DERMATITIS ATOPIK

OLEH
BELLA I. PUTRI
1610211025

DEFINISI
kelainan kulit yang merupakan peradangan kronik,
bersifat pruritik dan eksematosa pada individu dengan
predisposisi herediter terhadap pruritus pada kulit; sering
disertai dengan rinitis alergika, hay fever, dan asma. (kamus
kedokteran dorland)

Keadaan peradangan kulit kronik dan residif, disertai
gatal, yang umumnya sering terjadi selama bayi dan anak-anak,
sering berhubungan dengan peningkatan kadar IgE dalam serum
dan riwayat atopi pada keluarga atau penderita. (ilmu penyakit kulit &
kelamin UI Edisi V)

tetapi faktor turunan merupakan dasar pertama utk timbulnya penyakit DA lebih sering menyerang pada anak-anak (90%) dan jarang terjadi DA pada orang dewasa.PENYEBAB DAN EPIDEMIOLOGI Penyebab yang pasti blm diketahui. hay fever). Faktor risiko DA pada anak antara lain: o Riwayat keluarga : jika orang tua memiliki riwayat DA atau penyakit atopik lainnya (asma. kemungkinan anak yang terlahir akan mendapat DA o Gender : perempuan lebih rentan terkena DA o Umur ibu saat melahirkan ketika ibu melahirkan anak pada usia diatas kemampuannya untuk melahirkan anak (20-35 tahun) anak yang dilahirkan lebih mungkin mendapatkan DA .

candida albicans dan trichophyton species) bahan iritan atau alergen (wool. mikroorganisme (bakteri seperti staphylococcus aureus. desinfektans. nikel) . makanan (susu.Multifaktor yaitu gabungan antara faktor internal dan faktor eksternal. kacang. kerang laut dan gandum). jamur dan kecoa). telur. bulu binatang. serbuk sari buah (polen). streptococcus species. ikan laut. dan ragi seperti pityrosporum ovale. o Faktor internal : Genetik dan malfungsi imun tubuh o Faktor eksternal : aeroalergen (tungau debu rumah.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TIMBULNYA PENYAKIT • Bangsa/Ras : Semua bangsa • Daerah : Yang panas (banyak keringat) lebih sering terkena • Musim/iklim : Panas dan lembap memudahkan timbulnya penyakit • Kebersihan/higiene : Yang kurang memperberat penyakit • Keturunan : Diduga diturunkan secara autosomal resesif dan dominan • Lingkungan : Yang banyak mengandung sensitizer. iritan serta yang mengganggu emosi lebih mudah menimbulkan penyakit .

Penderita tampak gelisah. GEJALA SINGKAT PENYAKIT Perjalanan penyakit termasuk keluhan utama dan keluhan tambahan: Dasar penyakit adalah faktor herediter yang oleh faktor luar menimbulkan kelainan kulit dimulai dengan eritema. papula-papula. gatal dan sakit berat. vesikel sampai erosi dan likenifikasi. .

dan tungkai. leher. terbentuk krusta • Lesi sangat gatal sehingga sangat mengganggu mengakibatkan anak gelisah. kelopak mata. lebih banyak papul. DA Infantil (usia 2 bulan sampai 2 tahun) • Lesi mulai muncul di muka (dahi. erosi. papulo-vesikel yang halus karena gatal digosok pecah. lipat lutut. dan jarang di muka • Lesi lebih kering. DA pada anak (usia 2 sampai 10 tahun) • Dapat merupakan kelanjutan dari bentuk infantile atau timbul sendiri • Predileksinya pada lipat siku. eksudatif. • Lesi berupa eritema. leher. likenifikasi. pergelangan tangan. yaitu: a. dan mungkin juga infeksi sekunder . dan gatal digaruk terjadi erosi. lutut. tidak begitu eksudatif. tangan. pipi) kemudian meluas ke tempat lain yaitu kulit kepala. susah tidur. dan sering menangis b. pergelangan tangan bagian fleksor. GAMBARAN KLINIS DA dibagi menjadi tiga fase dengan gambaran klinis berbeda-beda tiap fase.

