You are on page 1of 21

Penanganan dan

Penatalaksanaan
Pneumonia
Candy Novia Agustini (112016034)
Elseyra Rebecca Parhusip
(112016054)

Definisi
• Pneumonia adalah peradangan akut pada
parenkim paru, bronkiolus respiratorius dan
alveoli, menimbulkan konsolidasi jaringan paru
sehingga dapat mengganggu pertukaran oksigen
dan karbon dioksida di paru-paru.

dan tidak sedang menggunakan ventilator • Ventilator-Acquired Pneumonia/VAP pneumonia yang terjadi setelah 48.72 jam atau lebih setelah intubasi tracheal • Healthcare-Associated Pneumonia  perawatan akut di rumah sakit selama 2 hari atau lebih dalam waktu 90 hari dari proses infeksi. • Pneumonia nosokomial  terjadi >48 jam setelah dirawat di rumah sakit.Klasifikasi pneumonia berdasarkan tempat terjadinya: • Community-acquired pneumonia  terjadi akibat infeksi diluar rumah sakit. atau perawatan luka dalam waktu 30 hari proses infeksi ataupun datang ke klinik rumah sakit atau klinik hemodialisa . mendapatkan antibiotik intravena. tinggal dirumah perawatan. kemoterapi.

Epidemiologi • Penyebab kematian ketiga di Indonesia • Salah satu kasus terbesar penyebab kematian pada semua kelompok umur • 1 dari 3 kelahiran bayi meninggal akibat pneumonia • Laki – laki > perempuan • Kulit hitam > kaukasian .

Aspergillus sp.Pseudomonas .Fungi Streptoccocus  Candida sp.Etiologi Typical organism • Bakter Atypical organism • Virus cytomegalivirus.Haemophilus influenza . . .Chlamidia aeroginosa sp . herpes simplex virus.Enteroccocus sp .Klebsiella .Staphyloccocus - aureus Mycoplasma . varicella zooster virus. Cryptococcus neoformans pneumonia Atypical : .Legionella Pneumonia sp . Typical: •.

Methicillin Sensitive Staphylococcus aureus (MSSA) dan kuman MDR misalnya Pseudomonas aeruginosa.pneumoniae. Mycoplasma pneumoniae.Etiologi • CAP (Community Acquired Pneumoni)=>Streptococcus pneumoniae . Escherichia coli. H. Klebsiella pneumoniae. . Influenzae. Haemophylus influenzae • Pneumonia nosokomial atau hospital acquired pneumonia (HAP) S. Acinetobacter spp dan Gram positif seperti Methicillin Resistance Staphylococcus aureus (MRSA).

Serratai marcescens). Escherichia coli. kuman anaerob aeruginosa. bakteri gram positif telah mengalami peningkatan  kelompok bakteri penyebab : Kelompok I Kelompok II Kelompok III Kuman gram negatif Kelompok I ditambah Pseudomonas (Enterobacter spp. Haemophilus influenza. Streptococcus pneumonia. Acetinobacter spp. dan . Proteus MRSA spp. Etiologi • Ventilator Acquired Pneumoni => bakteri gram negatif > ditemukan. dan Klebsiella spp.

) dan kokus gram negative seperti S. K. aeruginosa.Etiologi • Health Care Acquired Pneumoni => basil aerobic gram negative (contoh : P. E. coli. Acinetobacter Sp.aureus . pneumonia.

Inhalasi bahan aerosol 4.Patofisiologi Ada beberapa cara mikroorganisme mencapai permukaan : 1. Penyebaran melalui pembuluh darah 3. Kolonisasi dipermukaan mukosa . Inokulasi langsung 2.

.

PATOFISIOLOGI .

.

hiponatremi/hipernatremi. sekret purulen. leukositosis . takikardi.Manifestasi klinis • CAP : ureum. hipofosfatemi. dapat terjadi hipoksemi yang disebabkan infeksi akut • VAP : infeksi sistemik. dan leukositosis disertai gambaran infiltrat baru ataupun perburukan di foto toraks • Pneumonia nasokomial -> foto thorax ->2 diantara : suhu tubuh >38C. kreatinin dan glukosa.

