PUSAT KESEHATAN HAJI

KEMENTERIAN KESEHATAN RI

Umum:
Setelah mengikuti materi ini peserta mampu melakukan
pencatatan dan pelaporan secara manual dan secara
elektronik dalam melaksanakan tugasnya di kloter

Khusus:
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta diharapkan dapat :
• Menjelaskan konsep pencatatan dan pelaporan kegiatan
kloter
• Menjelaskan tata cara pengisian formulir dan buku laporan
secara manual
• Menjelaskan tata cara pencatatan dan pelaporan secara
elektronik
• Membuat laporan kegiatan Petugas Kloter
2

PENGERTIAN
PENCATATAN DAN PELAPORAN TKHI

 Bentuk Komunikasi yang dapat dilakukan secara
tertulis atau lisan maupun visual mengenai suatu hal
tertentu sesuai dengan tujuan pelaporan di kloter
 Bentuk pertanggungjawaban TKHI atas pemberian
kepercayaan dalam melaksanakan tanggung jawab
dan pelimpahan wewenang dalam pelaksanaan
pelayanan kesehatan di kloter
 Dilaksanakan selama operasional haji
 Indikator: kelengkapan dan ketepatan waktu

3

MANUAL 2.PENCATATAN DAN PELAPORAN TKHI 1. ELEKTRONIK 4 .

FORMULIR PERSEDIAAN OBAT KLOTER T E 6. BUKU LAPORAN TKHI KLOTER A N 2. COD dan AV R 5 . FORMULIR PERMINTAAN OBAT KLOTER L O 5. BUKU JURNAL LAYANAN KLOTER U A 3.M 1. FORMULIR RUJUKAN JEMAAH SAKIT L K 4.

.1 BUKU LAPORAN TKHI KLOTER . selama di Arab Saudi sampai saat kepulangan ke Indonesia (Debarkasi). di pesawat saat keberangkatan. .Dilakukan di setiap etape perjalanan ibadah haji.Terdapat Laporan Penerbangan 6 .Pelaporan di setiap Daerah Kerja (Daker) harus meminta pengesahan dari Kasi Kesehatan Daker. mulai dari Embarkasi.

TAHUN 1438H/2017 M 7 .

IDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO INDIVIDUAL DI KLOTER

8

Kloter PLM-01 berjumlah 450 orang, tdd jemaah laki–laki
215 orang dan wanita 235 orang. Adapun data jemaah
risti adalah sbb:
Jemaah laki-laki risti sebanyak 100 orang
Jemaah risti perempuan risti sebanyak 145 orang
Jemaah usia ≥ 60 tahun sebanyak 160 orang
Jemaah dengan PPOK sebanyak 48 orang
Jemaah dengan hipertensi sebanyak 40 orang
Jemaah dengan diabetes mellitus sebanyak 76 orang
Jemaah dengan hiperkolesterolemia sebanyak 23
orang
9

HITUNGLAH PROPORSI FAKTOR
RISIKO INDIVIDUAL
dan PENYAKIT TERBANYAK
DI KLOTER PLM001

10

38 % 11 .59 % 5. Proporsi jemaah risti laki – laki sebanyak = 100/245 x 100% = 40.31 % 4. Proporsi jemaah risti ≥ 60 tahun sebanyak = 160/245 x 100% = 65. Proporsi jemaah yang mengalami hipertensi sebanyak = 40/245 x 100% = 16.1.82 % 3. Proporsi jemaah risti perempuan sebanyak = 145/245 x 100% = 59.02 % 7. Proporsi jemaah yang mengalami PPOK sebanyak = 48/245 x 100% = 19. Proporsi jemaah hiperkolesterolemia sebanyak = 23/245 x 100% = 9. Proporsi jemaah yang mengalami diabetes sebanyak = 76/245 x 100% = 31.33 % 6.18 % 2.

dan TPHD) Jumlah seluruh petugas 5 orang (jika ada TKHD dan TPHD maka kurangi jumlah jemaah) 12 . Penyakit terbanyak yang ada di kloter tersebut : Diabetes Mellitus PPOK Hipertensi Hiperkolesterolemia 9. Jumlah Petugas (TKHI. TPIHI. Jumlah jemaah: 445 orang (Jumlah jemaah di luar petugas) 10.8. TKHD. TPHI.

