BAB 6

OPTIK

DISUSUN OLEH:
NANDA AYU DESTARINI
16 644 032
1A – S1/TEKNIK KIMIA INDUSTRI

Optik dijelaskan dan ditandai dengan fenomena optik. Bidang optik biasanya menggambarkan sifat cahaya tampak. sinar inframerah dan ultraviolet. . gelombang radio. dan lainnya gejala radiasi elektromagnetikdan mirip maupun pada balok muatan partikel (balok dibebankan). gelombang mikro. fenomena yang sama juga terjadi dalam bentuk sinar- X. tetapi sebagai cahaya adalah gelombang elektromagnetik. Kata berasal dari ὀπτική optik Latin. yang berarti tampilan.OPTIK Optik adalah cabang fisika yang menggambarkan perilaku dan sifat cahaya dan interaksi cahaya dengan materi.

Cahaya yang hanya bisa dilihat oleh mata manusia disebut cahaya tampak.000 m/s).CAHAYA Cahaya merupakan salah satu bentuk energi. Sumber cahaya memancarkan energi cahaya secara radiasi sehingga energi ini disebut energi radiasi . seperti panjang gelombang. dan frekuensi gelombang. . Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik yang merambat secara transversal. Cepat rambat ccahaya di ruang hampa kira-kira 300.000. Besaran fisis yang dimiliki cahaya mirip dengan besaran fisis yang dimiliki gelombang.000 km/s (300. cepat rambat gelombang.

Akibat cahaya merambat lurus. benda yang tidak tembus cahaya seperti buku. api dan bioluminesens. 1. di belakang benda tersebut akan terbentuk dua bayangan. . Pembentukan bayangan suatu benda disebabkan oleh sifat cahaya yang merambat menurut garis lurus. yaitu bayangan inti dan bayangan kabur. pohon. Anggapan cahaya yang merambat menurut garis lurus disebut optik geometrik. atau tubuh manusia akan membentuk bayangan apabila terkena cahaya. Bayangan inti disebut umbradan bayangan kabur disebut penumbra. seperti matahari. 2. Bayangan Umbra dan Penumbra Jika sebuah benda tidak tembus cahaya dikenai cahaya.Sumber cahaya adalah benda yang bisa menghasilkan cahaya.kertas. Dan sumber cahaya buatan adalah benda yang dapat memancarkan cahaya akibat suatu proses tertentu. Perambatan Cahaya dan Pembentukan Bayangan Cahaya merambat menurut lintasan yang berbentuk garis lurus. Sumber cahaya dibedakan menjadi dua yakni sumber cahaya alami adalah benda yang dapat memancarkan cahayanya sendiri.

 Pada pemantulan. Benda yang dapat memantulkan cahaya secara teratur akan kelihatan mengkilap. Namun. 1.  Berkas cahaya yang dipantulkan bergantung pada jenis permukaan benda. sedangkan benda yang memantulkan cahaya secara baur akan kelihatan redup.  Garis normal adalah garis yang tegak lurus terhadap bidang pantul. . sinar pantul. sedangkan berkas cahaya yang meninggalkan benda (dipantulkan) disebut sinar pantul.  Sudut sinar datang dan sudut sinar pantul diukur terhadap garis normal.  Selain bergantung pada jenis permukaan. berkas cahaya yang datang mengenai suatu benda disebut sinar datang. dan garis normal terletak pada satu bidang datar. Bila cahaya mengenai permukaan kasar maka cahaya akan di pantulkan secara tersebar yang disebut dengan pemantulan baur. yang berbunyi sebagai berikut. Sinar datang. pemantulan cahaya selalu mengikuti suatu aturan yang disebut hukum pemantulan cahaya. Sudut sinar datang sama dengan sudut sinar pantul. bila cahaya mengenai permukaan yang mulus maka cahaya akan dipantulkan secara teratur yang disebut dengan pemantulan teratur. 2.  Pemantulan teratur banyak dimanfaatkan seperti pada kaca spion dan pembuatan berlian.

