You are on page 1of 44

Laporan kasus

Fibroadenoma Mammae

Oleh
Laura Citra Pratiwi
Ilustrasi kasus
Nama : Ny.A
Tempat/Tanggal Lahir : 17 Februari 1992
Usia : 24 tahun
Pekerjaan : IRT
Status Perkawinan : Menikah
Alamat : Pulai Rambai
Tanggal Periksa : 2 Oktober 2016
Keluhan Utama
Benjolan pada payudara kiri.
Riwayat Penyakit Sekarang
Terdapat benjolan pada payudara kiri,sejak 5
bulan yang lalu. Pasien mengatakan benjolan
semakin lama semakin membesar. Ketika
dipegang massa terasa keras, bentuk tidak
teratur, permukaan kasar, ukuran lebih kurang 5
cm , nyeri tekan positif, tidak ada kelainan pada
kulit pada payudara, pada puting tidak keluar
cairan, darah, ataupun nanah.
Riwayat Menyusui
Semua anak pasien diberikan ASI
ekslusif sampai usia 6 bulan.
Riwayat Penyakit Dahulu
Pasien tidakpernah mengalami
penyakit seperti ini.
Riwayat Penyakit Keluarga
Tidak ada keluarga yang mengalami
penyakit seperti ini.
Riwayat Alergi
Pasien menyangkal adanya alergi
makanan dan obat-obatan

Riwayat Psikososal
Pasien mengaku tidak merokok,
mengkonsumsi alkohol, dan makanan
yang berlemak-lemak
Pemeriksaan Fisik
Kesadaran : E4V5M6 (Compos
Mentis)
Tanda Vital
Tekanan Darah : 110/80 mmHg
Frekuensi Nadi : 84 kali/menit
Respiratory Rate : 19 kali/ menit
Suhu : 36oC
Status Generalis
Kepala : Normochepale.
Mata : Refleks pupil +/+ isokhor,
konjungtiva anemis -/-
Hidung : septum deviasi (-), secret
rhinorage (-)
Telinga : secret (-), nyeri tekan
tragus (-)
Leher : KGB di leher tidak ada
pembesaran, kelenjar thyroid
tidak membesar
Thorax
Inspeksi : bentuk normal, kedua hemithorax
bergerak simetris
Palpasi: focal fremitus simetris sinistra-
dextra, massa e.r mamme sinistra
superior lateral, tidak ada nyeri tekan
Perkusi: seluruh lapang thorax sonor
Auskultasi : vesikular (+/+) normal, Ronkhi (-
/-), Wheezing (-/-), BJ I dan II
murni regular, Murmur (-), gallops (-)
Abdomen
Inspeksi : distensi abdomen (-), luka
bekas operasi (-)
Palpasi : Supel, Nyeri tekan (-),
hepatomegali (-),
spleenomegali (-)
Perkusi : timpani di seluruh
kuadran abdomen
Auskultasi : Bising usus (+) normal.
Ekstremitas
Atas : akral hangat, RCT < 2
detik, edema (-/-)
Bawah : akral hangat, RCT < 2
detik, edema (-/-)
Status Lokalis et Regio Mammae
Inspeksi :
Payudara simetris, tidak ada perubahan
bentuk dan ukuran payudara, tidak
tampak perubahan warna pada papilla
mammae dan aerola, tidak tampak
masssa, tidak tampak lesi pada kulit
sekitar mammae.
Palpasi:
terdapat benjolan pada payudara
sebelah kiri, bentuk tidak teratur, ukuran
D = 5 cm, konsistensi keras, mobile (-),
terfiksir (+),batas tegas, nyeri tekan (+),
KGB axilaris (-), KGB supraklavikularis
(-)
Resume
Pasien datang ke poli bedah dengan keluhan adanya
benjolan pada payudara sebelah kiri. Pasien menyadari
adanya benjolan sejak 5 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan
fisik, tidak tampak massa dan lesi pada kulit sekitar
mammae, saat palpasi massa teraba terdapat benjolan
sebelah kiri pada payudara kiri, bentuk tidak teratur, ukuran
D = 5 cm, konsistensi keras, mobile (-), terfiksir (+),batas
tegas, nyeri tekan (+), KGB axilaris (-), KGB
supraklavikularis (-)
Diagnosa Kerja
Fibroadenoma mammae
Diferensial Diagnosis
Fibroadenoma mammae
Cystosarcoma Phyllodes
Kista payudara
Papilloma intraduktus
Ca mammae
Rencana Pemeriksaan
USG
Rencana Tindakan
Cek laboratorium lengkap
Konsul anastesi
Insisi
Terapi
IVFD RL 20 tpm
Inj. Sebactam 2x1
Inj. Ketorolac 2x1
Inj. Ranitidine 2x1
TINJAUAN PUSTAKA

