Rencana Strategi Puskesmas Gringsing II

Provinsi Jawa Tengah

Siti Rivana Ameliya
1407101030212

Harjuna Muhammad
1407101030319

Pembimbing:
drg. Saifuddin Ishak, M. Kes, PKK

Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat/Ilmu Kedokteran Komunitas
Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala
2017
Latar Belakang

 Puskesmas adalah unit
pelaksana teknis dinas
kabupaten/ kota yang
bertanggung jawab
menyelenggarakan
pembangunan kesehatan di
suatu wilayah kerja.
(Depkes, 2011)
 Jl. Raya Surodadi, Kec.
Gringsing, Batang
Batang, Jawa Tengah,
Indonesia 51281
Geografi Wilayah

 Luas wilayah kabupaten
Batang 788 km2, dengan
Luas wilayah Jawa Tengah 32.544 jumlah penduduk 729.616
km2, dengan jumlah penduduk jiwa.
39.298.765 jiwa.

Prov. Jawa Tengah memiliki Fasilitas
Kesehatan Rumah Sakit 99 buah,
Puskesmas 873 buah, Pustu 1.743 buah,
dan Polindes 5.970 buah.
JUMLAH PENDUDUK WILAYAH KERJA PUSKESMAS GINGSING
KAB. BATANG, PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2011

No Desa Luas Jumlah Jumlah Kepadatan Jumlah
Wilayah Penduduk Rumah / Km2 Penduduk
(km2) Tangga Miskin
1 Surodadi 1,1 2.690 818 2321,5 1.392
2 Sentul 3,1 2.095 563 664,6 968
3 Ketangan 13,2 5.447 1.465 412,3 2.611
4 Mudugowongjati 2,7 2.506 800 919,9 517
5 Tedunan 5,7 1.978 556 345,06 698
Jumlah 26 14.716 4.202 566 6.186
Puskesmas Gringsing
 Puskesmas Gringsing berada di atas sebidang tanah seluas 1000 m 2.

 Adanya potensi musibah dan bencana mengingat kondisi geografis sebagian
wilayah puskesmas berada di perbukitan. Puskesmas gringsing juga terletak pada
jalur pantura yang merupakan lalu lintan padat dan rawan.

 Sarana kesehatan yang terdapat di Puskesmas Gringsing adalah :
• puskesmas pembantu sebanyak 1 buah.
• poliklinik kesehatan desa 3 buah
• 5 desa siaga
• 24 posyandu
Keadaan Umum Puskesmas
No. Fasilitas Keterangan Kondisi
1. Gedung Baru Baik
2. Termpat parkir Ada Kurang Baik
3. IGD Ada Baik
4. Laboratorium Ada Belum lengkap
5. Alkes dan obat-obatan Belum lengkap Baik
6. Ketersediaan air bersih Air sumur Cukup baik
7. Listrik PLN Baik
8. Ambulance 1 buah Rusak ringan
Tenaga Puskesmas

Kepala Puskesmas : 1 orang

Dokter umum : 1 orang

Dokter gigi : 0 orang

Perawat : 6 orang

Perawat Gigi : 1 orang

Petugas imunisasi : 1 orang

Bidan : 3 orang
Tenaga Puskesmas

HS : 1 orang

Tata Usaha : 1 orang

Administrasi : 1 orang

Petugas Promkes : 1 orang

Petugas Gizi : 1 orang

Pengelola keuangan : 1 orang

Petugas kebersihan : 1 orang
Struktur Organisasi

Kepala
Puskesmas

Kasubbag Tata
Usaha

Unit Pencegahan Unit Kesehatan
Unit Unit Pemulihan Lingkungan dan Puskesmas
dan
Pemberantasan Kesehatan Kesehatan Peran Serta Pembantu
Penyakit Keluarga Masyarakat
Angka Kematian Ibu 2009-2012
di Kab. Batang, Jawa Tengah

Angka Kematian Ibu
30
25
20
Angka Kematian Ibu
15
10
5
0
2009 2010 2011 2012
Waktu Kejadian Kematian
Maternal

Waktu Kejadian
60%
50%
40%
30%
20% Waktu Kejadian
10%
0%
Angka Kematian Ibu 2009-2012
di Kab. Batang, Jawa Tengah

Kelompok Umur

<20
20-34
>34
Angka Kematian Bayi per
1000 Kelahiran di Kab. Batang

Angka Kematian
20

15
Angka Kematian
10

5

0
2011 2012
Penyakit tersering pada kabupaten
Batang, Jawa Tengah tahun 2012

no Jenis Penyakit Jumlah Persentase (%)
1 Nasopharingitis (ISPA, Common cold) 63.390 28.83

2 Rhumatoid Arthritis lain 9.034 4,11
3 Hipertensi Primer 8.515 3,87
4 Peny lain pada saluran pernafasan bagian atas 8.446 3,84