 Pembiasan arah rambat cahaya bergantung pada suatu aturan atau hukum yang disebut hukum pembiasan. Hukum Snellius berbunyi sebagai berikut. Sinar yang datang dari medium kurang rapat menuju medium yang lebih rapat akan dibiaskan mendekati garis normal. tetapi pertambahannya tidak terjadi secara linier. Hukum pembiasan ditemukan oleh seorang ahli matematika asal Belanda yang bernama Willebrord van Roijen Snell sehingga hukum ini lebih dikenal dengan sebutan hukum Snellius. Sinar datang.  Kerapatan medium yang mempengaruhi cepat rambat cahaya. 2. yang terjadi ketika cahaya tersebut berpindah dari medium satu ke medium lainnya. dan garis normal terletak pada satu bidang datar dan berpotongan di satu titik. Indeks bias merupakan perbandingan antara cepat rambat cahaya di dalam vakum dan cepat rambat cahaya di dalam medium. Pembelokan cahaya ini terjadi karena perubahan kecepatan cahaya ketika memasuki medium yang berbeda. Bila sudut datangnya semakin besar maka sudut biasnya juga semakin besar. sinar bias.  Nilai sudut bias. Sebaliknya sinar yang datang dari medium lebih rapat ke medium kurang rapat akan dibiaskan menjauhi garis normal. . Refraksi adalah peristiwa pembelokan arah rambat cahaya. 1. bergantung pada nilai sudut datangnya. selanjutnya disebut dengan indeks bias. Setiap medium memiliki kerapatan yangg berbeda.

Asal sobat hitung ketahui sejak 8000 tahun silam manusia telah mengenal cermin alam dari bebatuan yang mengkilap.CERMIN Cermin adalah sebuah benda dengan permukaan yang dapatmemantulkan bayangan benda dengan sempurna. . dan cermin cekung. Cermin sangat familiar bagi manusia. cermin cembung. yaitu cermin datar. Dalam Optik fisika kita kenal ada 3 jenis cermin. Buat sobat hitung yang suka berdandan pasti tidak asing lagi dengan yang namanya cermin (cermin datar).

Sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin datar adalah maya. dan sama besar. Cermin datar banyak digunakan untuk berhias maupun dijadikan komponen alat-alat tertentu seperti periskop dan peralatan yang lainnya.CERMIN DATAR Bayangan yang dibentuk oleh 2 cermin datar adalah cermin cermin datar dengan sudut lancip yang berbentuk rata (tidak lengkung). . tegak.

. CERMIN CEKUNG Sifat Cahaya (sinar) yg Sifat Cermin Cekung dipantulkan Cermin Cekung Jumlah ruang letak benda dan letak bayangan selalu = 5 Jika ruang bayangan > ruang benda maka sifat bayangannya diperbesar. Jika ruang bayangan < ruang benda maka sifat bayangannya diperkecil Sinar datang yang sejajar dengan sumbu utama Hanya bayangan di ruang 4 yang bersifat akan dipantulkan melalui fokus maya dan tegak selebihnya bersifat nyata dan terbalik RUMUS Sinar datang yang melewati fokus akan dipantulkann sejajar dengan sumbu utama. Sinar datang yang melalui titik lengkung (R) akan dipantulkan kembali ke arah yang sama.

CERMIN CEMBUNG  Sifat Sinar yang dipantulkan cermin cembung  Sinar datang yang menuju titik fokus akan  Sinar datang yang sejajar sumbu utama dipantulkan sejajar dengan sumbu utama akan dipantulkan seolah-olah dari fokus RUMUS  Sinar datang yang menuju R akan dipantulkan kembali dari R .

Dua bidang lengkung yang membatasi lensa berbentuk silindris maupun bola. . sedangkan lensa yang berbentuk bola yang melengkung ke segala arah memusatkan cahaya dari sumber yang jauh pada suatu titik. Lensa silindris bersifat memusatkan cahaya dari sumber titik yang jauh pada suatu garis.LENSA Lensa merupakan benda bening yang dibatasi oleh dua buah bidang lengkung.

lensa cembung digolongkan menjadi : 1. lensa cekung digolongkan menjadi : 1. cembung datar (plan-konveks) 3.cekung datar (plan-konkaf) 3. Lensa cekung adalah lensa yang bagian tengahnya lebih tipis daripada begian tepinya. Lensa cembung adalah lensa yang bagian tengah lebih tebal daripada bagian tepinya. cekung rangkap (bikonkaf) 2.JENIS LENSA Ada dua jenis lensa yaitu lensa cembumg dan lensa cekung. . cembung rangkap (bikonveks) 2. cembung-cekung (konkaf-konvek) b. Sinar-sinar bias lensa cekung bersifat memancar (divergen). a. cekung-cembung (konveks-konkaf). Sinar-sinar bias lensa cembung bersifat mengumpul (konvergen).

