You are on page 1of 25

Penularan

Lympadenitis Filariasis
pada Manusia
Maria Theresia Diegonia
102012212
D7

Istilah yang tidak diketahui
• Compos mentis

Rumusan Masalah • Laki-laki 40 tahun mengalami bengkak pada tungkai kiri . demam naik turun setiap 3 hari dan kencing berwarna keputihan seperti susu .

ANALISIS MASALAH -ANAMNESIS -PEMERIKSAAN FISIK -DIFERENSIAL DIAGNOSIS RUMUSAN -WORK DIAGNOSIS MASALAH -GEJALA KLINIS -PATOFISIOLOGI -ETIOLOGI -EPIDEMIOLOGI -PENGOBATAN -KOMPLIKASI -PROGNOSIS .

Hipotesis • Laki-laki usia 40 tahun menderita Lympadenitis filariasis .

kencing berwarna keputihan seperti susu • Riwayat penyakit sekarang • Riwayat penyakit dahulu . Anamnesis • Identitas  usia: 40 tahun • Keluhan Utama (KU) bengkak pada tungkai kiri sejak 1 bulan yang lalu disertai rasa nyeri yang menyebabkan pasien sulit berjalan • Keluhan penyerta demam naik turun 3 hari.

Anamnesis • Riwayat pribadipasien tinggal di daerah padat dan kumuh .

2 • Tekanan darah: 110/70 • HR: 90x/menit • RR: 20x/menit • Tungkai kiri: edema non pitting • Nyeri tekan: + . Pemeriksaan Fisik • Suhu: 37.

Pemeriksaan Penunjang • Tidak dilakukan • Diagnosis parasitologi: 1. USG: skrotum dan kel.Deteksi parasit menemukan mikrofilaria: darah.limfe . cairan kiluria pada pemeriksaan sediaan darah tebal • Radiodiagnosis: 1.

NOKTURNA NOKTURNA PERIODIK NOK.16 mm 39mm x 0. Diagnosis Pembanding FILARIASIS FILARIASIS FILARIASIS MALAYI TIMORI BANKROFTI HOSPES MANUSIA DAN MANUSIA MANUSIA PERANTARA HEWAN DISTRIBUSI INDIA. JANTAN: 13-23mm Jantan: 40mm x 23mmm x x 0. PULAU TIMOR. BETINA: 100mmx 0. SUBPERIODIK .1mm 0.1mm 0. ALOR CACING DEWASA BETINA: 55mm x BETINA: 21. ROTE. JEPANG. IKLIM TROPIS INDONESIA FLORES.09mm MIKROFILARIA -200-260 mikron -280-310 mikron -250-300 mikronx x 8 mikron x 7 mikron 7-8 mikron -BERSARUNG -BERSARUNG -BERSARUNG PERIODISITAS NOKTURNA.25 mm JANTAN: 22.08mm 0.

Limfadenitis.IV-V Manusia: L. limfedema.I-III Nyamuk: L. dan payudara (+). Limfadenitis. demam.I-III Manusia: L. demam.IV-V GEJALA Limfadenitis. kelamin dan kelamin dan hidrokel.I-III Nyamuk: L. kelamin limfedema. kiluria payudara (-) payudara (-) .IV-V Manusia: L. FILARIASIS FILARIASIS FILARIASIS MALAYI TIMORI BANKROFTI VEKTOR Anopheles Anopheles Culex barbirostris. barbirostris quinquefasciatus Mansonia DAUR HIDUP Nyamuk: L. demam.

Work Diagnosis • Penyakit: Filariasis bankrofti .

eusinofilia . Gejala Klinis • Tanpa gejala: daerah endemik Pembesaran kelenjar limfe Mikrofilaria sangat banyak di darah.

tidak nafsu makan) Saluran limfe yang terkena: ketiak. alat kelamin . sakit kepala. lemah. nyeri lokal. Limfangitis (demam. muntah. tungkai.• Peradangan.

` • Penyumbatan stadium menahunelephantiasis (tungkai dan alat kelamin). limfedema . kiluria. hidrokel.

I-III • Manusia: larva s.IV-V dan cacing dewasa • Filariasis bancrofi terjadi karena cacing dewasa menyumbat saluran limfe lymphangiektasia dan penebalan pembuluh limfelimfedema • Sal. Limfe kandung kemih dan ginjal pecah kiluria . Patofisiologi • Nyamuk: larva s.

Etiologi • Penyebab: Wuchereria bancrofti • Vektor: Culex quinquefasciatus • Bentuk infektif: larva stadium III • Sumber infeksi: mikrofilaria • Periodisitas: nokturna .

Etiologi .

.

Aedes . Epidemiologi • Persebaran: daerah iklim tropis • Perkotaan Culex quinquefasciatus • Pedesaan  Anopheles.

Pengobatan • Medica mentosa: Dietilcarbamazine (DEC) 6mg/kgBB/hari selama 12 hari (diulang 1-6 bulan kemudian) Diberikan: oral cepat menghilangkan mikrofilaria darah • Non medica mentosa: stadium menahun pembedahan .

Komplikasi • Pada stadium menahun menyebabkan: 1. Pecahnya saluran limfe kandung kemih dan ginjal 2.Kiluria. Penumpukan cairan antara lapisan parietal dan viseral tunika vaginalis .Hidrokel.

Prognosis • Pada kasus dini dan sedang prognosis baik • Pada kasus lanjut pembedahan pada elefantiasis .

Pencegahan •  Menghindarkan diri dari gigitan nyamuk vector ( mengurangi kontak dengan vector) menggunakan kelambu • Menutup ventilasi rumah dengan kasa nyamuk • Menggunakan obat nyamuk semprot atau obat nyamuk baker .

Kesimpulan • Berdasarkan keluhan dan gejala pasien dapat dikatakan pasien terkena penyakit lympadenitis filariasis atau filariasis bancrofti yang disebabkan oleh parasit Wuchereria bancrofti . pada stadium menahun. . dapat menimbulkan komplikasi kiluria dan hidrokel.