You are on page 1of 26

TRANSFUSI DARAH PADA ANAK

Max F J Mantik
Sub Bagian Hematologi-onkologi
Bagian IKA FK Unsrat / RSUP Manado
TRANSFUSI

 Rangkaian proses pemindahan darah dari
donor ke resipien
 Usaha memelihara keadaan biologis darah
atau komponen
 Proses mempertahankan kesehatan / jiwa
donor (life threatening)
TERAPI KOMPONEN DARAH

 Eritrosit (Packed Red Cells)
 Suspense trombosit
 Plasma
 Cryoprecipitated AHF
 Suspensi granulosit
 Plasma derivatives
WHOLE BLOOD
 Dapat disimpan selama 5 minggu
 Faktor V dan VIII labil dan mulai degradasi
setelah 24 jam
 Tidak digunakan sebagai transfusi darah rutin
bilamana ada PRC
“The use of whole blood is a waste of resources”
 Digunakan bila “fresh” (<24 jam) untuk
resusitasi penderita dengan perdarahan
PACKED RED CELLS

Hematokrit 70%
Suhu 40 - 60C disimpan 21 - 35 hari
Modifikasi : wash PRC, irradiated
PRC, leucocyte poor PRC, frozen
deglycerized PRC
INDIKASI PRC

 Perdarahan akut >20% vol drh
 Anemia kronik
 Anemia penyakit keganasan
 Anemia aplastik
 Talasemia dan peny.hemolitik lain
 ADB berat
DOSIS PRC

4 X BB(kg) X kenaikan Hb
yang diharapkan
 anak 1 th, 10 kg Hb 6gr%, Hb  11gr%
jumlah : 4 X 10 X 5 = 200 ml
Pemberian per hari 10ml/kgBB  100ml/hr
SUSPENSI TROMBOSIT

 Bertahan 3 - 5 hari pada suhu kamar
 1 unit trombosit ~ 1 unit darah donor(500ml)
 1 single donor plateletpheresis ~ 5 - 6 unit donor
 1 unit  meningkatkan trombosit 5 - 10.000/mm3
INDIKASI PEMBERIAN TROMBOSIT
Tindakan penyelamatan hidup (life
threatening)
Akan dilakukan tindakan dengan risiko
perdarahan
DOSIS TROMBOSIT
 Sesuai dengan volume darah penderita (80-
85ml/kgbb bayi aterm,108ml/kgbb bayi
prematur;70-75ml/kgbb 3bln-dewasa)
 anak 1 thn, 10kg  vol.darah 70 X 10 =
700ml  trombosit yang dibutuhkan
adalah dari 3 kantong ‘a 250ml
SUSPENSI GRANULOSIT

 Harus di transfusi dalam 24 jam diproses
 Manfaat masih diperdebatkan
 Indikasi utama granulositopenia dengan
panas tinggi dan tidak adak respon terhadap
antibiotika
 Sering reaksi menggigil, hipotensi, GVHD
PLASMA
 Disimpan < - 300C dapat bertahan 1 - 7
tahun
 Bila < 8 jam  Fresh frozen plasma (FFP)
mengandung 0,70 Uml faktor VIII:C
 Bila > 8 - 72 jam  Frozen plasma ,
konsentrasi faktor VIII:C sudah berkurang
15%
 Dosis : 10 - 20 ml/kgbb
PLASMA YANG AMAN
Bebas dari Cytomegalovirus
Bebas dari HTLV-II
Virus inactivated purified
konsentrat recombinan
PEDOMAN PEMBERIAN PLASMA

Sedapat mungkin dihindari bilamana
ada produk alternatif yang lebih aman

( The American Association of Blood Banks)
INDIKASI

 Replesi / ekspansi volume intravaskuler (alternatif dari
kristaloid, kolloid sintetik, purified human albumin )
 Hipoalbunemia / malnutrisi ( alternatif dari purified human
albumin, asam amino sintetik)
 Hipogamaglobulinemia (alternati dari konsentrat human
immunoglobulin)
 Hemofilia / von Willebrand’s disease (a.d
Desmopresin , konsentrat yg bebas virus)
 Peny.hati, DIC, def.Vit K, transfusi masif, purpura
trombotik trombositopenia
KRIOPRESIPITAT

 Mengandung faktor VIII, fibrinogen, faktor
von Willebrand dan faktor XIII
 Pada suhu -300C disimpan sampai 1 tahun
 Terapi hemofilia dan von Willebrand synd.
 1 kantong  150 unit faktor VIII ( PMI 100 unit )
 Dosis : 10 - 50 unit / kgbb
RISIKO TRANSFUSI

Non infeksi
Infeksi
- Kontaminasi Bakterial
- Kontaminasi Virus
- Kontaminasi Parasit
Sumber kontaminasi bakteri

 Bakteri kulit waktu pungsi vena
 Peralatan
 Manipulasi produk darah oleh bank darah
atau petugas RS
 Pengambilan saat bakteremia
Frequency of Bacterial Contamination of
Blood Components

 100 in 25.171 (0.40%) blood components
culture positive
- Whole blood 0.03%
- Red blood cells 0.48%
- Single-donor platelets 0.42%

(The Centres for Diseases Control and prevention)
Signs and Symptoms of
Transfusion-Associated Baterial Sepsis

Signs Symptoms
 Fever  Nausea and vomiting
 Rigor (shaking chills)  Shortness of breath
 Lumbar (lower back
 Tachycardia
pain)
 Change in systolic
blood pressure

(CDC)
KONTAMIMINASI VIRUS

 Human immuno deficiency virus (HIV)
 Human T Lymphotropic Virus I, II (HLTV
-I, -II)
 Cytomegalovirus (CMV)
 Hepatitis
 Hepatitis B surface antigen (HbsAg)
 Hepatitis core antibody (anti-HBc)
Pemeriksaan thdp infeksi
 Hepatitis C virus antibody (anti-HCV)
 HIV-1 dan HIV-2 antibody (anti-HIV-1 dan anti-HIV-2)
 HIVp24 antigen
 HTLV-I dan HTLV-II antibody (anti-HTLV-I dan
anti-HTLV-II)
 Test serologis untuk sifilis
Risiko non infeksi
 Reaksi hemolitik akut
 Reaksi hemolitik lambat
 Alloimunisasi eritrosit
 Reaksi hemolitik non imun
 Panas, reaksi non hemolitik atau menggigil tanpa panas
 Anafilaksis
 Reaksi urtikaria
 Transfusion related acute lung injury
 Graft versus host disease
 Purpura post transfusi
 Trombositopenia alloimun pasif
 Overloading sirkulasi
 Hipotermia, koalogupati, gangguan asam-basa, hipokalsemia
 Overloading besi
Kesimpulan
Perlu pertimbangan yang rasional dalam hal :
 Indikasi
 Jenis komponen
 Risiko transfusi
Thank you very much for your
attention
VIVA PROFESORES ,
VIVA ACADEMICA