5 Pharingitis 8.061 3,67
6 Gastritis 7.844 3,57
7 Infeksi Protozoa lain 5.895 2,68
8 Conjunctivitis 5.078 2,31
9 Atopic Dermatitis 4.412 2,01
10 Diare dan Gastroenteritis non spesifik 4.223 1,92
Jumlah penyakit lain-lain (selain 10 besar) 94.960 43.19
TOTAL KASUS KESAKITAN 219.858 100
IDENTIFIKASI MASALAH
Masalah di bidang
Performance
 Sistem perparkiran belum optimal.
 Alat kerja di laboratorium kurang lengkap.
Masalah Bidang Administrasi

 Terbatasnya petugas di berbagai sector.
 Sistem pendataan masih konvensional
Masalah dalam bidang
Tingginya kematian Ibu
 Pengetahuan ibu yang kurang.
Masalah dalam bidang
tingginya kematian bayi
 Penanganan awal pada bayi baru lahir belum cukup
baik.
 Nutrisi ibu kurang baik masa kehamilan
Masalah bidang nutrisi

 Kesadaran ibu balita untuk menimbang anaknya ke
posyandu masih rendah.
Masalah di bidang Penyakit
menular
 Pengetahuan masyarakat tentang penyakit menular
masih rendah.
 Kasus baru masih ditemukan setiap tahunnya.
 Kurangnya personal hygine.
 Masih rendahnya kualitas kesehatan lingkungan
Tujuan

Umum:
Menjadikan Puskesmas Gringsing Sebagai Pemberi Layanan
Kesehatan yang Terdepan, Profesional dan Menyeluruh.

Khusus:
1. Menciptakan performance yang mendukung peningkatan
kualitas kesehatan pasien.
2. Meningkatkan tenaga administrasi.
3. Menurunkan angka kematian ibu
4. Menurun angka kematian bayi.
5. Meningkatkan kesadaran warga tentang kecukupan gizi.
6. Menurunkan insidensi penyakit menular.
MISI

1. Menciptakan performance yang
mendukung peningkatan kualitas
kesehatan pasien.
2. Meningkatkan tenaga administrasi.
3. Menurunkan angka kematian ibu
4. Menurun angka kematian bayi.
5. Meningkatkan kesadaran warga
tentang kecukupan gizi.
6. Menurunkan insidensi penyakit
menular.
SWOT Analysis
NO MASALAH STRENGTH WEAKNESS OPORTUNITY TREAT
1 Performance 1. Memiliki SPO 1. Alat 1. Adanya 1. Keterlambatan
sebagai laboratorium dukungan rujukan
standar terbatas dari 2. Kesalahan
dalam 2. Ambulance pemerintah dalam
melakukan rusak ringan penegakan
pelayanan 3. Sistem diagnosis
2. Memiliki perparkiran
lahan parkir belum tertata
luas

2. Administrasi 1. Memiliki 1. Kurangnya 1. Terdapat 1. Keterlambatan
pegawai- tenaga anggaran dalam
pegawai yang pegawai untuk melakukan
berkompeten sehingga masih perbaikan pelayanan
  banyak yang administrasi 2. Adanya
rangkap tugas dari keinginan
2. Sistem pemerintah pegawai
pendataan   mencari
masih kesejahteraan
konvensional pada institusi
lain
3. Angka 1. Fasilitas 1. Kepedulian ibu 1. Dukungan 1. Angka
kematian Antenatal Care masih kurang dari morbiditas
Ibu baik untuk Antenatal pemerintah dan
Care teratur mortalitas
ibu
meningkat

4. Angka 1. Adanya subsidi 1. Rendahnya 1. Dukungan 1. Angka
kematian Pemerindah untuk kunjungan dari morbiditas
bayi peningkatan balita ke pemerintah dan
kesehatan bayi posyandu mortalitas
2. Rendahnya anak
pengetahuan meningkat
ibu mengenai
pemberian ASI
ekslusif
5 Gizi Bayi 1. Kebijakan 1. Kemiskinan 1. Dukungan 1. angka
baik 2. Kader Pemerintah kematian
2. Fasilitas kesehatan daerah bayi
pemeriksaa tidak bekerja meningkat
n status gizi optimal 2. Tumbuh
ada 3. Dukungan kembang
3. Pertugas masyarakat bayi
gizi ada rendah terhambat
4. Sebagian 3. Malnutrisi
masyarakat
masih
mempercayai
mitos
6 PENYAKIT 1. Anggaran 1. Kesehatan 1. Dukungan 1. Angka
MENULAR tersedia Lingkungan dari penyakit
2. Petugas masih jelek pemerintah menular
promkes ada 2. Perilaku meningkat
masyarakat 2. Angka
tidak baik kematian
3. Penanggulang meningkat
n tidak terus
menerus
STRATEGI
Strategi Bidang Performance

 Mengoptimalkan system perparkiran.
 Melengkapi alat kerja di laboratorium
Strategi Bidang administrasi