akan diteruskan tanpa dibiaskan . Pembiasan Cahaya pada Lensa cembung cekung Ada tiga Sinar-sinar istimewa pada pembiasan lensa cembung. Sinar datang meuju lensa akan melalui titik pusat optik lensa diteruskan tanpa di biaskan.PEMBIASAN CAHAYA PADA LENSA a. Sinar datang menuju lensa sejajar sumbu utama lensa akan sejajar sumbu utama akan lensa dibiaskan melalui titik fokus aktif dibiaskan seakan-akan dari titik F1 lensa fokus aktif F1 lensa 2. Sinar datang menuju lensa 1. Sinar datang melalui titik fokus 2. Sinar datang menuju lensa pasif F2 lensa akan dibiaskan seakan-akan melalui titik fokus sejajar dengan sumbu utama lensa pasif F2 lensa akan dibiaskan 3. Ada tiga sinar-sinar istimewa pada yaitu : pembiasan lensa cekung yaitu : 1. Sinar datang menuju lensa sejajar sumbu utama lensa melalui titik pusat optik lensa 3. Pembiasan Cahaya pada Lensa  b.

RUMUS LENSA TIPIS 1/f = 1/So + 1/Si [M] = Si / So [M] =hi/ho P=1/f Keterangan: So = jarak jarak benda (m) Si = jarak bayangan (m) hi = tinggi bayangan ho = tinggi benda f = jarak fokus (m) M = Perbesaran linier bayangan P = Kuat lensa (dioptri) .

Aqueous humor. Retina adalah tempat jatuhnya bayangan yang dibentuk oleh lensa mata. lengkungan pada retina yang merupakan bagian yang paling peka pada retina. Kornea berfungsi menerima dan meneruskan cahaya. selaput yang membentuk celah lingkaran di tengah-tengahnya. Otot mata. merupakan lapisan terluar dari mata yang bersifat kuat dan tembus cahaya. Retina. Syaraf optik. Vitreus humor. Bintik kuning. otot yang menyangga lensa kristalin dan mengatur besar kecilnya lensa. Lensa mata berupa lensa cembung. merupakan cairan di antara kornea dan lensa mata. lapisan pada dinding belakang bola mata tempat bayangan dibentuk.ALAT – ALAT OPTIK Mata Keterangan: Kornea. lensa mata yang berperan penting mengatur letak bayangan agar tepat jatuh di bintik kuning. Lensa kristalin. Lensa mata terbuat dari bahan bening dan kenyal. Lensa mata berfungsi untuk membentuk bayangan benda. penerus rangsang cahaya dari retina ke otak. Pupil. cairan bening yang mengisi rongga mata. celah yang dibentuk oleh iris berfungsi sebagai tempat masuk cahaya. Iris memberikan warna pada mata dan berfungsi untuk mengatur besar-kecil pupil untuk membatasi jumlah cahaya yang masuk. Iris. .

P = kekuatan atau daya lensa (dioptri). bergantung pada Selain itu. depan sebuah lensa. Hubungan antara daya lensa dan bayangan akan dibentuk kekuatan lensa memenuhi persamaan : oleh lensa tersebut. dekat atau di titik jauh mata. Anda telah Kekuatan atau daya lensa adalah mempelajari bahwa jika kemampuan lensa untuk memfokuskan sebuah benda berada di sinar yang datang sejajar dengan lensa. Di mempelajari kekuatan atau daya lensa. SMP. bergantung pada letak dan . dan menjadi jatuh di titik f = jarak fokus lensa (m). tidak dapat dilihat S' = jarak bayangan ke lensa dengan jelas oleh mata (m).KACA MATA  Fungsi dari kacamata adalah mengatur supaya dengan : bayangan benda yang S = jarak benda ke lensa (m). Jauh P=1/f dekatnya bayangan dengan : terhadap lensa. Anda juga pernah jenis cacat matanya.