You are on page 1of 10

INITIATION OF RNA

CHAINS
by:
TRISTANTI RAKHMANINGRUM

INITIATION OF RNA CHAINS Sumber: OpenStax. 2013 .

Urutan –10 • Terdiri atas TATAAT • Dipisahkan sejauh 5 hingga 9 pb dari tapak inisiasi • Urutan tempat terjadinya inisiasi pembukaan heliks oleh RNA polimerase. . Urutan -35 • Terdiri atas TTGACA • Dipisahkan sejauh 16 hingga 19 pb dari kotak Pribnow • Urutan -35 merupakan urutan pengenalan yang akan meningkatkan pengenalan dan interaksi dengan faktor σ RNA polimerase Sumber: Snustad dan Simmons.

Inisiasi rantai-rantai RNA terlibat dalam tiga tahap: .

Ikatan polimerase holoenzim untuk wilayah promotor di DNA • Pada awalnya. • Kompleks awal antara holoenzim dan promoter kompleks tertutup (closed complex). • Pada promoter. . RNA polimerase inti (α2ββ’) mempunyai afinitas nonspesifik terhadap DNA  pengikatan longgar  stabil. • Faktor σ + (α2ββ’) = holoenzim  pengurangan afinitas nonspesifik terhadap DNA. • Faktor σ  meningkatkan pengikatan holoenzim pada tempat pengikatan promoter yang tepat  peningkatan spesifisitas holoenzim dalam mengenali promoter. holoenzim mengenali urutan -35 dan -10.

Sumber: https://biology- . Terbukanya 2 untai DNA lokal oleh RNA polimerase • Untai ganda (heliks) DNA  enzim RNA polimerase. • Pembukaan awal heliks DNA  pembentukan kompleks terbuka (open complex) dengan RNA polimerase. • Proses ini dikenal sebagai pengikatan ketat.

Pembentukan ikatan fosfodiester RNA polimerase akan menggabungkan dua nukleotida pertama dan .

2013 .ELONGATION OF RNA CHAINS Sumber: OpenStax.

• Inisiasi berhasil RNA polimerase melepaskan faktor σ • RNA polimerase bergerak sepanjang molekul DNA dan menghubungkan ribonukleotida-ribonukleotida ke ujung 3’ pada molekul RNA yang sedang tumbuh. sesuai dengan macam basa pada DNA yang menjadi cetakannya • Proses ini berlangsung dengan arah polimerisasi dari ujung  5’ ke ujung 3’. . • RNA polimerase membuka heliks DNA di depan “gelembung transkripsi” dan menutup heliks DNA di belakangnya. Sumber: Snustad dan Simmons.