Kemuning 4

PRE OP

Sumaya / 75 Tahun / 17020254 MRS : 16-01-2017 / Bed 7. SpB(K)Onk Diagnosis Kerja: Tumor Tiroid sinistra suspek maligna yang belum menginfiltrasi trakea. belum menginfiltrasi esofagus. belum metastase jauh T2N0M0 + SNNT Dextra .. belum menginfiltrasi NLR. Rizki. belum metastase KGB regional. dr.2 DPJP : Kiki A. Ny.

tangan gemetar. Riwayat keluhan serupa sebelumnya (-). Riwayat keluhan sesak nafas (-). pasien berobat ke RS Mulya. kemudian dilakukan USG pasien kemudian dirujuk ke RSHS Keluhan penurunan berat badan atau banyak berkeringat di malam hari. riwayat keluhan yang serupa pada ibu kandung tapi tidak berobat. nafsu makan meningkat dengan penurunan berat badan. riwayat operasi pengangkatan tumor (-). Riwayat dilakukan radiasi di daerah leher pada saat anak-anak (-). Benjolan tidak disertai nyeri. sering berdebar- debar. dan suara serak atau sulit menelan. Keluhan tidak disertai sesak. . sakit kepala hebat atau pun nyeri tulang (-). Anamnesis KU : Benjolan di leher Sejak 6 tahun SMRS. cemas berlebih. batuk darah (-). Karena keluhannya. Keluhan demam tidak ada. Benjolan ikut bergerak saat menelan. keringat berlebih tidak ada. pasien mengeluhkan terdapat benjolan di leher kiri yang dirasakan semakin membesar. benjolan di perut atau tempat lain (-). Awalnya benjolan tidak disadari kemudian membesar sampai sebesar telur puyuh.

batas tidak tegas. nodul (-). kistik.Status Generalis Pemeriksaan Fisik KU: Compos Mentis T : 110/80 mmHg R : 20 x/mnt N: 78x/min S : 36. solid. batas tidak tegas. ukuran 3x2x2 cm • tidak teraba pembesaran KGB 6 . nodul (-). kistik. Tremor -/- Status Lokalis a/r Colli dekstra: Inspeksi : • Tampak massa yang ikut bergerak saat menelan warna sama dengan kulit sekitarnya Palpasi : • teraba pembesaran tiroid.4 C o Konjungtiva anemis -/-. solid. ukuran 2x1x1 cm • tidak teraba pembesaran KGB a/r Colli sinistra: Inspeksi : • Tampak massa yang ikut bergerak saat menelan warna sama dengan kulit sekitarnya Palpasi : • teraba pembesaran tiroid. permukaan tidak rata. Sklera ikterik -/- Exophtalmus -/. permukaan tidak rata.

17 OT/PT 17/15 GDS 105 Na/K 144/4.Laboratorium Parameter 18/1/17 PT/INR/aPTT 12.5/0.500 Tro 281.000 Ur/Cr 46/1.91/33.1 Ht 48 Leukosit 7.2 Hb 13.4 .

10-01-2017 Kesan • Tidak Tampak Metastasis intrapulmonal • Sruma intratorakal • Kardiomegali tanpa Bendungan Paru . Foto Thoraks RSHS.

Foto Soft Tissue Leher RSHS. 3-3-2016 Kesan • Massa jaringan lunak pada coli. tidak tampak kalsifikasi • Kolom udara masih terbuka dan terdorong ke arah kiri .

parenkim inhomogen. tidak tampak massa hiper/hipoekhoik Kesan : • Pembesaran Tiroid Bilateral dengan tekstur parenkim inhomogen .49x2.15x3. USG Tiroid Laboratorium Paramitha.6x1. parenkim homogeny.23x3. Tampak nodul-nodul solid baik di tiroid kanan dan kiri dimana nodul tiroid kanan ukuran 1. 05-03- 2016 • Tiroid kanan dan kiri membesar.15 sedangkan nodul tiroid kiri ukuran 3.91cm yang pada pemeriksaan color Doppler tampak adanya hipervaskularisasi • Isthmus : tidak membesar.

