PHARMACEUTICAL CARE PADA

GAGAL GINJAL

Dr. WIDYATI, MClin Pharm, Apt
Pelatihan Dasar Farmasi Klinik-UGM

PENYAKIT GINJAL
Presentasi:
A. PENYAKIT GINJAL AKUT
B. PENYAKIT GINJAL KRONIK
C. Acute on Chronic

A. PENYAKIT GINJAL AKUT
• Definisi: Merupakan sindroma yang ditandai dengan
ketidakseimbangan elektrolit, asam-basa dan
pengendalian urat.
• Bila kondisi ini tidak diatasi dapat berdampak
munculnya sejumlah kondisi yang mengancam
nyawa seperti hiperkalemia, asidosis metabolik, efusi
pleura, hipotensi, hiporefleksia, dan oedema paru.
Penurunan fungsi ginjal ini terjadi secara cepat yang
tidak disebabkan oleh faktor ekstra renal

Hipertensi 2.PROBLEM MEDIK UMUM PADA PGA • Problem medik yang umum terjadi antara lain munculnya komplikasi seperti berikut: 1. Asidosismetabolik 3. Hiperkalemia. .

. DRP UMUM PADA PGA • Pemilihan obat yang kurang tepat • Over/low dose • Efek samping • Interaksi obat • Drug-induced penurunan fungsi ginjal pada pasien dengan gagal ginjal.

Sedangkan penatalaksanaan asidosis meliputi: pemberian Nabic secara oral atau iv bila kadar bikarbonat< 15 meq/L atau pH < 7.PENATALAKSANAAN PGA • Goal: Koreksi secara cepat penyebab PGA yang reversible.2. koreksi cairan dan ketidakseimbangan elektrolit. . pemberian diuretik. • Penatalaksanaan PGA meliputi koreksi cairan (hidrasi).

Konsel pasien untuk menghindari obat-obat yang dapat memperparah fungsi ginjal. Awasi komplikasi yang muncul yang memerlukan terapi obat. 4. Monitor kadar creatinin. IMPLIKASI FARMASI KLINIK 1. 2. 3. bila ada rekomendasikan untuk menstop terapi obat tersebut. BUN untuk melihat potensi nefrotoksisitas dari semua obat yang diresepkan. Awasi peresepan obat-obatan yang berpotensi nefrotoksik. 5. Investigasi apakah ada obat yang menyebabkan PGA dari riwayat obat terkini. efektivitas terapi. .

PENYAKIT GINJAL KRONIK • Deskripsi: .

Glomerular disease •. Hipertensi •. PENYEBAB PGK 1. Diabetes Mellitus . Policystic kidney disease •.Non-Diabet: •. Tubulo interstitial disease 2.

COMMON MEDICAL PROBLEM As CKD progress Pt may →remain asymptomatic • Anemia. gagal ginjal mempersulit pemilihan terapi obat penyakit utama . Hiperkalemia/Hipokalemia • Gangguan GIT • As renal function worsen → susceptible to infection. poorly controlled hypertension • Sebagai penyakit penyerta. acidosis • Hiperuricemia. • Hipertensi yang tidak terkontrol dg lebih dari 3 Anti Hipertensi • Uremia. kelainan hematologi lain seperti leukositosis.

normocytic • Cause: • erythropoetin production. ANEMIA • Characteristic: normochromic. • Fe deficiency • Low grade hemolysis • Blood loss from platelet dysfunction • HD .

purpura . COAGULOPATHY • Platelet dysfunction • Bleeding is prolong • Platelet shows abnormal adhessiveness and aggregation • Sign: petechiae.

coma  Physical: nystagmus. distal pain. Ca >12-15mg/dL  Symptoms: difficulty in concentrating. weakness. hypereflexia • Neuropathy: can be peripherally (restless legs. NEUROLOGIC • Uremic encephalopathy  Occur at CKD stage 5 or ESRD  Cause: hiperPTH. lethargy. asterixis. autonomic dysfunction) . lost of tendon reflexes) and others (impotence.confusion.

renal conversion of vit D 3. Form: osteomalacia. P and bone. osteitis fibrosa cystica • GFR falls <25% impaired P excretion. DISORDERS OF MINERAL METABOLISM • Renal Osteodystrophy: disorder of Ca. gut absorption of Ca  • Hyperphosphatemia hypocalcemia PTH secretion bone turnover ↑ .

anoreksia. OTHERS • GI DISORDERS include: nasea. vomiting. gastric/duodenal ulcer • HYPERURICEMIA. impaired excretion of uric acid as renal function worsen .

cortisol level . GH. impotence • Estrogen  anovulatory • Abnormalities in thyroxine. aldosterone. ENDOCRINE DISORDER • Renal insulin clearance insulin level↑ • Glucose intolerance can occur when GFR<10- 20ml/min due to pheripheral insulin resistance. • Testosterone  libido.

. DRP UMUM PADA PGK • Pemilihan obat yang kurang tepat • Over/low dose • Efek samping • Interaksi obat • Drug-induced penurunan fungsi ginjal pada pasien dengan gagal ginjal.

IMPLIKASI FARMASI KLINIK • Estimasi fungsi ginjal secara: Cockroft-Gault. urin tampung menggunakan salah satu formula • COCKROFT-GAULT CrCl = 1.3/inch (TB>150 cm) • Wanita: 45.3/inch (TB>150 cm) . MDRD.04 (wanita) x(140-umur)x BB Serum creatinine (mol/L) • BB: gunakan IBW kecuali BB<IBW • IBW : Pria 50+2.5 + 2.23(pria)or 1.