Kriteria pneumonia nasokomial menurut ATS • Dirawat di ruang rawat intensif • Gagal napas yang memerlukan alat bantu napas atau membutuhkan O2 > 35 % untuk mempertahankan saturasi O2 > 90 % • Perubahan radiologik secara progresif berupa pneumonia multilobar atau kaviti dari infiltrat paru • ada sepsis berat yang ditandai dengan hipotensi dan atau disfungsi organ yaitu : -> Syok (tekanan sistolik < 90 mmHg atau diastolik < 60 mmHg) •->Memerlukan vasopresor > 4 jam ->Jumlah urin < 20 ml/jam atau total jumlah urin 80 ml/4 jam ->Gagal ginjal akut yang membutuhkan dialysis .

Penatalaksanaan • Tujuan : 1. Mengeradikasi pathogen penyebab infeksi 2. Pemberian antibiotik sedini mungkin dapat menurunkan angka kematian . Terapi empiris 3.

atau ampicillin/sulbactam). atau antibiotik beta-lactam ditambah Macrolide ICU Antibiotik beta-lactam (ceftriaxone. tidak ada riwayat penggunaan macrolide antibiotik dalam 3 bulan (rawat jalan) Dengan penyakit Respiratory fluorokuinolone (levofloxacin.atau komorbid* atau riwayat moxifloxacin) atau AB beta lactam penggunaan antibiotik Ditambah macrolide dalam 3 bulan terakhir Inpatient non ICU Rawat inap respiratori fluoroquinolone. gemifloxacin. ditambah azithromycin atau respiratori Fluoroquinolone . Penatalaksanaan Outpatients Sebelumnya dalam kondisi sehat. cefotaxime.

Pertimbangan khusus Faktor risiko terhadap Pseudomonas spesies Antibiotik beta-lactam Atau Antibiotik beta-lactam diatas ditambah aminoglycoside dan azithromycin Atau Antibiotik beta-lactam diatas ditambah aminoglycoside dan antipneumococcal respiratory fluoroquinolone Faktor risiko terhadap Methicillin. Vancomycin atau linezolid Resistant Staphylococcus   aureus(MRSA) Virus Influenza Oseltamivir atau zanamivir .

.

terbatasnya antibiotik pilihan dan ketidak mampuan untuk perawatan kondisi utama yang tidak dapat dihindari menunjukan tingginya angka kematian dari pneumonia. .akses terbatas untuk sinar x.pneumonia karena mycoplasma memerlukan empat sampai lima minggu untuk memutuskan sama sekali • Akses yang terbatas untuk klinik dan rumah sakit. Pneumonia karena virus mungkin berakhir lama.Prognosis • Dengan pengobatan. sebagian tipe dari pneumonia karena bakteri dapat diobati dalam satu sampai dua minggu.

• Bakteri penyebab umumnya streptococcus Pneumoniae. Klebsiella Sp. Pseudomonas sp. pneumonia nosocomial yang dibagi lagi menjadi ventilator-acquired pneumonia/VAP. . Semakin cepat penanganan yang diberikan terhadap pasien pneumonia maka prognosisnya akan semakin baik. menimbulkan konsolidasi jaringan paru sehingga dapat mengganggu pertukaran oksigen dan karbon dioksida di paru-paru • Klasifikasi pneumonia berdasrakn dengan tempatnya yaitu.virus misalnya virus influenza. Staphylococcus Aureus. Terapi antibiotik yang diberikan pada penatalaksanaan awal adalah terapi empirik karena pathogen penyebab sulit untuk didiagnosis secara pasti. pneumonia- masyarakat (community-acquired pneumonia/CAP). bronkiolus respiratorius dan alveoli. • Tujuan pemberian terapi antibiotik adalah untuk mengeradikasi pathogen penyebab infeksi.Kesimpulan • Pneumonia adalah peradangan akut pada parenkim paru. dan healthcare-associated pneumonia.