 Menambah petugas di berbagai sector.
 Merubah system konvensional menjadi system modern.
Strategi Bidang Angka kematian Ibu

 Perbaikan pada promosi kesehatan ibu
Strategi Bidang Angka kematian Bayi

 Promosi kesehatan
 Memperbaiki penanganan awal pada bayi baru lahir
Strategi Bidang Nutrisi

 Mengajak ibu balita untuk mau mengukur status gizi anaknya ke
Posyandu.
Strategi Bidang Penyakit Menular

 Memberi Edukasi kepada masyarakat tentang penyakit menular.
 Mengidentifikasi penyebab timbulnya kasus.
 Menjaga personal hygine.
 Menjaga kebersihan lingkungan
RENCANA AKSI
Performance
No. Variabel Kegiatan Waktu Budget Penanggung jawab

1. Optimalisasi Menambah petugas parkir sekali Rp Subbag Tata Usaha
system 800.000,-/bula
perparkiran. n

2. Melengkapi Membeli alat-alat kerja laboritorium Sesuai Rp 3.000.000, Unit Pemulihan
alat kerja di dasar. kebutuhan Kesehatan
laboratorium
Administrasi
No. Variabel Kegiatan Waktu Budget Penanggung jawab

1. Menambah Menambah jumlah petugas medis Sesuai Rp 500.000,- Subbag Tata Usaha
petugas di (dokter, petugas gizi,dll) di Puskesmas. Advokasi
berbagai
sector.
2. Merubah Menambah alat pendataan berupa sekali Rp 2.000.000,- Subbag Tata Usaha
system komputer.
konvensional
menjadi
system
modern.
Angka Kematian Ibu
No. Variabel Kegiatan Waktu Budget Penanggung jawab

1. Promosi Membuat penyuluhan tentang penyakit 3 bulan Rp 500.000,- Unit Pencegahan dan
Kesehatan ibu hamil, melahirkan, dan masa sekali Pemberantasan Penyakit
menyusui.

Membuat penyuluhan tentang penyakit 3 bulan Rp 500.000,- Unit Pencegahan dan
kanker payudara. sekali Pemberantasan Penyakit
Angka Kematian Bayi
No. Variabel Kegiatan Waktu Budget Penanggung jawab

1. Promosi Membuat penyuluhan tentang penyakit 3 bulan Rp 500.000,- Unit Pencegahan dan
Kesehatan Diare, ISPA, Campak, dan Malnutrisi. sekali Pemberantasan Penyakit

Mengadakan pemeriksaan status gizi dan 3 bulan Rp 500.000,- Unit Kesehatan Keluarga
deteksi dini pada setiap anak sekali

2 Memperbaiki Mengirimkan petugas kesehatan untuk Sesuai Rp 500.000,- Unit Pemulihan
penanganan mengikuti pelatihan. kebutuhan Kesehatan
awal pada
bayi baru
lahir
Memperbaharui alat yang sudah tidak Sesuai Rp 5.000.000,- Kepala Puskesmas
layak pakai kebutuhan
Nutrisi
No. Variabel Kegiatan Waktu Budget Penanggung jawab

1. Mengajak ibu Membuat penyuluhan ke orang tua 3 bulan Rp 500.000,- Unit Pencegahan dan
balita untuk tentang nutrisi pada anak sekali Pemberantasan Penyakit
mau
mengukur
status gizi
anaknya ke
Posyandu.
Melakukan pengukuran status gizi pada 3 bulan Rp 300.000,- Unit Kesehatan Keluarga
anak dengan keluarga yang sulit sekali
menjangkau Posyandu.
Penyakit menular
No. Variabel Kegiatan Waktu Budget Penanggung jawab

1. Memberi Mengadakan penyuluhan tentang Setiap 2 Rp 200.000,- Unit Pencegahan dan
Edukasi penyakit menular bulan Pemberantasan Penyakit
kepada
masyarakat
tentang
penyakit
menular.
Mengadakan penyuluhan tentang Setiap 2 Rp 200.000,- Unit Pencegahan dan
penyakit menular seksual bulan Pemberantasan Penyakit

2. Mengidentifik Memeriksa kesehatan bagi warga Setiap 3 Rp 500.000,-
asi penyebab pendatang. bulan
timbulnya
kasus.
3. Menjaga Mengadakan penyuluhan tentang setiap 6 Rp 500.000,- Unit Pencegahan dan
personal personal hygiene serta mengajarkan bulan sekali Pemberantasan Penyakit
hygine. warga tentang cuci tangan.

Membuat dan mencetak leaflet tentang Setiap 6 Rp 200.000,- Unit Pencegahan dan
cuci tangan bulan sekali Pemberantasan Penyakit

4 Menjaga Mengadakan gotong-royong setiap Seminggu Rp 500.000,- Unit Kesehatan
kebersihan minggunya sekali Lingkungan dan Peran
lingkungan Serta Masyarakat
TERIMAKASIH