You are on page 1of 84

ORGANISASI SEL

dan
PROSES FISIOLOGI SEL

Kelompok 7
Anggota:
1) Annisa Fajriyah (1501002)
2)Dita Aldina (1501010)
3) Emnoverici Umar (1501013)
4) Fakhriyah Aulia (1501015)
5) Risa Rahmah Puteri (15010

ORGANISASI SEL dan PROSES FISIOLOGI SEL

SEL REPRODUKSI SEL

MEKANISM
FUNGSI
E

JENIS – JENIS
JARINGAN SEL

APA ITU SEL ?
 Sel adalah unit organisasi terkecil makhluk
hidup.
 Sel adalah segumpalan protoplasma yang
berinti, sebagai individu yang berfungsi
menyelenggarakan seluruh aktivitas untuk
kebutuhan hidupnya.

SEL

MEMBRAN
INTI SEL
SEL

SITOPLASMA

RIBOSOM LISOSOM

RETIKULUM
MITOKONDRIA
ENDOPLASMA
APARATUS
GOLGI

MEMBRAN SEL Membran sel adalah selaput yang tersusun dari senyawa kimia lipoprotein. Pergerakan yang terjadi dalam membran sel ini : Gerakan pasif ( difusi dan osmosis) Gerakan aktif (eksositosis dan endositosis) . Fungsinya sebagai tempat lewatnya berbagai zat yang keluar dan masuk sel.A.

Osmosis pergerakan molekul air (pelarut) melalui membran semipermeabel dari konsentrasi rendah ke kosentrasi tinggi.Difusi pergerakan molekul dan ion dari konsentrasi tinggi ke lokasi lebih rendah. Transpor Aktif pergerakan molekul menyeberangi membran dengan melawan gradien konsentrasi melalui membran semipermeabel yang membutuhkan energi. .

.

sebagai pelarut zat-zat kimia.  berfungsi sebagai tempat terjadinya berbagai metabolisme sel. .  Fungsi dari sitosol adalah sebagai penyempurna dalam proses metabolisme sel di dalam sitoplasma. Sitoplasma  Sitoplasma berupa cairan yang mengisi ruang antara nucleus (inti sel) dan membrane sel. serta media terjadinya reaksi kimia sel. B.  Organel di dalam sitoplasma yang fungsi kerjanya berhubungan dengan sitoplasma yaitu sitosol.

.

 Fungsi utama ribosom adalah mensintesis protein/asam amino.1 RIBOSOM  Ribosom adalah suatu struktur non membrane berupa granula-granula tipis yang menempel pada reticulum endoplasma atau mengambang bebas di sitoplasma. .B.

2 RETIKULUM ENDOPLASMA RE adalah saluran kecil didalam sitoplasma yang dibatasi oleh membrane sel. Fungsi : sebagai transportasi zat didalam sel.B. bisa halus atau kasar. . Terdapat 2 macam retikulum endoplasma yaitu RE halus dan RE kasar. sesuai dengan banyaknya ribosom yang menyusunnya.

.MEKANISME Reticulum endoplasma > dibentuk oleh membrane lipid ganda Seluruh dinding RE terisi enzim protein yang akan mengkatalis proses sintesis Selanjutnya akan masuk ke apparatus golgi untuk mengalami proses selanjutnya.

.

 Berfungsi sebagai : pengatur pengetahuan suatu zat keluar sel dan membantu sintesis karbohidrat. .B.3 APARATUS GOLGI  Aparatus golgi : organel berupa tumpukan lempeng pipih.

.

merupakan pusat tenaga (power house) dimana 95% ATP yang dibentuk berada di mitokondria.4 MITOKONDRIA Mitokondria.B. Fungsi : sebagai respirasi sel .

protein dan lemak > glukosa. terjadi glikolisis > asam piruvat.MEKANISME Karbohidrat. Asam piruvat dan asam asetoasetik merupakan senyawa acetyl CoA di matriks mitokondria. asam amino dan asam lemak> sel Glukosa . Asam lemak dan asam amino > asam aseto asetik. .

.

