Human 2.

9x109 bp

Pierlita Rini 46

PERBEDAAN PROKARIOT & EUKARIOT

Prokariot Eukariot

Organisme Bakteria dan Fungi, hewan, manusia
sianobakteria
Ukuran sel 1 - 10 m 5 - 100 m

Organel Beberapa / tidak ada Inti, mitokondria, kloroplast

GENOM Sirkuler dalam Linier panjang, dipak rapi dgn
sitoplasma, protein histon dalam inti.
Satu molekul kromosom Manusia mempunyai 46
cromosom
RNA dan Disintesis dalam RNA : dalam inti, Protein:
protein sitoplasma dalam sitoplasma

Organisasi Unisel Multisel

RF mRNA Translation RNAses Regulatory factors Proteins Decay Turnover Interactions Localization Modification . EF. DNA mRNA IFs.

glycosylation) . Pre-mRNA Capping Polyadenylation Splicing mRNA eIFs. eRF Storage mRNA Translation RNAses Regulatory factors Proteins Decay Turnover Interactions Localization Modification (PO4/dPO4. eEF.

MATERI GENETIK Mahluk hidup tersusun dari  SEL yang dapat membelah dan menurunkan INFORMASI GENETIK nya Dibawa oleh DNA : rantai polimer panjang yang merupakan rangkaian dari jutaan nukleotida Fragmen DNA yang mengkode protein. suatu unit keturunan  Gena Molekul DNA yang terdiri dari beberapa gena di paking membentuk CHROMOSOM Total informasi genetik yang tersimpan dalam kromosom  GENOM . II.

menebal. A. tin = benang). . KOMPONEN DALAM PEWARISAN SIFAT 1. dan disebut kromosom (chroma = berwarna. KROMOSOM  Yaitu gen penentu sifat yang dibawa oleh struktur pembawa gen yang mirip benang dan terdapat di dalam inti sel (nukleus). Pada tahap profase (fase awal ketika sel akan membelah diri).  Kromosom hanya dapat diamati dengan mikroskop pada saat sel sedang membelah secara mitosis atau meiosis. soma = badan). benang-benang kromatin memendek.  Di dalam inti terdapat benang-benang halus yang dapat menyerap warna yang disebut kromatin (chroma = berwarna.

Struktur padat yang terdiri dari protein KROMOSOM dan DNA DNA heliks ganda Sebuah kromosom diartikan sebagai seberkas DNA yang sangat panjang dan berkelanjutan yang banyak mengandung informasi genetika. DNA Histon Kromosom merupakan pengaturan linier DNA yang secara struktural mengadakan interaksi dg protein histon dengan cara tertentu Kromosom pada tahap metafase Pengemasan DNA dalam kromosom. .

.

Autosom menentukan karakteristik penotif suatu organisme. atas kromosom X dan kromosom Y . Sedangkan Macam-macam bentuk gonosom menentukan jenis kelamin. Gonosom terdiri kromosom. Yaitu kromosom tubuh (autosom) dan kromosom kelamin (gonosom). terdapat dua buah kromosom.KROMOSOM (3) Metasentrik Submetasentrik Akrosentrik Telosentrik Pada setiap sel tubuh.

Human Genome • Genome int 23 pasang kromosome  2x (4x109 bp)  2 m DNA/sel • Genome mitokondria .

Human 4 x 109  22 autosom yang berbeda 2 sex kromosom Masing2 single linier DNA E.7 x 106  1 Chromosom 40 – 50 loop superkoil . Coli 4.

. 44 (atau 22 pasang)diantaranya merupakan autosom (A) dan 2 (sepasang) merupakan gonosom. Seorang laki-laki memiliki 22 pasang autosom dan 1 kromosom X serta 1 kromosom Y sehingga XY rumus kromosomnya 22AA + XY.Manusia memiliki 46 kromosom. Seorang wanita memiliki 22 pasang autosom dan sepasang kromosom X sehingga rumus kromosomnya 22AA + XX.

Chromosomes 16 6 24 .

Chromosomes 78 40 46 .

.

KROMOSOM CENTROMER region dari chromosom yang diperlukan untuk pengikatan mitotic spindle saat proses mitosis TELOMER fragmen di ujung chromosom linier replikasi secara khusus untuk mencegah perpendekan chromosom ORIGIN REPLIKASI tempat awal replikasi berlangsung .

.

GEN DAN ALEL .2.

