You are on page 1of 40

Chapter 11

Polyphase Circuits

Rosliani Widia Pamungkas I.
12314028

11.1 Sirkuit Tiga Fasa
 Sirkuit tiga fasa adalah
sirkuit yang mengandung
tiga sumber tegangan yang
sepertiga dari siklus
terpisah dalam waktu

 Belajar subbab ini karena
lebih menguntungkan dan
lebih ekonomis untuk
membangkitkan dan
mentransmit listrik pada
sirkuit polifasa

Listrik 3-phase adalah listrik AC (alternating
current) yang menggunakan 3 penghantar
yang mempunyai tegangan sama tetapi
berbeda dalam sudut phase sebesar
120 degree
Fasa Tegangan
van(t) = Vm Cos(�t) V
vbn(t) = Vm Cos(�t - 120°) V
vc (t) = Vm Cos(�t - 240°) V
Fasa
  Arus Stabil
a(t) =Im Cos(�t - �)

b(t) =Im Cos(�--�
t -
120°)

  Daya sesaat

Dengan
   menggunakan identitas trigonometri

Maka persamaannya menjadi

Dan bisa dituliskan menjadi
 

p(t)=3 cosθ Watt

2 Koneksi Tiga Fasa Rangkaian    ekuivalen dari rangkaian tiga fasa ini adalah wye (Y) atau delta () . 11.

3 Koneksi Sumber/Beban Koneksi wye-wye stabil   .   ++ Untuk sirkuit stabil cukup menganalisis satu fasa   = = = . . 11.

  =- =.   =(1 .(cos120 .jsin120)) = =<30° .

15<-1.Contoh   Rangkaian wye yang dirangkai dengan voltase fasa 120 V rms.06<-27.65°   = 113. Hitung arus dan voltase bebannya? Tegangan   fasanya adalah =120 =120  Arus line untuk fasa a == =5.08° =5. Impedansi per fasanya 1+1j dan 20+10j .06<-120-27.15<-121.65°   = 113.15< 118.08°   =5.08° .65°   = 113.06< 120-27.

   Contoh Rangkaian abc dengan sumber tegangan tiga fasa terhubung secara wye memiliki tegangan line = 208<-30° Tegangan fasanya adalah? Hubungan antara garis dan tegangan fasanya adalah = 120<-60° Jadi tegangan tiga = 120<-180° fasanya adalah = 120<+60° 208/120 V rms .

Sumber koneksi delta Konversi ke rangkaian Y yang ekivalen     Hubungan antara tegangan line dan fasa .

Contoh Dari rangkaian di atas. carilah arus line dan tegangannya! Ubah rangkaian ke rangkaian wye     .

14°      Jadi tegangan fasa pada sumbernya adalah Vp=208/= 120 V rms Tegangan bebannya Vp=205.65 V rms .   =9.51/=118.38<-49.

Langsung selesaikan rangkaiannya Tegangan fasa dari sumbernya   = adalah = =   =     =-30° . Beban koneksi delta 1.

Ubah rangkaian delta menjadi rangkaian wye         =<   =   =-120°   =120° .2.

   Tegangan dan arus fasa dalam rangkaian 30o lebih dahulu daripada rangkaian Y  tegangan fasa rangkaian sama dengan kalinya tegangan fasa rangkaian Y  Arus fasa rangkaian Y sama dengan kalinya arus fasa rangkaian  Impedansi beban pada rangkaian Y adalah dari rangkaian .

tegangan.Hubungan    impedansi. dan arus untuk konfigurasi Y dan .

Wye-Delta  Wye ke Delta  Delta ke Wye         .

30° . Hubungan Arus dan Tegangan pada Rangkaian Delta dan Wye Hubungan arus Line dengan fasa     Hubungan tegangan Line dengan fasa     .

