Fatal Dengue Hemorrhagic fever in

adults: emphasizing the
evolutionary pre-fatal clinical and
laboratory manifestations

Pembimbing: dr. Swa Kurniati, DTM&H
Oleh:

Karina Aprilia Wirajaya – 2010.061.029

Agustina Kristiani – 2013.061.030

.

10 pasien fatal. Kesimpulan • Penyebab pasien gawat selain DSS pada pasien DBD. ABSTRAK Background • Deskripsi yang lebih baik terhadap manifestasi klinis dan hasil laboratorium dari pasien fatal dengan demam berdarah dengue (DBD) penting untuk mengingatkan klinisi tentang tingkat keparahan dengue. Metode dan Hasil • Dari 309 orang dewasa dengnan DBD. dan bandemia mungkin merupakan tanda bahaya. leukositosis.dan 299 kontrol (survivor) secara retrospektif di analisis. .hipotermia.

penyakit febris non spesifik. Introduksi • Infeksi virus melalui nyamuk dgn prevalensi >> Dengue • Klinis : asimptomatik. DSS • DSS  E/ pasien gawat • Pengenalan dini pada tanda bahaya Klinis & dari dengue berat • Mengembangkan tatalaksana Lab .

Introduksi  Taiwan :  1987-1988 : DENV-1  2002 : DENV-2  >5000 kasus Dengue  DBD >>  Pasien dengue yang fatal  10 orang dewasa  Pada studi ini  kami secara retrospektif membandingkan klinis dan penemuan laboratorium dari orang dewasa dengue fatal dan dengan pasien yang selamat. .

Materi dan Metode  Ethic Statment :  Data di analsisis secara anonim  Pasien & definisi :  Kriteria inklusi :  Masuk dalam KSCGMH (Kaohsiung Chang Gung Memorial Hospital) dari Juni.Desember 2002  Salah satu dari konfirmas dengan lab :  1gM +  Peningkatan 4x hemaglutinin spesifik dengue  Enzim .

asites. dan/ hipoalbuminemia) . efusi plera.Materi dan Metode  Diagnosis DBD :  Demam. trombositopenia  Bukti kebocoran plasma (hemokonsentrasi. hemoragik.

DBD grade 1 • TT + DBD grade 2 • Perdarahan DBD grade 3 • Tanda kegagalan sirkulasi  nadi cepat & lemah DBD grade 4 • syok .

Definisi Pasien Fatal Hipotermia Perdarahan GIT Acute Renal Failure Acute hepatic failure .

Definisi Trombositopenia • <20000 /ʯL PT memanjang • > 3 detik APTT memanjang • > 20% dari kontrol Bacteremia • Kultur darah  terdapat pertumbuhan bakteri dalam 72 jam setelah masuk RS .

Analisis statistikal 10 fatal 309 DBD 299 survived .

5 tahun)  8 : laki laki. ±4. ±5 hari) . 2 : wanita  Onset  dirawat (1-6 hari.±2 hari)  Dirawat  presentasi menjadi fatal (2-18 hari.5 hari)  Semua tes darah dalam 24 jam  Onset  diagnosis definitif (4-11 hari.Hasil  10 Fatal (usia rata-rata 63.

Gambaran lab  Leukositosis  Bandemia  Kultur darah: bakteremia  PT memanjang  Trombositopenia .

.

Diskusi  evaluasi pasien hari ke 3-7 sejak onset sakit  Kasus fatal meningkat pada DSS:  Perdarahan GIT  Perdarahan subarachnoid  Bakteremia sepsis dengan meningitis  Pneumonia  DSS: Kebocoran plasma  syok .

dan hipotermia  Antibiotik empiris diberikan jika ada leukositosis  DHF fatal  hipoperfusi jaringan . trombositopenia. Evaluasi tanda-tanda bahaya pada pasien dengue  Leukositosis dan bandemia ditemukan pada pasien dengue yang fatal  Pasien DSS  PT memanjang.