0 TSHS : 0.7 . 1-3-2016 T3: 1.8 FT4 : 1. Pemeriksaan Fungsi Tiroid RSHS.

Sri Suryanti. SpPA(K) Makroskopis FNAB a/r Isthmus : Massa Koloid bercampur darah Mikroskopis Sediaan apus dari FNAB terdiri dari massa koloid dan eritrosit yang tersebar. 18-12-15 dr. FNAB No : F. inti dalam batas normal Kesimpulan: Folicular neoplasma ar isthmus .152438 RSHS. Diantaranya tampak folikel tiroid yang tersebar dan berkelompok.

9 MALIGNANT NEOPLASMA OF THE THYROID GLAND 8330/3 FOLICULAR CARCINOMA NOS 06. Rencana Tindakan • Isthmolobektomi Sinistra + VC + subtotal dextra + Persiapan Total Tiroidektomi C73.39 TOTAL THYROIDECTOMY 13 .

Diah / 56 Tahun / 17020320 MRS : 19-01-2017 / Bed 7.. telah metastase KGB regional. T2N1M1 + Radiculopathy setinggi VL 2-3 ec Burst Fraktur ar VL 1 ec Metastatic Bone Disease .3 DPJP :Maman Abdurrahman. SpB(K)Onk Diagnosis Kerja: Folikulare karsinoma Tiroid Sinistra yang belum menginfiltrasi trakea. Ny. belum menginfiltrasi esofagus. telah metastase jauh ke Tulang Vertebra Lumbal 1 dan Paru. dr. belum menginfiltrasi NLR.

riwayat operasi pengangkatan tumor (-). Benjolan tidak disertai nyeri. Keluhan disertai muncul benjolan seukuran telur puyuh di sisi kiri. Anamnesis KU : Benjolan di leher Sejak 16 tahun SMRS. Keluhan demam tidak ada. pasien mengeluhkan terdapat benjolan di leher kiri yang tidak membesar. Pasien kemudian dirujuk ke RSHS. namun dengan keluhan nyeri. batuk darah (-). tangan gemetar. Riwayat dilakukan radiasi di daerah leher pada saat anak-anak (-). Keluhan tidak disertai sesak. dan suara serak atau sulit menelan. pasien kemudian dilakukan operasi di RS garut untuk stabilisasi posterior namun pada saat operasi terdapat penyulit dan stabilisasi posterior dibatalkan hanya dilakukan biopsi saja. keringat berlebih tidak ada. Benjolan disadari setelah seperti kelereng Benjolan ikut bergerak saat menelan. Pasien kemudian berobat ke RS garut dan dilakukan kemudian MRI pada tulang belakang dan didapatkan patah tulang Vertebra lumbal I. Pasien tidak ada berobat untuk keluhan benolan dilhernya karena dirasakan tidak mengganggu. Riwayat keluhan sesak nafas (-). cemas berlebih. . Awalnya benjolan tidak disadari. Pasien masih bisa berjalan. Riwayat keluhan serupa sebelumnya (-). benjolan di perut atau tempat lain (-). pasien mengeluhkan nyeri pinggang yang terus menerus dan bertambah berat. riwayat keluhan yang serupa pada ibu kandung tapi tidak berobat. sering berdebar-debar. Keluhan penurunan berat badan atau banyak berkeringat di malam hari. nafsu makan meningkat dengan penurunan berat badan. Sejak 3 tahun SMRS. Setelah ada hasil didapatkan adanya penyebaran kanker tiroid di tulang belakang pasien.

kistik. Pemeriksaan Fisik Status Generalis KU: Compos Mentis T : 110/80 mmHg R : 20 x/mnt N: 78x/min S : 36. solid.4oC Konjungtiva anemis -/-. permukaan tidak rata. Tremor -/- Status Lokalis a/r Colli dekstra: Inspeksi : • Tidak tampak massa Palpasi : • Tidak teraba pembesaran tiroid • Teraba pembesaran KGB multipel a/r Colli sinistra: Inspeksi : • Tampak massa yang ikut bergerak saat menelan warna sama dengan kulit sekitarnya Palpasi : • Teraba pembesaran tiroid. batas tidak tegas. Sklera ikterik -/- Exophtalmus -/. nodul (-) ukuran 3x2x2 cm • Teraba pembesaran KGB multipel 16 .

