You are on page 1of 12

TUTORIAL SISTEM MANUFAKTUR 2016

PT Sismanity memproduksi sepatu. Implementasi CAD. Kebutuhan customer terhadap sepatu tersebut dan skala prioritas b. maka tentukan : 1 a. Bill of material (BOM) c. CAE . CAM.

2 Sebuah mesin turning beroperasi selama 120 jam/minggu (tiga shift. Tentukan : a. Kapasitas produksi mesin b. dan perbaikan mesin tersebut membutuhkan waktu selama 24 jam. Pada minggu tertentu mesin memproduksi 2000 part dan menganggur pada sisa waktu lainnya. Apabila waktu antar kerusakan mesin tersebut adalah 12.000 jam. Utilitas mesin c. Interpretasikan hasil perhitungan masing2 poin a. Availabilitas mesin d. Laju produksi mesin tersebut sebesar 30 unit/jam. 5 hari) pada kapasitas penuh.b. dan c! .

Tentukan: a. Data historis dari tingkat kecacatan fraksi parts adalah sekitar 0.05. Jika inspeksi batch diteruskan untuk diproses selanjutnya. Sebuah pabrik telah menyelesaikan produksi dari 20. biaya kerusakan setiap unit yang cacat dalam batch akan menjadi $15. Harga batch jika tidak ada inspeksi dilakukan c. Harga inspeksi per part adalah $0.00.5. Berapakah nilai kritikal fraksi cacat untuk menentukan apakah ada inspeksi? . Harga batch untuk 100% inspeksi b.000 3 parts dan pihak manajemen harus memutuskan apakah akan menginspeksi batch 100%.

500.000/250 3.000.000.500.000/450 SP3 6. SP3 (Warehouse).500.000/550 SP2 3.000/350 SP4 .000/300 1.000/250 5. SP4 (Lantai Produksi)  Material Handling yang dapat digunakan:  MH A – Towing Tractor  MH B – Forklift  MH C – Manual Truck  Hanya satu jenis material handling yang digunakan dari 1 station point ke station point tertentu Frekuensi/jarak SP1 SP2 SP3 SP4 (m) SP1 2. SP2 (Pallet Reverse). SISMANITY adalah sebagai berikut: 4 SP 1 (Loading Dock).500.  Titik lokasi dalam PT.

000 | 20 unit | 50 detik | 7 km/jam  PT.000 | 150 unit | 150 detik | 15 km/jam – MH – B Rp. waktu loading/unloading dan kecepatan – MH – A Rp.000 | 110 unit | 125 detik | 20 km/jam – MH – C Rp. kapasitas angkut (unit per sekali jalan atau unit load). 32. 25.500. Data biaya investasi dan operasional. 6.500.000. 8 jam per hari ~Semoga Sukses~ . SISMANITY beroperasi 25 hari sebulan.

000 Skala prioritas : Ukuran.000. Bahan. Kebutuhan customer : Ukuran yang diproduksi dengan ukuran 38-41 Bahan utama yang digunakan adalah kulit Harga berkisar Rp 150. JAWABAN 1 a. BOM: No Nama Komponen Material 1. Harga b. Insole Karet 3. Upper Components Kulit 2. Outsole Plastik Level 0 Sepatu Sepatu Upper Level Compon 1 Outsole Compon Outsole Insole Insole ent ent .Rp 250.

Misalnya MillCAM Designer • CAE (Computer Aided Engineering) : Melakukan analisa engineering terhadap produk sepatu. misalnya apakah spesifikasi sepatu sesuai dengan penerapan ilmu mekanika teknik. themal. misalnya menggunakan autoCAD • CAM (Computer Aided Manufacturing) : Memandu proses permesinan produk yang dirancang. . Hasil autoCAD sebelum diwujudkan dalam bentuk produk disimulasikan dulu ke CAM.1 • CAD (Computer Aided Design) : alat bantu untuk mewujudkan rancangan sepatu. misalnya toolpath. dll.

56 = 56% c) Availabilitas mesin A = = = 0.  a) Kapasitas produksi mesin 2 PC = waktu operasi mesin per minggu x laju produksi = 120 jam/minggu x 30 unit/jam = 3600 unit/minggu b) Utilitas Mesin U = 2000 part : 3600 unit/minggu = 0.998 = 99.8% .

itu berarti mesin hanya memproduksi sebesar 56% dari kapasitas yang bisa diproduksi oleh mesin.2 d) Interpretasikan ! • Kapasitas produksi = 3600 unit/minggu Maksudnya adalah 1 mesin turning mampu menghasilkan 3600 unit tiap minggunya • Utilitas mesin = 56% Maksudnya adalah dengan memproduksi 2000 part dalam 1 minggu. . Dapat dikatakan performansi mesin sangat bagus karena hampir selalu dapat memberikan performansi yang cukup baik. • Availabilitas mesin = 0.8%.998 Mesin mempunyai avaibilitas yang cukup tinggi yaitu sebesar 99.

00= $15.000 * $0. 100% inspection= Q*Cs = 20.000*0.033 .5/15=0. qc= Cs/Cd = 0.000 c.05*$15.5 = $ 10.000 b. no inspection = Q*q*Cd = 20.3 Cb : batch cost Cs : biaya inspeksi Q : kuantitas dalam satu batch Cd : biaya kerusakan q : fraksi tingkat kecacatan a.

4 • Perhitungan jumlah MHD antar station point yang dibutuhkan adalah • Jumlah MHD = ( ( ( S / V ) + TLU ) x F ) / UL TA Keterangan S: jarak V: kecepatan TLU: waktu loading-unloading F: frekuensi UL: unit load TA: waktu operasi tersedia setahun .