Gen mengatur berbagai macam karakter fisik maupun karakter psikis.GEN Unit instruksi untuk menghasilkan atau mempengaruhi suatu sifat herediter tertentu yang terletak dalam suatu kromosom homolog. Gen dominan ditulis dengan Karakter tinggi (dominan) D huruf besar. ALEL . gen resesif Karakter cebol (resesif) d ditulis dengan huruf kecil.

misalnya TT. apabila individu kromosomnya memiliki gen-gen berlainan dari sepasang atau suatu seri alel dikatakan gen tersebut heterozigot. Misalnya suatu individu yang memiliki genotip AaBb. dikatakan memiliki gen bebas apabila gen A dan a berada pada pasangan kromosom yang homolog.tt namun. .• Gen dapat bersifat homozigot apabila memiliki gen-gen identik dari sepasang atau seri alel. misalnya Tt atau Bb. demikian juga untuk gen B dan b. artinya setiap gen berada pada kromosom homolognya masing-masing. • Karakteristik suatu individu memiliki gen atau alel bebas.

DNA DNA (Deoxyribo Nucleic Acid) merupakan komponen penyusun paling penting dalam tubuh makhluk hidup. sehingga terdapat ibu tangga dan anak tangga. Sedangkan bagian yang berperan sebagai DNA adalah basa nitrogen. Pada model DNA ibu tangga terdiri dari fosfat dan gula. Berfungsi sebagai pembawa informasi genetik dari satu generasi ke generasi berikutnya. DNA terdiri atas dua rantai yang saling terpilin yang dikenal dengan istilah double helix. Rantai DNA sering diibaratkan seperti tangga. . Struktur DNA.

artinya mampu membentuk molekul DNA baru yg identik melalui proses replikasi dan transkripsi untuk membentuk molekul lain yaitu RNA. Satu nukleotida terdiri atas satu fosfat. tanpa gugus fosfat disebut nukleosida. Molekul DNA bersifat heterokalis. dan satu basa nitrogen. tersusun atas monomer-monomer yang dikenal sebagai nukleotida. satu gula.DNA merupakan rantai panjang yang merupakan polimer. . Apabila hanya terdiri atas satu molekul gula dan satu molekul basa nitrogen. Susunan basa nitrogen pada DNA.

. Ujung 3’ Ujung 5’ Polaritas rantai polinukleotida. Ujung 5’ Ujung 3’ DNA (2) Ikatan fosfodiester yang menghubungkan molekul mononukleotida.

INFORMASI YANG DIWARISKAN KEPADA SEL-SEL ANAK ATAU GENERASI BERIKUTNYA . SUMBER INFORMASI BAGI SINTESIS SEMUA MOLEKUL PROTEIN PADA SEL MAUPUN ORGANISMA. 2.INFORMASI GENETIK DALAM RANGKAIAN NUKLEOTIDA : 1.

KEDUA FUNGSI DI ATAS PERLU SYARAT : 1. REPLIKASI INFORMASI KEDALAM MOLEKUL-MOLEKUL DNA TURUNANNYA. . MOLEKUL DNA HARUS BERFUNGSI SEBAGAI TEMPLATE (CETAKAN)  TRANSKRIPSI UNTUK MOLEKUL RNA. 2.

KEDUA UTAS MOLEKUL DNA YANG BARU : * MASING-MASING MENGANDUNG 1 UTAS YANG KOMPLEMENTER DARI MOLEKUL INDUK BERUTAS GANDA * SETIAP SEL TURUNAN MENGANDUNG MOLEKUL DNA DENGAN INFORMASI IDENTIK DENGAN YANG DIMILIKI SEL INDUKNYA .

Terdapat 3 model replikasi DNA: 1. setiap utas DNA menjadi cetakan bagi pembentukan utas baru. Replikasi DNA DNA mampu memperbanyak diri membentuk DNA baru yang identik dengan dirinya melalui proses replikasi. . Semi-konservatif : Menurut hipotesis secara semi-konservatif. sehingga pada akhir proses replikasi akan ditemukan 2 utas ganda yang masing-masing mengandung 1 utas baru dan 1 utas lama.

Replikasi DNA 2. Konservatif : Menurut hipotesis replikasi secara konservatif. polinukleutida induk tidak berpisah dan 2 utas dari 2 utas ganda DNA secara bersama-sama membentuk 2 utas ganda baru sehingga akan dihasilkan 2 utas ganda baru dan 2 utas ganda lama. .

Dispersif : Menurut hipotesis replikasi secara dispersif. rantai polinukleotida induk putus-putus kemidian memisah dan akhirnya membentuk rangkaian baru yang terdiri dari campuran antara potongan dari pasangan nukleotida lama dan potongan dari polinukleotida yang baru disintesis. . Replikasi DNA 3.