Pemeriksaan Fisik Ekstremitas Inferior Sensorik : Dalam batas Normal Gerak Motorik Dextra Sinistra Flexi Panggul 5 5 Flexi Lutut 5 5 Dorsoflexi Thalocruris 5 5 Extensi Jempol Kaki 5 5 .

93/27.7 .7/0.1 Hb 12.17 OT/PT 20/18 GDS 104 Na/K 140/4.Laboratorium Parameter 20/1/17 PT/INR/aPTT 12.4 Ht 39 Leukosit 6.800 Tro 214.000 Ur/Cr 30/1.

Foto Thoraks RSHS. 16-06-2016 Kesan • Bayangan opak noduler di kedua lapang paru ec suspek metastasis intrapulmonal • Tidak tampak kardiomegali • Struma intratorakal .

Thorakolumbal AP-Lateral 27/4/2016 • Tampak destruksi corpus VL 1 dengan pembentukan Gibbus discus dan foramen intervertebralis lumbalis 1-2 tampak menyempit • Tampak osteofit corpus VL dengan permukaan yang sklerotik .

USG Tiroid RS Hasan Sadikin.06cm.78cm. sugestif maligna • Tampak pembesaran KGB Colli bilateral .56x1. batas tegas. tekstur parenkim inhomogen. klasifikasi (+).77x4. 28-06-2016 • Tiroid kiri : • Ukuran tidak membesar 3. pada pemeriksaan color doppler tampak flow (-) • Scan Colli Bilateral : tampak bayangan nodul hipoechoik multipel Kesan : • Massa solid inhomogen dengan kalsifikasi di tiroid kiri.7x0. tekstur parenkim inhomogen. pada pemeriksaan color doppler tampak flow (+) • Tiroid kanan : Ukuran tidak membesar 0.53x0. klasifikasi (-).

6 .7 FT4 : 0. Pemeriksaan Fungsi Tiroid RSHS. 1-7-2016 T3: 1.6 TSHS : 0.

PA No : PG 0140632
RS Slamet Garut, 1 Juli 2014
dr. Gita, SpPA, M. Kes
Makroskopis
Tujuh buah jaringan terkecil ukuran 1x1x0.5cm, terbesar ukuran
3x1.5x0,5, pada lamelasi warna coklat kehitaman
Mikroskopis
Sediaan berupa massa tumor yang terdiri dari sel sel bentuk bulat, oval
yang tumbuh hiperplastis dengan inti polimorfik, hiperkromatis, mitosis
ditemukan. Sel-sel teresbut tersusun padat dan sebagian ,emusun
struktur kelenjar dengan lumen tampak massa koloid. Sel-sel tersebut
telah menginfiltrasi stroma jaringan ikat diantaranya
Kesimpulan:
Folicular Carcinoma ar VL 1

FNAB No : G.14.11.0973
RS Santosa 20-11-14
dr. Birgitta, SpPA., M. Kes
Makroskopis
I. FNAB Lumbal : Massa nekrotik bercampur darah
II.FNAB a/r Tiroid Sinistra : Cairan Koloid bercampur darah
Mikroskopis
I. Sediaan dari lumbal terdiri dari massa nekrotik, sel-sel eritrosit, limfodit dan sel-sel PMN.
Tampak kelompok sel epitel yang menyusun folikel. Inti sel sedang, polomorfik, kromatin
padat. Sitoplasma sedikit
II. Sediaan dari tiroid sinistra terdiri dari- sel-sel epitel yang menyusun folikel ukuran kecil dan
sedang. Sel-sel tersusun memadat, sebagian bertumpuk. Inti sel berbagai ukuran,
polimorfik, kromatin padat, sebagian kasar. Sitoplasma sedang. Tampak pula massa nekrotik
dan sel-sel limfosit
Kesimpulan:
I. Metastasis follicular carcinoma ar lumbal
II. Folicular Neoplasma tiroid sinistra

MRI lumbosacral
RSHS 3/2/16

MRI lumbosacral RSHS 3/2/16 .

