You are on page 1of 15

Laporan Jaga 12 Maret 2017

Konsulen
dr. Dharma Yogara, Sp.B

Coass:
1. Ria Chairul
2. Popy Novianti

KKS ILMU BEDAH RSUD DUMAI
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER
UNIVERSITAS ABDURRAB
PEKANBARU
2017

IDENTITAS PASIEN  Nama : Tn. A  Umur : 13 tahun  Jenis Kelamin: Perempuan  Agama : Islam  Alamat : Desa Dungun-Rupat .

Keluhan Utama Keluar nanah dari luka operasi 1 hari SMRS .

Mual (-). nyeri saat BAK (-). BAB (-) sejak 1 hari yang lalu. Nanah berwarna kuning pekat.. Keluhan tersebut diketahui orang tuanya saat pasien ingin mengganti perban di Puskesmas. Sebelumnya pasien mengeluhkan nyeri diperut bagian bawah dan demam sejak ± 7 hari yang lalu. . BAK lancar. muntah (-).Riwayat Penyakit Sekarang  Pasien rujukan puskesmas TL datang dengan keluhan keluar nanah dari luka operasi laparatomi sejak 1 hari SMRS. Berbau busuk. Nyeri dirasakan semakin memberat saat pasien bergerak. dan berkurang ketika pasien berbaring.

14 hari • Post op • Pasien 10 hari diperboleh kan pulang 7 hari • Nyeri perut • Demam • Orang tua menyataka n bahwa 1 hari keluar nanah dari bekas operasi .

Riwayat Pengobatan  Paracetamol 500 mg 3x1  Antasid 3x1  Vitamin C 2x1  Cefadroxil 500 mg 2x1  Pasien rutin mengganti perban post operasi setiap hari dipuskesmas. .Riwayat Penyakit Dahulu  Pasien menjalani operasi laparatomi ± 14 hari yang lalu.

7°C .PEMERIKSAAN FISIK Status Generalisata Keadaan umum : Tampak sakit sedang Kesadaran : Komposmentis Tanda vital :  Tekanan darah : 90/60 mmHg  Pernafasan : 22 x/i  Nadi : 104 x/i  Suhu : 37.

murmur (-). gerakan dada simetris kanan-kiri.  Auskultasi : BJ I-II reguler. retraksi dinding dada (-). Leher : Pembesaran KGB(-) Thorax Paru :  Inspeksi : Bentuk dada normal. refleks cahaya (+/+) pupil isokor. SI -/-.Status Generalisata Kepala : Normocephal. batas jantung kiri di RIC 4 linea midclavicularis sinistra. Mata : CA -/-. scar (-)  Palpasi : Vokal fremitus kiri = kanan  Perkusi : Sonor di seluruh lapang paru  Auskultasi : Vesikuler (+/+). Mulut : Bibir kering (-). Wheezing (-/-) Jantung :  Inspeksi : iktus cordis tidak terlihat  Palpasi : iktus cordis teraba  Perkusi : batas jantung kanan di RIC 4 linea parasternalis dextra. sianosis (-). gallop (-) . Ronkhi (-/-).

CRT < 2 detik. edema tungkai (-/-) .Abdomen: Status Lokalisata Extremitas : akral hangat.

bentuk simetris. eritem dan terbuka. tampak jahitan luka operasi basah. keluar pus (+)  Auskultasi : bising usus (+) Normal  Palpasi : Supel. defans muskular (-). scar (-).Abdomen  Inspeksi : perut datar. nyeri tekan disekitar luka operasi  Perkusi : Timpani (+) .

Foto Klinis .

100 mm3 SGPT : 17 mg/dl Trombosit : 322.8 g/dl SGOT: 17 mg/dl Leukosit : 20.6 mg/dl .000 mm3 Albumin : 3. Pemeriksaan Penunjang Darah rutin Faal Hati Hemoglobin : 10.2 mg/dl Hematokrit : 30% Hemostasis Masa perdarahan : 3 menit Masa pembekuan : 4 menit GDS : 97 gr/dl Fungsi ginjal Ureum : 28 mg/dl Kreatinin : 0.

DIAGNOSIS Dehisence + Infeksi luka operasi post laparatomi .

B -> rawat . Ranitidin 1 amp/12 jam Metronidazole 1 fls/IV/8 jam Diet ML GV 2x sehari Konsul Sp. Terapi IVFD RL 16 tpm Inj IV ceftriaxon 1 gr/12 jam -> skin test Inj IV ketorolac 10 mg /8 jam Inj.