PALATOSKISIS

Oleh: Andika Eriza Putra & Turip Tuyono
Dosen pembimbing: dr.Sri Yanti Harahap M.ked Sp.A

Definisi Palatoskisis

merupakan kelainan kongenital bibir dan langit langit
(palatum) atau keduanya bersamaan, yang dapat terjadi
dalam berbagai bentuk dari yang ringan sampai berat.

• Rasio celah pada satu sisi dibanding celah dua sisi adalah 2 : 1. .Epidemiologi • Prevalensi sekitar 1 .2 /1000 kelahiran di berbagai negara di dunia. atau Kulit hitam. • Laki-laki lebih banyak dari pada perempuan. • Orang Asia lebih banyak dibandingkan Kaukasia.

Merokok dan alkohol .Trauma . fenitoin.Infeksi (rubella) .Obat-obatan (aspirin. metotreksat.) .Etiologi • Penyebab celah merupakan multifaktor (gabungan genetik dan lingkungan). . talidomid. • Faktor lingkungan dalam rahim. dll.Defisiensi nutrisi . natrium valproat.

Perkembangan palatum .

Perkembangan palatum WEEK 8-10 .

. melibatkan seluruh struktur anatominya atau tidak.Alveols • Celah palatum sekunder (posterior): .Celah palatum durum .Celah palatum mole .Klasifikasi Klasifikasi dari American Cleft Association yaitu : • Celah palatum primer (anterior): .Bibir . unilateral atau bilateral.Uvula Celah dapat lengkap atau tidak.

Gambar: palatoskisi .

• Masalah tampilan kosmetik (berdampak pada psikologis). • Hambatan fungsi bicara seperti bicara hipernasal. malposisi. • Malformasi. dan kehilangan gigi. . • Infeksi sinus nasalis. • Infeksi telinga dan gangguan pendengaran. hipertrofi tonsil dan adenoid.Komplikasi • Kesukaran dalam asupan nutrisi. artikulasi kurang jelas.

Dianosis • USG kandungan • Pemerikasaan fisik .

otolaringologi.Penatalaksanan • Membantu pemasukan nutrisi. • Koreksi celah dengan tindakan bedah. pedodontis. . ortodontis. • Infeksi yang ada harus segera diobati dengan antibiotik. (ahli bedah maksilofasik. ahli patologi alat bicara. • Penanganan secara keseluruhan melibatkan berbagai disiplin ilmu. prostodontis. dan pekerja sosial). ahli genetika manusia. ahli psikologi.

Status Anak Sakit .

Kec. Nama : Yakin Karunia Sihotang Umur : 4 hari Jenis kelamin : Perempuan Agama : Protestan Suku : Batak BB Masuk : 2600 gram PB Masuk : 47 cm Tanggal Masuk : 03/09/2015 Alamat : Kendit Liang Dairi. Kab. . Dairi.Anamnesis Pribadi Os. Gunung Sitember. Sumatera Utara.

Gunung Sitember. Kec. Gunung Sitember. Kec. .Anamnesis Orang Tua Os. - Alamat Kendit Liang Dairi. Kendit Liang Dairi. Dairi. Sumatera Utara. Dairi. Kab. Kab. Sumatera Utara. IDENTITAS AYAH IBU Nama Rianto Sihotang Mei Cica Sembiring Umur 38 tahun 30 tahun Agama Protestan Protestan Suku Batak Batak Perkawinan 1 1 Pendidikan SMA SD Pekerjaan Petani Petani Riwayat penyakit .

Riwayat Kelahiran Os. Jenis Persalinan : Secsio caesarea Tempat Lahir : Sidikalang Tanggal Lahir : 30 Agustus 2015 Penolong : Dokter Usia Kehamilan : 36-37 minggu Berat Badan Lahir : 3000 gram Panjang Badan Lahir : 47 cm .

• Keluhan utama : Demam • Telaah : Demam yang menetap dialami os. gerak aktif (+). muntah (-). sesak napas (-). . Anak pertama dan kedua sehat (tidak ada kelainan). sehingga harus minum lewat selang. Os dirawat selama 3 hari di RSU Sidikalang. Os merupakan anak ke-3. sesak napas (-). os harus dirawat di ruang bayi karena ada kelainan pada mulut. sejak 1 hari sebeum masuk RS. lahir secara secsio caesarea a/I ibu menderita hipertensi dan DM + previtus SC.Anamnesis Penyakit Os. Selama perawatan demam (-). Os lahir cukup bulan. menangis kuat. Saat lahir menurut keterangan keluarga (ayah).

