Case 2

NAMA : Cecillia Yuniati (112015315)
PEMBIMBING : Dr. Suhesti Handayani, Sp.A

IDENTITAS

Nama : An LAM (161096)
Jenis Kelamin : Perempuan
Tanggal Lahir : 10 - 11 - 2016 (6 bulan)
Alamat : Kel. Makasar No. 2B, RT 15/3, Jak-Tim
Agama : Islam
Suku : Jawa
Pendidikan : Belum Sekolah

AYAH

Nama : Tn M Agama : Islam
Tanggal lahir : 16-03-1987 ( 30 Pendidikan : SMA Anak kandung , anak
tahun) ke 2 dari 2 bersaudara
Suku bangsa : Jawa Pekerjaan : Swasta
Alamat : Kel. Makasar No. 2B, Penghasilan : sekitar Rp
RT 15/3, Jak-Tim 4.000.000 /bulan
IBU
Nama : Ny SR Agama : Islam
Tanggal lahir : 03-09-1988 (28 Penididkan : SMA
tahun)
Suku bangsa : Jawa Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Alamat : Kel. Makasar No. 2B, Penghasilan : -
RT 15/3, Jak-Tim

Pasien juga kadang muntah sekitar 3x/hari. & suhu terukur adalah 39 C. Kejang (-). Pilek. tetapi yang keluar adalah riak lendir. 1 hari SMRS. Selama sakit. Pasien juga batuk terutama saat malam. tetapi batuk biasa dan sembuh dalam 5 hari. 2 hari setelah itu. RPD Riw. Alloanamnesis Ibu pasien (08/05/2017 pukul 12 : 30) Keluhan Batuk. & pilek. & amoxan. Dengan terapi. Demam terus-menerus & tidak turun. Sesak (-) R. pasien menjadi sakit. Batuk berdahak warna putih. Berat badan pasien turun dari 8500 gram menjadi 7000 gram selama sakit. Alergi (-). mucopeck. Di keluarga pasien. kakek yang tinggal serumah juga batuk. Namun. Keluhan keringat malam & sesak disangkal. BAB dan BAK pasien masih normal. Keluhan Utama Demam Tambahan Muntah Pasien demam sejak 5 hari SMRS (Senin Malam). hingus bening & encer. Esnawan Antariksa. Pasien tidak memiliki riwayat kejang demam. darah (-). panas turun. nafsu makan pasien menurun (pasien minum susu formula lebih sedikit). dahak mudah keluar. Saat 4 hari SMRS (Selasa sore) pasien dikompres & diberi babycough. suhu naik lagi. Keesokan harinya pasien di bawa ke IGD RSAU dr. Asma (+) (Ibu) Belum pernah di rawat di RS Keluarga .

tidak kuning.Riwayat Kehamilan dan Kelahiran Kelahiran Kehamilan Tempat kelahiran Rumah sakit Perawatan RSAU dr Esnawan antenatal Antariksa 1 bulan sekali Penolong persalinan Dokter Cara persalinan SC indikasi Gawat Janin (DJJ rendah) Penyakit Tidak Ada Masa gestasi Kurang Bulan (36 minggu) kehamilan Keadaan bayi BBL : 2600 gram Panjang badan lahir : 45 cm Lingkar kepala : Ibu pasien lupa Langsung menangis Tidak pucat. tidak biru.tidak kejang Nilai apgar : diperkirakan 9/10 Kelainan bawaan : tidak ada .

Tidak ada. Berjalan  - Berdiri  . Membaca dan menulis  - Perkembangan pubertas  Perempuan Gangguan perkembangan mental/emosi Rambut pubis: . sesuai dengan usia Payudara : - Menars : - .RIWAYAT PERKEMBANGAN Pertumbuhan gigi pertama : - Tengkurap : 4 bulan Berbicara  - Duduk  .

RIWAYAT IMUNISASI VAKSIN DASAR Ulangan BCG 1 bulan - DPT 2. - TIPA . 4 bulan - MMR . 2. 4 bulan - Campak . - Hepatitis B 0. 4 bulan - Polio 0. 2. - . 3.