5u. Pelepasan isi lisosom yang tidak terkontrol akan mematikan sel (nekrosis).25-0. . Lisosom dibawa dengan hati-hati menuju vakuola untuk membunuh dan mencerna bakteri-bakteri dalam saluran pencernaan.5 LISOSOM Lisosom.B. Fungsi : kegiatan pencernaan yang didalamnya terdapat enzim hidrolitik. merupakan granula yang berukuran 0.

Fungsi : pengendalian seluruh kegiatan sel Nukleus terdiri dari: Membrane inti Kromatin. benang panjang DNA. Nukleolus.C. . INTI SEL Nukleus(inti sel) adalah organel sel yang utama dimana didalamnya terdapat kromatin.

Kromatin merupakan kompleks DNA dengan protein. Kromatin > terdiri dari DNA dan protein. Nukleolus > mengandung RNA dan protein.Membrane inti > sebagai barrier dan pengirim RNA pada sitoplasma serta sebagai pemisah antara nucleus dan sitoplasma. . Nucleolus berbentuk bulat didalam nucleus.

.

Jenis-Jenis Jaringan Sel Jaringan adalah kumpulan sel-sel dengan sifat struktur yang sama dan mempunyai fungsi tertentu. .

(jaringan jaringan ikat khusus) tulang). cairan jaringan rawan. jaringan Jaringan endotel). Jaringan Jaringan otot.Jaringan dikelompokkan menjadi : Jaringan penutup (jaringan epitel. penunjang Jaringan (jaringan ikat. . saraf.

Jaringan penutup.1. jaringan penutup adalah jaringan yang menutupi tubuh bagian luar dan bagian dalam yang tidak berhubungan dengan udara. • Jaringan epitel .

Bagian dari permukaan sel epitel adalah : Mikrofili Silia Stereosi lia Flagela .

Jaringan berselaput.MACAM-MACAM JARINGAN EPITEL : 1. terdiri dari : Epitel selapis gepeng (skuamosa) Epitel selapis kubus (kuboid) Epitel selapis batang (kolumnar) .

enzim.  Pada saluran pernapasan. .FUNGSI JARINGAN EPITEL :  Perlindungan fisik terhadap trauma.  Epitel kelenjar endokrin dan eksokrin berfungsi menyekresi hormon. cairan. dan zat kimia pada epitel kulit. dan saliva. dehidrasi.  Absorpsi dan sekresi pencernaan seperti pada epitel yang melapisi saluran pencernaan.  Epitel yang berada di ginjal berfungsi sebagai filtrasi. radiasi. paru berfungsi untuk difusi.

terbawah berbentuk kubus. terdiri dari banyak lapisan sel makin ke atas makin gepeng tetapi tidak bertanduk. disebut lapisan lendir (mukosa). dan sel dasar bermitosis mengganti sel yang terkelupas (terdapat pada kulit [epidermis]). Saluran sel epitel ini membentuk kelenjar yang disebut lendir/mulus.2. . Jaringan epitel berlapis banyak Epitel berlapis banyak terdiri dari :  Epitel berlapis semu (palsu)  Epitel berlapis sempurna (stratified) Epitel berlapis sempurna terdiri dari :  Epitel berlapis tanduk. lapisan sebelah luar yang sudah kering berbentuk sisik mati yang terkelupas. terdiri dari banyak lapisan sel. bagian atas terkelupas.  Epitel berlapis lendir. Suatu ketika terlepas melapisi saluran yang selalu basah.

Kelenjar ini terdiri dari :  Kelenjar uniselular  Kelenjar tabung  Kelenjar acini  Kelenjar retikulosa . Sekresi keluar tanpa ada bagian sel yang lepas. minyak.3. dan racun. Kelenjar eksokrin: kelenjar ber saluran. EPITEL KELENJAR Epitel kelenjar terdiri dari : a. getahnya dialirkan lewat saluran sendiri dan zat yang dihasilkan mengandung enzim. Kelenjar ini berhubungan dengan sekresi sel kelenjar yang masih utuh. garam.

dan pankreas. mitokondria berkrista. tiroid. Kelenjar endokrin terdiri dari : Kelenjar endokrin steroid Epitel persarafan Epitel pergerakan .b. lempengan alat golgi relatif kecil dibandingkan sel eksokrin. ribosom. paratiroid. Ciri ultra struktur sel-selnya yaitu sedikit kelenjar. banyak hormon. Kelenjar endokrin : kelenjar ini menghasilkan polipeptida atau protein. getahnya tersebar dalam sitoplasma. banyak butiran granula. yaitu kelenjar hipofise.

