Pankreatitis akut et

causa batu empedu

Sendy Jayanti
102012186

Pemeriksaan penunjang ditemukan cek darah amilase 500 unit/liter. nyeri tekan epigastrium. RR 20x permenit. pada pemeriksaan dilakukan inspeksi ternyata normal. Tekanan darah 120/80 nadi 99. Pasien memiliki riwayat batu empedu multiple berukuran paling besar 0. palpasi supel (kenyal normal). riwayat DM (-) .8 cm 1 tahun yang lalu. gula darah sewaktu 250 mg/dl . 45 tahun datang ke RS UKRIDA dengan keluhan nyeri abdomen sejak 3 jam yang lalu.Skenario 11 Ny A.

Hipotesis Ny A. 45 dengan keluhan nyeri abdomen di epigastrium sejak 3 jam yang lalu karena pasien memiliki riwayat batu empedu .

Anamnesis Identitaspasien Keluhan Utama  Riwayat penyakit sekarang Pengobatan yang telah diberikan Riwayat penyakit dahulu RIwayat penyakit keluarga Keluhan lain Riwayat alergi obat Riwayat ekonomi-sosial .

Pemeriksaan Fisik Inspeksi Auskultasi Palpasi Perkusi .

Pemeriksaan Penunjang CT-scan Ultrasound abdomen Endoskopi Aspirasijarum penunjuk CT Foto abdomen Fosfatase alkaline .

Diagnosis Kerja Pankreatitis Akut et causa Batu Empedu .

Differential Diagnosis Pankreatitis kronis Kolesititis Dispepsia organik Kolangitis akut Ketokasidosis diabetik .

pankreatitis gestasional karena ketidakseimbangan hormonal. infeksi virus atau bakteri. defisiensi protein. lain-lain seperti gangguan sirkulasi. hiperlipidemia terutama fredericson tipe V. stimulsi vagal . uremia. alkoholisme berat. Etiologi batu saluran empedu.asidosis metabolic. obat seperti steroid diuretik tiazoid. toksin. hiperparatiroidisme. imunologi seperti lupus eritematosus.

000 penduduk pertahun. pada penelitian yang dilakukan oleh Nurman pada tahun 1990 mengatakan bahwa hampir 1 dari 3 pasien dengan sakit perut bagian atas yang hebat adalah pasien pankreatitis akut. . Hampir 300.000 kasus terjadi di Amerika Serikat setiap tahunnya dengan 10 – 20 % nya merupakan pancreatitis akut berat yang menyebabkan 3000 kasus kematian. Di Indonesia.14-1% atau antara 10-15 pasien per 100. Epidemiologi Frekuensi penyakit pankreatitis akut di negara Barat adalah 0.

Patofisiologi .

dan agitasi dapat terjadi. Rasa sakit dan nyeri tekan pada abdomen yang disertai nyeri punggung terjadi akibat iritasi dan edema pada pankreas yang mengalami inflamasi tersebut sehingga memicu rangsangan pada ujung saraf Khas : ulu hati Mual dan muntah umumnya dijumpai pada pankreatitis akut. Muntah biasanya berasal dari isi lambung. . ikterus. tetapi juga mengandung getah empedu. gejala parah.Gejala Klinik . konfusi.

Drainase biller 5. Perawatan respiratorius 4. Penanganan nyeri 2.Penatalaksanaan 1. Perawatan intensif 3. Intervensi bedah .

menyebabkan spasme pada kolon transversum. 3. Komplikasi pada kolon : akibat eksudasi pankreas. . Komplikasi 1. Shock (renjatan) : Pankreatitis akut menyebabkan bertambahnya eksudasi pankreas ke dalam ruang retroperitoneal dan intraperitoneal yang dapat mempengaruhi volume intravaskuler 2. Perdarahan gastrointestinal : perdarahan difus di duodenum sebagai akibat rangsangan edema kaput pankreas yang sedang dalam keadaan inflamasi.

terjadi edema pada pankreas. Komplikasi pada intestin : eksudasi pankreas dapat juga mempengaruhi intestin.4. . maka dapat menyebabkan obstruksi di saluran empedu. 5. Bila edema di kaput pankreas demikian hebat. Obstruksi saluran empedu : akibat pankreatitis akut. dan menyebabkan timbulnya tanda-tanda ileus.

atau dapat pula merupakan penyakit berat dan fatal bila disertai dengan nekrosis masif atau perdarahan. . Prognosis Pankreatitis akut mungkin dapat digolongkan sebagai penyakit yang sedang. bila disertai dengan edema interstisial dari kelenjar.

Kesimpulan .