Pemeriksaan Fisik (28/04/2017 pukul 13:00) TTV Kesadaran : Compos Mentis Nadi : 126 x/menit Keadaan Umum : Tampak Sakit Napas : 34 x/menit Sedang Suhu : 37.0 ˚ C Data Antropometri BB : 7 kg TB : 63 cm Lingkar Kepala : 41 cm Lingkar Dada : 40 cm LLA : 18 cm .

Status gizi : •Persentil = BB aktual / BB ideal x 100% P 48% = 7/7.2 x 100% = 97.22 % (Gizi Baik) •Berat Badan Ideal (Kurva CDC) = 7.2 kg Data Antropometri BB : 7 kg TB : 63 cm .

Isokor •Telinga : Normotia.Kepala Pemeriksaan sistematis •Bentuk dan ukuran : Normocephali. epitaksis (-). tidak hiperemis •Lidah : Normoglossi. sianosis (-) •Gigi geligi : (-) •Mulut : normal. SI -/-. 41 cm. datar •Rambut dan kulit kepala : Rambut hitam. sekret (-). tanda peradangan (-). pernapasan cuping hidung(-) tanda peradangan (-) •Bibir : Mukosa lembab. detritus (-) •Faring : Hiperemis (-) . hiperemis (-). tidak kotor. distribusi merata •Mata : CA -/-. deviasi septum (-). tidak ada luka. tidak ada tanda-tanda peradangan •Tonsil : T1-T1 Tenang. selaput putih (-) refleks cahaya (+/+). Ubun-ubun besar : Belum menutup. sekret(-) •Hidung : Bentuk normal. sekret (-).

wheezing (-/-). gallop (-) . ronki (-/-) A  BJ I-II murni reguler. Thorax Leher Dinding Thorax : Simetris saat statis & Massa (-). retraksi sela iga (-) Paru Jantung I  Retraksi sela iga (-/-). pelebaran sela iga (-) I  Ictus cordis tidak tampak P  Gerak napas simetris kanan dan kiri P  Ictus cordis teraba setinggi ICS IV Linea tidak ada bagian yang tertinggal. murmur (-). Pembesaran KGB & Tiroid (-) dinamis. tidak tampak bagian yg tertinggal. benjolan (-) Midclavicula sinistra P  Sonor pada kedua lapang paru P  Pekak pada permukaan A  SNV (+/+).

tidak teraba tanda. lesi (-) kelainan pada anggota gerak. P  Timpani pada seluruh lapang abdomen kondiloma (-) Anus & Rectum Anggota Gerak Anus dan rectum normal. edema (-). Nyeri tekan (-). Hepar & lien tampak tampak adanya luka. papul. tidak P  Supel. sianosis (-). tidak tampak adanya bercak-bercak (-) . tanda peradangan (-). luka (-). CRT <2 detik. Tidak tampak akral hangat. . tanda peradangan (-). jaringan parut (-) A  BU (+) Normoperistaltik genitalia (+) normal Perempuan. Abdomen Genitalia I  Perut datar. adanya kelainan.

tidak mudah dicabut Kaku kuduk (-) Brudzinsky (-) . distribusi Babinsky (+) merata. turgor kulit baik. makula eritem (-). Triceps papul (-). Patella (+/+). (-) Achilles (+/+) Rambut Reflex Patologis Rambut hitam. vesikel (-) . Tulang Belakang Kelenjar Getah Bening Normal. dan lordosis Kulit Reflex Fisiologis Warna kulit kuning langsat. Ptekie (-). lesi bulo (+/+). kifosis. Biceps (+/+). tidak tampak Tidak teraba pembesaran skoliosis.

