You are on page 1of 32

RESPONSI

Fandy - Limawan

Pembimbing

Dr. Iskandar Arifin Sp.PD


IDENTITAS PASIEN

Nama : Tn. S
Umur : 38 Tahun
Agama : Islam
Pekerjaaan : Wiraswasta
Alamat : Jln Ahmad Yani V, Gersik
Tanggal MRS : 5 Maret 2016
Tanggal Periksa : 4 maret 2016
ANAMNESIS
Keluhan Utama :
Bab Hitam
ANAMNESIS

Riwayat Penyakit Sekarang


BAB Hitam
5 hari SMRS,
Sehari 2-3 kali,
1 kali BAB sebanyak 1 genggaman
Konsistensi lembek
Nyeri perut Terus menerus, di tusuk
Sesak nafas,sejak 2 hari SMRS.
Perut besar 7 hari SMRS.
ANAMNESIS
Riwayat penyakit dahulu
(-)

Riwayat penyakit keluarga


(-)

Riwayat Kebiasaan
(-)
PEMERIKSAAN FISIK
GCS 456
Keadaan umum : Lemah,
Kesadaran umum : Composmentis
Vital sign
Tensi : 110/80 mmHg
Nadi : 122 x/menit
Suhu : 37 C (axiler)
RR : 24 x/menit
PEMERIKSAAN FISIK

K/L : Anemia - , ikterus + , cyanosis - ,


Dyspneu - , sekret -
Lidah tampak bersih
Pembesaran KGB : -
PEMERIKSAAN FISIK
Thorax
Paru :
Inspeksi : Pergerakan dada simetris
Palpasi : Fremitus Raba simetris
Perkusi : Sonor kedua lapang paru
Auskultasi : Vesikuler Rh -/- Wh -/-
Jantung:
Inspeksi : Ictus cordis tak tampak
Palpasi : Ictus cordis tidak teraba
Perkusi : Batas kanan jatung PSL D
Batas kiri jantung MCL ICS V Sinistra.
Auskultasi : S1 S2 Tunggal
PEMERIKSAAN FISIK

Abdomen
I : Tampak cembung, caput medusa -
A : Bising usus + normal
P : Nyeri tekan + epigastrium, undulasi + ,
Hepar tidak teraba
Lien tidak teraba
P : Redup
PEMERIKSAAN FISIK
Ekstremitas atas
Edema : - / -
Akral hangat : +/+

Ekstremitas bawah
Edema : -/ -
Akral hangat : +/+
PEMERIKSAAN PENUNJANG
HASIL NILAI NORMAL

HB 9,3 13.0 17.0 g%

LED 55 L: 0;15 / P: 0;20

Leukosit 14.500 5.000 10.000

BUN 3.6 4,8-23 g/dL

Serum Creatin 0.61 0.5-1.3 mg/dL

SGOT 1.488 0-31 uL

SGPT 192 0-32 uL


PEMERIKSAAN PENUNJANG
HASIL NILAI NORMAL

Hbs Ag POSITIVE NEGATIV

ALBUMIN 1,6 3.5 5.2 g/dL

GLOBULIN 2,5 2,3 3,2 g/dL

NA 138 135 145


(mmoL/Liter)

K 4,1 3.48 5.5


(mmoL/Liter)
Cl 99 96 106 (mmoL/Liter)
Assesment Planning
Tn.Saiful (38 thn)

TPL PPL
Ikterus Planning Diagnosa:
Erythema palmaris USG Hepar
Nyeri perut
Lemas badan SH Planning Terapi:
SH Ec Hepatitis B Inf Amino fluid 7 tpm
SGOT : 1488 Kronik Tab Curcuma 3x1
SGPT : 192
Hbs Ag (+) Planing Monitoring :
Evaluasi ulang DL, LFT

Planing Diagnosa :
NGT
Bab Hitam
Melena Melena Planing Terapi :
HB 9,9
Inf D 10 7tpm
LED 55
Inj Cefriaxone 2X1
Leukosit 14.500
Inj Vit K 2X1
Transfusi PRC 1 bag

Planing Monitoring :
Evaluasi DL
Problem List Initial
Assesment Planning
TPL PPL

Planning Diagnosa:
Perut Membesar Pemerikasaan undulasi
Perkusi Redup Asites Asites
Undulasi (+) Planning Terapi:
Inj Furosemide 2x1
Tab Spironolakton 1x1

Planing Monitoring :
Evaluasi Input Output
cairan 24 jam

Albumin 1,6 Hipoalbumin Hipoalbumin Planning Diagnosa:


