You are on page 1of 22

PERATURAN MENTERI KESEHATAN

REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21
TAHUN 2016

TENTANG PENGGUNAAN
DANA KAPITASI JKN UTK
JASPEL DAN DUKUNGAN BIAYA
OPERASIONAL PADA FKTP
MILIK PEMERINTAH DAERAH

2

MANFAAT DANA KAPITASI :  PEMBAYARAN JASA PELAYANAN KESEHATAN DITETAPKAN SEKURANG-KURANGNYA 60% DARI PENERIMAAN DANA KAPITASI  DUKUNGAN BIAYA OPERASIONAL PELAYANAN KESEHATAN DITETAPKAN SEBESAR SELISIH DARI BESAR DANA KAPUTASI DIKURANGI DENGAN BESAR ALOKASI UNTUK PEMBAYARAN JASPEL BESARAN ALOKASI DANA TERSEBUT DI ATAS DITETAPKAN KESEHATAN MELALUI SK KEPA DAERAH ATAS USULAN KEPALA SKPD DINAS 3 .

Kehadiran 4 .  Pembagian Jaspel ditetapkan dengan mempertimbangkan : a. Jenis ketenagaan dan / atau jabatan b. Peg. Pemerintah dgn perjanjian kerja. ALOKASI DANA UNTUK JASPEL :  Untuk pembayaran jaspel bagi tenaga kesehatan dan tenaga non kesehatan yang melakukan pelayanan pada FKTP  Tenaga kesehatan dan non kesehatan meliputi:PNS. dan Peg. Tidak tetap.

atau asisten tenaga kesehatan dibri nilai 50  Tenaga non kesehatan dibawah D3 diberi nilai 25 5 .Variabel jenis ketenagaan :  Tenaga Medis diberi nilai 150  Tenaga Apoteker atau tenaga profesi keperawatan (Ners) diberi Nilai 100  Tenaga Kesehatan paling rendah S1/D4 diberi nilai 80  Tenaga Kesehatan D3 dibri nilai 60  Tenaga non kesehatan paling rendah D3.

Tenaga kesehatan yang merangkap tugas administratif diberi nilai sbb :  Sebagai Kepala FKTP tambahan nilai 100  Sebagai Bendaharan Dana Kapitasi tambahan nilai 50  Sebagai kepala tata Usaha atau Penanggungjawab penatausahaan keuangan tambahan nilai 30 6 .

Tenaga Kesehatan yang merangkap tugas sebagai penanggungjawab program atau yang setara. diberi tambahan nilai 10 (sepuluh) untuk setiap program atau yang setara 7 .

Tambahan Nilai untuk Masa Kerja :  5 s/d 10 Tahun diberi tambahan nilai 5 (lima)  11 s/d 15 tahun diberi Tambahan nilai 10  16 s/d 20 tahun diberi tambahan nilai 10  21 s/d 25 Tahun diberi tambahan nilai 20  Lebih 25 Tahun dibri tambahan nilai 25 8 .

3. Ketidakhadiran karena sakit dan / atau penugasan kedinasan oleh pejabat yang berwenang paling banyak 3 (tiga) hari kerja tetap diberikan nilai sebagaimana dimaksud pada poin 1. Terlambat hadir atau pulang sebelum waktunya yang diakumulasi sampai dengan 7 (tujuh) jam. dikurangi 1 (satu) poin.VARIABEL KEHADIRAN : 1. Hadir setiap hari kerja diberi nilai 1 (satu) poin perhari 2. 9 .

Persentase kehadiran: Jumlah Kehadiran dibagi jumlah hari kerja 1 bln kali 100% 10 .PEMANFAATAN DANA UTK JASPEL PERMENKES 21/2016 FORMULA PERHITUNGAN JASPEL x PERSENT POIN ASE KEHADIR AN JENIS TENAG A + MASA KERJA + RANG KAP TGS ADM +TANGGUNG JAWAB PROG YG DIPEGANG TOTAL JUMLAH POINT SELURUH KETENAGAAN DI FKTP X JASPEL YG TELAH DITETAPKAN KETERANGAN: KETERANGAN.

ALAT KESEHATAN. DAN BAHAN MEDIS HABIS PAKAI  BIAYA OPERASIONAL PELAYANAN KESEHATAN LAINNYA 11 .BIAYA OPERASIONAL PELAYAN KESEHATAN :  BIAYAOBAT.

ALAT KESEHATAN KESEHATA 2 DAN BAHAN MEDIS N HABIS PAKAI 12 .PERLUASAN PEMANFAATAN DANA KAPITASI DUKUNGAN BIAYA DUKUNGA 1 OPERASIONAL PELAYANAN N BIAYA KESEHATAN LAINNYA BELANJA BARANG OPERASIO OPERASIONAL NAL BELANJA MODAL UTK PELAYANA SARANA DAN PRASARANA N OBAT.