154 x (Age) – 0.742 if female) x (1.73 m 2) = 186 x [Cr] – 1.203 x (0.210 if African – American) .IMPLIKASI FARMASI KLINIK • Pengukuran CrCl melalui urin tampung 24 jam CrCl= Uvol x [U Cr] S Cr* x t* Cr*: kadar kreatinin pada midpoint pengumpulan urin • MDRD : GFR (mL/min/1.

dan metode ekskresi. aktivitas. DOA. • Pilih obat dengan nefrotoksisitas minimal • Sesuaikan dosis khususnya pada renally excreted drug/metabolit • Lakukan TDM • Hindari penggunaan lama • Monitor efektifitas dan toksisitas • Gangguan GI:awasi peresepan antasid • Plasma protein binding: awasi obat highly protein bound • Na & air retensi: cek Na-content . • Ketahui metabolisme. IMPLIKASI FARMASI KLINIK • Tinjau apakah kadar Cr saat ini mencerminkan fungsi ginjal yang sesungguhnya atau merupakan acute-on-chronic kidney diseases dengan cara membandingkan dengan kadar Cr minimal 3 bulan sebelumnya.

PHARM CARE PADA GAGAL GINJAL  PENYUSUNAN PATIENT DATA BASE: Kumpulkan dan catat informasi berikut dengan cara : penelusuran rekam medik dilanjutkan dengan interview riwayat pengobatan. • Informasi Subyektif • Informasi Obyektif • Terapi obat Saat ini .

anti-anxiety. obat lain) . PHARM CARE PADA GAGAL GINJAL ASSESSMENT • Estimasi Klirens renal saat ini menggunakan Cockroft-Gault formula or Klirens berdasarkan urin tampung 24 jam or MDRD formula • Cek eliminasi setiap obat yang diberikan • Cek dosis • Waspada obat-obat yang didistribusikan ke CNS (anti-depressant. anti-Psychosis.

• Awasi peresepan antasid (risiko dari Aluminium toxicity) • Awasi tekanan darah & efektivitas antihipertensi • Dialisis: sesuaikan dosis obat terdialisis . • Hindarkan terapi obat berakibat retensi Na dan air karena akan mempersulit hipertensi sehingga perlu dilakukan cek Na-content. PHARM CARE PADA GAGAL GINJAL • Awasi obat highly protein bound (ikatan protein>90%).

• Menyarankan penyesuaian dosis untuk obat tertentu • Menyarankan penghentian/penambahan obat lain bila terbukti ada Drug-induced kidney injury .PHARM CARE PADA GAGAL GINJAL REKOMENDASI TERAPI • Membantu pemilihan obat dengan nefrotoksisitas minimal.

kulit. BB. hematokrit. PHARM CARE PADA GAGAL GINJAL MONITORING BIOKIMIA: • Cr. BSL. elektrolit (Na. Ca. temp. K. platelet. BUN. white cell count.. • Hematologi: • Hb. PO4).KU. profil koagulasi Karakteristik Pasien: • BP. . keseimbangan asam-basa. Asam urat. albumin.

• TDM. dosis. efek. PHARM CARE PADA GAGAL GINJAL  Terapi Obat: • Mengawasi apakah terapi obat yang diberikan berakibat pada peningkatan kreatinin. • Monitoring efektivitas terapi. Bila ada perlu disarankan untuk stop dan ditawarkan alternatif pengganti. adverse drug reaction. nefrotoksisitas . melaksanakan pemantauan kadar obat-obat tertentu (TDM). • Monitoring ADR melalui pemantauan hasil lab. Kondisi klinis.

NSAID secara bebas. • Menghindari penggunaan obat yang mengandung kortikosteroid. • Menekankan pentingnya kepatuhan khususnya pada regimen antihipertensi. .PHARM CARE PADA GAGAL GINJAL  Konseling • Membatasi penggunaan antasida • Membatasi asupan Na khususnya yang bersumber dari makanan untuk membantu pemeliharaan tekanan darah yang baik.

NATIONAL KIDNEY DISEASE EDUCATION PROGRAM (NKDEP): WWW.ORG.NIH.GOV . ONLINE RESOURCES: THE NATIONAL KIDNEY FOUNDATION: WWW.NKDEP.KIDNEY.US.

citto HD • Apa rencana farmasis terhadap kasus ini? . Alergi: Nihil • Lab: Cr 14. mual.CASE 1 • Ny H. muntah.7 meq/L. 24th. RO: Nihil. SGPT (N). Na 115meq/L. BB 45kg TB 150cm • PC: lemah. BUN 124 mg/dL. K 2. BSL 90 mg/dL. • Dx: CKD.7mg/dL. SGOT (N). sesak napas • RP: _ .

Glurenorm1-0- 0.6 meq/dL. BB 55kg • RP:DM.Neurovit E 1x1tab. Diltiazem 3x30mg.6mg/dl Cr PHD 7. ESRD (routine on Dialysis) • RO: Dexacap 3x25mg. 60 th. sesak napas (hingga perlu bantuan O2).febris. batuk kering. BSL 200mg/dl.Allopurinol2x1tab • PC: Hyperglikemia.5 mg/dl. CASE2 • Ny MS. BUN 89 mg/dl • Dx: CRF + febris. Na 128 meq/dl.encephalopathy .K 5. Urat5. hypertension ( 200/120mmHg) • Lab: Leukocyt 18000.