Hak atas Kekayaan

Intelektual

HAKI
Kelompok 4
 AIF NURHIDAYAT ASSHIDIQ  LALA FIRDHA FAHIRA

 ALFIRA MAURI RISANTI  NANDA FIBRIYANTI ARMINDA

 ALYA ZILVA FATUNISA  RIKO

 AMELIA ARTA WINAYA  SIFA SOLIHAT

 FIONA NOVITAULI PASARIBU  ZEYNANDIA NURKHOLIZA
Pengertian HAKI
Hak atas Kekayaan Intelektual adalah hak eksklusif
yang diberikan suatu hukum atau peraturan kepada
seseorang atau sekelompok orang atas karya
ciptaannya.

Manusia dengan Ide Karya Cipta
dan Kekayaan Hak Kekayaan
berupa produk
Intelektualnya Intelektual
dan atau proses
HAKI dibagi menjadi dua bagian
yaitu:
1.Hak Cipta (copyrights)
2.Hak Kekayaan Industri
(industrial property rights)
Hak Cipta (copyrights)

Hak cipta atau copyrights adalah hak eklusif
bagi pencipta atau penerima hak untuk
mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya
atau memberikan izin untuk itu dengan tidak
mengurangi pembatasan - pembatasan menurut
peraturan perundang - undangan yang berlaku.
Hak Kekayaan Industri (industrial property rights)

Hak Kekayaan Industri atau industrial
property rights adalah hak kekayaan industri
yang mencakup paten, desain industri, merk,
penanggulangan praktik persaingan curang,
desian tata letak sirkuit terpadu, rahasia
dagang, serta varietas tanaman.
DEFINISI TERKAIT HAK CIPTA

1.Hak Cipta
Adalah hak eklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk
mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin
untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan pembatasan menurut
peraturan perundang undangan yang berlaku.

2. Pencipta

Aadalah seseorang atau beberapa orang secara bersama sama yang
atas ispirasinya melahirkan suatu ciptaan berdasarkan kemampuan
pikiran, imajenasi, kecekatan, keterampilan, keahlian, yang dituangkan
kedalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi.
3. Ciptaan
Adalah Hasil setiap karya pencipta yang menunjukkan keasliannya dalam
lapangan ilmu pengetahuan, seni, atau satra

4. Pemegang Hak Cipta
Adalah pencipta sebagai pemilik hak cipta atau pihak yang menerima hak
tersebut dari pencipta,atau pihak yang lain yang menerima lebih lanjut dari
pihak yang menerima hak tersebut.

5. Pengumuman
Adalah pembacaan, penyiaran, pameran, penjualan, pengedaran atau
penyabaransuatu ciptaan dengan menggunakan alat apapun termasuk media
internet,atau melakukan dengan caraapapun sehingga suatu ciptaan dapat
dibaca didengar atau dilihat orang lain.
6. Perbanyakan
Adalah penambahan jumlah sesuatu ciptaan baik secara keseluruhan
maupun bagian yang sangatsubstansialdengan menggunakan bahan
bahanyang sama maupun tidak samatermasuk mengalihwujudkan secara
permanen atau temporer(sementara)

7. Program komputer
Adalah sekumpuan intruksi yang diwujudkan dalambentuk bahasa , kode,
skema, ataupun bentuk lain,yang apabila digabungkan dengan media yang
dapat dibaca dengan komputer akan mampu membuat komputer bekerja
untuk melakukan fungsi-fungsi khusus atau untuk mencapai hasil yang
khusus, termasuk persiapan dalam merancang intruksi-intruksi tersebut.
Faktor- Faktor terjadinya Pembajakan hak cipta dan hak paten

1.Masih rendahnya insentif atau penghargaan atas karya penelitian oleh
pemerintah sehingga peneliti tidak terdorong untuk menghasilkan
karya ilmiah yang inovasi.
2.Kurangnya anggaran pemerintah terhadap bidang teknologi sehingga
menghasilkan lingkungan yang tidak kondusif untuk menghasilkan
SDM dengan kualitas keilmuwan yang memadai.
3.Pos pengeluaran dan biaya perjalanan untuk pengurasan paten
menjadi hambatan tersendiri bagi orang yang akan mengurus hak
patenya.
Jenis Pelanggaran Hak Cipta

