Proyek invoasi kelompok 2

“ALAT PENGUKURAN
SKALA NYERI”
Disusun oleh:

Kusumo Estri P SN 161068
Ratih Saralangi SN 161102
Rahmad SN 161101
Teguh Dwi P SN 161148
Afrizal SN 161003

BAB I Latar Belakang Nyeri merupakan problem yang sering terjadi pada orang yang selalu melakukan aktivitas. sehingga mengalami hambatan dalam melakukan pekerjaan sehari-hari. dan pada daerah viseral. karena letaknya yang berbeda-beda inilah. nosireseptor dapat dikelompokkan dalam Beberapa bagaian tubuh yaitu pada kulit (Kutaneus). nyeri yang timbul juga memiliki sensasi yang . Nyeri sangat menggangu aktivitas seseorang yang melibatkan gerkan tersebut. somatik dalam (deep somatic). Berdasarkan letaknya.

membuktikan. . TUJUAN Makalah ini betujuan untuk menerangkan. serta menerapkan konsep dasar nyeri dalam menyelesaikan masalah ketidak nyamanan. menjelaskan.

dengan setiap ujungnya ditandai dengan level intensitas nyeri (ujung kiri diberi tanda “no pain” & ujung kanan diberi tanda “bad pain” (nyeri hebat). Ukuran dari alat pengukur nyeri ini adalah 15x10 cm agar mempermudahkan pasien lansia dapat melihat Prosedur Pelaksanaan Pengukuran tingkat nyeri dengan menggunakan metode VAS Merupakan alat ukur yg digunakan untuk memeriksa intensitas nyeri & dengan cara khusus meliputi 10-15 cm garis. . Pasien diminta untuk Menandai disepanjang garis tersebut sesuai dengan level intensitas nyeri Yg dirasakan pasien.Konsep Inovasi Pengukuran tingkat nyeri ini menggunakan alat ukur berbentuk Persegi panjang untuk memudahkan pasien mengukur tingkat nyeri Yang sedang dirasakannya.

.Hasil Hasil dari penggunaan alat mistar ini 10 dari 10 pasien dapat menggunakan dan tidak kebingungan menggunakannya dengan intruksi yang sesuai untuk penilaiaan skala nyerinya Pembahasan Pengukuran skala nyeri ini dapat di gunakan sebagai revrensi dalam menentukan tindakan keperawatan selanjutnya dengan melihat skala nyeri pasien.

Kesimpulan Nyeri mempengaruhi proses kenyaman di mana nyeri dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada seorang individu. karena nyeri merupakan sensori subyektif dan emosional yang tidak menyenangkan yang didapat terkait dengan kerusakan jaringan aktual maupun potensial .