0 gr/dL Leukosit : 16300 mm3 Hematokrit : 36 % Trombosit : 247.000 mm3 .Pemeriksaan penunjang •Lab (06/05/2017) Hb : 11.

lalu kembali sakit lagi. Nafsu makan menurun dan BB turun. dan amoxan. 7 kg. datang dengan demam sejak 5 hari SMRS. Leher. thorax. BAB dan BAK normal.0 C . mucopeck. PF : KU : CM. perempuan. lalu pasien 2 hari kemudian jadi sakit. pilek. Keluhan membaik saat diberi babycough.Resume An LAM (6 bln). Tampak sakit Kepala. dan muntah berisi riak lendir. HR 126 x/menit genitalia dalam batas • Lab (06/05/2017) : Terdapat RR 34 x/menit normal Leukositosis (16300 mm3) Suhu 37. Kakek pasien yang serumah juga batuk sekitar 5 hari. sedang abdomen. tetapi sudah sembuh. Demam disertai batuk berdahak. ekstremitas. Dahak dan hingus bening.

Diagnosis DIAGNOSIS KERJA DIAGNOSIS BANDING Bronchitis Akut Pneumonia Bronkiolitis TB Paru .

• Prognosis • Anjuran Pemeriksaan Penunjang • Ad vitam : Dubia ad Bonam • Ad sanationam : Dubia ad Bonam Foto Thorax • Ad function : Dubia ad Bonam .

5 mg/kgBB/hari) 3 x 1 cth Tindak Lanjut 1.7 ml bila panas 2.5-22. Paracetamol drop 100 mg/ml (10 – 15 mg/kgBB/kali) 3 x 0. Edukasikan orang tua pasien agar anak diberi banyak minum air 2. Edukasikan orang tua pasien agar menggunakan masker bila batuk 4.Penatalaksanaan 1. Istirahat yang cukup . Amoxicillin Clavulanat Syrup 125 mg/5 ml (12. Edukasikan orang tua pasien agar pasien di kompres air hangat bila suhu meningkat 3.

Tinjauan Pustaka .

Definisi oBronkitis : Inflamasi mukosa yang mengenai bronkus dan cabang-cabangnya .

Klasifikasi Bronkitis Akut Kronik .

oLebih banyak pada usia > 45 tahun. oSering terjadi di musim dingin (di daerah non-tropis) / musim hujan (di daerah tropis). oBanyak di populasi dengan status ekonomi rendah dan pada kawasan industri.Epidemiologi oTerbanyak  anak < 2 tahun. . oLaki-laki > wanita. puncak : usia 9-15 tahun.

Chlamydia pneumonia. Adenovirus. Rokok. Parainfluenza Virus. dll .Etiologi o Infeksi Virus : Influenza Virus. Corynobacterium diphtheriae o Jamur o Noninfeksi : Polusi Udara. Hemophilus influenza. Coronavirus. Dll o Infeksi Bakteri : Bordatella pertussis. Bordatella parapertussis. Streptoccocus pneumoniae. Rhinovirus. atau bakter atipik (Mycoplasma pneumoniae.

Patofisiologi .

Batuk Produktif Muntah Sesak Saat Batuk GEJALA Tidak Gejala Nyaman Rhinitis di Dada Malaise Demam .

Pemeriksaan Penunjang •Foto Thorax •Pemeriksaan Dahak •Kultur •Pemeriksaan Darah Rutin .

Tatalaksana oSuportif oAntibiotik oBronkodilator B2-Agonis .

Komplikasi Bronkitis Akut  Bronkitis Kronis Otitis Media Sinusitis Pneumonia .

merokok  kembali pulih seperti jelek. prognosis baik.Prognosis Quo Ad Vitam Quo Ad Sanam Quo Ad Functionam Bila berat & tidak Tanpa komplikasi  Baik dan dapat diobati. bronkitis kronik semula .

antibiotik. atau bronkodilator .Kesimpulan Bronkitis  Peradangan bronkus & cabangnya  edema & pembentukan mukus Sebagian besar disebabkan virus Diklasifikasikan menjadi akut dan kronik Terapi : suportif.

~Terima Kasih~  .