You are on page 1of 11

BAB V

SYARAT-SYARAT
PENDETAILAN
• 5.1 Pendahuluan
• 5.2 Desain Dan Pendetailannya
• 5.3 Komponen Struktur Yang Tidak
DirencanakanMemikul Gaya Gempa
• 5.4 Faktor Reduksi Kekuatan
• 5.5 Kuat Tekan Beton
• 5.6 Penulangan

by aman 1

2. intensitas penditailan akan makin ketat pada tingkat resiko gempa yang makin tinggi sebagaimana dapat diamati di Tabel 4. by aman 2 .2 merupakan sebagian dari beban gempa sesungguhnya ( Ve = Gempa Rencana ) yang mungkin dialami oleh suatu struktur elastis.3. 9 dan 10. Pembebanan pada struktur gedung hanya sebesar Vn ini menganut suatu filosofi yang memandang tidak ekonomis untuk mendesain struktur secara elastis dengan beban Ve. namun demikian diharapkan struktur tersebut boleh rusak tapi tak boleh runtuh.1. 8.1 Pendahuluan Beban gempa nominal ( Vn ) yang ditentukan oleh SNI 1726 Ps 6. “menengah” dan “tinggi”. Untuk membantu pemahaman syarat syarat pendetailan ini. dan ini dihubungkan dengan intensitas gerakan tanah yang terjadi di berbagai Wilayah Gempa (WG) Secara umum dapat dikatakan. disarankan dilakukan dengan melihat contoh contoh pemakaiannya di Bab. Untuk itu struktur harus diditail secara tepat agar kelebihan energi gempa itu dapat diserap oleh struktur yang bersangkutan dalam bentuk deformasi plastis. tingkat resiko gempa (RG) dibedakan dalam “rendah”. Menurut SNI 2847 Pasal 23. Resiko gempa ini ditentukan berdasarkan probabilitas sama akan resiko kerusakan. . 5.

11. WG 1 dan 2 atau RG Rendah Seperti tercantum di Tabel 4. Desain dan pendetailan a. Pasal 13. Pasal 13. yaitu persyaratan umum desain konstruksi beton bertulang dan tidak ada syarat khusus pendetailan.2 . (5) : Ketentuan pemakaian tulangan geser minimum. Persyaratan umum tersebut dipandang cukup memberikan daktilitas untuk intensitas gempa rendah. by aman 3 . 5.3. struktur beton bertulang yang di WG 1 & 2 hanya perlu memenuhi persyaratan desain SNI 2847 Pasal 3 s/d 20.(2) : Ketentuan penjangkaran tulangan momen positip.(2) : Ketentuan pemasangan begel pada hubungan balok kolom. 8 : Ketentuan detail tulangan khusus untuk kolom. Pasal 9. Pasal 14 : Ketentuan panjangkaran tulangan dan detail sambungan lewatan. Beberapa ketentuan yang menambah daktilitas agar tahan beban gempa atau beban yang tidak biasa adalah misalkan : Pasal 14.5.11.

1 s/d 6. Dari uraian ini. WG 3 & 4 atau RG Menengah. Struktur beton bertulang yang berada di WG 3 & 4 harus memenuhi persyaratan pendetailan menengah seperti dicatat di kolom 3 Tabel 6.b. by aman 4 . SNI 2847 menegaskan bahwa pengenaan penditailan tambahan untuk struktur yang berada di lokasi RG Menengah tergantung pada jenis system struktur yang dipakai. Ketentuan ini hanya berlaku untuk SRPM (Sistem Rangka Pemikul Momen) dan system Pelat dua arah tanpa balok.5. tidak termasuk dinding struktural. yang dalam hal ini cukup didesain dengan Pasal 3 s/d 20 (Persyaratan Umum) dan dipandang cukup memiliki daktilitas pada tingkat drift yang terjadi di daerah RG Menengah. Dengan persyaratan ini struktur akan memiliki perilaku cukup inelastic untuk menyerap beban gempa dengan RG Menengah.

