You are on page 1of 14

Eritrosit

(Sel Darah Merah)

Nadia Hasanah Ts

Rangkuman  .

Pengertian & Fungsi Eritrosit ( Sel Darah Merah )   Eritrosit merupakan bagian utama dari sel-sel darah. Hemoglobin mempunyai fungsi mengikat oksigen di paru-paru dan mengedarkan ke seluruh jaringan tubuh. Jadi. . Hemoglobin (Hb) merupakan suatu protein yang mengandung senyawa besi hemin. Setiap mm kubiknya darah pada seorang laki-laki dewasa mengandung kira-kira 5 juta sel darah merah dan pada seorang perempuan dewasa kira-kira 4 juta sel darah merah. dapat dikatakan bahwa di paruparu terjadi reaksi antara hemoglobin dengan oksigen.    Tiap-tiap sel darah merah mengandung 200 juta molekul hemoglobin.

  Hemoglobin (Hb) merupakan senyawa biomolekul yang mengandung Fe (besi) yang bertanggung jawab atas pengikatan oksigen dan juga warna merah dari eritrosit. . Amatilah Gambar 5.2 untuk mengenal struktur hemoglobin.  Kandungan hemoglobin inilah yang membuat darah berwarna merah.

Bentuk eritrosit pada mikroskop biasanya tampak bulat berwarna merah dan dibagian tengahnya tampak lebih pucat. Struktur Eritrosit     Eritrosit berbentuk bikonkaf dan berdiameter 7-8 mikron. atau disebut (central pallor) diameter 1/3 dari keseluruhan diameter eritrosit. Bentuk bikonkaf tersebut menyebabkan eritrosit bersifat fleksibel sehingga dapat melewatipembuluh darah yang sangat kecil dengan baik. ..

Dalam satu milliliter darah terdapat kira-kira 4. Bila MCV kurang dari 80 fL disebut (mikrositik) dan jika lebih dari 100fL disebut (makrositik) . Eritrosit normal berukuran 6 – 8 Nm atau 80 – 100 fL (femloliter).5 – 6 juta eritrosit.     Eritrosit berjumlah paling banyak diantara sel-sel darah lainnya. oleh sebab itu darah berwarna merah.

Keadaan seperti ini dapat mengganggu pembentukan eritrosit.  . misalnya di tulang dada. tulang selangka. kemudian inti lenyap dan hemoglobin terbentuk. seperti malaria dan demam berdarah. Pada awalnya eritrosit mempunyai inti. Setelah hemoglobin terbentuk. dan di dalam ruas-ruas tulang belakang.  Eritrosit dalam tubuh dapat berkurang karena luka sehingga mengeluarkan banyak darah atau karena penyakit. Pembentukan Eritrosit   Eritrosit dibentuk dalam sumsum merah tulang pipih. eritrosit dilepas dari tempat pembentukannya dan masuk ke dalam sirkulasi darah. Pembentukannya terjadi selama 7 hari.

000 eritrosit yang dibentuk dan dirombak. . Zat besi hasil penguraian hemoglobin dikirim ke hati dan limpa. Sebagian hemoglobin diubah menjadi bilirubin dan biliverdin. yaitu pigmen biru yang memberi warna empedu. Jumlah ini kurang dari 1% dari jumlah eritrosit secara keseluruhan. Masa Hidup Eritrosit   Masa hidup eritrosit hanya sekitar 120 hari atau 4 bulan. selanjutnya digunakan untuk membentuk eritrosit baru. kemudian dirombak di dalam hati dan limpa. Kira-kira setiap hari ada 200.

polisitemia.   Terdapat beberapa penyakit yang berhubungan dengan sel darah merah. di antaranya adalah anemia. dan kelainan morfologi seperti kelainan bentuk dan ukuran dari eritrosit. .

Kelainan Eritrosit    Kelainan berdasarkan ukuran eritrosit • Makrosit • Mikrosit • Anisositosis .

   Kelainan berdasarkan bentuk eritrosit • Ovalosit • Sferosit • Schistocyte • Teardrop cells (dacroytes) • Blister cells • Acantocyte / Burr cells • Sickle cells (Drepanocytes) • Stomatocyte • Target cells .

  Kelainan berdasarkan warna eritrosit • Hipokromia • Hiperkromia • Anisokromasia • Polikromasia .

  Kelainan berdasarkan benda inklusi eritrosit • Basophilic stipping • Kristal • Heinz bodies • Howell-jouy bodies • Pappenheimer bodies .

THEEND .