MRI lumbosacral RSHS 3/2/16 .

musculus psoas mayor kanan dan musculus psoas mayor kanan dan iliocostal kanan di daerah tersebut . MRI lumbosacral RSHS 3/2/16 • Kompresi fraktur kolom anterior dan media corpus vertebrae lumbal 1 disertai perubahan intensitas signal dengan penekanan fragmen posterior ke arah canalis spinalis • Massa jaringan lunak di posterior corpus vertebrae lumbal-lumbal 2 yang mengelilingi dan menekan kanalis spinalis disertai menyebabkan stenosis kanalis spinalis di daerah tersebut dan mengobliterasi pedikel dengan prosesus spinosus. mengobliterasi costochondral junction kanan.

39 TOTAL THYROIDECTOMY 29 . Rencana Tindakan • Total thyroidektomi + BE KGB + VC ++ Persiapan RND Sinistra C73.9 MALIGNANT NEOPLASMA OF THE THYROID GLAND 8330/3 FOLICULAR CARCINOMA NOS 06.

belum menginfiltrasi tulang. dan belum metastasis jauh T2N0M0 . Emin Hartini / 59 Thn / 17020300 MRS : 18-1-2017 / Bed 1.B(K)Onk Diagnosis Kerja Tumor Kulit suspek maligna a. Rizki. Ny.r infra orbita sinistra yang belum menginfiltrasi otot.2 DPJP: dr. Sp. belum metastasis KGB regional. Kiki A.

pasie mengeluh benjolan di bawah mata kiri. benjolan awalnya kecil seperti jerawat kemudian mempbeasar sampai seperti koin 50 rupiah. Anamnesis KU : Benjolan di bawah mata kiri AK : Pasien dikonsulkan oleh TS Bedah Plastik. Sejak 6 tahun SMRS. Benjolan tidak terasa nyeri. Pasien belum pernah di biopsy sebelumnya. Keluhan demam disangkal. Benjolan berwarna kehitaman dan keras. Riwayat benjolan ditempat lain disangkal. benjolan tidak berbau. Pasien pekerjaan sebagai ibu rumah tangga Pasien kemudian berobat ke RSHS . benjolan tidak terasa gatal. Pasien bekerja sebagai guru dan lebih banyak di dalam ruangan. riwayat trauma pada benjolan disangkal.

sklera tidak ikterik Status Lokalis a/r Infra orbita sinistra : Massa (+). jaringan nekrotik (-).8oC Konjungtiva tidak anemis. berwarna kehitaman. dengan meninggi dari kulit. darah (-). krusta (-). batas tegas.4cm . Pemeriksaan Fisik Status Generalis KU: CM T: 130/70 mmHg. tepi irregular. masih dapat digerakan (+). S: 36. permukaan tidak rata. N: 74 x/min. R: 18 x/min. ukuran 3x1x0. konsistensi keras. pus (-).

84/23.200 Trombosit 339. 4 Hb 13.37 SGOT/SGPT 21/14 GDS 82 Na/K 142/4.Laboratorium Parameter 18/1/17 PT/INR/APTT 9.5 .4/0.2 Ht 41 Leukosit 7.000 Ur/Kr 29/1.

18-01-17 • Tidak tampak metastasis intrapulmonal • Tidak tampak kardiomegali . Foto Thorax RSHS.

0 INCISION OF SKIN AND SUBCUTANEUS TISSUE . Rencana Tindakan • Eksisi Luas + VC Diagnostik dan Batas + Reknonstruksi (join op dengan bedah plastik) C44.3 MALIGNANT NEOPLASM OF SKIN (PART OF FACE) 8097/3 CELL CARCINOMA OF SKIN 86.

POST OP .

Sp. Kiki A. Tubagus Denny/ 50 Tahun / 17020030 MRS : 3-1-2017 / Bed 4.B(K)Onk.. A.SpB(K)Onk Diagnosis Kerja : Abses ar femur dan Cruris sinistra yang telah dilakukan Insisi Drainase + Nekrotomi Debridemant POD 7 + DM Tipe 2 + Hipoalbumin + Elektrolit imbalance DO : RSHS 16/1/17 dr. dr.B. dr. Nano. Tn. Sp. Rizki. Jacky • Ditemukan kantong abses mulai dari femur sd Cruris sinistra • Ditemukan Pus + 1700cc • Ditemukan Jaringan Nekrotik • Ditemukan atrofi otot-otot di region femur dan Cruris sinistra • Ditemukan Fascia otot yang nekrotik .2 DPJP : dr. Rizki. Kiki. dr. Rian.

