You are on page 1of 14

BAB II

VEKTOR

2.1

150s). percepatan. gaya Sebuah mobil bergerak dengan kecepatam 100 km/jam.2 . maka pasti kita akan bertanya.1 BESARAN SKALAR DAN VEKTOR Sifat besaran fisis :  Skalar  Vektor  Besaran Skalar Besaran yang cukup dinyatakan oleh besarnya saja (ANGKA) Contoh : (waktu 2 s. ke arah mana mobil tersebut bergerak? Ke Timur atau barat Catatan : vektor tergantung sistem koordinat/arah 2. 1555 kg) Catatan : skalar tidak tergantung ARAH Kita tidak perlu bertanya arah 4 kg  Besaran Vektor Besaran yang dicirikan oleh besar (angka) dan arah. 100 kg. 16 s. 2. Contoh : kecepatan. massa (4 kg.

2 PENGGAMBARAN DAN PENULISAN (NOTASI) VEKTOR Gambar : P Q Titik P : Titik pangkal vektor Titik Q : Ujung vektor Tanda panah : Arah vektor Panjang PQ = |PQ| : Besarnya (panjang) vektor Notasi Vektor Besar vektor A = A = |A| (pakai tanda mutlak) A Huruf tebal  A Tulis A Pakai tanda panah di atas tangan A Huruf miring |A| = 3 satuan ke kanan Catatan : Untuk selanjutnya notasi vektor yang digunakan huruf tebal 2. 2.3 .

PENULISAN VEKTOR A = Vektor A AB = Vektor AB A B Garis kerja Vektor Arah Vektor Gambar Vektor Besar Vektor Titik tangkap/titik pangkal Vektor Garis kerja Vektor .

.

yang digambarkan lurus dari p1 ke p2 disebut P1 PERPINDAHAN (besaran vektor) . tetapi berbelok dan melengkung. Mobil tersebut melewati jalanan yang tidak lurus. Panjang lintasan yang ditempuh mobil P2 disebut JARAK (besaean skalar). sedangkan perubahan posisi mobil.Contoh: • Berikut ini dicontohkan perjalanan sebuah mobil dari posisi P1 menuju P2.

arah sama A B A B 3. Besar dan arahnya berbeda A B A B 2. arah berbeda B B A A 2. Dua vektor dikatakan tidak sama jika : 1. Dua vektor sama jika arah dan besarnya sama A B A= B b. Besar tidak sama. Besar sama.4 . Catatan : a.

RESULTAN VEKTOR: • Sebuah vektor. siswa bergerak 4 m ke timur menuju titik Q dan selanjutnya melangkah 3 m ke utara menuju titik P. P C • Jika perpindahan pertama kita B lambangkan vektor A • Perpindahan ke dua dilambangkan vektor O Q A B • Maka perpindahan total siswa tersebut adalah Vektor C Vektor Resultan . dikurangkan atau dikalikan. sama halnya dengan skalar dapat dijumlahkan. Contoh: • Dimulai titik O.

Resultan Dua Vektor Sejajar Jika Vektor A dan B searah A B R= IA+BI  Arah vektor R sama dengan arah vekor A dan B Jika Kedua vektor tersebut berlawanan arah R= IA-BI A B . arah vekto R sama dengan arah vektor yang terbesar 2.RESULTAN VEKTOR: 1.5 .

RESULTAN VEKTOR: 2. Resultan Dua Vektor yang saling Tegak Lurus R A R A2  B 2 3. Resultan Dua Vektor B yang Mengapit Sudut 1. Segitiga 2. Jajaran Genjang Metode: 2.5 .

Nilai dan Arah Resultan Dua Buah Vektor Yang Membentuk Sudut α a. α ≠ 90º A + B A R= α R A2  B 2  2 AB cos  B a. α = 90º R  A2  B 2  2 AB cos 90 cos 90  0 A +B =A R R A2  B 2 B .

6 . 2. Resultan Beberapa Vektor Poligon (Segi Banyak) D A C C B + + + = A+B+C+D D B A 2. Segitiga B B A = + A 4.

yang tegak lurus yang masing-masing memiliki besar 6 satuan dan 8 satuan? 2.Latihan Soal: 1. Seorang anak berjalan 100 meter ke utara. Tentukan besar dan arah vektor resultan dari vektor A dan B yang masing-masing memiliki besar 3 dan 4 satuan. Hitung vektor resultan perjalanannya? 3. kemudian ia berjalan 200 meter ke timur. Hitung besar vektor resultan dari dua vektor A dan B. dan membentuksudut 60o? .

TERIMAKASI H .