• Merupakan buku registrasi jemaah sakit • Diagnosis ditulis sesuai dengan ICD-10. serta tempat rujukan.2 BUKU JURNAL LAYANAN KLOTER • JH yang berobat di kloter.. dicatat pada buku jurnal layanan kesehatan kloter (buku sudah diberikan embarkasi). • Catat jam saat pelayanan • Bila jemaah perlu dirujuk. 13 . tanggal & jam merujuk. catat indikasi rujuk.

Hipertensi 2 3 14 . BUKU JURNAL LAYANAN KLOTER DAERAH KERJA : Makkah TANGGAL & NAMA SEX DIAGNOSIS KET NOMOR KELUHAN UTAMA / PENATALA NO JAM JEMAAH / USIA KAMAR ANAMNESIS KSANAAN PELAYANAN NO. 19 Agt 2017 IVFD EMG- 1 Manan/ V 70 212 sesak nafas. TD HHD I.11 V KKHI pk. R 112233 Riw. HR 110x. 11.30 WAS line 200/100. Abdul jantung berdebar.PASPOR L P ICD-10 KP KU R sakit kepala.

Formulir ini disertakan setiap merujuk jemaah sakit . pastikan ada BKJH dan tercatat diagnosis. ke KKHI atau langsung ke RSAS  mana yang terdekat . serta rencana tindak lanjut dari dokter dari tempat rujukan . 3 FORMULIR RUJUKAN JEMAAH SAKIT . terapi.Saat jemaah dipulangkan kembali ke kloter. Sertakan BKJH dan DAPIH lembar A. .Rujukan bisa ke Sektor.Sertakan BKJH pada saat merujuk .Bila merujuk ke RSAS: form rujukan diisi dalam bahasa Inggeris.Laporkan pada petugas Sansur 15 .

.

17 . dengan riwayat penyakit Bronkitis Kronis. demam (+). batuk berdahak (+). Tanggal Paspor: 28 Februari 2017 Asal Kloter : BDJ-03 Gel. LATIHAN MENGISI LEMBAR RUJUKAN Seorang jemaah laki-laki akan dirujuk ke IGD RS King Faisal (Syisha) Makkah. usia : 65 tahun No.I Asal Maktab : Maktab 18 Misfalah Alamat : Banjarbaru Dirujuk dengan penyakit paru-paru. Pasien sudah mengalami sesak selama 3 hari. Pasien merupakan perokok berat. Data pasien : Nama : Kadir bin Fulan.Paspor: A223344.

Inspeksi: bentuk dada: barrel chest (dada seperti tong) dan pelebaran intercostae. Perkusi : hipersonor. Nadi 120x/mt. Dari pemeriksaan fisik didapat TD 90/60. ………….5. Diagnosis kerja: COPD Dirujuk untuk: terapi oksigen Terapi yang sudah diberikan: Infus RL. Auskultasi: suara nafas vesikuler melemah dan ekspirasi memanjang. (isi nama masing-masing) Bagaimana Cara Pengisiannya? 18 .. suhu 38.KU : CM lemah. sesak dan tampak sakit berat. Salbutamol 3x1 dan OBH syrup Dirujuk oleh dr. RR 28x/menit. Amoxycillin 3x500.

RR : 28x/sec Temp: 38. P : hipersonor. cough with mucous secretion. Past History : Chronic Bronchitis Blood Pressure : 90/60 mmHg. A : weakened vesikuler. Provisional Diagnostic : Chronic Obstructive Pulmonary Disease Exaceb.5 Celcius Physical Diagnostic : I : barrel chest. Acute (COPD) – J44 Purpose of Referral : Oxygen Therapy . Pulse: 120x/sec. prolonged expiration. intercostae bone widened.Main/chief Complaint : Short Breathing/Dyspnoe among 3 day Present History : Febris.

6 FORM PERMINTAAN OBAT DAN PERBEKES KLOTER/SEKTOR/DAKER : LOP-03 / Sektor 5/Makkah TANGGAL : 5 Agustus 2017 SATUAN SISA NO NAMA OBAT PERMINTAAN PEMBERIAN TERKECIL STOK 1 2 3 4 5 6 1 Loratadine 5 mg tablet 0 50 2 Kaptopril 25 mg tablet 5 100 3 OBH botol 2 100 4 Antihemoroid suppos 0 10 5 Mikonazol salep tube 0 10 20 .

