You are on page 1of 14

LOADING....

Tanpa Nama 4. Tanpa Jiwa Keep Calm and Wacth This MENU . Apri Anggi Setiaji 2. Tak Dikenal 3.Elemen Elemen Intruksi The Creator 1.

Result Operand Reference .Opertion Code(Opcode) 2.Next Instruction Reference 3.Creator Pesan Creator 1.Source Operand Reference Menu 4.

mereka juga dapat digunakan di mesin komputasi abstrak sebagai bagian dari spesifikasi kode byte mereka. MENU Next . Selain opcode itu sendiri. yang merupakan perangkat keras.Dalam komputasi. Operation Code (Opcode) Kode operasi berbentuk kode biner. instruksi biasanya menentukan data mereka akan memproses. sebuah opcode (disingkat dari kode operasi) adalah bagian dari instruksi bahasa mesin yang menentukan operasi yang akan dilakukan. Selain opcodes digunakan dalam arsitektur set instruksi dari berbagai CPU. berupa operan.

Terlepas dari opcode itu sendiri. struktur variabel-panjang. instruksi biasanya juga memiliki satu atau lebih penentu untuk operan (yaitu data) yang operasi harus bertindak. yang mungkin menjadi CPU umum atau unit pengolahan yang lebih khusus. atau tidak sama sekali. Back MENU Next . serta yang lain (arsitektur x86 misalnya) dengan lebih rumit. meskipun beberapa operasi mungkin memiliki operan implisit. Spesifikasi dan format opcodes diletakkan dalam arsitektur set instruksi (ISA) dari prosesor tersebut. Ada instruksi set dengan bidang hampir seragam untuk opcode dan operan specifier.

nilai-nilai dalam stack. operasi logis. dll. operan dapat mendaftar nilai-nilai. Tergantung pada arsitektur. ditentukan dan diakses menggunakan mode pengalamatan kurang lebih kompleks. menyalin data. I / O port. Jenis-jenis operasi termasuk aritmatika. serta instruksi khusus (seperti CPUID dan lain-lain). nilai-nilai memori lain. dan kontrol program. Back MENU Next .

atau berjalan melalui program dikompilasi lainnya. Bahasa assembly. Instruksi Software set   Next Back MENU . Kebanyakan pemrograman saat ini dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman tingkat tinggi. yang menggunakan mnemonik. yang biasanya lebih mudah untuk membaca dan menulis. Bahasa-bahasa ini perlu dikompilasi (diterjemahkan ke dalam bahasa assembly). adalah bahasa pemrograman tingkat rendah. atau hanya perakitan. Ini meningkatkan pembacaan sementara masih memberikan kontrol yang lebih tepat instruksi mesin. instruksi dan operan untuk mewakili kode mesin.

kode byte yang digunakan dalam GNU Emacs untuk dikompilasi kode LISP. NET Common Intermediate Language (CIL). Perangkat lunak berbasis instruksi ini set sering menggunakan tipe data yang lebih tinggi sedikit dan operasi dari kebanyakan rekan-rekan hardware. Back MENU Next . tetapi tetap dibangun di sepanjang garis yang sama. Contohnya termasuk kode byte yang ditemukan di file kelas Java yang kemudian ditafsirkan oleh Java Virtual Machine (JVM). Opcodes juga dapat ditemukan dalam apa yang disebut kode byte dan representasi lain yang dimaksudkan untuk juru software daripada perangkat keras. dan banyak lainnya.

CONTOH OPCODE 0001(2) = 1(16) = Load AC dari memori 0010(2) = 2(16) = Simpan AC pada memori 0101(2) = 5(16) = tambahkan pada AC dari memori Back MENU .

MENU . Sumber dan hasil operand dapat berada di salah satu dari ketiga daerah di bawah ini:  • Memori utama atau memori virtual: dengan referensi alamat berikutnya. Source Operand Reference operasi dapat berasal dari lebih satu sumber. maka alamat memori utama atau virtual harus diketahui. • Perangkal I/O: instruksi harus menspesifikasikan modul I/O yang diperlukan oleh operasi. Operand adalah input instruksi. • Register CPU: instruksi harus diberi nomor register yang dimaksud.

Result Operand Reference Result Operand Reference : merupakan hasil dari operasi yang dilaksanakan  Contoh set instuksi dalam microsoft: •PRINT •QUICK PRINT •PRINT PREVIEW Contoh dalam matematika 5+5=10 (10 tersebut hasil perintah dari operand) MENU .

Source dan result operands dapat berupa salah satu diantara tiga jenis berikut ini:  Main or Virtual Memory. CPU Register. Next Instruction Reference elemen ini menginformasikan CPU posisi instruksi berikutnya yang harus diambil dan dieksekusi Next instruction Reference : memberitahu CPU untuk mengambil (fetch) instruksi berikutnya setelah instruksi yang dijalankan selesai. I/O Device MENU Next .

JENIS-JENIS OPERAND * Addresses (akan dibahas pada addressing modes) * Numbers : – Integer or fixed point – Floating point -Decimal (BCD) * Characters : – ASCII – EBCDIC * Logical Data : Bila data berbentuk binary: 0 dan 1 JENIS INSTRUKSI * Data processing: Arithmetic dan Logic Instructions * Data storage: Memory instructions * Data Movement: I/O instructions * Control: Test and branch instructions Back MENU .

Creator Terimakasih dan Sampai Jumpa .