RPT. injeksi Aminofilin LD 18 mg (9 mg obat suntikan terakhir diberikan jam 10. injeksi Ceftazidin 10 mg/12 jam. Sidikalang dengan diagnosis labiopalatoschizis + NCB-SMK dan sudah mendapat infus D 10% (hari ini infus D 5% NaCl 0. Os merupakan rujukan RSU. injeksi Gentamisin 15 mg/36 jam.225%).00 WIB) .

Pemeriksaan Fisik 1. STATUS PRESENS KU/KP/KG : Sedang/Sedang/Baik Sensorium : Comos mentis Frekuensi Nadi : 132 x/menit Frekuensi Nafas : 64 x/menit Tekanan Darah : - Temperatur : 36.6oC BB Masuk : 2600 gram PB masuk : 47 cm .

ronki (-/-) • Perkusi : - • Auskultasi : - . pupil isokor. • Hidung: dbn • Telinga : dbn • Mulut : Labiopalatoschizis (+) Leher : dbn Thorax • Inspeksi : Simetris fusiformis. reguler. Inferior pucat (-/-). retraksi (-) • Palpasi : HR 158 x/I. STATUS LOKALIS Kepala : UUB terbuka rata • Mata : RC (+/+). desah (-) RR 64x/I. reguler. Palp.Pemeriksaan Fisik 2. konj.

. hepar dan limpa tidak teraba. CRT <3”. bau (-). • Palpasi : soepel. tanda-tanda radang (-). jari-jari tangan dan kaki lengkap. • Perkusi : timpani • Auskultasi : peristaltik (+) normal Extremitas : Akaral hangat.Pemeriksaan Fisik Abdomen • Inspeksi : tali pusat kering.

400 Kimia klinik Kimia Klinik ilirubin total 17.3 fL 36.11.100 /цL 8.90 g/dL 14.40 pg 32.48.20 ilirubin indirek 0.5 150 .55 106/ цL 5.0 MCH 33.30 .44 mg/dL 0.20 g/dL 16.0 .000 – GB 15.33.68 fL 92.8 g/dL 30.940 /цL 16.43 106/ цL 9.20 g/dL 36.16 MCV 100.0 . Pemeriksaan Darah Rutin Penunjang Darah Rutin Darah Lengkap Nilai (3/9/2015) (5/9/2015) (9/9/2015) normal WBC 5.000 цL 340 x 103/ цL 278 x 103/ цL 31.70 f 93.5 .0 .00 % 48 % 40.9 % 12 .37 x 103/ цL 3.00-1.4 pg 80.2 g/dL + 27.13 x 106/ цL 4.05-0.97.00 CT 45.0 BC 4.34 mg/dL 0.0 MCHC 33.7 LT 231.20 pg 35.24 mg/dL 0.90 pg 33.0 .35.32 mg/dL 10.

3 = R. 1 = S Gentamicin . 2 = 1. 3 = R. 1 = S . 3 = R. 1 = S Cefotaxime . 2 = 1. 2 = 1. 1 = S Chloramfenicol . 1 = S Ampicillin .Kultur dan Resistensi (registrasi tgl 5. 2 = 1. 3 = R. 2 = 1. hasil tgl 10) Kuman Tidak ada pertumbuhan bakteri Amikacin . 3 = R. 1 = S Meropenem . 2 = 1. 3 = R.

37.Kesimpulan • DIAGNOSA KERJA : sangkaan sepsis + labiopalatoschizis + NCB-SMK • THERAPY : – Pasien dirawat dalam box bayi dengan target suhu kulit 36. – Inj Ceftazidine 130 mg/12 jam/IV (H2) – Inj Gentamisin 13 mg/36 jam/IV (H2) – Rawat tali pusat dengan kasa kering steril. – Ganti popok bila basah. • USUL : Cek darah. Konsul bedah mulut • PROGNOSA : Dubia ad bonam . – Kebutuhan total cairan 120 cc /KgBB/hari: – P: 80 cc/KgBB/hari = IVFD D 5% (430 cc) + D 10% (70 cc) + Ca 10 mEq + KCl 10 mEq = 9 cc/jam – E : 40 cc/KgBB/hari = Diet/PASI. 13 cc/3 jam/OGT.5 oC.5 .