7 FORMULIR PERSEDIAAN OBAT KLOTER 21 .

kemudian meminta lagi ke Sektor sebanyak 100 tablet.  Di hari II pelayanan. Paracetamol 500 mg diberikan dalam tas kloter pada awal bertugas sebanyak 100 tablet. Bagaimana Cara Pengisiannya? 22 . diberikan adalah 100 tablet. 40 terpakai.  Di hari III pelayanan. 20 terpakai untuk pasien. 30 tablet terpakai untuk pasien.  Di pelayanan hari pertama..

.... SATUAN STOK TOTAL No NAMA OBAT SISA STOK PERMINTAAN PEMBERIAN TERKECIL AWAL PEMAKAIAN 1 2 3 4 5 6=4-5 7 8 1 .......... H3 SATUAN STOK TOTAL No NAMA OBAT SISA STOK PERMINTAAN PEMBERIAN TERKECIL AWAL PEMAKAIAN 1 2 3 4 5 6=4-5 7 8 1 .. H2 SATUAN STOK TOTAL No NAMA OBAT SISA STOK PERMINTAAN PEMBERIAN TERKECIL AWAL PEMAKAIAN 1 2 3 4 5 6=4-5 7 8 1 ............. 4 Paracetamol 500 mg tablet 110 dst ........ 4 Paracetamol 500 mg tablet 100 30 70 0 0 dst ......... 4 Paracetamol 500 mg tablet 70 20 50 0 0 dst . H4 SATUAN STOK TOTAL No NAMA OBAT SISA STOK PERMINTAAN PEMBERIAN TERKECIL AWAL PEMAKAIAN 1 2 3 4 5 6=4-5 7 8 1 . 4 Paracetamol 500 mg tablet 50 40 10 100 100 dst .. 23 .......

 Dokter Sektor: bila wafat di Sektor  Dokter KKHI : bila wafat di KKHI • CoD harus diisi dengan lengkap dan benar • Pakai HURUF KAPITAL • Lembar pertama diberikan kepada keluarga/karom/karu yang akan digunakan untuk klaim asuransi  SKK di Bandara Jeddah/Madinah  Asuransi di Tanah Air • Tidak boleh diisi dengan sudden death (henti jantung) atau respiratory failure (henti napas). 24 .8 FORMULIR CERTIFICATE OF DEATH (CoD) • COD dibuat oleh:  Dokter Kloter : bila ada JH wafat di luar tempat pelayanan + RSAS.

(Sertifikat Medis Penyebab Kematian) 25 . Daker/KKHI: Formulir C. Atau S.P.K.M.D.O.

b. c.Urutan penulisan penyebab kematian sbb: a. Penyebab Dasar: penyakit yang merupakan awal dimulainya perjalanan penyakit menuju kematian atau keadaan kecelakaan/kekerasan yang menyebabkan cedera dan berakhir dengan kematian . Penyebab Antara: penyakit yang menyebabkan atau mengakibatkan terjadinya penyakit yang disebutkan pada poin a. Penyebab Langsung: penyakit yang secara langsung menyebabkan kematian.

Congenital malformations. Diseases of the skin and subcutaneous tissue 13. nutritional and metabolic diseases 5. Pregnancy. Diseases of the ear and mastoid process 9. immune mechanism 4. childbirth and the puerperium 16. Diseases of the genitourinary system 15. Diseases of the musculoskeletal system and connective tissue 14. Injury. Certain infectious and parasitic diseases 2. Symptoms. External causes of morbidity and mortality 21. deformations and chromosomal abnormalities 18. DAFTAR: CAUSE OF DEATH 1. Diseases of the digestive system 12. Mental and behavioural disorders 6. Certain conditions originating in the perinatal period 17. poisoning and certain other consequences of external causes 20. Diseases of the nervous system 7. signs and abnormal clinical and laboratory findings. Codes for special purposes . Neoplasms Diseases of the blood and blood-forming organs and certain disorders involving the 3. Factors influencing health status and contact with health services 22. Diseases of the eye and adnexa 8. Diseases of the circulatory system 10. Diseases of the respiratory system 11. Endocrine. not elsewhere classified 19.

Razak bin Hasyim/72 thn/paspor No A345987. Buatlah COD berdasarkan kasus di atas 28 . cordis gr III-IV.Jemaah Tn. Riwayat penyakit jemaah tersebut menderita penyakit jantung. Alamat jemaah di Indonesia adalah Jl. hipertensi kronis dan hiperkolesterolemia. Saat di perjalanan ternyata jemaah tsb. akan dirujuk dari kloter JKS-06 ke KKHI Makkah dengan diagnosis kerja Decomp. meninggal dunia. Jemaah tsb tiba di Arab Saudi tanggal 30 Juli 2017. Pasir Kaliki Bandung Jawa Barat.

