ALGORITMA KLASIFIKASI CART

( CLASSIFICATION AND
REGRESSION TREES )

Oleh : I Made Ari Dwi Suta
Atmaja
( 1091761031 )

I Putu Gede
Budisanjaya
( 1091761028 )

sehingga setiap kemungkinan nilai untuk decision node harus dipartisi menjadi 2 bagian.PENGANTAR CART • Metode CART ini ditemukan oleh Leo Breiman pada tahun 1984 • Algoritma ini masuk dalam The Top Ten Algorithms in Data Mining • Hanya memiliki 2 cabang untuk setiap decision node. .

• Yang dimaksud dengan ‘pure’ adalah bila satu kotak hanya berisi observasi dari satu kelas.PENGANTAR CART • Konsep pemecahan cabang pohon adalah membuat isinya seseragam mungkin atau ‘pure’. • Kesulitan apabila ada observasi yang berhimpit .

Daftar yang berisi calon cabang disebut daftar calon cabang mutakhir. Penyusunan ini dilakukan terhadap seluruh variable prediktor secara lengkap. • Langkah kedua adalah menilai kinerja keseluruhan calon cabang yang ada pada daftar calon cabang mutakhir dengan jalan menghitung nilai besaran kesesuaian .ALGORITMA CART • Langkah   pertama. • Langkah ketiga adalah menentukan calon cabang manakah yang akan benar-benar dijadikan cabang dengan memilih calon cabang yang memiliki nilai kesesuian terbesar. susunlah calon cabang (candidate split). .

ALGORITMA CART • Langkah keempat menggambarkan percabangan. dengan terlebih dahulu membuang calon cabang yang telah berhasil menjadi cabang sehingga mendapatkan daftar calon . pelaksanaan algoritma CART akan dihentikan. jika masih terdapat noktah keputusan pelaksanaan algoritma dilanjutkan dengan kembali ke langkah kedua. Jika tidak ada lagi noktah keputusan. • Namun.

tabungan dan pendapatan. kepemilikan aset (assets) dan pendapatan (income). kita dapat menentukan resiko kredit mereka. Kemungkinan ini didasarkan pada variabel atau atribut tabungan (savings). • Contoh ini dapat diaplikasikan kepada mereka yang berpotensi menjadi nasabah kesembilan. • CONTOH PERTAMA .CONTOH IMPLEMENTASI ALGORITMA CART • Contoh tentang klasifikasi dari customer dengan resiko kredit yang dihadapi yaitu resiko baik dan resiko buruk. kesepuluh. dan selanjutnya sehingga dengan mengetahui aset.

• Sebagai variabel dependent atau outputnya adalah variabel kategorikal yaitu yang mungkin membeli (pemilik = 1) dan yang tidak membeli (bukan pemilik = 2) • CONTOH KEDUA . Kemungkinan ini didasarkan pada variabel atau atribut pendapatan (income) dan ukuran pekarangan (lot).CONTOH IMPLEMENTASI ALGORITMA CART • Contoh tentang klasifikasi keluarga yang mungkin membeli pemotong rumput atau tidak.