1.Membeli software program hasil bajakan
2.Melakukan instalasi software komputer kedalam hard disk ( hard disk
loading) dengan program hasil bajakan
3.Penggunaan satu lisensi software pada beberapa komputer atau
penggunaan software komputer client-server lebih dari jumlah yang
semestinya.
4.Melakukan modifikasi program software tampa izin
5.Melakukan penggandaan tampa izin untuk mendapatkan keuntungan
atau manfaat ekonomis
6. Pembajakan
Yaitu Mengutip atau menduplikasi suatu produk, misalkan program
komputer, kemudian menggunakan dan menyebarkan tanpa izin atau
lisensi dari pemegang hak cipta merupakan pembajakan, dan masuk
kategori criminal.

7. Hacking/cracking
Adalah Tindakan pembobolan data rahasia suatu institusi, membeli
barang lewat internet dengan menggunakan nomor kartu kredit orang
lain tanpa izin (carding) merupakan contoh-contoh dari tindakan
hacking.

8. Browsing
Adalah situs-situs yang tidak sesuai dengan moral dan etika kita
contohnyaMembuka situs dewasa bagi orang yang belum layak
merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan norma dan etika.
Dampak pelanggaran Hak Cipta

1.Kerugian terhadap pelaku ekonomi, terutama bagi pemilik sah atas hak intelektual tersebut.
2.Dikenakan sanksi hukum sesuai dengan pasal 72 Undang undang Hak Cipta no 19 Tahun 2002
yang menyatakan:
 Barang siapa dengan sengaja dan tampa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud
dalam pasal 2 ayat (1) atau pasal 49 ayat (1) dan (2) dipidana denganpidana penjara masing
masing paling singkat 1 bulan dan/denda paling sedikit Rp. 1000.000,00(satu juta rupiah) atau
pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp.
5.000.000.000,00 (lima milyar rupiah)
 Barang sipa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, atau menjual kepada umum suatu
cptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak terkait sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5(lima) tahun dan denda paling banyak
Rp. 500.000.000,00 (lima ratus ribu rupiah)
 Barang siapa dengan sengaja dan tampa hak memperbanyak penggunaan untuk kepentingan
komersial suatu program komputer dipidana dengan pidana penjara paling lama 5(lima tahun)
dan /atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah)
Menerapkan aturan-aturan hak cipta yang berkaitan dengan
teknologi informasi dan komunikasi

1.Memasarkan apa yang kita miliki kepasaran sehingga
konsumen mudah untuk mendapat produk yang asli
2.Hasil karya kita harus dipatenkan supaya mendapat
perlindungan hukum
3.Proteksi secra teknis terhadap hasil karya supaya tidak
mudah dibongkar orang lain
4.Pendistribusian dan penjualan mampu menjangkau pasar.
Menghargai Kreasi Orang Lain dalam Bidang Teknologi

1.Menggunakan program perangkat lunak (software) secara
legal atau resmi dan tidak membeli barang bajakan.
2.Menghindari sikap menyalin secara tidak sah (ilegal copy)
program perangkat lunak ciptaan orang lain untuk
mengedarkannya.
3.Menghindari aktivitas mengubah/memodifikasi program
orang lain.
Pengertian dan Jenis – jenis
Lisensi
Lisensi adalah pemberian hak kepada pihak lain untuk, menggunakan,
mengedarkan, atau menjual kepada pihak lain. Macam macam lisensi :
a.Lisensi Komersial
Adalah lisensi digunakan untuk tujuan bisnis. Seperti: Microsoft, Lotus, Oracle,
b.Lisensi non komersial
lisensi ini yang dapat diperoleh secara gratis untuk dunia pendidikan, sosial,
publik. Seperti program LINUX,
c.Lisensi trial software
lisensi ini memberikan kebebasan kepada pemilik untuk menggandakan,
biasanya software ini berlaku untuk jangka waktu terbatas,