xerosis kutis. . bibir. lidah geografik. iktiosis. ataupun puting susu. pitiriasis alba. atau plak likenifikasi yang gatal • Pada dewasa lokalisasinya kurang khas. dan sekitar mata • Pada remaja lesi berupa popular-eritematosa dan berkuama. kerak subkapsular anterior. keilitis. samping leher. lipat lutut. liken spinulosus.c. palmaris. • Pada dewasa lesi kering. tangan. samping dahi. pomfoliks. keratosis pilaris. papul datar dan cenderung bergabung menjadi plak likenifikasi dengan sedikit skuama. vulva. Berbagai kelainan dapat menyerai DA. DA pada remaja dan dewasa • Pada remaja predileksinya pada lipat siku. dan keratokonus. kulit kepala. lipatan Dennie Morgan. dan sering terjadi eksudasi dan ekskoriasi karena garukan. seperti hiperlinearis. penipisan alis bagian luar (tanda Hertoghe). bisa terjadi di pergelangan tangan.

IMUNOHISTOLOGI .

lipat siku. lipat lutut. lipat siku. o Bentuk dewasa : biasanya hiperpigmentasi. punggung kaki. badan. o Bentuk dewasa : tengkuk. . tak eksudatif . Iipat lutut. lipat siku. kering dan likenifikasi. lipat lutut. o Bentuk anak : papula-papula miliar. papula/vesikel miliar disertai erosi dan eksudasi serta krusta. kepala. likenifikasi. PEMERIKSAAN KULIT • Lokalisasi : o Bentuk bayi : kedua pipi. • Eforesensi/sifat-sifatnya : o Bentuk bayi : eritema berbatas tegas. o Bentuk anak : tengkuk.

2. PEMERIKSAAN PEMBANTU/LABORATORIUM 1. untuk melihat perubahan dari rangsangan goresan terhadap kulit. Pemeriksaan hematologi : meningkatnya IgE dan eosinophil dalam darah . Percobaan asetilkolin akan menimbulkan vasokonstriksi kulit yang tampak sebagai garis pucat selama satu jam. 3. Dermatografisme putih.

eksudatif. lokalisasi di ekstremitas inferior. Dermatitis kontak (dengan tipe bayi) : biasanya lokalisasi sesuai dengan tempat kontakkan. tidak ada stigmata atopik . DIAGNOSIS BANDING 1. Dermatitis numularis : biasanya pada orang dewasa. lesi berupa papula miliar dan erosif 2.

.

PATOFISIOLOGI .

05% atau desoksimetason 0.5%. dapat dikombinasi dengan asam salisilat 1-3% dalam salep . PENATALAKSANAAN NON FARMAKOLOGI o Hindari semua faktor luar yang mungkin menimbulkan manifestasi klinis. o jika ada infeksi sekunder diberi antibiotik seperti eritromisin. o Menjauhi alergen pencetus. FARMAKOLOGI Sistemik: o Antihistamin golongan H. untuk mengurangi gatal dan sebagai penenang.25%. o Pada bentuk anak dan dewasa dengan likenifikasi dapat diberi kortikosteroid kuat seperti betametason dipropionat 0. o Hindari pemakaian bahan yang merangsang seperti sabun keras dan bahan pakaian dari wol. o Kortikosteroid jika gejala klinis berat dan sering mengalami kekambuhan. Topikal: o Pada bentuk bayi diberi kortikosteroid ringan dengan efek samping sedikit. misahya krim hidrokortison 1-1. Untuk efek yang lebih kuat. tetrasiklin.

Prognosis baik .

.

.

Sumber 1) Ilmu penyakit kulit & kelamin UI edisi V 2) Saripati penyakit kulit .

THANK U .