You are on page 1of 19

SGD 8

ENTEROHEPATOLOGI
SEKENARIO 5
KELOMPOK 1

SGD 8 SEKENARIO 4
5/7/17 1
ENTEROHEPATOLOGI
SEKENARIO
Datang seorang pasien laki-laki umur 47 tahun dibawa
istrinya kerumah sakit dengan kondisi lemas. Dari
keterangan istrinya, suaminya selama ini adalah
pecandu alkohol. Sebelumnya pasien ini pernah
berobat ke dokter karena mengeluhkan sakit kepala.
Setelah itu suaminya sering meminum obat tersebut,
dan sekali minum bisa sampai 3 tablet. Saat ini, pasien
juga dalam masa pengobatan TB paru. Keadaan ini
sudah berlangsung kurang lebih 2 minggu. Keluhan lain
yang muncul adalah nafsu makan menurun, mual dan
muntah. BAK seperti teh pekat. Setelah diperiksa, mata
icterus, dan dokter menganjurkan untuk pemeriksaan
darah lengkap, urin rutin dan Liver Function Test (LFT).

SGD 8 SEKENARIO 4
5/7/17 2
ENTEROHEPATOLOGI
TERMINOLOGI
• LFT (Liver Function Test) : tes fungsi hati
untuk melihat peningkatan kadar SGPT dan SGOT
sebangai penanda adanya kerusakan, radang dan
nekrosis hati.

SGD 8 SEKENARIO 4
5/7/17 3
ENTEROHEPATOLOGI
IDENTIFIKASI MASALAH

1. Apa hubungan pecandu alkohol dengan keluhan
pasien ?
2. Apakah ada hubungan Os minum obat 3 tablet
sekali minum dengan keluhan Os ?
3. Apakah ada hubungan penggunaan obat-obatan
TB paru dengan keluhan yang dialami ?
4. Apa DD dari skenario tersebut ?

SGD 8 SEKENARIO 4
5/7/17 4
ENTEROHEPATOLOGI
ANALISA MASALAH

1. Apa hubungan pecandu alkohol dengan keluhan
pasien ?
JAWAB :
Alkohol  toksik di hati  peradangan sel hati
2. Apakah ada hubungan Os minum obat 3 tablet
sekali minum dengan keluhan Os ?
JAWAB :
Kelebihan konsumsi obat sakit kepala 
metabolisme di hati  toksik di hati
peradangan sel hati

SGD 8 SEKENARIO 4
5/7/17 5
ENTEROHEPATOLOGI
3. Apakah ada hubungan penggunaan obat-obatan
TB paru dengan keluhan yang dialami ?
JAWAB :
Ada, karena dari berbagai efek samping yang
disebabkan oleh obat TB, kerusakan hati yang
paling banyak terjadi. Yang dipengaruhi oleh
berbagai faktor klinis dan genetik. Serta
pemakaian obat yang tidak sesuai dosis.
4. Apa DD dari skenario tersebut ?
JAWAB :
Hepatitis akut et causa alkoholic dan drugs + TB paru

SGD 8 SEKENARIO 4
5/7/17 6
ENTEROHEPATOLOGI
MAPPING CONCEPT
Laki-laki, 47
tahun
Lemas  2
minggu
Alloanamnesis
- Pecandu alkohol
- sakit kepala  sekali minum - Nafsu makan ↓
3 tablet - Mual
- Dalam masa pengobatan TB - Muntah
paru - BAK seperti teh pekat

Pemeriksaan fisik 
ikterus

-pemeriksaan Penatalaksana
DD
Lab an

SGD 8 SEKENARIO 4
5/7/17 7
ENTEROHEPATOLOGI
LEARNING OBJECTIVE

• Mahasiswa dan mahasiswi mampu menjelaskan :
 Drug induced liver disease
 Etiologi
 Patogenesis
 Gejala klinis
 Faktor predisposisi
 Klasifikasi
 Pemeriksaan penunjang
 Diagnosa banding
 Diagnosis
 Penatalaksanaan farmakologi dan non-
farmakologi
SGD 8 SEKENARIO 4
5/7/17 8
ENTEROHEPATOLOGI
BELAJAR MANDIRI

Drug induced
liver disease
(BILD)

Peradangan hati oleh obat atau bahan lingkungan
 berhubungan dengan penyakit hati
sebelumnya, peradangan menurun  hari atau
munggu, stop obat, bisa simtomatik atau
saimtomatik.