Other significant condition contributing to the death but not related to the disease or condition causing it a. Hypercholesterolemia (E78) 29 b.Cause of Death : Disease of Circulatory System I . Antecendent Causes a. Disease or condition directly leading to death : a. Atrial Fibrillation (I48) II. Hypertensive Heart Disease (I11) c. Hypertension (I10) III. - . Heart Failure (I50) b.

1438 H/ 2017 8a M Formulir Autopsi Verbal I – VII : diisi oleh perawat VIII : diisi oleh dokter kloter IX : diisi oleh dokter spesialis sektor / KKHI 30 .

31 . • Petugas TKHI (dokter dan perawat) harus mampu meng- entry data kegiatan pelayanan kesehatan jemaah. CAPOR ELEKTRONIK • Merupakan pencatatan dan pelaporan dengan menggunakan teknologi berupa sistem berbasis android • Dapat menilai kinerja pelaporan petugas selama operasional secara real time setting waktu di Android • Pelaporan ini di-upload ke server Siskohatkes sehingga dapat diakses oleh seluruh pengguna yang memiliki username dan password. • Entry data dapat dilakukan secara offline.

SANSUR KKHI Maksimal Jam 18.00 WAS 32 .

Anda harus memiliki spesifikasi minimum berikut ini –Android OS Kitkat.4 (Selain Android tidak bisa) –Ukuran Layar minimal 4" (inch) –Prosessor Dual Core –RAM 1GB –Memory Internal 8GB –HSDPA & GPRS –Kamera 4MP –Instal aplikasi Camera 360 dari google playstore  Akses internet. 33 . Android Version 4. dan pengiriman laporan.Sebelum menggunakan aplikasi Siskohatkes Mobile. diperlukan pada saat pengaturan awal.

 Pemasangan dan aktivasi dilakukan di Arab Saudi  Sebelum dapat digunakan. Petugas kloter akan diberikan satu SIM Card (Satu kloter satu SIM Card).  Cara aktivasi Sim-card: (akan diberitahukan lebih lanjut dibuku panduan aktivasi sim-card)  Bila pakai dual SIM Card. pastikan SIM Card telah terpasang pada HP/Tablet. gunakan SIM 1 (lebih stabil) 34 .

 Untuk demo gunakan username : kloter password : 1234 35 . peserta dapat masuk ke Google Play Store.Untuk menggunakan aplikasi. lalu cari “Siskohatkes”.id/downloads/app-release.  Untuk demo bisa di download dari : http://siskohatkes. klik logo Kemenkes  masukkan username dan password  LOG IN pada aplikasi sehingga muncul layar Beranda.go.apk  Setelah berhasil terunduh.depkes.

setelah berhasil di install Untuk menjalankan aplikasi klik logo Kemenkes 36 .MENU SISKOHATKES MOBILE UNTUK PETUGAS KLOTER Logo Aplikasi Siskohatkes Shar’i.

Anda harus terkoneksi dengan internet. kemudian tekan tombol ‘Log in’ untuk masuk ke dalam aplikasi. • Tombol ‘Go Online’ dipergunakan sebagai tautan ke siskohatkes online (web) • Pastikan untuk login pertama kali. 37 .LAYAR LOGIN • Masukkan username (NR) dan password yang telah Anda terima.

3. 38 . Logout Untuk keluar dari system. Sinkronisasi Lakukan Sinkronisasi terlebih dahulu sebelum melakukan hal lain untuk sinkronisasi seluruh data. 5. visitasi. rujukan. Jemaah Menampilkan daftar jemaah sesuai dengan kloter yang bersangkutan. 4. Farmasi Untuk melihat daftar obat dan melakukan permintaan. 2. serta pengawasan makanan. Pelayanan Menampilkan daftar menu untuk input pelaporan rawat jalan.MENU UTAMA 1.

SINKRONISASI Lakukan sinkronisasi dengan mengklik menu Sinkronisasi. maka semua data terkait kloter Saudara sudah terinput ke dalam android. . Setelah melakukan sinkronisasi.

