You are on page 1of 16

HIV-AIDS

PERLU DIKETAHUI BUKAN


UNTUK DIJAUHI

dr. Ika Niswatul Chamidah


dr. Imelda Gunawan

UPTD PUSKESMAS
LOGO
KANDANGAN
Apakah HIV itu ?
HIV (Human Immunodeficiency Virus)
Virus yang menumpang hidup dan
merusak sistem kekebalan tubuh kita
mudah terjangkit penyakit infeksi.
HIV tergolong kelompok retrovirus yang
memiliki kemampuan untuk
mengkopicetak (replikasi)
Virus ini ada di:
Darah
Cairan sperma
Cairan Vagina
Air Susu Ibu (ASI)
Apakah AIDS itu ?
AIDS (Acquired Immune Deficiency
Syndrome)
Kumpulan gejala penyakit yang
disebabkan oleh Virus HIV
Pasien HIV + belum tentu AIDS
Perlu waktu 3-10 tahun HIV + AIDS
PERKEMBANGAN DARI HIV
MENJADI AIDS:
Tertular

Periode jendela HIV+ AIDS

3 - 6 BULAN 3 - 10 TAHUN 1 - 2 TAHUN


Periode Jendela
(Window Period)
Tes HIV masih negative (HIV - )
Virus HIV sudah ada tapi belum terbentuk
antibodi HIV yang cukup di dalam tubuh
Pasien mampu menularkan HIV ke orang lain
Terutama lewat:
Hubungan seksual
Jarum suntik pd IDU (Injection Drug User)
Transfusi darah
Periode Tanpa Gejala
Berlangsung 1-5 tahun
Pasien HIV (+) tidak merasakan apa-apa
Mudah menularkan HIV:
Hubungan sex
Jarum suntik IDU
Transfusi darah
Dari Ibu ke anak (kehamilan, persalinan,
menyusui)
Gejala Klinis pada Stadium AIDS
1 dari 5 gejala minor
2 dari 3 gejala utama
batuk kronis selama > 1 bln
demam
berkepanjangan lebih infeksi pada mulut dan
dari 3 bulan tenggorokan disebabkan oleh
jamur Candida albicans
diare kronis > 1 bulan
berulang maupun pembengkakan kelenjar
terus-menerus getah bening yang menetap
di seluruh tubuh
penurunan BB > 10%
munculnya Herpes zorter
dlm 3 bulan
berulang bercak-bercak gatal
di seluruh tubuh

contoh
Bisakah HIV (+)
- (negativ)?
Tidak bisa. Sekali dinyatakan HIV +
seumur hidup HIV (+)

Setelah HIV (+) nantinya AIDS


CARA
PENULARAN

KONTAK SEKSUAL IBU KE ANAK


Hetero seksual
Proses persalinan
Homo seksual
Pemberian ASI
Bi seksual
KONTAK DARAH
Transfusi
Penggunaan jarum suntik berulang
Lain-lain: akupunktur, tindik, tatoo
Gimana Cara
pencegahannya?
PENCEGAHAN HIV-AIDS
A = Abstinence
Bagi yang belum menikah
dianjurkan untuk
Tidak melakukan hubungan
seksual
B = Be faithful
Saling setia pada satu pasangan yang
tidak terinfeksi HIV

C = Condom
Gunakan kondom setiap kali berhubungan
seks yang berisiko
D= Dont Inject !
Hindari penggunaan jarum suntik yang
tidak steril secara bergantian

E = Education
Berusaha untuk mengetahui
informasi
HIV - AIDS yang benar
HIV tidak menular melalui :
Tinggal serumah, sekantor, satu sekolah,
1
bahkan satu kelas dengan ODHA

Melakukan aktifitas biasa sehari-hari


2 dengan ODHA, seperti : bersentuhan,
berpelukan, berbicara bahkan berciuman

Berbagi alat-alat dirumah dengan ODHA,


3 seperti : alat makan, alat mandi,
tempat tidur, dll

Gigitan nyamuk atau serangga lain dari


4
ODHA ke bukan ODHA
TEST HIV
TES HIV Dilakukan untuk memastikan apakah seseorang
yang bersangkutan telah dinyatakan terpapar HIV
atau tidak. Tes HIV berfungsi untuk mengetahui
adanya antibodi terhadap HIV atau mengetes adanya
antigen HIV dalam darah

ELISA (Enzyme Linked Immunosorbent Assy), test


ini digunakan untuk menyaring infeksi HIV atau
skrining darah donor (transfusi darah).

Immunoblood atau Western Blood, ini merupakan


test lanjutan bila pada test awal hasilnya positif,
harus dilanjutkan dengan pemeriksaan ini, lebih
spesifik dan memastikan adanya HIV.
Untuk mengetahui lebih awal apakah
seseorang terinfeksi HIV atau tidak

Mengetahui lebih dini mempermudah


Seseorang dengan HIV untuk menekan Manfaat
perkembangan HIV ke phase AIDS
dan bertahan lebih lama Test HIV
Memungkinkan seseorang dengan
HIV untuk berperilaku seksual secara
lebih aman sehingga tidak
menularkannya ke orang lain
Pengobat
an
Belum ada obat yang dapat
menyembuhkan

Obat yang ada ARV (Anti


Retroviral). Obat untuk
menghambat/menekan
perkembangan virus dalam tubuh
MA KAS
LOGO