You are on page 1of 10

TEKNOLOGI KAYU

Kayu adalah suatu bahan bangunan


yang didapatkan dari tumbuhan alam.
Dan merupakan salah satu bahan
bangunan yang pertama dalam sejarah.
Kayu mempunyai kekuatan yang tinggi
dan berat yang rendah, mempunyai
daya penahan tinggi terhadap
pengaruh kimia dan listrik, dapat
mudah diganti dan dapat mudah
dikerjakan.
Kayu sebagai bahan bangunan adalah
kayu batangan yang diambil dari
tumbuhan alami, yang telah diproses
sehingga dapat langsung dipakai untuk
bangunan.

Kayu batangan yang baru diambil dan dibawa ketempat


pengolahan belum dapat disebut sebagai bahan
bangunan.
Kayu untuk bangunan dapat diperoleh
didepot-depot kayu, tempat
penggergajian dan lain-lain.
Misal : Berbentuk papan, Balok-balok
(besar & kecil), Reng, Usuk dan
sebagainya.

Papan Balok Besar Balok Kecil


2 x 20 x 400 cm 8 x 12 x 400 cm 6 x 12 x 400 cm
Usuk Usuk
4 x 6 x 400 cm 5 x 7 x 400 cm
Struktur Bangunan Kayu
SIFAT-SIFAT UMUM KAYU
Kayu berasal dari berbagai jenis pohon,
memiliki sifat yang berbeda-beda.
1.Kayu merupakan bahan yang bersifat
Higroskopik, yaitu dapat kehilangan atau
bertambah kelembabannya akibat perubahan
suhu udara disekitarnya.
2.Kayu dapat diserang makhluk hidup perusak
dan dapat terbakar.
Sifat Fisik
a. Berat jenis kayu
BJ = A / B
A : berat kayu kering mutlak
B : volume kayu (saat berat jenisnya akan dihitung)
b. Keawetan alami kayu
Keawetan alami adalah ketahanan kayu
terhadap serangan dari unsur-unsur perusak
dari luar.
Keawetan kayu berbeda-beda dan keawetan
kayu disebabkan oleh adanya suatu zat
didalam kayu yang merupakan unsur racun
bagi perusak.
Kayu Jati Zat Tectoquinon
Kayu Ulin Zat Silika
c. Warna kayu
d. Berat kayu
e. Kekerasan kayu
f. Muai dan susut kayu
g. Daya hantar panas
h. Daya hantar listrik
Sifat Higroskopik/ Chemis

a. Kadar air
KA = Wb Wo x 100 %
Wo
Wb : berat kayu + air
Wo : berat kayu kering
b. Kembang susut
c. Bau dan rasa
Sifat Mekanik
adalah kemampuan kayu untuk menahan
muatan dari luar
Kebaikan dan Keburukan Kayu
Kayu mempunyai kebaikan-kebaikan sebagai berikut :
1. Ringan ( BJ dibawah 1,0, beton 2,4 dan baja 7,8 )
2. Mudah dikerjakan
3. Harganya murah
4. Kekuatan cukup tinggi
5. Cukup awet

Adapun keburukan-keburukan kayu, antara lain :


1. Tidak homogen
2. Bersifat higroskopis
3. Mudah terbakar
4. Adanya cacat pada kayu sewaktu tumbuh
MUTU KAYU
Mutu kayu didasarkan atas dasar kadar air, mata
kayu, kemiringan serat dan retak-retak.

1. Mutu A
a. kadar air kurang dari 20 %
b. besar mata kayu kurang dari 1/6 lebar
balok atau 3,5 cm
c. kekuatan hanya diijinkan 61 % dari kayu
tanpa cacat.
2. Mutu B
a. kadar air lebih besar dari 20 %
b. besar mata kayu kurang dari lebar balok
atau 5 cm.
c. kekuatan hanya diijinkan 46 % dari kayu
tanpa cacat.