• Jangan salah memilih kloter 40 . Sinkronisasi dapat dilakukan berulang-ulang.MENU JEMAAH • Menu ini menampilkan daftar jemaah yang berada di kloter sesuai dengan petugas yang bersangkutan. dan harus dalam keadaan ‘online’. • Untuk sinkronisasi dapat menekan tombol refresh.

akan dimunculkan jumlah jemaah yang berhasil disinkronisasi. 41 .MENU JEMAAH (lanjutan) Setelah sinkronisasi berhasil.

Pencarian jemaah • Tekan tombol kaca pembesar untuk melakukan pencarian / filter jemaah. berdasarkan no paspor no. porsi atau nama jemaah .

RAWAT JALAN Untuk pengisian pelaporan RJ b. VISITASI Untuk pengisianpelaporan visitasi d.3. RUJUKAN Untuk pengisian pelaporan rujukan c. PENGAWASAN MAKANAN Untuk pengisian pelaporan pengawasan makanan 43 . MENU PELAYANAN Tdd bbrpa sub-menu: a.

• Klik save  simpan berhasil • Untuk mengupload tekan tombol upload (panah ke atas) • Lingkaran bewarna abu-abu.MENU RAWAT JALAN • Menampilkan daftar RJ yang sudah di-input oleh petugas. No. Paspor. Umur Jemaah. • Informasi yang tertera terdapat Nama Jemaah. Porsi. • Tekan tombol + (Tambah) untuk menambahkan data rawat jalan. No.44 . menandakan belum ter-upload. Tanggal dan Jam Pelayanan. • Apabila lingkaran bewarna hijau berarti sudah ter–upload. Serta Status Upload.

untuk menampilkan sub- menu:  Ubah: untukmengubah data yang sudah di-input  upload lagi.EDIT DATA Tekan agak lama pada salah satu item. Hapus: untuk menghapus data. data di android saja yg terhapus 45 .

paspor) * DAKER: Diisi dengan daerah kerja sekarang pada saat pelayanan. porsi. 46 .FORM RAWAT JALAN Pelaporan rawat jalan dapat di-input melalui form ini. * SEKTOR: Diisi dengan sektor sekarang. atau no. untuk field yang Anda harus isi adalah : * TANGGAL: Diisi dengan tanggal pelayanan * JAM: Diisi dengan jam pelayanan (WAS) * JEMAAH: Diisi dengan jemaah rawat jalan (dapat dipilih berdasarkan nama. * DIAGNOSA1 – DIAGNOSA5: Diisi dengan diagnosa penyakit jemaah.no.

* SARAN DAN ANJURAN: Untuk memasukkan data saran dan anjuran yang dberikan * Klik SAVE  ” simpan berhasil” 47 . * RISTI: Diisi dengan risti (YA) apabila hasil pemeriksaan menunjukkan jemaah risti.* PEMAKAIAN OBAT / PERBEKES: Diisi ya apabila diberikan obat / perbekes. Jika diisi ya maka akan muncul isian pemakaian obat.

* Jika ingin melakukan input data lagi maka klik ‘Ya’. jika tidak maka klik ‘Tidak' .

* Setelah selesai menginput data pelayanan rawat jalan. selanjutnya lakukan upload data yang sudah diinput dengan menekan icon ‘tanda panah keatas’. jika berhasil maka lingkaran di daftar jemaahnya akan berubah warna menjadi hijau. .

MENU RUJUKAN Menampilkan daftar rujukan yang sudah di- input oleh petugas. Serta Status Upload. untuk menampilkan sub-menu:  Ubah: untuk mengubah data yang sudah di-input. • Tekan agak lama pada salah satu item. Porsi. No. Umur. Paspor. No. • Apabila lingkaran bewarna hijau berarti sudah ter –upload. 50 . Informasi yang tertera terdapat Nama Jemaah. • Untuk mengupload tekan tombol upload (panah ke atas) • Lingkaran bewarna abu-abu gelap. diagnose 1. menandakan belum ter-upload. • Tekan tombol + (Tambah) untuk menambahkan data rawat jalan. Hapus: untuk menghapus data. Tanggal dan Jam Pelayanan.

porsi. • SEKTOR: Diisi dengan sektor sekarang.FORM RUJUKAN Pelaporan rujukan dapat di-input melalui form ini. (baik ke 51 sektor. paspor atau nama. . • DAKER: Diisi dengan daerah kerja sekarang pada saat pelayanan. KKHI atau RSAS). • TEMPAT RUJUKAN: Diisi dengan tempat rujukan jemaah. atau no. untuk field yang harus Anda isi adalah : • TANGGAL: Diisi dengan tanggal pelayanan • JAM: Diisi dengan jam pelayanan (WAS) • JEMAAH: Diisi dengan jemaah rawat jalan (dapat dipilih berdasarkan no.