ovarium. . Kelenjar ganda lainnya adalah pankreas. Sekelompok sel bersekresi ke dalam sistem saluran dan kelompok lain mencurahkan sekretnya langsung ke sistem darah. Banyak kelenjar yang bersifat ganda yaitu mempunyai fungsi eksokrin dan endokrin. testis.c. Kelenjar Ganda. Sel hati tidak hanya membentuk empedu sebagai sekret eksokrin. tetapi juga mengeluarkan sekresi interna langsung ke dalam sistem darah.

Kebanyakan sebagai jaringan epitel sederhana berbentuk gepeng (skuamosa). . terdapat pada permukaan dalam dinding pembuluh darah. • JARINGAN ENDOTEL Jaringan endotel adalah jaringan yang menutupi tubuh bagian luar dan bagian dalam yang tidak berhubungan dengan udara. pembuluh limfe. dan dinding jantung bagian dalam. Bentuk dan susunannya hampir sama dengan jaringan epitel.

Jaringan penunjang terdiri dari : jaringa jaringa n ikat n rawan jaringa jaringa n ikat n khusus tulang (darah) . sekumpulan sel khusus yang serupa bentuk. besar dan pekerjaannya. Jaringan penunjang.2. yang berfungsi untuk menunjang dan menyokong berbagai susunan tubuh sekitarnya. adalah jaringan yang berada di antara jaringan lainnya.

membentuk matrik. yang meliputi glikosaminoglikans (mukopolisakarida) dan glikoprotein (senyawa protein dengan gugusan karbohidrat). yang terutama dilaksanakan oleh substansi intersel fibrosa yang terdiri dari :  Serat kolagen  Serat retikulin  Serat elastin . dan menyokong jaringan yang berfungsi sebagai perembesan cairan jaringan antara kapiler darah dan sel-sel.1. Jaringan ikat Jaringan ikat di antara selnya banyak terdapat intraseluler yang terdiri dari serabut-serabut kenyal dan kolagen. memberi kekuatan. memberi kekuatan untuk jaringan. Substansi tersebut terdiri dari : Substansi intersel amorf. Substansi intersel tidak hidup. Substansi intersel fibrosa.

yaitu : Fibroblas Makrofag Sel lemak Sel mest Sel plasma Sel mesenkim Sel melanosit (sel pigmen) .Sel jaringan ikat terdiri dari tujuh macam.

 Jaringan ikat gembur (ikat lemak) : jaringan ikat yang hubungan sel-selnya longgar karena di antara jaringan banyak terdapat lubang-lubang kecil yang dipisahkan oleh fibrosa.  Jaringan ikat retikular : ditandai dengan adanya jaringan- jaringan serat retikular.  Jaringan ikat mukosa : jaringan ikat yang muncul pada pembentukan dan perkembangan normal. susunan tulang dan hati . membentuk kerangka organ-organ limfoid. termasuk pembuluh darah dan saraf.JARINGAN IKAT LONGGAR TERDIRI DARI :  Jaringan ikat mesenkim : terdiri dari sel mesenkim yang cabangnya saling bersentuhan dan substansi dasar pada tahap awal adalah cairan yang mengandung serabut halus.  Jaringan ikat longgar (areolar) : sel-selnya dipisahkan oleh zat sela yang banyak mengandung serabut sperti jala. terdapat hampir disemua bagian mikroskopis tubuh karena merupakan materi pembungkus.

Serat-serat tersusun teratur paralel membentuk bangunan yang sangat kuat. JARINGAN IKAT PADAT  tersusun tidak beraturan : kebanyakan pada fasia. hati. Termasuk kelompok ini adalah tendo. testis. dan aponerosis. .2. dan fibrosa tulang periostium perikondrium tulang rawan. limfonodus. dermis kulit. ligamentum.  Tersusun beraturan : pada bangunan tubuh yang menghadapi tegangan dalam satu jurusan. kapsul fibrosa.

