TERAPI CAIRAN

Siti Noor Husna binti Mat Yazid
C111 12 844
Pembimbing residen : dr Albertus Mario
Pembimbing : dr Muh Takdir Musba, Sp. An-KMN

LAPORAN KASUS Identitas Pasien • Nama : Ny.30-17. SN • Umur : 31 tahun • Jenis Kelamin: Perempuan • Alamat : Kolaka • Tanggal MRS : 13-3-2017 • RM : 614832 • Tanggal dilakukan Anesthesia : 20-3-2017 • Lama anesthesia : ±1 jam 35 menit (15.05) • Diagnosa pra bedah :Subdural hematom kronik • Nama operasi : Eksternal drainase • Jenis anesthesia : General endotrakeal anestesi (GETA) .

riwayat mengkonsumsi jamu/obat herbal (-). merokok (-).  Pre-operatif • Anamnesa pre-operatif • Keluhan utama : Pasien masuk dengan muntah – muntah sejak 1 hari yang lalu.muntah nyemprot. Mendapat herceptin dan zometa • Riwayat alergi makanan/obat-obatan/bahan tertentu (-). Riwayat operasi sebelumnya (+) operasi payudara MRM tahun 2013. frekuensi lebih 3 kali. riwayat kemoterapi ada sebanyak 20 siklus. Ada nyeri kepala bersifat tertusuk-tusuk. konsumsi alkohol (-). • Riwayat carcinoma mammae dextra sejak tahun 2012. • Riwayat medikasi prabedah : keluhan saat ini tidak ada . • Pasien sementara minum Tamoxifen dan velban.

ikut gerak napas. nyeri tekan (-). simetris kiri = kanan . peristaltik kesan normal • B6 : edema (-).Pemeriksaan fisik pre-op • B1 : Oksigen via NRM 8 lpm. rhonki tidak ada.5 mm.5/2. wheezing tidak ada. reguler kuat angkat • B3 : GCS 15 (E4M6V5) pupil isokor diameter 2. RR 20x/menit. massa tumor (-). refleks cahaya ada • B4 : 200cc urin via kateter • B5 : datar. HR : 80x/menit. • B2 : BP : 140/90 mmHg. fraktur (-) . bunyi napas vesikuler.

1/98  Laporan Anestesi Preoperatif • Kesimpulan : pasien termasuk kategori PS Klas 2 E • Rencana anestesi : General endotrakeal anestesi .300 /mm3 – SGOT : 28 U/L – SGPT : 20 U/L – Ureum :38 mg/dl – Kreatinin :0.73 mg/dl – GDS :143 g/dl – Na/K/CL :139/4.0% – Platelet:200.0 gr/dl – Hct : 36.• Pemeriksaan Laboratorium (17 Maret 2017) – Hb :12.000 / uL – Leukosit : 10.

dengan cairan maintenance Ringerfundin 28 tpm.Instruksi preoperatif visite • Premedikasi : ranitidin tab 50 mg.via transfusi set. • Pasang kateter urine. ketorolac 30 mg/iv • Telah terpasang IV line dengan IV cath 18G. Ab profilaksis ceftriaxone 1 gr / intravena 1 jam sebelum operasi • Dorong pasien ke OK 30 menit sebelum operasi . dexametasone 10 mg/iv. takar urine output per jam • Inj. ondasentron 4 mg/iv.

05) • Lama operasi : 1 jam (15. Fentanyl 100 µg • Obat induksi : Inj.30-17.• Durante Operasi • Jenis anesthesia : General endotrakeal anestesi • Lama anesthesia : ±1 jam 35 menit (15. bunyi tambahan Rh -/-. 7. Inj. Inj.55) • Posisi : Supine • Infus : Ringer fundin 28 tpm. 1 line tangan kanan • Obat premedikasi : 1. Kembangkan cuff (+). simetris kanan dengan kiri. Midazolam 3mg 2. Fiksasi ETT 19 cm pada sudut mulut kanan. cek bunyi pernapasan bronkovesikuler. insersi ETT no. • Obat maintenance anestesia : Sevofluran 1. Propofol 70 mg • Obat intubasi : atracurium 20 mg + lidocain 1% 80 mg • Identifikasi plica vocalis (+) dengan laringoskop.5 cc . 55-16.5 vol % + 0 2 60%Cairan masuk: Cairan isotonis : Ringer Fundin 500 cc • Cairan keluar: • Perdarahan : +20 cc • Produksi urin : Durante operatif : tidak terpasang kateter urin • EBV : 2925 cc • MABL : 487. wh-/-.