dan akan muncul isian pemakaian obat. * Klik SAVE  ” simpan berhasil” * Lakukan upload data 52 . * TINDAKAN: diisi dengan data tindakan yang telah diberikan sebelum dirujuk.* DIAGNOSA 1 – DIAGNOSA 5: Diisi dengan diagnosa penyakit jemaah. * PEMAKAIAN OBAT / PERBEKES: diisi YA apabila diberikan obat / perbekes.

untuk field yang harus Anda isi adalah : *TANGGAL: Diisi dengan tanggal pelayanan *JAM: Diisi dengan jam pelayanan (WAS) *JUMLAH KAMAR YANG DIKUNJUNGI: Diisi dengan jumlah kamar yang dikunjungi. *Isikan pembinaan / penyuluhan *FOTO *Klik SAVE  ” simpan berhasil” 53 .FORM VISITASI Pelaporan visitasi dapat di-input melalui form ini.

Serta Status Upload. * Apabila lingkaran bewarna hijau berarti sudah ter –upload. 54 . Hapus: untuk menghapus data. * Untuk mengupload tekan tombol upload (panah ke atas) * Tekan tombol + (Tambah) untuk menambahkan data . menandakan belum ter-upload. * Lingkaran bewarna abu-abu gelap.MENU VISITASI Menampilkan daftar visitasi yang sudah di- input oleh petugas. Informasi yang tertera terdapat Tanggal dan Jam .Jumlah Kunjungan. untuk menampilkan sub-menu: Ubah: untuk mengubah data. * Tekan agak lama pada salah satu item.

minimal 5 sampel  tes organoleptik 55 .FORM PENGAWASAN MAKANAN Pelaporan pengawasan makanan dapat di-input melalui form ini. untuk field yang harus Anda isi adalah : • TANGGAL: diisi dengan tanggal pengamatan • JAM: diisi dengan jam pengamatan (WAS) • NAMA CATERING: diisi dengan penyedia makanan • JUMLAH SAMPEL: diisi dengan jumlah sampel pengamatan.

• 1 sampel tidak baik. maka hasil pengamatan diisi Tdk • FOTO: dipergunakan untuk mengambil gambar jika sampel makanan tidak baik 56 . maka diwajibkan untuk mengisi pertanyaan lain.HASIL PENGAMATAN Diisi dengan hasil pengamatan secara keseluruhan apakah Baik / Tidak Baik? • Jika tidak baik.

Serta Status Upload. . Waktu Makan.Hapus: untuk menghapus data.MENU PENGAWASAN MAKANAN Menampilkan daftar pengawasan makanan yang sudah di-input oleh petugas. * Untuk mengupload tekan tombol upload (panah ke atas) * Tekan tombol + (Tambah) untuk menambahkan data rawat jalan. * Tekan agak lama pada salah satu item. Informasi yang tertera terdapat Tanggal dan Jam.Ubah: untuk mengubah data. 57 . * Apabila lingkaran bewarna hijau berarti sudah ter –upload. Nama Penyedia Makanan. menandakan belum ter-upload. * Lingkaran bewarna abu-abu gelap. untuk menampilkan sub-menu: .

MENU FARMASI (Online) Menu Daftar Obat terdiri dari sub-menu yaitu: • DAFTAR OBAT Untuk melihat daftar obat untuk kloter • PERMINTAAN Untuk melakukan permintaan obat kepada sektor ataupun Pos Kesehatan (armina) 58 .

DAFTAR OBAT Untuk melihat daftar obat yang ada pada Perbekes. sehingga data pemakaian obat bisa digunakan 59 . klik sinkronisasi.

Jika ingin mencari obat tertentu klik icon ‘kaca pembesar’dan masukkan nama obatnya 60 .Setelah sinkronisasi. akan terlihat daftar obat yang tersedia.

PERMINTAAN * Klik tanggal dan jam * Pilih tipe tujuan dan tujuan * Masukkan jenis obat yang akan diminta serta jumlah nya * Klik simpan  simpan berhasil 61 .

62 .Setelah berhasil tersimpan maka akan muncul daftar permintaan obat yang sudah diminta.

LOGOUT Jika ingin keluar dari aplikasi Siskohatkes klik Logout dan selanjutnya pilih ‘Ya' 63 .

melzan de riza .

Related Interests