4 Hubungan Daya Tidak masalah beban terkoneksi pada rangkaian Wye atau delta.   dan   Untuk rangkaian dan     . Untuk rangkaian Y. daya yang nyata dan reaktif per fasanya yaitu       Dimana adalah sudut antara tegangan fasa dan arus line. 11.

Besarnya daya nyata dapat dinyatakan dengan    x x  x x   .

Tentukan besar dari arus line dan nilai dari impedansi per fasa dalam delta!               x x   x x   Hubungan arus line dengan fasa       .

Contoh Untuk sebuah rangkaian ABC. Wye-Wye tiga fasa stabil   Sumber Tentukan daya nyata perfasa pada beban dan total nyata. reaktif dan daya kompleks pada sumber! .

06 <-27.        =113.06<27.65°             =120   =120 = 1821.65° .6 VA =120   =5.08° x 5.15<-1.

6 Beban 2 : 10 kW .Contoh Circuit tiga fasa Stabil. pf = 1 Beban 3 : 12 kVA. pf = terlambat 0. mengandung 3 beban seperti yang di bawah ini Beban 1 : 24 kW . pf mendahului 0.8 Tentukan arus line dan kombinasi faktor daya! .

jadi           .Dari data kita bisa menentukan                   Terlambat → induktif.

  Maka nilai dari     x x   x x   Maka nilai kombinasi faktor dayanya adalah     .

63 ° kVA   Nilai tegangan line di sumber =       .160<29.   Jika line Impedansi tentukan tegangan line dan faktor daya di sumber! Besar daya kompleks yang diserap Impedansi =     =3x     =50.

          . Pada sistem tiga fasa. Metodenya adalah merangkai kapasitor secara paralel dengan beban. koreksi faktor daya juga sama. 11.5 Koreksi Faktor Daya Teknik simple untuk menaikkan faktor daya pada beban.

94! .  Contoh Sebuah sistem tiga fasa stabil seperti gambar di bawah ini Memiliki Tentukan nilai C. jika faktor daya = mendahului 0.

                    MVA               .

93 . sirkuit mana yang merupakan sumber dan berapa nilai daya rata-rata yang dihantarkan? Menentukan aliran arus.30<-180. Ubah tegangan line ke tegangan fasa             Perbedaan fasa menentukan arah aliran daya.Contoh mengukur aliran daya. Sistem Y   adalah sumber   = 270.

misal 0.Memperkirakan harga dari koreksi faktor daya Berapa harga kapasitansi yang dibutuhkan untuk meningkatkan suatu nilai faktor daya.01           cos(   cos(   Termurah pada   Termahal ketika → 1 .

asumsi frekuensi adalah 60 Hz Untuk pf=mendahului sebesar 0.94 Pilihan yang tersedia Dibutuhkan C= 48.6μF           → kapasitor 3 adalah pilihan terbaik karena nilai tegangan mendekati dengan spesifikasi yang digunakan . Kapasitor   Nilai dari tegangan dan frekwensi harus diketahui Terlebih dahulu untuk mengetahui nilai dari kapasitansi.

Apakah kabel yang digunakan cocok? Apa kapasitansi dibutuhkan untuk membentuk pf=terlambat 0.92 kapasitor membentuk koneksi Wye?       = 560 + j420 kVA = 500+ j866 kVA = 720 + j349 kVA                   .

Design sebuah emulator 3 fasa Emulator harus menghasilkan proper phasing. Dengan besar yang bisa diatur antara 1 sampai 4 volt puncak Persamaan design untuk adjusor           .

Nilai step down transformer ratio   Potensiometer hanya memberikan sedikit pilihan dan kita memilih nilai ke 10 kΩ .

6 x .SOLUSI : • Gunakan rangkaian RC untuk terlambat 60 derajat • Gunakan inverter untuk menggeser fasa sebesar -180         RC= 4.

      .

Emulator tiga fasa dengan besar tegangan variabel yang sempurna Suplai daya tegangan op-amp harus melebihi batas maksimal input atau output .

TERIMAKASIH  .