Replikasi DNA DNA lama Konservatif DNA baru DNA baru DNA lama Semi-konservatif DNA lama DNA baru DNA baru DNA lama Dispersif DNA baru DNA lama .

Sehingga. Pada proses transkripsi salah satu rantai DNA bertindak sbg template (DNA sense). pada proses transkripsi terjadi proses pengkopian/penyalinan olekul DNA menjadi utas RNA yg komplementer. sementara pasangan DNA lainnya bertindak sebagai anti sense.TRANSKRIPSI enzim yang berperan dalam proses transkripsi adalah RNA polimerase. Dimana informasi genetik pada DNA dalam bentuk basa nitrogen di pindahkan dalam molekul RNA . dan yg bertindak sebagai cetakan adalah salah satu rantai DNA sesuai gen mana yg akan di ekspresikan atau protein apa yg akan dibentuk.

Gol. Purin : terdiri atas adenin (A) dan guanin (G) b. dan sitosin (S atau cytosin (C)) . Pirimidin: trdr ats urasil (U).RNA (Ribo Nucleic Acid) • RNA merupakan rantai tunggal yang rantainya lebih pendek dibanding DNA. gula ribosa. dan basa nitrogen. • RNA ada 2 golongan: a. Gol. Rantai RNA terdiri atas fosfat.

. Struktur kimia urasil dan Struktur RNAt.RNA Makromolekul penyimpan dan penyalur informasi genetik Ada 3 tipe RNA: • RNAd  membawa kode genetik ke ribosom • RNAr  komponen utama ribosom • RNAt  membawa asam amino ke ribosom Rantai RNAd. ribosa pada RNA.

Perbedaan DNA dan RNA .

mempunyai tulang punggung yang terdiri dari gula pentosa dan fosfat. Jenis protein yg dihasilkan ditentukan oleh jumlah perbandingan dan urutan asam amino. diperlukan suatu kode untuk menentukan atau mengkode asam amino yang diperlukan . • Sintesis protein memerlukan 20 macam asam amino. Maka. Tulang punggung ini selalu mempunyai struktur yang sama dalam berbagai segmen molekul DNA sehingga tidak mungkin informasi genetik dibawa oleh tulang punggung tersebut. KODE GENETIK • Rantai molekul DNA yang terdiri dari rantai double helix.

Keterangan: Kode Genetik Phe : Fenilalanin Leu : Leusin Ser : Serin Tyr : Tirosin Cys : Sistein Trp : Triptofan Pro : Prolin His : Histidin Gln : Glutamin Arg : Arginin Ice : Isoleusin Met : Metionin Thr : Treonin Asn : Asparagin Lys : Lisin Ser : Serin Val : Valin Ala : Alanin Asp : Asam aspartat Glu : Asam glutamat Gly : Glisin .

Rangkaian basa yang mengkodekan setiap jenis asam amino. .

• Kombinasi tiga basa yang merupakan kode suatu asam amino tertentu
dinamakan kode triplet atau kodon. Informasi yang terdapat dalam
rangkaian basa pada DNA dikenal sebagai kode genetik.
• Kode genetk adalah triplet nukleotida yang mengkode 20 macam asam
amino. Tiap kode genetik menyandi satu macam asam amino.
• Istilah yang diberikan oleh para ahli genetika pada kelimpahan semacam ini
adalah degenerasi atau mengalami redundansi. Dapat dikatakan kode
genetik bersifat degeneratif dikarenakan 18 dari 20 asam amino ditentukan
oleh lebih dari satu kodon, yang disebut kode sinonimus.
• Proses sintesis protein (polipeptida) diawali pada kodon AUG yang
mengkode asam amino metionin, karenanya kodon AUG disebut
sebagai kodon permulaan (kode ‘start’). Sedangkan berakhirnya proses
sintesis polipeptida apabila terdapat kodon UAA, UAG, atau UGA (pada
prokariotik) dan UAA (pada eukariotik). Kodon UAA,UAG, dan UGA tidak
mengkode asam amino apapun dan merupakan kodon terminasi/kodon
nonsense (kode ‘stop’).

C. Sintesis Protein
• Sintesis protein terjadi di ribosom, tepatnya di
sitoplasma.
• Pada proses sintesis protein, DNA berfungsi sebagai
perancang menetukan protein apakah yang akan
dibentuk melalui informasi genetik (kodon) yang
disampaikan pada RNA. Sedangkan RNA sendiri
berperan sebagai pelaksana sintesis protein.
• Proses sintesis melalui dua tahap, yaitu transkripsi
dan translasi.

Ekspresi Gen: Sintesis Protein

Tahapan transkripsi.