bila memakai System Penahan Beban lateral (SPBL) berupa SRPM. karena SRPM itu adalah satu satunya sistem yang menahan efek dari gempa itu. Bila beban gempa sepenuhnya dibebankan pada dinding geser maka pada rangka cukup dikenai Pasal 23. Bila rangka-dinding geser bekerja sebagai Sistem Ganda. Pendetailan menengah pada system rangka-dinding geser tergantung pada bagaimana beban gempa itu dikenakan pada rangka dan dinding geser tersebut. maka pendetailan menengah hanya dikenakan pada rangka dari System Ganda tersebut. penditailan moderat/menengah harus tetap diadakan walaupun besar kombinasi beban gempa tidak menentukan (misalkan gravity load dominated frame). by aman 5 . Perlu diingat.9 yaitu ketentuan untuk komponen struktur non SPBL. Ini untuk menjamin pada SRPM memiliki minimum daktilitas.

7.1. maka bagian bagian tadi masih harus memenuhi Pasal 23.10). WG 5 dan 6 (Wilayah dengan RG Tinggi) Untuk struktur beton bertulang yang berada di wilayah dengan RG Tinggi (kerusakan merupakan resiko utama).9.2.1 sampai dengan Tabel 6.2. Perlu dicatat. Bila oleh satu dan lain hal ada bagian bagian yang tidak masuk dalam SPBL.c. Ketentuan khusus pada Pasal 23 dimaksud membuat struktur beton bertulang monolit dengan daktilitas secukupnya untuk merespon secara inelastic pada gerakan gempa tinggi.5.1. system beton pracetak boleh dipakai asalkan memenuhi syarat UBC Pasal 1921. maka semua komponen struktur harus memenuhi syarat perencanaan dan pendetailan dari Pasal 23 (kecuali Pasal 23.6 dan 1921. by aman 6 . seperti yang tercatat di kolom 2 Tabel 6.

9.9) diadakan berdasarkan pengalaman kegagalan struktur di Northridge di California pada tahun 1994.8) by aman 7 .9 yang dikenakan pada komponen komponen struktur pemikul momen ini adalah untuk menjamin tetap mampu memikul beban gravitas pada perpindahan lateral yang diatur oleh Pasal 23. Ps 5. Memikul Beban Gempa Ketentuan baru ini (Pasal 23. 5.9.9 ini mengakui bahwa penyimpangan lateral akibat beban gempa rencana akan menimbulkan beban momen dan lintang pada komponen komponen non SPBL yang lebih besar.2 menetapkan pula kombinasi beban batas tersendiri untuk perhitungan kuat perlu komponen struktur yang ditinjau. (lihat Butir 4. Pasal 23.(1).2 menetapkan penyimpangan lateral nominal untuk tujuan analisa struktur yang dipakai menentukan syarat syarat detailing.20 dan 6. Pasal 23. Penditailan sesuai Pasal 23.3 Komponen Struktur yang tidak Direncanakan untuk .2.

2(3) factor reduksi kekuatan (f) yang tercantum di Pasal 11. by aman 8 .5. Sesuai Pasal 23.3(2) dapat dipakai untuk desain ini.4 Faktor Reduksi Kekuatan .

Kuat tekan 20 Mpa atau lebih dipandang menjamin kualitas perilaku beton. Kuat tekan beton (fc’) sesuai Pasal 23.2.(4(2)).2. (4(1)) tidak boleh kurang dari 20 MPa. 5.5. Pemakaian beton ringan harus memenuhi syarat yang tercantum di Pasal 23. by aman 9 . Kuat tekan beton.

2(5). Tulangan pada komponen struktur yang merupakan bagian dari SPBL harus memenuhi Pasal 23. 5.6 Penulangan. by aman 10 .

back: 2 Tabel 4. ----- Dinding Struktur by aman 11 . dan Dinding Struktur Rangka Balok-Kolom Menengah 3&4 Dinding Geser dan ----- Rangka Plat kolom Rangka Balok Kolom.10 3 s/d 20 + 23. Tinggi 5&6 ----.3 Berlaku SNI 2847 Pasal Resiko Wilayah Gempa Gempa 3 s/d 20 3 s/d 20 + 23.2 s/d 8 Syarat Umum Syarat Moderat Syarat Khusus Rangka Balok Kolom atau Rendah 1&2 Rangka Plat ----. ----- Kolom.