE PIN Polio .

menuju eradikasi CACAT MENETAP . KITA INGIN KEMBALI Kasus Polio KASUS SUKSES DAN BERHASIL LUMPUH POLIO Sertifikasi Polio langkah awal.

KLB Polio 2005  352 kasus dg 305 lumpuh permanen .

DOA & IKHTIAR KITA .HARAPAN MEREKA.

com/assets/images/public/media/0b66834782d41ad790238af210e6470f.jpg . YANG HARUS KU JAGA DAN KU PELIHARA 397 http://anakbersinar. SEHAT ADALAH HARTAKU.