Jaringan rawan adalah jaringan penunjang yang liat dan lentur. Pertumbuhan tulang : Kondrosit muda berfoliferasi Pertumbuhan . bahan dasar dan kandungannya terdiri dari bahan yang kental dan bening. mengandung glikosaminoglikans.

YAITU : Tulang rawan hialin Tulang rawan elastis Tulang rawan fibrosa .JARINGAN RAWAN ADA TIGA MACAM.

maka diantara sel darah tidak di dapati hubungan ruang yang pasti. dan plasma darah. sekitar 8% berat badan. Oleh karena sifat plasma cair.JARINGAN CAIRAN (JARINGAN IKAT KHUSUS) Darah merupakan jaringan ikat khusus yang terdiri dari elemen berbentuk sel-sel darah. trombosit. Volume darah pada manusia dewasa yang sehat lebih dari 5 liter. .

6 µm dan dapat digunakan sebagai ukuran terhadap besar jenis sel yang lain. 1.ERITROSIT Sel darah merah (eritrosit) adalah jenis sel darah yang paling banyak dan berfungsi membawa oksigen ke jaringan-jaringan tubuh lewat darah dalam hewan bertulang belakang. Ciri – ciri eritrosit. kira – kira 7. Besarnya uniform. . yaitu tidak bernukleus dengan eosin berwarna pink (merah muda).

berbentuk bulat. 2. LEUKOSIT Leukosit atau sel darah putih mengandung inti yang normalnya berjumlah 5000-9000 sel/mm3. Leukosit melakukan gerakan amubid untuk menerobos dinding pembuluh darah ke dalam jaringan ikat. Leukosit agranular mempunyai sitoplasma yang tampak homogen intinya. Ada dua golongan leukosit yaitu leukosit agranular dan leukosit granular. Leukosit agranular terbagi menjadi limfosit dan monosit .

selnya agak besar. b. batasnya sering tidak teratur. 2. di dalam darah. b. dikeliligi oleh sitoplasma. granula sitoplasmanya . Limfosit. Monosit. Basofil. bersifat miofibril. termasuk leukosit polimorfonuklear. leukosit asidofil agak lebih besar dari neutrofil. dan sitoplasmanya diisi oleh granula halus. Ciri khas sitoplasma mengandung granula kasar dan mengandung peroksida yaitu enzim yang memindahkan oksigen. Eosinofil. merupakan sel bulat.1. intinya mempunyai dua lobus. bahan kromatin dalam inti tersusun seperti jala-jala halus dan mengandung sejumlah granula. Leukosit Granular c. a. intinya lonjong dan tidak teratur. lebih banyak intinya. mengandung sitoplasma. mengandung enzim hidrolik. c. Neutrofil. dan kromatin sangat padat. dan intinya relatif besar. Leukosit agranular. dihubungkan dengan benang- benang kromatin yang halus. kecil.

. mengandung serotin . Granula alfa. Plasma Plasma adalah cairan yang membawa semua bahan-bahan nutritif yang berasal dari sistem pencernaan.3. zat-zat tidak berguna yang dihasilkan dalam jaringan dan hormon. adenin difosfat (ADP). dan bersifat kromatik bagi neutrofil. dan kalsium. Granula berpusat padat. 5. faktor yang menetralkan heparin. meningkatkan permeabilitas vaskuler. Jumlahnya bervariasi 200. Limfe Limfe adalah cairan yang dikumpulkan dari jaringan-jaringan yang kembali ke aliran darah. Dalam trombosit terdapat dua jenis granula : a.000/mm3 darah. mengandung bermacam-macam substansi dengan bekuan darah.000-300. bersifat lisosomal. b. 4. adenin trifosfat (ATP). Keping darah terlihat berbentuk lonjong atau seperti batang dan tidak terdapat inti. Trombosit Sel pembeku darah (trombosit) adalah keping-keping darah berwujud cakram protoplasmanya kecil yang dalam peredaran darah tidak berwarna.

T TO E S O U R AN T A E NG F R I N E W JA O F R U O T A .