Foto Klinis .

Foto Intraoperatif .

Pre Op .

Keluhan yang sama sebelumnya disangkal. Keluhan benjolan di leher. Riwayat bengkak pada anggota tubuh lain disangkal. Setelah keluhan keluar bengkak pada paha kiri pasien berkurang. Keluhan nyeri disangkal dan pasien masih bisa berjalan. selangkangan dan ketiak disangkal. Pasien kemudian dirujuk ke RSHS . Bengkak dirasakan semakin bertmbah pada bagia paha tetapi berkurang pada bagian betis. riwayat imobilisasi lama disangkal. keluhan trauma atau terbentur pada tungkai bawah kiri disangkal. Anamnesis KU : Bengkak di tungkai bawah kiri Pasien mengeluh bengkak di tungkai bawah kiri sejak 3 bulan SMRS. Bengkak berawal dari bagian paha hingga akhirnya ke bagian betis dan kaki. Riwayat perjalanan jauh disangkal. Sejak 3 hari setelah masuk rumah sakit terdapat luka di paha kiri pasien yang mengeluarkan cairan warna kekuninngan encer. Pasien telah berobat ke RS Santosa dan telah dilakukan MRI. Riwayat sakit yang sama pada keluarga disangkal. Keluhan demam (+). riwayat sesak napas disangkal. Cairan tidak berbau.

drain 250cc/24 jam Pus 42 .3oC Konjungtiva anemis -/-. sklera ikterik -/-. exoftalmus (-) Status Lokalis LO : Rembesan (+). Pemeriksaan Fisik Status Generalis KU: Compos Mentis T : 120/80 mmHg R : 20 x/mnt N: 82x/min S : 37. Pus (+).

4-1-2017 Kesan : • Tidak tampak metastasis intrapulmonal • Tidak tampak kardiomegali . Foto Thorak RSHS.

Foto Pelvic AP dan Femur AP-Lateral RS Santosa Kesan : • Sugestif soft tissue mass yang besar meluas kurang lebih dari regio gluteal sinistra hingga proximal cruris yang terlihat • Fatty athrophy gluteal muscle dextra .

sangat mendukung septik arthritis .lateral dengan destruksi tulang minimal.Foto Genu AP-Lateral RS Santosa 2/12/16 Kesan : Effusi persendian dan edema soft tissue pada region genu terutama di bagian superior. sangat sugestif ec infeksi atau inflamasi.

pada pemeriksaan color doppler tampak flow vesikuler Kesimpulan Tidak tampak tanda-tanda adanya Deep Vein Thrombosis. sepanjang vena femoralis sinistra . Femoralis Sinistra Diameter vena femoralis sinistra tidak melebar.USG Doppler tungkai bawah Sinistra RS Santosa 4/11/16 V. tidak tampak lesi hipoekhoik intralumen sepanjang vena femoralis. compressible pada test kompresi.

USG Abdomen RS Santosa 30/11/16 .

spleen dan ren dalam batas normal • Multipel kolelithiasis tanpa hepatomegali • Sugestif cystitis • Pembesaran prostat benigna .USG Abdomen RS Santosa 30/11/16 • Liver.

MRI Ekstremitas inferior sinistra RS Santosa 31/12/16 .

MRI Ekstremitas inferior sinistra RS Santosa 31/12/16 .

MRI Ekstremitas inferior sinistra RS Santosa 31/12/16 .

MRI Ekstremitas inferior sinistra RS Santosa 31/12/16 .

MRI Ekstremitas inferior sinistra RS Santosa 31/12/16 .

MRI Ekstremitas inferior sinistra RS Santosa 31/12/16 .

MRI Ekstremitas inferior sinistra RS Santosa 31/12/16 .

MRI Ekstremitas inferior sinistra RS Santosa 31/12/16 • Kesan • Kista yang sangat luas. • Massa jaringan lunak yang meluas dari bagian gluteal sampai dengan tungkai bawah dengan atrofi berat pada tungkai bawah kiri • Edema subkutan tanpa adanya destruksi tulang • Sugestif kistik limfangioma yang meluas dari gluteal sampai tungkai bawah . sebagian berseptum.

