You are on page 1of 15

PENGAWETAN KAYU

Kayu dikatakan awet apabila mempunyai umur pakai lama.


Tujuan pengawetan kayu, antara lain :
1. Untuk memperbesar keawetan kayu
2. Memanfaatkan pemakaian jenis-jenis kayu yang berkelas
keawetan rendah.
3. Untuk meningkatkan daya tahan normal kayu terhadap
pembusukan, serangan rayap dan lain-lain.

Pengawetan kayu umumnya dilakukan dengan beberapa cara, antara


lain :
1. Dengan melapisi tir
2. Dengan membakar kayu
3. Dengan merendam dalam air
4. Dengan bahan / zat pengawet carbolium
5. Dan lain-lain
CARA-CARA PENGAWETAN KAYU

Penyemprotan
Keuntungan :
a. Alat sederhana, mudah penggunaannya
b. Biaya relatif murah

Kerugian :
a. Penetrasi dan retensi bahan pengawet kecil
b. Mudah luntur
Pencelupan
Keuntungan :
a. Proses sangat cepat
b. Bahan pengawet dapat dipakai berulang kali ( hemat )
c. Peralatan cukup sederhana

Kerugian :
a. Penetrasi dan retensi kecil sekali, terlebih pada kayu basah
b. Mudah luntur, karena bahan pengawet melapisi permukaan
kayu sangat tipis.
Perendaman
Keuntungan :
a. Penetrasi dan retensi bahan pengawet lebih banyak
b. Kayu dalam jumlah banyak dapat diawetkan bersama
c. Larutan dapat digunakan berulang kali
Kerugian :
a. Waktu agak lama, terlebih dengan rendaman dingin
b. Peralatan mudah terkena karat
c. Kayu basah agak sulit diawetkan
CACAT-CACAT PADA KAYU
Kerusakan pada kayu terjadi karena tindakan-tindakan atau karena
keadaan yang mengakibatkan :
a. Kekuatan kayu menurun
b. Harga kayu menurun
c. Mutu dan nilai pakai kayu berkurang atau kayu sama sekali tak
terpakai.
Kerusakan yang dimaksud antara lain :
1. Retak-retak, pecah
2. Kerusakan akibat perilaku manusia yang kurang cermat dalam
mengelola kayu. Misalnya : pemeliharaan hutan yang kurang baik,
penebangan pohon yang salah, cara menggergaji yang keliru dan cara
pengeringan kayu yang tidak sesuai.
Faktor-faktor Perusak Kayu

Secara alam dari pohon itu sendiri selama proses tumbuh


Yang berasal dari luar

Faktor perusak yang datang dari luar ada 2 macam, yaitu :


1. Makhluk hidup
Misalnya : serangga, jamur, dll
2. Bukan makhluk hidup
Misalnya : udara, cahaya, air, api, dll ( faktor fisik )
pukulan, gesekan, tekanan, dll ( faktor mekanik )
asam dan basa ( faktor kimia )
PENGARUH CACAT KAYU

Mata Kayu :
1. Mengurangi sifat keteguhan
2. Menyulitkan pengerjaan, karena kerasnya penampang mata
kayu
3. Mengurangi keindahan
4. Menyebabkan lubangnya lembaran-lembaran finir
Bahan-Bahan Dari Kayu
Kayu Lapis ( Plywood )
papan kayu yang terbuat dari beberapa lapis papan kayu
tipis ( tebal tiap lapis sekitar 3 mm ) yang dilekatkan
dengan arah serat dan saling bersilangan
Jenis kayu lapis : Triplek, Multiplek. Plywood
Papan Wol Kayu ( Wood wool board )
papan buatan yang dibuat dari campuran wol kayu dan
bahan ikat hidrolis ( semen atau magnesit ). Papan ini
mempunyai sifat ringan, daya hantar panas yang rendah
dan bahan peredam suara yang baik.
Papan ini juga bisa digunakan untuk bangunan besar dan
kecil.
Misal : Untuk dinding luar dan dalam, untuk plafon ( langit-
langit ) dan lain-lain.
Papan Partikel ( Particle board )
Papan kayu tiruan / buatan yang terbuat dari butir / potongan
kayu kecil yang direkat dengan bahan perekat organik
dengan melalui proses penekanan. Sehingga memiliki sifat
seperti kayu masif, tahan api dan merupakan bahan isolasi
serta bahan akustik yang baik.
Bisa digunakan untuk dinding dalam ruang, plafon dan lantai.
Papan Kayu Semen
Papan buatan yang terbuat dari campuran serpih kayu
dan semen Portland.
STRUKTUR RUMAH KAYU