Serum elektrolit

Planing Terapi :
Transfusi Albumin 1 bag

Planing Monitoring :
Evaluasi ulang albumin
Problem List Initial
Assesment Planning
TPL PPL

Planing Diagnosa :
Nyeri perut Endoskopi
Mual
Nafsu makan turun Dispespia Dispepsia Planing Terapi :
Inj Pantoprazole 2X1
Syrup Sucralfat 3X1 C1

Planing Monitoring :
Evalusi keluhan pasien
DEFINISI

Definisi SH
Fase lanjut dari penyakit hati kronis
Ditandai dengan proses keradangan,
Nekrosis sel hati,
Regenerasi
Fibrosis,
Terbentuk nodul yang mengganggu struktur
lobulus hati
EPIDEMIOLOGI

Urutan ke 7 penyebab kematian


25.000 orang meninggal akibat SH
Usia 45-46 tahun
Laki laki lebih banyak dari wanita 2-4 : 1
ETIOLOGI
Virus hepatitis B, C dan D
Alkohol
Metabolik, misal : hemakromasitosis, penyakit
Wilson, NASH
Kholestasis berkepanjangan (intra maupun ekstra
hepatik)
Obstruksi v. hepatika (Buddchiari Syndrome)
Gangguan autoimun
Obat obatan hepatotoksik (Methotrexate, Amio
darone)
PATOFISIOLOGI

Respon
Imun TGF Fibrosis PDGF

Virus HEP B
Leukosit IFN Aktivator
HSC dan
Sintesis ECM

Sitotoksik
TGF
sel
hepatosit
Mitogenesis
sel hati

SH
PEMBAGIAN SECARA KLINIS
SH Kompensata : sering di sebut dengan laten
SH. Pada satadium kompensta ini belum terlihat
gejala-gejala yang nyata. Biasanya stadium ini di
temukan pada saat pemeriksaan screening.

SH Dekompensata : dikenal dengan SH aktiv dan


stadium ini gejala-gejala sudah jelas, misalnya
asites, edema dan icterus.
KLINIS SH

Asites
Splenomegali
Perdarahan varises
Albumin yang merendah
Spider naevi
Eritema palmaris
Vena kolateral.
Ikterus
DIAGNOSIS SH

Ikterus (+)
Erythema Palmaris (+)
BAB Hitam
Asites
Hipoalbumin 1,6
SGOT : 1488
SGPT : 192
HbsAg (+)
USG HEPAR Heperekoik dan tepi ireguler
PENATALAKSANAAN

Sirosis hepatis kompensata


Hindari alkohol dan obat obatan hepatotoksik
(anti HT, anti TBC, NSAID)
Terapi kausatif jika diketahui
Obat anti fibrosis dan hepatoprotektor masih
memberikan hasil yang kontroversial

Sirosis hepatis dekompensata


Prinsip pengobatan didasarkan pada gejala atau
keluhan yang menonjol dan komplikasi yang
ditimbulkan
KOMPLIKASI

Spontaneous bacterial peritonitis (SBP)


Edema dan asites
Perdarahan dari Varices-Varices
Kerongkongan (esophageal varices)
Hepatic encephalopathy
Hepatorenal syndrome
Hepatopulmonary syndrome
Kanker Hati (hepatocellular carcinoma)
PROGNOSIS

Prognosis tidak baik bila


Ikterus yang menetap atau bilirubin darah > 1,5
mg%
Asites refrakter atau memerlukan diuretik dosis
besar
Kadar albumin rendah (< 2,5 gr%)
Kesadaran menurun tanpa faktor pencetus
Hati mengecil
LANJUTAN PROGNOSIS

Perdarahan akibat varises esofagus


Komplikasi neurologis
Kadar protrombin rendah
Kadar natriumn darah rendah (< 120 meq/i),
tekanan systole < 100 mmHg
CHE rendah. (2)
PEMBAHASAN MASLAH SH
SUBJECTIVE

TEORI KASUS
Ikterus pada sclera (+)

Rasa capai (+)

Lemah (+)

Nafsu makan menurun (+)

Nyeri perut (+)

Mual (+)

Berak Hitam (+)

Muntah darah (-)


OBJECTIVE

TEORI KASUS
Umum : lemah (+)

Erythema palmaris (+)

Spider navi (-)

Asites (+)

Hepatomegali, Splenomegali (-)

Oedem tungkai (-)


PEMERIKSAAN PENUNJANG

TEORI KASUS
Peningkatan SGOT , SGOT 1.488

Peningkatan SGPT SGPT 192

Penurunan kadar albumin Albumin !,6

HbsAg HbsAg (+)

USG abdomen USG HEPAR Heperekoik

Pungsi Asites dan tepi ireguler