5 o C • B3 : GCS 12. produksi urine 50 cc/jam. pusing (-). nafas spontan. muntah (-). RR 18x/menit RH(-).5mm/2.ax: 36. warna kuning jernih • B5 :datar.• Postoperatif di PACU jam 17.15 • Keluhan pasien: mual (-). TD 138/83 mmHg. nyeri (-) • Pemeriksaan fisik: • B1 : Airway paten. Reflek kornea +/+ • B4 : Terpasang kateter. peristaltik kesan normal • B6 : udema -/-. pupil bulat isokor diameter 2. ikut gerak napas. S1S2 murni regular.. T.5mm.Wh(-). saturasi oksigen 99% dengan O2 8-10 lpm via NRM • B2 : Nadi 102x/menit. Reflek Cahaya +/+. fraktrur -/- . murmur(-).

Instruksi Pasca Bedah • Awasi keadaan umum dan tanda vital • 02 8-10 lpm via NRM • Infus: infus Ringer fundin 20 tpm • Head up 30o • Tirah baring 24 jam • Takar urine output/jam • Boleh makan minum jika sadar penuh setelah 8 jam post operasi • Obat analgetik postoperasi : fentanyl 30mcg/jam/sp • Terapi lain sesuai terapi TS Bedah Saraf • Post op pindah perawatan .

PEMBAHASAN .

cairan defisit dan cairan pengganti. • Sedangkan kebutuhan cairan per hari menggunakan rumus 30-50ml/kgBB/hari. • Total cairan intraoperatif dibutuhkan pasien adalah didapatkan melalui hasil perhitungan cairan pemeliharaan (maintenance). Terapi cairan • Terapi cairan rumatan diberikan pada pasien ini karena kondisi pasien yang stabil dan tidak ada tanda-tanda syok. .

Cairan yang diberikan pada pasien adalah ringer fundin kerena osmolalitasnya isotonik dengan osmolalitas plasma manusia yaitu 278 Osm. Pemberian cairan ini adalah paling aman karena osmolalitasnya isotonis dengan osmolalitas plasma yang dapat mengelakkan berlakunya edema sel teurtama sel otak sehingga membahayakan pasien.Jumlah cairan sekuestrasi pada operasi berat = 6-8ml Jenis operasi x berat badan = 8ml x 45kg =360ml -) Jumlah darah yang hilang sewaktu operasi: 20ml Total kebutuhan cairan intraoperatif= 65ml+520ml+360ml+20ml = 965ml Total kebutuhan cairan harian = 1575 ml . .1) Cairan pemeliharaan Kebutuhan cairan per hari x berat badan 35 ml x 45 kg = 1575 ml/24 jam Operasi selama 1 jam = 65 ml 2) Cairan defisit Pasien sempat berpuasa selama 8 jam Kebutuhan cairan per jam x jumlah jam puasa 65 ml x 8 jam = 520ml 3) Cairan pengganti .

• Kebutuhan elektrolit pasien • Natrium = 3 mEq x 45kg = 135 mEq/24 jam • Kalium = 2 mEq x 45kg = 90 mEq/24 jam .

TINJAUAN PUSTAKA .

intravaskuler 5%) • Elektrolit intrasel terutama adalah kalium (normal:3-5 mEq/L) • Elektrolit ekstrasel terutama adalah natrium (normal:135-145 mEq/L) .Cairan intrasel (80%) .Distribusi. komposisi dan kebutuhan cairan dalam tubuh • 50-60% tubuh terdiri dari air. • Cairan tubuh terbagi dua: .Cairan ekstrasel ( interstisial 15%.

.• Tekanan osmotik mengatur pergerakan air di dalam tubuh • Tekanan osmotik mencegah perembesan atau difusi cairan melalui membran semipermeabel ke dalam cairan yang memiliki konsentrasi lebih tinggi • Osmolalitas plasma normal adalah 270-280 Osm.

5 mEq ml/kg diatas 10 kg/hr .0-10 kg : 100 ml/kg/hr Natrium : 3 mEq .10-20 kg : 1000 ml/kg + 50 Kalium : 2.Atas 20 kg : 1500 ml/kg + 20 ml/kg diatas 20 kg/hr .• Kebutuhan cairan dan elektrolit per hari Cairan Elektrolit (per kg berat badan) (per kg berat badan) Dewasa 30-50 ml/kg berat badan Natrium: 2-3 mEq Kalium: 1-2 mEq Anak .

TERIMA KASIH .