Jaringan otot adalah kumpulan sel otot yang
berfungsi melakukan gerak pada berbagai bagian
tubuh. Di dalamnya terdapat protein kontraktil
yang membuat otot dapat berkontraaksi.
Bentuknya panjang-panjang dan mengandung
serabut-serabut halus yang disebut miofibril.

KARAKTERISTIK OTOT
 Kontraktibilitas (contractility)
yaitu kemampuan otot untuk menjadi
lebih pendek dari ukuran semula atau
berkontraksi
Ekstensibilitas (extensibility)
yaitu kemampuan otot untuk
berelaksasi atau memanjang dari
ukuran semula
Elastisitas (elasticity)
yaitu kemampuan untuk kembali
pada ukuran setelah berkontraksi
dan berelaksasi

Jenis otot

Otot polos

Otot jantung

Otot lurik

1.berkontraksi sesuai kehendak dan di bawah pengaruh saraf sadar .OTOT LURIK Otot lurik / otot rangka berfungsi untuk menggerakkan tulang dan melindungi kerangka dari benturan keras Kontraksi otot lurik berlangsung cepat bila menerima rangsangan .

.

2.DINDING PEMBULUH DARAH. OTOT POLOS BERKONTRAKSI SECARA REFLEKS DAN DI BAWAH PENGARUH SARAF OTONOM SERTA MEMILIKI REAKSI YANG LAMBAT 3. JARINGAN OTOT POLOS MEMPUNYAI SERABUT SERABUT YANG HOMOGEN SEHINGGA BILA DIAMATAI DI BAWAH MIKROSKOP TAMPAK POLOS ATAU TIDAK BERGARIS-GARIS.SALURAN PERNAFASAN .OTOT POLOS /TIDAK SADAR 1. OTOT POLOS TERDAPAT PADA SALURAN PENCERNAAN . .

.kedua ujung meruncing di bagian tengahnya menggelembung dan memiliki satu inti sel Otot polos terdapat pada organ-organ dalam misalnya usus. CIRI-CIRI OTOT POLOS Bentuk sel gelondong .pembuluh darah .

FISIOLOGI ANATOMI OTOT POLOS TIPE OTOT POLOS: OTOT POLOS SETIAP ORGAN BERBEDA: -DIMENSI FISIK -ORGANISASI SAMPAI MEMBENTUK BERKAS / LEMBARAN -RESPONS TERHADAP STIMULUS -KARAKTERISTIK PERSYARAFAN -FUNGSI ?ADA 2 TIPE: -OTOT POLOS MULTI-UNIT -OTOT POLOS VISERAL .

.

JENIS OTOT POLOS .

saluran Setiap serat otot empedu. ureter. uterus. m. tidak membentuk ‘gap menyatu junction’→penyebaran Setiap serat otot ion →potensial aksi bekerja secara Berkontraksi bersamaan terpisah Contoh: usus. erector pili polos viseral .Otot polos multi-unit: Otot polos single-unit: Serat otot menyatu. ciliaris singsisium atau otot mata. Serat ototnya membran selnya terpisah. beberapa pembuluh disyarafi satu serat darah syaraf Disebut juga otot polos Contoh: m.

Otot ini tersusun atas serabut lurik yang bercabang- cabang dan saling berhubungan satu dengan lainnya. Kontraksi otot jantung . Setiap sel otot jantung mempunyai satu atau dua inti yang terletak di tengah sarkoplasma Otot jantung bekerja di luar kehendak (otot tidak sadar) atau disebut juga otot involunter dan selnya dilengkapi serabut saraf dari saraf otonom. OTOT JANTUNG Otot jantung berbentuk silindris atau serabut pendek.

CARA KERJA OTOT Dibedakan menjadi 2: Secara antagonis/berlawanan Secara sinergis /bersamaan .

terletak di lengan atas bagian belakang . akan menyebabkan tulang tertarik atau terangkat. Otot trisep adalah otot yang memiliki tiga jung (tiga tendon) yang melekat pada tulang. Jika otot pertama berkontraksi dan yang kedua berelaksasi. SECARA ANTAGONIS Otot antagonis adalah dua otot atau lebih yang tujuan kerjanya berlawanan. Contoh otot antagonis adalah otot bisep dan trisep Otot bisep adalah otot yang memiliki dua ujung (dua tendon) yang melekat pada tulang dan terletak di lengan atas bagian depan. jika otot pertama berelaksasi dan yang kedua berkontraksi akan menyebabkan tulang kembali ke posisi semula. Sebaliknya.

otot bisep berkontraksi (menggembung) dan otot bisep berelaksasi (memanjang) Lengan diluruskan. otot trisep berkontraksi (menggembung) . otot bisep berelaksasi (memanjang).Lengan ditekuk.