SBG . PELAYANAN KESEHATAN LUAR GEDUNG 3. ADMINISTRASI. PENINGKATAN SDM KESEHATAN FKTP 8. CETAK DAN ALAT TULIS KANTOR 5. PEMELIHARAAN RINGAN SARPRAS DENGAN YANKES AKAN DIJABARKAN JENIS BELANJA. PENGADAAN SARANA YANG BERKAITAN LANGSUNG 7. OPERASIONAL DAN PEMELIHARAAN PUSLING 4.PERLUASAN PEMANFAATAN DANA DUKUNGAN OPERASIONAL KEG OPRS YANKES KAPITASI LAINNYA 1. PELAYANAN KESEHATAN DALAM GEDUNG 2. KOORDINASI PROGRAM & SIM 6.

BELANJA BARANG/MODAL 1 SUMBER KAPITA SI JASPEL MENDUKUNG DUK OP PENYELENGGA YANKES RAAN JKN OBAT. BHP & PROGRAM ALKES DAN OP YANKES KEGIATAN LAINNYA 14 .

SE Kepala LKPP No. (Pengadaan Obat Berdasarkan BHP. Peraturan Kepala LKPP No. 70 & L LAIN 4/2015 NYA 1. 3/2015 15 . Katalog Elektronik/ E-Katalog) PERATURAN ALKES PERUNDANG.UNDANG & YANG BERLAKU PENGADAAN MODA BARANG/JASA PERPRES 54. 14/2015 2. BELANJA BARANG/MODAL 2 PERMENKES 63/2014 OBAT.

PENGADAAN MEMPROSES SEMUA USULAN FKTP & MENYIAPKAN DOK PENGADAAN & MENETAPKAN PIHAK YANG POKJA ULP/PJ DITUNJUK PENGADAAN RENC KEBUTUHAN OBAT/MODAL K PU S USK PUS K K P PUS KONTRAK DI TANDANGANI OLEH KEPALA FKTP DAN PEMBAYARAN LANGSUNG DARI FKTP KE VENDOR YANG 16 TELAH DITUNJUK . MEKANISME PENYEDIAAN 3 POKJA ULP/PJ.

MEKANISME PENYEDIAAN 3 POKJA ULP/PJ. PENGADAAN MEMPROSES SEMUA USULAN FKTP & MENYIAPKAN DOK PENGADAAN & MENETAPKAN PIHAK YANG POKJA ULP/PJ DITUNJUK PENGADAAN RENC KEBUTUHAN OBAT/MODAL K PU S USK PUS K K P PUS KONTRAK DI TANDANGANI OLEH KEPALA FKTP DAN PEMBAYARAN LANGSUNG DARI FKTP KE VENDOR YANG TELAH DITUNJUK .

SILPA DANA KAPITASI 2) SILPA KAPITASI 1 2 JASPEL + DUK OP DUK OP JASPEL + DUK OP DUK OP RKA-DPA TH BERIKUT 18 .

efisiensi. PENGAWASAN PERPRES 32/2014 Untuk meyakinkan efektifitas. dan akuntabilitas pengelolaan dan pemanfaatan dana kapitasi PENGAWA SAN INSTRUME Ka. FKTP  Bend KEPALA DINAS Kapitasi FKTP KES N& FKTP SKPD PELAPORA PENGAWASA DINKES N JKN N FUNGSIONAL APARAT PENGAWASAN INTERN PEMERINTAH (APIP) 19 .

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 TAHUN 2016 TENTANG PENGGUNAAN DANA KAPITASI JAMINAN KESEHATAN NASIONAL UNTUK JASA PELAYANAN KESEHATAN DAN DUKUNGAN BIAYA OPERASIONAL PADA FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA MILIK PEMERINTAH DAERAH 20 .

Amoksisillin (Tab. Asam Askorbat/Vit C (Tab). Syrup). CTM (Tab). Captopril (Tab). Asam Mefenamat (Tab). 21 . Lidokain. dan lain-lain. Syrup). Alopurinol (Tab). Syrup). BELANJA BARANG OPERASIONAL 1. Antacida (Tab. Contoh belanja: Paracetamol (Tab. Deksamethason (Tab). Belanja Obat Ruang lingkup dari belanja ini meliputi belanja obat-obat untuk pelayanan kesehatan kepada semua pasien yang mendapatkan pelayanan kesehatan termasuk peserta JKN di FKTP milik Pemerintah Daerah.PEMANFAATAN DAN BELANJA KEGIATAN DARI DANA KAPITASI No PEMANFAATAN DAN BELANJA KEGIATAN DARI DANA KAPITASI A.

Terima kasih 22 .