8 Albumin 1.000 11.32 GDS 220 161 299 75 171 Na/K 125/3.0 10.6/22.700 20.600 Trombosit 527.000 589.4 10.6 1.2/0.000 Ur/Kr 15/0.28 13/0.9 SGOT/SGPT 21/14 23/14 55/56 31/25 HbA1C 8.5 126/2.000 17. Laboratorium Parameter 3-1-17 5/1/17 6/1/17 7/1/17 12/1/17 20/1/17 PT/INR/APTT 10.00 541.8 10.0 2.9 .000 451.3 127/4.0 8.000 14.4 123/3.38 13/0.94 Hb 8.000 574.6 2.4 2.1 127/3.4 Ht 25 31 27 31 31 Leukosit 16.32 19/0.

Kultur Pus 16/1/17 Escherchia Colli Antibiotik Org 1 Amikasin S Ampisilin I sulfabactam Artreonam R Cefepime R Ceftazidime R Ceftriaxone R Cefazolin S Ciprofloxacin S Kotromoxazole S Gentamicyn S Meropenem S Piperacilin S tazobactam .

Rencana Tindakan • Koreksi elektrolit • Inj. Metronidazol 3x500mg • Diet TKTP • Rawat Luka . Ciprofloxacin 2x400mg • Inj.

Pipih/ 51 Tahun / 17020140 MRS : 9-1-2017 / Bed 6. Ny. massa telah infiltrasi sebagian m. konsistensi keras. sulit digerakkan.2 DPJP : Maman Abdurrahman. belum metastasis jauh T4cN3M0 post kemoterapi FAC 6x dan Paclitaxel/doxetaxel 5x Progressive disease (terakhir November 2016) Sub tipe triple negative yang Telah dilakukan Eksisi Massa + Rekonstruksi dengan Skin Flap POD 5 DO : RSHS 18/1/17 • Ditemukan massa di regio axilla sinistra yang berwarna kehitaman. pectoralis mayor dan vena Axillaris. Ukuran 15x12x10cm • Massa yang melekat pada vena axillaris ditinggalkan . ulkus (+). batas tidak jelas. telah menginfiltrasi dinding dada. telah metastasis KGB regional. SpB(K)Onk Diagnosis Kerja : Residif Invasive Ductal Carcinoma Mammae Sinistra yang telah menginfiltrasi kulit.

Foto Klinis .

Foto Intraoperatif .

Pre Op .

Benjolan awalnya kecil seperti telur puyuh kemudian membesar sampai dengan seperti buah pepaya. keluhan puting susu tertarik ke dalam (+). Keluhan kulit yang tampak seperti gambaran kulit jeruk (-). pasien mengeluhkan munculnya benjolan pada payudara kiri. . tampak ulkus dan melebar sampai dengan dada depan sebelah kiri. Pasien kemudian berobat di RSHS dan dilakukan kemoterapi FAC 6x. riwayat radiasi di daerah dada. Karena keluhannya pasien berobat ke RS Sukabumi. Keluhan kulit tertarik ke dalam dan kehitaman (-). Tidak ada keluhan batuk-batuk dan sesak nafas. kemudian dirasakan terus membesar hingga seukuran telur ayam. keluhan rasa penuh di perut (-). Riwayat kontrasepsi hormonal (+) selama 5 tahun. Keluhan nyeri tulang pada daerah punggung (-) dan keluhan nyeri kepala. Sejak 2 tahun terakhir muncul lagi benjolan di Ketiak kanan pasien. benjolan pertama kali disadari pasien sebesar kelereng. pasien kemudian mendapatkan kemoterapi Carboplatin/Paclitaxel 5x tapi benjolan tidak mengecil bahkan bertambah besar. namun benjolan tetap membesar. Riwayat merokok (-). Keluhan benjolan di ketiak (-). Keluhan tidak disertai nyeri atau demam. Pasien terakhir melahirkan usia 28 tahun. Sebelum kemoterapi pasien masih haid teratur. kejang-kejang atau muntah menyemprot (-). Benjolan terasa keras. Pasien pertama kali haid usia 14 tahun. riwayat keluarga menderita keluhan serupa (-). Anamnesis KU : Benjolan pada payudara kanan AK : Sejak 4 tahun SMRS. dilakukan biopsi dan didapatkan hasil ganas kemudian pasien dilakukan Mastektomi di RS Sukabumi. keluar cairan berwarna kekuningan dari puting (-).

