Effloresensi (Ruam) Kulit

Faizal Rachmadi
1111103000020

Effloresensi Primer Sekunder  Makula  Skuama  Papula  Krusta  Plak  Erosi  Urtikaria  Ulkus  Nodus  Sikatriks  Nodulus  Vesikel  Bula  Pustul  Kista .

Makula Kelainan kulit berbatas tegas berupa perubahan warna semata-mata. eritema. Contoh: melanoderma. ekimosis. . leukoderma. purpura. petekie.

Eritema Kemerahan pada kulit pelebaran pembuluh darah kapiler yang reversibel .

Urtika Edema setempat yang timbul mendadak dan hilang secara perlahan-lahan .

Vesikel Gelembung berisi cairan serum (jernih). vesikel berisi darahvesikel hemoragik . ukuran diameter<½ cm. mempunyai dasar dan atap.

bila nanah menghadap di bagian bawah vesikelvesikel hipopion .Pustul Vesikel yang berisi nanah.

bula hipopion. bula purulen. Dikenal istilah bula hemoragik.Bula Vesikel yang berukuran lebih besar. .

maupun sisa sel. sel. .Kista Ruangan berdinding dan berisi cairan.

Papul Penonjolan di atas permukaan kulit. sirkumskrip (Berbatas tegas). berdiameter<½ cm. dan berisikan zat padat .

permukaannya datar dan berisikan zat padat (biasanya infiltrat). Contohnya papul yang melebar atau papul-papul yang berkonfluensi (dua atau lebih lesi yang menjadi satu) pada psoriasis .Plak Peninggian di atas permukaan kulit. berdiameter>2cm.

infiltrat terletak dikutis atau subkutis. Jika diameternya<1cmnodulus . dapat menonjol. diameter >1cm.Nodus Masa padat sirkumskrip.

kuning kehijauanpus. kehitamandarah. Dapat bercampur dengan jaringan nekrotik. kuning mudaserum.Effloresensi sekunder Krusta Cairan tubuh yang mengering diatas kulit. dan sebagainya). . obat. Warnanya ada beberapa macam. benda asing(kotoran.

Skuama Lapisan stratum korneum yang terlepas dari kulit Halusbila dikerok kulit tampak taburan tepung atau bedak Kasarterlihat dengan mata biasa .

Contoh bila digaruk sampai stratum spinosum akan keluar cairan serosa dari bekas garukan .Erosi Kelainan kulit yang disebabkan kehilangan jaringan yang tidak melampaui stratum basal.

Bila garukan lebih dalam lagi sehingga tergores sampai papila dermis. maka akan terlihat darah yang keluar selain serum. .Ekskoriasi Kelainan kulit yang disebabkan oleh hilangnya jaringan sampai stratum papilare.

Ulkus Hilangnya jaringan yang lebih dalam dari ekskoriasi. Ulkus dengan demikian mempunyai dasar. dinding dan isi . tepi.

permukaan kulit licin dan tidak terdapat adneksa kulit .Sikatriks Jaringan parut terdiri atas jaringan tak utuh. relief kulit tidak normal.