Ekstensor( meluruskan) dan fleksor (membengkokkan). misalnya gerak telapak tangan menengadah dan gerak telapak tangan menelungkup. misalnya gerak kepala merunduk dan menengadah. . contohnya adalah: 1. Supinator (menengadah) dan pronator (menelungkup). Abduktor (menjauhi badan) dan adductor (mendekati badan) misalnya gerak tangan sejajar bahu dan sikap sempurna. 3. Depresor (ke bawah) dan adduktor ( ke atas).Antagonis juga adalah kerja otot yang kontraksinya menimbulkan efek gerak berlawanan. 4. 2. misalnya otot trisep dan otot bisep.

Misalnya. SECARA SINERGIS Gerak sinergis terjadi apabila ada 2 otot yang bergerak dengan arah yang sama untuk menghasilkan gerakan . otot – otot antar tulang rusuk yang bekerja bersama ketika kita menarik napas. atau otot pronator. yaitu otot yang menyebabkan telapak tangan menengadah atau menelungkup .

.

.JARINGAN TULANG Jaringan tulang adalah jaringan yang keras dari semua jaringan didalam tubuh. karena mengandung garam kapur fosfat yang terdiri dari sel-sel dna materi intersel.

2. BERCABANG DAN SALING BERHUBUNGAN DENGAN MEMBENTUK ANYAMAN.JARINGAN TULANG SPONGEOSA TERDIRI DARI TUBERKULA ATAU BELOKAN TULANG YANG TIDAK TERATUR.TULANG INI MENGANDUNG OSTEOSIT.TERDAPAT PADA BAGIAN EPIFISE ATAU UJUNG TULANG. JARINGAN TULANG DAPAT DIBEDAKAN : 1.SECARA MAKROSKOPIS. TULANG KOMPAKTA TERDIRI DARI JARINGAN RETICULAR PADAT YANG MEMILIKI KEMAMPUAN OSTEOGENIK ATAU PEMBENTUKAN TULANG DAN HEMOPOIE (PEMBENTUKAN DARAH) .

Osteoklas terdapat dekat dengan permukaan tulang. Tonjolan ini berasal dari transformsi makrofag dan banyak mengandung lisosom.  Osteoklas adalah sel raksasa yang mempunyai banyak tonjolan yang disebut ruffle.SEL-SEL TULANG  Osteosit adalah sel tulang dewasa yang berada dalam kapsul dan mempunyai benjolan banyak.. . masuk ke saluran yang bercabang dan menghubungkan sel lain dan kapsul lain.  Osteoblas adalah sel induk tulang guna mensintesis bahan organic kandungan serat kolagen yang terdapat didaerah permukaan tulang yang tersusun seperti lapisan epitel selapis.

REPRODUKSI SEL Pembelahan sel adalah sebuah proses dimana sel induk membelah atau membagi dirinya menjadi 2 atau lebih sel anak. Pembelahan sel merupakan bagian dalam tubuh . .

.

PEMBELAHAN SEL SECARA LANGSUNG (AMITOSIS) Amitosis yaitu pembelahan sel secara langsung dengan cara satu menjadi dua. Proses ini terjadi karena: Terjadi penggentingan ditengah- tengah sel Pembelahan sampai pada inti sel dan inti sel terbelah Terjadi dua buah sel dengan dua inti . dua menjadi empat. empat menjadi delapan. dst.