0oC Konjungtiva tidak anemis. Pemeriksaan Fisik Status Generalis KU: CM T: 120/80 mmHg. Drain 40cc/24 jam serosanguinous . R: 18 x/min. pus (-). darah (-). S: 36. N: 80 x/min. sklera tidak ikterik Status Lokalis LO : Kering.

23-12-2016 • Tidak tampak metastasis intrapulmonal • Kardiomegali tanpa bendungan paru . Foto Thorax RSHS.

2-11-16 • Tidak tampak metastasis intrahepatal • USG Hepar saat ini tidak tampak kelainan . USG Hepar RS Hasan Sadikin.

Subepithelial tampak massa tumor terdiri dari sel-sel bentuk torak yang tumbuh hiperplastis memadat sebagian membentuk struktur kelenjar. Pada lamelasi dibawah kulit ulcerative tampak massa tumor ukuran 4. Ellis Fasta Martiana SpPA RSU Syamsudin Sukabumi 31/12/14 Makroskopis Sebuah jaringan berkulit ukuran 5. Inti pleomorfik. Inti dalam batas normal. Stroma berserbukan massif sel radang PMN disertai nekrosis Kesimpulan: Invasive ductal karsinoma mammae Sinistra grade II . H. warna putih kecoklatan.5x2. mitosis ditemukan >14/10 LBP. Pada permukaan kulit tampak ulcerative ukuran 2x1cm. Tidak tampak invasi massa tumor ke kulit. kenyal.5x2cm. hiperkromatis.5x2 cm. warna putih rapuh Mikroskopis Sedian dilapisi epitel gepeng berlapis kulit. Hasil pemeriksaan PA No sediaan PS 143951 dr.5x2.

warna putih keruh rapuh Mikroskopis Sedian operasi mammae tampak kulit dilapisi epitel gepeng berlapis yang sebagian ulserative yang bersebukan sel PMN disertai massa nekrotik dan telah diinvasi oleh massa tumor di bawahnya. hiperkromatis. Subepithelial tampak massa tumor sel-sel bentuk thorak yang tumbuh hiperplastis memadat sebagian membentuk struktur kelenjar. H. Kesimpulan: Invasive ductal karsinoma mammae Sinistra grade II yang telah menginvasi kulit. Ellis Fasta Martiana SpPA RSU Syamsudin Sukabumi 12/2/15 Makroskopis Sebuah jaringan mammae berkulit berputing ukuran 21x15x11 cm. Tampak-daerah-daerah nekrosis yang luas. . Diantaranya tampak pula tumor intraductal dengan nekrosis sentral. mitosis ditemukan >14/10 LBP. Hasil pemeriksaan PA No sediaan PS 150501 dr. Pada permukaan kulit tampak ulcerative ukuran 14x9cm. Pada lamelasi dibawah kulit ulcerative tampak massa tumor ukuran 15x10x10cm. Inti pleomorfik. dengan dasar sayatan bebas tumor. warna putih kecoklatan. kenyal.

dr. Hasil pemeriksaan IHC No sediaan IHC 150379 DR.PA(K) RSHS 4/3/15 • ER : (-) • PR : (-) • Her 2 Neu : (-) • Ki67 : (+) > 14% sel tumor. high proliferation . Bethy Suryawathy. Sp.

000 Ur/Kr 51/1.Laboratorium Parameter 9/11/17 20/1/17 PT/INR/AP 13.2 9.600 10.000 Trombosit 237.9 .2/0.5 Hb 10.97/2 TT 0.4 Ht 30 28 Leukosit 8.000 138.52 GDS 90 Na/K 133/4.

Rencana Tindakan • Perawatan Luka Operasi • Aff drain  Pulang • Rencana radioterapi lokal regional C50 MALIGNANT NEOPLASMA OF BREAST 8500/3 INFILTRATING DUCTAL CARCINOMA 86.4 RADICAL EXCISION 86.7 SKIN FLAP .