FIBROADENOMA
MAMMAE
Epidemiologi

Berdasarkan NSW Breats Cancer


Institute Fibroadenoma umumnya
terjadi pada wanita dengan usia 21-
25 tahun.
Anatomi mammae
payudara merupkan suatu
kelenjar yang terdiri atas
lemak, kelenjar dan jaringan
ikat yang terdapat di bawah
kulit dan diatas otot dada.
Payudara terletak pada
hemithorak kanan dan kiri
dengan batas-bats yang
tampak sebegai berikut :

Superior : iga 2 atau 3


Inferior : iga 4 atau 6
Medial : pinggir sternum
Lateral : linea aksilaris
anterior
FISIOLOGI
Payudara mengalami tiga macam
perubahan
Masa Pubertas
Sesuai daur menstruasi
Masa hamil dan menyusui
DEFINISI
Tumor jinak yang
menggambarkan suatu
proses hiperplasia dan
proliferasi pada satu duktus
terminal ,sering terjadi pada
wanita usia muda dan relatif
jarang ditemukan pada
payudara wanita post
menopause. Benjolan
tersebut berisi jaringan
fibrosa dan epitel yang
berada didalam payudara
Etiologi

Belum diketahui secara pasti,


diduga Peningkatan aktivitas
estrogen
Klasifikasi fibroadenoma

Giant
fibroadenoma
Common
fibroadenoma Juvenille
fibroadenoma
Common Giant fibroadenoma Juvenille
fibroadenoma fibroadenoma
memiliki ukuran 1-3 cm Memiliki ukuran dengan sekitar 10-25% pasien
dengan juvenille
Biasanya terjadi pada diameter lebih dari 5 cm.
fibroadenoma memiliki
kelompok umur muda 20- Biasanya ditemui pada lesi yang multiple atau
bilateral.
25 tahun wanita hamil dan menyusui
ketika fibroadenoma Ditandai dengan ukuran
dirasakan sebagai benjolan, yang besar dan pembesaran
benjolan itu biasanya Dapat merusak bentuk
berbentuk bulat atau oval, payudara dan menyebabkan
halus, tegas, dan bergerak tidak simetris karena
sangat bebas. bentuknya yang sangat
Biasanya tunggal. besar.
MANIFESTASI KLINIK

Fibroadenoma pada sebagian besar penderita


tidak menunjukkan gejala, dan terdeteksi setelah
dilakukan pemeriksaan fisik.

Pertumbuhan fibroadenoma relatif lambat dan


hanya menunjukkan sedikit perubahan ukuran dan
tekstur dalam beberapa bulan.

Benjolan dengan permukaan yang licin dan ada juga


yg tidak rata, tidak nyeri tetapi kadang dirasakan nyeri
apabila ditekan.
DIAGNOSIS

Pemeriksaan fisik (phisycal


examination)
Mammography/ USG
Fine needle Aspiration Cytology
(FNAC)
PEMERIKSAAN FISIK
massa soliter, Kenyal
Mudah digerakkan, selama tidak terbentuk
jaringan fibroblast disekitar jaringan
payudara, dengan diameter rata-rata 1-3 cm,
tetapi ukurannya dapat bertambah sehingga
membetuk nodul dan lobus.
Dapat ditemukan diseluruh bagian payudara
dan tersering di lateral atas.
Fine needle Aspiration
Cytology (FNAC)
Sel fibroadenoma =>> dikirim ke Patologi anatomi dan
diperiksa dibawah mikroskop

Tampak jaringan berasal dari mesenkim (fibrosa), dan


dari epitel (kelenjar) yang berlobus-lobus
Storma fibroblastik longgar mengandung rongga mirip
duktus berlapis
Sebagian lesi terbuka, bulat hingga oval (fibroadenoma
perikanalikularis)
Tampak sebagi celah atau struktur mirip bintang
(fibroadenoma intrakanalikularis)
Pemeriksaan Radiologi
Mammografi : digunakan untuk mendiganosa
wanita dengan usia tua sekitar 60-70 tahun.

Ultrasonography (USG) : untuk mendeteksi


luka-luka pada daerah payudara usia muda,
karena fibroadenoma pada wanita muda tebal.
Mammography

Tampak massa berbentuk bulat


Gambaran yang kasar dan membentuk Pop
corn appearence
USG

Tampak masa hipoechoic yang rata, batas tegas pada


sebagian lobus merupaka khas fibroadenoma
Diagnosa Banding
Cytosarcoma Phyllodes
Kista payudara
Papilloma intraduktus
Ca mammae
Terapi
Konservatif
Bila diagnonis telah ditegakkan dan
pasien nyaman dg ada nya benjolan:
-Terapi hormonal

Dengan menggunakan tamoxifen,


danazol dan gestogen
Penatalaksanaan
Operasi Eksisi
Radial incision,
Circumareolar Incision
Curve/ Semicircular Incision
Massa berbatas tegas

Massa berbatas tegas


dan memiliki kapsul yang
tebal
SADARI
Prognosis dari fibroadenoma mammae adalah
baik, bila diangkat dengan sempurna, tetapi
bila masih terdapat jaringan sisi dari hasil
operasi dapat kambuh kembali.
Terima Kasih