PEMBELAHAN SEL TIDAK LANGSUNG (MITOSIS) Mitosis yaitu proses pembelahan sel somatic menjadi dua sel anak identic dengan sel induk. Hal ini terjadi karena kandungan DNA diikuti oleh pembuangan bahan genetic diantara kedua sel anak secara rata melalui tahapan (fase). .

sentriosol tidak muncul. Nukleus terdiri dari RNA ribosom dan merupakan tempat sintesis protein serta materi yang berwarna gelap dikenal sebagai kromatin atau bentuk benang-benang kromosom sehingga bentuk kromosom tidak dapat dilihat secara jelas. Pada salah satu ujung sel. tetapi pada tumbuhan. terdapat 2 pasang protein yang disebut sentrioles.Interfase Pada tahap ini sel tidak membelah. .

  Profase Pada tahap ini sentriosol bergerak ke ujung sel yang berlawanan dan disebut sebagai kutub. aster tidak ada. seta kromosom memendek sehingga terlihat seperti batang. Pada tumbuhan. . Selain itu. membrane nukleus hancur. Sentriosol mempunyai 2 sentriol dan akan dikelilingin strands (helai) yang menyala dan disebut sebagai aster. Setiap kromatid mengandung DNA dan protein serta melekat berpasangan pada sentromer. Kromosom membentuk menjadi sinlinder dan berduplikat menjadi 2 kromatid.

  Metafase Pada fase ini. Spindel ini menghubungkan kromosom ke 2 kutub sentrisol yang berlawanan. kromosom berpindah menjadi satu garis yang disebut the equator. Selain itu. . muncul benang-benang yang disebut spindel dan melekat pada sentromer setiap kromosom.

Anafase Kromatid pada tahap ini berpisah dan bergerak kearah kutub yang berbeda. tetapi kromosom tunggal. Penarikan terjadi karena pemendekan benang spindel. . Kromatid pada fase ini tidak disebut sebagai kromatid.

Berbeda dengan itu. Pembelahan sitoplasma ini biasa disebut sitokinesis. pembelahan terjadi dengan cell plate daripada cleavage burrow.Telofase Pada tahap ini kromosom mulai mengatur membentuk nukleus yang terpisah dan dikelilingin memberan nukleus. Cleavage Burrow/ pembelahan alur menyempit dan lama kelamaan membelah sel. pada tumbuhan. .

.

sel akan kembali ke fase interfase dan sentriosol menjadi empat (2 di setiap sel) serta aster hilang. . Kromosom akan berubah kembali menjadi benang- benang. Beberapa jenis kromosom yang mengalami pembelahan adalah kromosom parental dan maternal.Setelah pembelahan.

Pembelahan ini terjadi pada pembentukan sel kelamin (gametogenesis) pada kelenjar kelamin (gonad) pada hewan dan tumbuhan. Gamet ini tidak dapat membelah lagi sampai tahap pembuahan fertilisasi). Tujuan pembelahan ini adalah mengurangi jumlah kromosom yang berguna untuk menyamakan komposisi kromosom anak dan induk. .MEIOSIS Pembelahan meiosis merupakan pembelahan yang menghasilkan gamet.

Proses pembelahannya kurang lebih sama kecuali pada proses Profase I. Pada tahap profase I terdiri dari leptoten. . pakiten. diakinesis. zigoten. Pembelahan ini memiliki proses ProMAT I dan ProMAT II. diploten.

  2. Pakiten/Pakinema Kromosom kemudian berdupkikat menjadi 4 pada tahap ini dan disebut tetrad (kromosom homolog yang mengganda sehingga ada 4 kromatid berpasangan). 4. 1.Diakinesis Pada fase diakinesis.Leptoten Lepoten adalah tahap dimana benang kromatin berubah menjadi kromosom. nukleolus (membrane inti) akan hilang dan sentriol bergerak ke masing-masing kutub serta membentuk benang-benang spindel. Zigoten/Zigonema Pada tahap ini. 5. Sentrosom terbelah 2 menjadi sentriol dan bergerak ke kutub berlawanan 3. .  Diploten Kromosom homolog yang tadinya bivalen terpisah. Hal ini dilakukan dengan cara memadatkan diri. akan terdapat kiasma sebagai tanda. Pada tahap ini sering terjadi rekombinasi gen melalui proses perpindahan silang. Bila terjadi perpindahan silang. kromatid homolong saling berpasangan atau bersinapsis membentuk bivalen.

.

Click icon to add picture  S I A U M AN U O Y OGI N K I O L HA IF I S T TOM A N A .