Follow Up .

– Ganti popok bila basah. tgl 6) • Terapi : – Pasien dirawat dalam box bayi dengan target suhu kulit 36.Rawatan tgl 3 – 9 September 2015 • Anamnesis : demam (-).30) . 13 cc/3 jam/OGT. • Pemeriksaan mulut : labiopalatoskisis (+) • Diagnosis : sank. menangis kuat. – Inj Ceftazidine 130 mg/12 jam/IV (H2-7) – Inj Gentamisin 13 mg/36 jam/IV (H2-7) – Rawat tali pusat dengan kasa kering steril. menghisap lemah. – KTC 120 cc /KgBB/hari: – P : 80 cc/KgBB/hari = IVFD D 5% (430 cc) + D 10% (70 cc) + Ca 10 mEq + KCl 10 mEq = 9 cc/jam – E : 40 cc/KgBB/hari = Diet/PASI.5 .37. Cek DL tidal/dinet. Sepsis + labiopalatoskisis + NCB-SMK + (ikterus Neonatorum. • Rencana : – Konsul Bedah Mulut. sore – Blind light therapi (1x24 jam) (sudah dimulai tgl 3 jam 18.5 oC.

37. menangis kuat. (aff tgl 10) – Inj. Gentamisin 13 mg/36 jam/IV (H11).5 . – light therapi (1x24 jam) • Rencana : – Konsul Bedah Mulut. Meropenem 40 mg/kgBB/8 jam = 120 mg/8 jam/IV (mulai tgl 10) – Ganti popok bila basah. Cek DL . • Pemeriksaan mulut : labiopalatoskisis (+) • Diagnosis : sank.Rawatan tgl 10 – 12 September 2015 • Anamnesis : demam (+) naik-turun. – KTC 150 cc/KgBB/hari: – P: IVFD N5 30 cc/KgBB/hari = 9 cc/hari = 4 tts/i – E : 120 cc/KgBB/hari + 20% = 360 cc/hari – Diet/PASI = 36 cc/2 jam/OGT. menghisap lemah. Ceftazidine 130 mg/12 jam/IV (H11). – Inj. Sepsis + palatoskisis+ NCB-SMK + ikterus Neonatorum • Terapi : – Pasien dirawat dalam box bayi dengan target suhu kulit 36. (aff tgl 10) – Inj.5 oC.

– Inj. • Rencana : – Konsul Bedah Mulut .Rawatan tgl 13 – 14 September 2015 • Anamnesis : demam (+) naik-turun. 34 cc/2 jam/OGT. Sepsis + palatoskisis+ NCB-SMK + ikterus neonatorum • Terapi : – Pasien dirawat dalam box bayi dengan target suhu kulit 36. Meropenem 40 mg/kgBB/8 jam = 120 mg/8 jam/IV (H4) – Ganti popok bila basah. – Kebutuhan total cairan 170 cc /KgBB/hari: – P: Three wey – E : 170 cc/KgBB/hari – Diet/PASI. menangis kuat.5oC. menghisap lemah. • Pemeriksaan mulut : labiopalatoskisis (+) • Diagnosis : sank.5 - 37.

5oC.5 cc – Ganti popok bila basah. Meropenem 40 mg/kgBB/8 jam = 120 mg/8 jam/IV (H6-) – Nistatin drop 4 x 0.37. menangis kuat. 45 cc/2 jam/OGT. – Inj. • Pemeriksaan mulut : labiopalatoskisis (+) • Diagnosis : sank. menghisap lemah. Sepsis + palatoskisis+ NCB-SMK + ikterus Neonatorum • Terapi : – Pasien dirawat dalam box bayi dengan target suhu kulit 36. • Rencana : – Cek DL .Rawatan tgl 15 – 19 September 2015 • Anamnesis : demam (+) naik-turun. – Kebutuhan total cairan 200 cc /KgBB/hari: – P: three wey – E : 200 cc/KgBB/hari = 530 cc/hari – Diet/PASI.5 .

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.