SGD 8 SEKENARIO 4
5/7/17 9
ENTEROHEPATOLOGI
ETIOLOGI

SGD 8 SEKENARIO 4
5/7/17 10
ENTEROHEPATOLOGI
PATOFISIOL
OGI
Metabolisme Obat

Sebagian obat bersifat lopofilik  menembus membran sel
intestinal  hidrofilik (melalui proses biokimiawi  hepatosit) 
urin atau empedu  biotransformasi heptik ini melibatkan jalur
oksidatif  sistem enzim sitokrom P-450
Sistem Enzim yang Berperan Dalam
Detoksifikasi
-Sistem tahap I
Sistem detoksifikasi tahap I  enzim supergene sitokrom P-450
(menggunakan O2kofaktor, NADH)  untuk menambah
kelompok reaktif  apabila molekul reaktif ini tidak berlanjut
pada metabolisme selanjutnya (tahap II  konjugasi) 
menyebabkan kerusakan pada protein, RNA dan DNA di dalam
sel.
-Sistem tahap II
Reaksi konjugasi tahap II  umumnya mengikuti aktivasi tahap
I, dimana akan mengakibatkan xenobiotik yang telah larut air
dapat diekskresikan melalui urin atau empedu. Beberapa
macam reaksi konjugasi terdapat di dalam tubuh, termasuk
glukoronidasi, sulfas dan konjugasi
5/7/17 glutation
SGD 8 SEKENARIO 4 serta asam amino. 11
ENTEROHEPATOLOGI
Mekanisme
Hepatotoksisitas

1. Mekanisme jejas hati  obat  yang mempengaruhi protein
transport pada membran kanalikuli dapat terjadi melalui
mekanisme apoptosis hepatosit  asam empedu 
penumpukan asam-asam empedu (hati)  apoptosis
2. Disamping itu, banyak reaksi hepatoselular  melibatkan
sistem sitokrom P-450  mengandung heme (menghasilkan
reaksi-reaksi energi tinggi)  yang membuat ikatan kovalen
obat dengan enzim  ikatan baru tanpa peran
3. Kompleks enzim-obat ini bermigrasi ke permukaan sel di
dalam vesikel-vesikel untuk berperan sebagai imunogen-
imunogen sasaran serangan sitolitik sel T
4. Metabolit-metabolit toksik yang dikeluarkan dalam empedu
dapat merusak epitel saluran empedu

SGD 8 SEKENARIO 4
5/7/17 12
ENTEROHEPATOLOGI
GEJALA
KLINIS

- Jaundice - Sakit kepala
- Fatique - Sakit perut
- Anoreksia - Urin teh pekat
- Mual - Diare
- Muntah

Dapat dijumpai transaminase ↑, hepatomegali,
tendernes

SGD 8 SEKENARIO 4
5/7/17 13
ENTEROHEPATOLOGI
FAKTOR
RESIKO

a. Ras
b. Umur
c. Jenis kelamin
d. Konsumsi alkohol
e. Pemakaian obat
bersamaan
f. Penyakit hepar
g. Faktor genetik
h. Penyakit lain

SGD 8 SEKENARIO 4
5/7/17 14
ENTEROHEPATOLOGI
KLASIFIKASI
DILI instrinsik : dose-dependent

DILI

DILI idiosinkratik

Berdasarkan The Councils For International Organizations of
Medical Scinces (CIOMS) DILI dibagi menjadi tiga tipe yaitu
1. Tipe Hepatoseluler
– ↑ alanine aminotranferase (ALT) > 3x batas nilai normal
– Rasio serum ALT/ALP ≥ 5
2. Tipe kolestasis
– ↑ALP > 2x
– Rasio ALT/ALP ≤ 2
3. Tipe campuran
– ↑ ALT > 2 kali batas normal
– Rasio ALT/ALP diantara 2-5

SGD 8 SEKENARIO 4
5/7/17 15
ENTEROHEPATOLOGI
DIAGNOSA

• Anamnese cermat  dosis, lamanya/dosis, obat
lainnya+obat lain, jamu, obat tradisional.
• Singkirkan hepatitis A,B,C, auto imun, obstruksi
bilier
• Biopsi hati hasilnya fat, granuloma, hepatitik
zonal, lesi saluran empedu
• Penyebab DILD :
– Hepatoselular/parenkimal : analgesik (NSAID-
paracetamol), anastesi (halothane), INH/OAT.
– Gangguan aliran empedu : erytromycyn,
ketergantungan Chloropromazine, anabolik.
SGD 8 SEKENARIO 4
5/7/17 16
ENTEROHEPATOLOGI
TERAPI DILD

• Supportive, stop obat, alkohol, terapi hepatitis,
domperidon (muntah-muntah)
• Sangat berat, ensefalopati, acidosis, DIC
(disseminated intracoagulation), “liver
transplantasi”
• Anti dotum N-acetylcystein  acetaminopen
(APAP), gatal-gatal (kholestiramin)
• Kolestasis : pengobatan kolestasis : PBC (Primary
biliary cirrhosis) : vitamin larut lemak (ADEK)

SGD 8 SEKENARIO 4
5/7/17 17
ENTEROHEPATOLOGI
PROGNOS
IS
• Baik bila ditemukan sedini mungkin
• Gagal hati akut  prognosis buruk, dengan angka
mortalitas > 80% bila tidak transplantasi hati.

SGD 8 SEKENARIO 4
5/7/17 18
ENTEROHEPATOLOGI
Daftar Pustaka

• Sudoyo, Aru W, et al. 2006. Ilmu Penyakit Dalam
Jilid I ed. V. Jakarta: Interna Publishing
• Hadi, Sujono. 2013. Gastroenterologi. Bandung:
Alumni