1. • Transkripsi DNA akan menghasilkan RNA messenger (mRNA) dengan bantuan enzim polimerisasi. elongasi. dan terminasi. yaitu inisiasi. Transkripsi • Transkripsi merupakan sintesis RNA dari salah satu rantai DNA. . Proses transkripsi terjadi di nukleus dalam tiga tahap. sehingga terjadi proses pemindahan informasi genetik dari DNA ke RNA.

RNA polymerase menempel pada promoter. Iniasi Pada tahap ini. yaitu urutan basa nitrogen khusus pada DNA yang dapat memberikan sinyal inisiasi transkripsi. Terminasi Pada tahap ini. sebanya 100-200 asam denilat akan berikatan pada ujung 3’ RNA. proses transkripsi (perekaman) berhenti dan molekul RNA yang baru akan terpisah dari RNA template. .1. Setelah terpisah. Rantai DNA yang digunakan dalam proses perekaman gen hanya satu buah yaitu rantai sense (pencetak). Elongasi Pada tahap ini. 3. 2. Sehingga dihasilkan produk transkripsi yang lengkap dan dinamakan RNA messenger (mRNA). terdapat aktivitas RNA polimerase yang bergerak sepanjang rantai DNA sehingga dihasilkan rantai RNA yang didalamnya mengandung urutan basa nitrogen pertama sebagai hasil perekaman (leade sequence).

dan terminasi. Translasi terjadi di dalam sitoplasma dan melibatkan ribosom. yaitu inisiasi. . Translasi • Translasi merupakan proses penterjemahan kode genetik (kodon) dengan asam amino yang sesuai. dan kemudian membentuk suatu peptida. Proses translasi melalui tiga tahapan. 2. elongasi.

kodon start yaitu AUG berikatan dengan antikodon dari RNA transfer yang membaw asam amini metionin. Ikatan antara met-tRNA dan metinoin teputus. kemudian tRNA meninggalkan sisi P. tRNa kemudian akan berikatan dengan kodon dan menempati ribosom pada sisi A (asam amino). Molekul tRNa pertama kemudian akan menempati sisi P (polipeptida) dan akan terbentuk rantai polipeptida. Terminasi Pada tahap ini. Kemudian tRNA akan bergabung melalui pembentukan ikatan subuni besar ribosom. Inisiasi Pada tahap ini. Selanjutnya. 2. 3. . ribosom kemudian bergerak ke kanan membawa tRNa yang akan menerjemahkan berikutnya di sisi A. tRNA yang masuk pada sisi A akan menghasilkan rangkaian asam amino.1. proses translasi polipeptida terus berlajut smapai ribosom mencapai kodon UAG (kodon stop) dan pembentukan polipeptida berakhir dan melepaskan rantai polipeptida. Elongasi Setelah melalui tahap inisiasi. setiap unit ribosom akan terpisah untuk proses sintesis protein selanjutnya.

Inisiasi translasi. .Mekanisme dasar translasi.

Elongasi translasi. .

Terminasi translasi. .

Pasangan benar antara antikodon pada RNAt dengan kodon pada RNAd . Tempat pengikatan untuk RNAd dan RNAt c. Ribosom fungsional dengan sub unit besar dan sub unit kecil b. Anatomi ribosom a.

such as the famous sheep ‘Dolly’ • Similar to an identical twin . What Is Cloning? • A clone is a genetically identical copy of a living organism.

The Making of Dolly Cloning depends on DNA Step 1: Take the Nuclei out of a sheep egg Step 2: Transfer nuclei from the Mother Empty DNA DNA Sheep Egg Mother’s Egg .

Scotland She was cloned using a cell taken from a healthy six-year-old sheep . Dolly was born at the Roslin Institute. 1996. Edinburgh. Hello Dolly July 5.

Cloning and the Cell Nucleus Its all about DNA .

Cloning Depends on DNA Nucleus Chromosome .

 Dolly died at 6 years old from progressive lung disease (symptom of old age) • Dolly’s DNA was already 6 years old when she was born .WHY? It’s all about DNA . Good-Bye Dolly  At age 3 Dolly showed signs of premature aging.

Telomeres Telomeres TTAGGG Gene 1 Gene 2 Chromosome DNA .

000 Telomere length in base pairs (human white 3.500 0 35 65 Age (years) . Telomere Length Declines 8.000 blood cells) 1.

Question How many failures will it take to produce a human . More on Dolly and Cloning Dolly’s experimenters used 277 cloned embryos to produce one sheep. meaning 276 failed.

Other Cloned Animals July 1998 Cloned Cloned cloned calves mouse mule .

Future Experiments ButterCat CatCow .

Future Experiments SparrowBoxer TigerOwl .